
Chapter 58. Lagi-lagi!
Tian Zhi geleng-geleng dan mulai tidak sabar dengan sikap arogansi Wei Long.
"Kamu segera menjauh!" perintah Tian Zhi kepada Wu Liqin.
"Tidak perlu menjauh ... Aku ingin tahu apa tujuan mu kesini?" cegah Wei Long dan bertanya kepada Tian Zhi, dia melirik Wu Liqin yang terus tersenyum kepadanya.
"Hanya beristirahat dan bukan urusanmu!" jawab Tian Zhi dengan ketus.
"Apakah kamu menemukan sesuatu disini?" tanyanya sekali lagi, dan membuat Tian Zhi mengangkat alis kirinya.
Tian Zhi curiga jika tujuh Batu Keabadian telah diketahui banyak orang, jika tidak bagaimana mungkin Wei Long bertanya seperti ini, apalagi di desa ini tidak ada barang berharga selain jalur menuju tempat Power Root Stone.
"Aku tidak mengerti apa yang kamu katakan!" jawab Tian Zhi dengan nada ketus, dia memegang tangan Wu Liqin, "ayo kita pergi." lanjutnya yang malas meladeni Wei Long.
"Dia membawa batu itu!"
Tiba-tiba suara familiar terdengar dari bawah dan Tian Zhi melihat jika orang yang berbicara adalah siluman rubah jantan. Segera Wei Long menghadang jalan Tian Zhi dengan raut wajah yang menyeramkan.
"Berikan padaku atau aku bunuh kamu!" perintah Wei Long dengan nada membentak, dia sangat marah.
Jelas Wei Long sangat marah, sebab batu yang telah dia cari dengan susah payah dan membayar harga mahal, malah jatuh ditangan orang yang tidak dia kenali tanpa usaha.
Tian Zhi mengangkat kedua bahunya dan bibir mencibir. "Apa yang sudah menjadi milikku, tidak akan pernah jatuh ke tangan orang lain!"
Wei Long makin marah dengan melihat Wu Liqin dan kembali melihat Tian Zhi. "Bunuh dia!" perintah Wei Long.
Tian Zhi segera waspada jika ada yang menyelinap dan menyerangnya secara tiba-tiba, dia memeriksa sekitarnya dan tidak melihat siapapun, kecuali para tentara dan praktisi yang mengawal Wei Long.
Namun...
Jleb...
Tian Zhi merasakan pinggangnya tertusuk dan melihat wajah Wu Liqin tersenyum sinis, dan melihat tangan Wu Liqin memegang pisau yang telah menancap di pinggangnya.
"Sialan!?" bentak Tian Zhi dan segera menyikut wajah Wu Liqin sangat keras.
Bukk... Bang... Bang...
"Arghh!!"
Wu Liqin berteriak kesakitan ketika sikut Tian Zhi membuat tengkorak kepalanya retak, dia terjatuh sangat keras di tanah, dan Tian Zhi yang akan membunuh Wu Liqin segera diserang oleh Wei Long. Tian Zhi segera menghindari serangan pukulan Wei Long.
Boom💥...
Ledakan energi yang gagal mengenai sasarannya dan Tian Zhi sudah menjauh dengan jarak sepuluh meter. Tian Zhi tidak segera menyerang Wei Long maupun Wu Liqin yang sedang ditolong oleh para tentara dan praktisi beladiri, dia memegang pinggangnya yang pisau masih tertancap.
"Apa maksudmu ini, hah?!" bentak Tian Zhi kepada Wu Liqin dengan sorot mata tajam.
Wu Liqin membalas tatapan mata Tian Zhi dengan tajam dan tersenyum sinis sambil mengusap hidungnya yang mengalir darah. Sedangkan Wei Long tertawa dan menghampiri Wu Liqin, dia merangkul pinggangnya dan tampak seperti kekasih.
Sebelum Wu Liqin menjawab, Wei Long berbicara kepada Tian Zhi. "Dia adalah kekasih ku, semenjak aku menolongnya dari kejaran dua orang utusan Permaisuri Yin...!" ungkap Wei Long dan berbicara panjang lebar.
Dan apa yang dikatakan Wei Long adalah benar. Waktu itu saat dua sosok misterius mengejar semua wanita dan bawahan Tian Zhi, Wei Long menghadang dua orang tersebut dengan jubah penyamaran.
Sengaja Wei Long menggunakan jubah penyamaran agar identitasnya tidak diketahui terlebih dahulu sebelum menemukan Batu Keabadian, sebab kedua orang itu juga adalah bawahan orang dari Alam Keabadian.
Setelah menemukan petunjuk dari siluman Rubah, Wei Long buru-buru mengabarkan kepada pimpinan pusat dan meminta pill sesuai kesepakatan dengan siluman rubah sebagai pembayarannya.
Oleh karena itu, Wei Long berani menunjukkan jati dirinya kepada siapapun. Dan kenapa Wu Liqin menjadi kekasihnya karena sebagai balas budi telah menyelamatkannya, bahkan mereka berdua sudah seperti suami istri.
Wu Liqin awalnya dipaksa Xiang Huifen untuk menerima Wei Long, karena Wei Long mengaku sebagai murid Akademi Surgawi, dan merupakan suatu kebanggaan bisa menjadi pasangan salah satu dari muridnya.
Namun, setelah Wei Long puas menikmati tubuh Wu Liqin, dia tiba-tiba menghilang dan membuat Xiang Huifen dan Wu Liqin mengira jika Wei Long telah kembali ke Alam Keabadian tanpa membawa Wu Liqin.
Disaat itulah Wu Liqin kembali berharap Tian Zhi kembali, namun Xiang Huifen berpikir lain dan memiliki rencana sendiri, yaitu menikahkan Wu Liqin dengan cucu dari Marquis Zhou Fan. Dan harapan Wu Liqin terkabul dengan kedatangan Tian Zhi.
"Aku mengijinkan mu membunuh ibuku beserta keluarga Zhou dan yang lainnya, karena aku merasa diperjualbelikan sesuka hati oleh mereka, dan aku tidak menyesalinya...!" ungkap Wu Liqin yang ikut menyambung ucapan Wei Long.
Sayangnya, disaat Tian Zhi hadir dan membuatnya memiliki sandaran, Wu Liqin terkejut melihat Wei Long tiba-tiba muncul, dan dia jelas lebih memilih Wei Long sebagai salah satu murid Akademi Surgawi yang diidam-idamkan seluruh Alam Semesta Aurora.
Tian Zhi memejamkan mata setelah mendengar semuanya, kedua tangannya mengepal erat, jelas Tian Zhi sangat marah. Kemudian Tian Zhi membuka mata dan tertawa terbahak-bahak setelahnya.
Wei Long dan Wu Liqin terkejut dengan Tian Zhi yang tertawa, kan seharusnya sedih dan marah! Semua orang juga kebingungan dengan perubahan situasi. Namun, semua orang mengira jika Tian Zhi menjadi stress karena terguncang secara psikologis.
"Dari awal aku sudah curiga kepadamu, Wu Liqin! Aku tahu karena rasamu semalam telah berubah dan aku menduga kamu telah memiliki kekasih yang lain. Selain itu, saat aku membantai mereka dan ibumu, kamu sempat meneteskan air mata, tanda kamu sakit hati kepadaku. Jujurlah, kamu tidak ikhlas aku membuka ibu kandung mu, kan!" ungkap Tian Zhi dan mengejutkan Wu Liqin, tubuhnya gemetaran dengan kenyataan yang baru dia dengar, "dan, sengaja aku datang kesini juga karena petunjuk, dan bukan secara sengaja melintasi desa ini." lanjutnya sambil tetap memegang pinggangnya.
Wei Long tertawa terbahak-bahak saat mendengar jika kekasihnya telah menjadi piala bergilir, dan dengan bangga membandingkan dirinya dengan Tian Zhi.
"Aku yakin Wu Liqin lebih puas dengan ku!"
"Salah, dia aku buat keluar berkali-kali hingga pingsan dengan senyuman puas! Oh, iya, aku yang mendapatkan dia untuk pertama kalinya!" ungkap Tian Zhi dan bangga telah mendapatkan kesucian Wu Liqin.
Wu Liqin menangis sejadi-jadinya dan benar-benar sangat malu, sedangkan Wei Long harga dirinya seakan-akan dijatuhkan sangat keras dan menatap Wu Liqin yang menangis.
"Apa benar yang dia katakan, dan bukan karena kamu terjatuh hingga merusak selaput dara mu?" tanya Wei Long kepada Wu Liqin sambil membelai rambutnya.
"Dia bohong!" jawab Wu Liqin, seketika Wei Long merasa lega dengan jawaban Wu Liqin.
Tian Zhi tertawa terbahak-bahak, dan berbicara kepada mereka berdua. "Pria bodoh, goa lebar tidak mungkin bisa kecil lagi, tapi goa sempit masih bisa diperlebar, dan kamu seperti masuk ke dalam goa lebar sehingga kamu tidak merasakan setiap dindingnya! Rasanya hambar, kan!" sela Tian Zhi dan tertawa terbahak-bahak.
Semua orang menahan tawa dengan memalingkan wajahnya. Semua orang tahu apa yang dimaksudkan oleh Tian Zhi, sebelum Wu Liqin menyangkalnya, Tian Zhi kembali berbicara.
"Ibunya juga telah aku bobol bersama dia, dan sering kita lakukan bersama-sama."
Spontan Wu Liqin kaget dan tubuhnya semakin gemetaran, sehingga dia tak mampu berdiri dan berlutut di tanah. "Dia bohong, apa yang dikatakannya semua bohong!? Bunuh dia cepat bunuh dia" teriakan Wu Liqin yang menyangkal ucapan Tian Zhi, dia memohon Wei Long segera membunuhnya daripada Tian Zhi terus membeberkan hubungan ini.
"Aku tahu, sayang, aku tahu!" Wei Long berusaha menghibur Wu Liqin dan mempercayai ucapannya, karena dia juga tidak mau dipermalukan oleh Tian Zhi.
Wei Long memeluk Wu Liqin untuk menenangkannya dan kembali melihat Tian Zhi, lalu dia segera berdiri. "Kamu akan mati! Aku tidak akan meminta maupun berbicara, hanya melihat bagaimana kamu mati dihadapan-ku!" geram Wei Long dan tidak mau berdebat lagi, daripada berdebat dan membuatnya malu lebih baik diam sambil menunggu Tian Zhi mati.
"Oh iya, pisau dan racun ini tidak melukaiku, apalagi racunnya!" cibir Tian Zhi dengan menarik pisau yang selalu dia pegang seakan-akan menahan pendarahan dan rasa sakitnya.
Spontan Wei Long, Wu Liqin dan semua orang terkejut melihat pisau beracun tidak menusuk pinggang Tian Zhi. Seketika Wu Liqin menyadari jika Tian Zhi adalah seorang Alkemis dan jelas mampu menetralisir racun.
"Mati!!" teriakan Wei Long dan akhirnya menyerang Tian Zhi.
Swosh... Buzz... Boom💥...
Wei Long melepaskan serangan pukulan jarak jauh dan mengenai Tian Zhi, namun tubuh Tian Zhi seakan-akan menjadi asap dan menghilang dari hadapan semua orang.
"Hati-hati, dia bisa menggandakan tubuhnya!!" teriak Wu Liqin yang mengungkapkan kelebihan Tian Zhi kepada Wei Long.
"Cari dia!" perintah Wei Long dan segera waspada dengan memeriksa sekitarnya, dan semua orang segera mencari Tian Zhi.
Sling... Bruk... Bruk...
Seketika banyak leher terpenggal tanpa melihat pembunuhnya, satu per satu nyawa melayang dan membuat Wu Liqin buru-buru mendekati Wei Long. Wu Liqin merasakan teror dimana Tian Zhi dengan mudah membantai banyak orang waktu itu.
Boom💥...
Wei Long melihat sekelebatan pantulan pedang dan buru-buru menyerangnya. Sayangnya, Tian Zhi tidak terkena serangan dan kembali memburu semua bawahannya seperti membunuh nyamuk yang kenyang.
"Pengecut keluar?!" teriakan Wei Long.
Segera Tian Zhi keluar dibelakang Wei Long. Secara naluri dengan semua indera waspada, Wei Long segera membalikkan badan dan menyerang Tian Zhi dengan pukulan.
Sekali lagi Tian Zhi menjadi asap dan muncul lagi sepuluh tubuh bayangan Tian Zhi yang kembar identik.
Boom💥... Boom💥....
Wei Long sangat marah dan langsung menyerang tubuh bayangan Tian Zhi dengan kekuatan penuh, ledakan demi ledakan menggema dengan mudah Wei Long membunuh sepuluh tubuh bayangan Tian Zhi.
Namun muncul lagi seratus tubuh bayangan Tian Zhi dan membuat Wei Long semakin marah dan menyerang semua tubuh bayangan. Yang tidak di sadari Wei Long, Tian Zhi telah membuat Wu Liqin pingsan, dan segera menyimpan tubuhnya di dalam cincin dimensi, dia akan membalas atas perbuatan Wu Liqin yang telah berkhianat.
Setelah membunuh seratus tubuh bayangan, kembali muncul seribu tubuh bayangan Tian Zhi. Wei Long jelas terkejut melihat tubuh musuhnya seperti tidak pernah ada habis-habisnya setelah dibunuh, dan membuatnya makin kalap seperti kesetanan.
Tian Zhi yang berubah menjadi udara mendekati Wei Long yang dikeroyok seribu bayangan dengan kekuatan yang hampir sama dengannya, tingkat Supreme Immortal tahap lima, lebih rendah dua tingkat dari kekuatan aslinya.
Ledakan demi ledakan menghancurkan apapun disekitar pertempuran, bahkan desa sudah menjadi sejarah, dengan seribu tubuh bayangan Tian Zhi, Wei Long semakin tersudut dan mulai kelelahan.