Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 229. Dua Berita Menggemparkan.


Chapter 229. Dua Berita Menggemparkan.


Keesokan harinya, muncul dua berita menggemparkan Kota Qingshan. Berita pertama, terkait Master Wei Yan sebagai pendiri Organisasi Tangan Hitam dan juga telah membunuh salah satu ketua Klan Xu.


Berita kedua, terkait dengan pertandingan Alkemis antara Dewi Alkemis dan Master Tian.


Kedua berita ini segera dengan cepat menyebar ke seluruh Alam Mahadewa seperti angin kencang. Kemudian, Alam Keabadian juga menerima berita tersebut dan membuat Istana Surgawi kebakaran jenggot dengan banyaknya orang yang meminta penjelasan, apalagi adanya bukti Batu Giok perekam ingatan.


Master Wei Yan segera kabur dengan kedua muridnya, Naga Air dan Naga Api. Mereka bertiga bersembunyi di kediaman Dewa Bintang. Master Wei Yan jelas tidak mau berurusan dengan Patriark Klan Xu yang memiliki kekuatan tingkat True Alfa.


Namun, menghilangnya Master Wei Yan di Balai Pekerjaan Umum, tidak menyurutkan beberapa orang penting yang meminta pertanggungjawaban atas perbuatannya.


Akhirnya, Dewa Bintang ikut campur dalam menangani masalah ini, dia pun memberikan kompensasi kepada Klan Xu dan beberapa orang penting sebagai bentuk keadilan. Padahal, dia sendiri juga salah satu jajaran petinggi Organisasi Tangan Hitam.


Dewa Bintang mau memberikan kompensasi kepada keluarga korban dikarenakan Master Wei Yan masih anggota Istana Surgawi. Setelah situasi mereda, Dewa Bintang mendapatkan berita tentang pertandingan dua Alkemis tingkat Celestial Supreme.


Dewa Bintang memutuskan untuk melihat pertandingan Alkemis, dia bersama para ahlinya akan mempelajari metode meramu pil dari Dewi Alkemis yang namanya sudah terkenal.


Klan Zhi dan Klan Xu juga mendengar berita pertandingan dua Alkemis tingkat Celestial Supreme, mereka juga berbondong-bondong menuju ke Alam Mahadewa. Tidak hanya dua klan itu yang ingin melihat aksi dua Alkemis saling beradu keterampilan, banyak kekuatan yang tidak mungkin menyia-nyiakan kesempatan untuk melihat sang Alkemis.


Tian Zhi tidak mengetahui jika tantangan akan memicu perhatian banyak kekuatan, tapi dia telah mengantisipasi hal ini dengan membuat Formasi Perlindungan di lokasi tenda Pasukan Phoenix.


Seseorang yang paling dipusingkan adalah Duke Qing Fei yang kotanya menjadi pusat pertandingan, mau tidak mau dia harus ekstra kerja untuk menyiapkan lokasi yang cocok untuk pertandingan. Namun, dia juga senang dengan adanya acara ini, dimana dia dan seluruh penduduk kota akan mendapatkan banyak manfaat.


Duke Qing Fei menemui Tian Zhi untuk berdiskusi tentang acara ini, disaat dia masuk ke dalam tenda utama, di dalam telah ada Zhi Yinping, Permaisuri Guang, Guang Liang putrinya, Master Han dan Master Jin.


Setelah dipersilahkan duduk, Duke Qing Fei segera mengutarakan isi pikirannya, "master Tian, Nyonya Zhi dan Tuan-tuan sekalian, kita sebenarnya ada Koloseum untuk acara pertandingan beladiri, tapi hanya memuat sepuluh ribu jiwa. Kita tahu acara ini akan mendatangkan banyak pengunjung dari Alam Mahadewa dan Alam Keabadian, menurut Tuan-tuan sekalian, apa perlu kita buat tempat yang lebih besar untuk menampung banyak jiwa?"


"Tidak perlu, biar aku membuat Formasi Cermin disetiap sudut kota. Itung-itung Kota Qingshan adalah milik kita bersama, jadi aku dan kita semua akan bekerjasama dalam acara ini!" sahut Master Han, dia sebagai ahli Formasi Array ingin berpartisipasi dan juga mempromosikan produk andalannya.


Formasi Array banyak menciptakan berbagai kebutuhan bagi kultivator, misalkan, Batu Giok perekam ingatan, suara, senjata Formasi yang bisa digunakan untuk bertarung dan lain sebagainya.


"Tugas Duke Qing Fei cukup mengamankan Kota Qingshan, sebab nantinya akan ada keributan ketika Master Tian dan Dewi Alkemis berhasil membuat pil. Jadi, untuk mengantisipasi hal ini, aku secara pribadi akan mengadakan lelang setelah pertandingan Alkemis telah usai!" sambung Master Jin.


Duke Qing Fei dan semua orang mengangguk setuju dengan dukungan dari Master Jin dan Master Han, lalu semua orang menatap Tian Zhi yang pasukannya bisa diandalkan.


"Sediakan 100 tempat duduk untuk istriku, sebagian istri ku akan menyamar untuk mendukung keamanan. Ketiga jenderal ku dan ajudannya akan berbaur dengan para penonton," kata Tian Zhi yang tahu arti tatap mata mereka.


Akhirnya diskusi berlanjut hingga siang hari, lalu semua orang melakukan tugasnya masing-masing. Tian Zhi dan seratus istrinya berada di dek Kapal Angkasa Kaisar Api Asyura bersama Qing Huan serta Zhi Yinping. Mereka duduk santai sambil melihat ke Kota Qingshan yang mulai terlihat ramai daripada hari biasanya. Sedangkan Guang Liang yang kenal baik dengan Master Han, dia mengikutinya untuk membantu membuat Formasi Cermin.


Formasi Cermin dibuat untuk penonton yang tidak kebagian tempat duduk di Koloseum, sedangkan Guang Liem tetap menempel pada He Hua.


"Besok kita juga akan menyamar dengan menggunakan topeng, khawatir kecantikan kita akan menarik perhatian dan membuat masalah yang tidak penting!" kata Qing Huan yang terlalu percaya diri kecantikannya menimbulkan masalah, karena dia akan bergabung dengan istrinya Tian Zhi.


Semua wanita tertawa renyah termasuk Tian Zhi. Ya, bagaimana tidak menertawakan Qing Huan yang bukan bagian Keluarga Besar Tian, tapi menganggap dirinya sebagai seorang istri.


"Aku setuju dengan ide adik Huan!" dukung Zhu Rong yang memang tidak suka memperlihatkan wajahnya kepada pria lain selain suaminya, dan akhirnya ide Qing Huan disetujui oleh semua wanita.


"Aku akan mempersiapkan diri dan membuat Formasi Perlindungan pada tenda kita. Kalian bisa jalan-jalan atau melakukan hal lain." Pamit Tian Zhi kepada istrinya.


"Aku akan membantumu membuat Formasi!" pinta He Hua yang didukung saudarinya.


Akhirnya Tian Zhi mengeluarkan ratusan bendera Formasi dan membaginya. Kemudian semua wanita bergerak cepat untuk menancapkan bendera Formasi di luar tenda.


Formasi Perlindungan kali ini tidak seperti biasanya, dimana seseorang masih bisa melihat apa yang terjadi di dalam Formasi, tetapi tidak bisa masuk dari segala arah seperti sebelumnya, jika ingin masuk harus melalui pintu yang telah disediakan.


Setelah selesai membuat Formasi Perlindungan dan telah aktif, Tian Zhi masuk ke dalam kapal angkasa menuju kamar pribadinya, lalu dia masuk ke dalam Dunia Jiwa untuk mengambil ramuan yang dibutuhkan dalam membuat tiga jenis pil.


"Nyonya Tian!" sapa Master Tao setelah mendarat di depan pintu masuk.


"Apakah sudah ada?" tanya He Hua yang menanyakan upah suaminya.


"Sesuai kesepakatan!" sela Xu Lian yang terlihat tidak senang dengan He Hua.


He Hua hanya tersenyum sinis melihat Xu Lian. "Mari, kita bicarakan di tenda saja." Ajaknya dan kembali masuk ke dalam Formasi Perlindungan bersama semua orang.


Setelah berada di dalam tenda utama dan duduk, He Hua mengeluarkan botol giok yang berisi tujuh butir Pil Penyembuh Dantian. Demikian juga dengan Xu Lian yang mengeluarkan cincin dimensi tingkat rendah berisi Buah Suci dan banyak ramuan.


Meyleen memeriksa isi cincin dimensi dan mengerutkan alisnya ketika tidak sesuai dengan kesepakatan, dimana hanya ada 80 Buah Suci, padahal kesepakatannya 160 Buah Suci tingkat Langit. Untuk ramuannya telah sesuai kesepakatan.


Meyleen segera berbisik kepada He Hua, "Buah Suci tingkat Langit kurang 80 buah!" Setelah itu, Meyleen mengembalikannya kepada Xu Lian.


Ling Ling dan semua wanita yang ada di tenda menatap wajah Xu Lian yang tersenyum tipis, mereka menduga jika kesepakatan tidak sesuai perjanjian.


Lalu He Hua melihat Master Tao dan berbicara, "Buah Suci kurang. Jadi, aku hanya akan memberikan empat butir pil, satu sudah Anda bawa!"


Master Tao melihat Xu Lian dan bertanya, "kenapa kamu kurangi, bukannya saat di Forest Peach Blossom semuanya sudah sesuai?"


"Kita hanya butuh empat butir pil saja. Jadi sisanya tidak dibutuhkan!" jawab Xu Lian dengan nada ketus, dia tidak takut sama sekali dengan Master Tao.


Master Tao sangat malu kepada He Hua dan semua wanita, dia menghela nafas berat, setelah itu berbicara, "maafkan kami! Memang kami hanya membutuhkan empat butir Pil Penyembuh Dantian. Sekali lagi saya pribadi meminta maaf untuk Yang Mulia Kaisar Qing!"


"Tidak masalah! Saya bisa melelangnya saat acara pertandingan Alkemis telah usai!" jawab He Hua dengan nada santai.


Kemudian, Miao Jiang mengeluarkan empat butir pil dari dalam botol giok, lalu menukarnya dengan cincin dimensi. Setelah kembali memeriksa cincin dimensi dan sesuai, Miao Jiang memberikannya kepada He Hua.


"Terima kasih telah membantu kami. Kami undur diri!" pamit Master Tao yang malu berlama-lama berada di tenda utama, dia menangkupkan kedua tangannya kepada He Hua dan semua wanita.


"Lain kali jika membutuhkannya jasa suami kita, kesepakatan akan naik tiga kali lipat!" ujar He Hua dan apa yang baru terjadi sudah sesuai perkiraannya, jika Dewa Surya dan Dewa Air hanya membutuhkan empat butir pil.


Master Tao tersenyum masam dan segera meninggalkan tenda utama. Sedangkan Xu Lian menatap He Hua dan semua wanita, lalu dia berkata, "mengigit lebih dari yang bisa dikunyah adalah tindakan yang tidak baik!"


Semua wanita menertawakan sindiran Xu Lian, lalu Mu Bingyun menyahut, "jika satu orang yang mengigit memang berlebihan! Tapi masalahnya, kita ada ribuan wanita yang siap mengigit, mengigit lebih dari apa yang kamu ucapkan!"


Dengus Xu Lian yang kesal ucapannya dikembalikan, dia langsung membalikkan badan dan keluar dari tenda utama. Disaat baru keluar dari pintu tenda, dia berhenti dan berbicara tanpa membalikkan badan, "satu pria dengan banyak istri. Apa tidak ada pria lain di dunia ini?"


Cemoohan Xu Lian segera ditanggapi oleh Shan Hongse, "walaupun ada ribuan pria tampan tapi tidak berkualitas, tidak bertanggung jawab, menyia-nyiakan wanita, selalu mengandalkan dukungan, apa gunanya pria tampan? Mereka ibaratkan sampah!"


"Jika ada pria lain yang melebihi suami kita... Kami ingin tahu, siapa pria itu?" imbuh Li Jiancheng yang sudah geregetan dengan sikap Xu Lian.


"Sudah... Sudah! Nona Lian, segera tinggalkan tempat ini!" sela Zhi Yinping yang tidak ingin Xu Lian mendapatkan masalah yang tidak perlu, dia tahu sikap Xu Lian seperti ini dikarenakan cemburu.


Dengus Xu Lian dan segera menyusul Master Tao yang telah keluar dari dalam Formasi. Semua wanita menertawakan Xu Lian yang kalah berbicara. Akhirnya He Hua dan saudarinya menuju ke Kota Qingshan untuk berbelanja.


Di kapal angkasa, ketiga jenderal binatang ikut tertawa melihat Xu Lian kalah bicara, untungnya tidak ada yang memukuli Xu Lian yang hanya memiliki kekuatan tingkat Dewa Absolute level 50. Lalu mereka bertiga juga pergi ke Kota Qingshan, menuju ke Kedai Teh Pelangi sambil mengawasi semua wanita.


He Hua dan Pasukan Phoenix yang telah dikenali oleh penduduk kota, membuat banyak penduduk yang membuka usaha tersenyum senang, pasalnya istrinya Master Tian terkenal royal ketika berbelanja.


Kedatangan He Hua dan banyak wanita cantik ke Kota Qingshan, jelas menarik perhatian banyak pria muda yang tidak mengenali mereka, bahkan pria tua yang melihat kecantikan sampai bengong dibuatnya.


Pria-pria itu baru tiba di Kota Qingshan, jelas mereka tidak mengenali He Hua dan Pasukan Phoenix. Sesuai tebakan Qing Huan, kecantikan selalu membawa masalah, karena itu dia menyarankan untuk menggunakan topeng saat melihat pertandingan Alkemis.