
Chapter 41. Teknik Perubahan Wujud.
Dhummm... Swosh... Bang... Bang...
Suara dentuman saat Matriark Yin melangkahkan kakinya, riak-riak energi membentuk seperti gelombang air, dengan dia melambaikan tangan kanannya seperti mengusir lalat seketika setiap bayangan meledak dan menjadi asap putih.
Matriark Yin sangat marah telah gagal mendapatkan metode pill tingkat Raja, dan juga gagal bernegosiasi dengan Xiang Tianzhi. Empat penatua sangat ketakutan dengan kekuatan Madam Hua yang tidak pernah mereka lihat selama ini.
Siapa saja pasti takut dengan kekuatan tingkat Supreme Immortal tahap lima, lima tahap lagi sudah memasuki Alam Dunia Abadi, dengan kata lain sedikit lagi menjadi Dewa sejati.
"Sialan, aku dibodohi lagi ... Bocah ini!" umpat Matriark Yin Hua yang tidak berhasil menangkap Xiang Tianzhi, setelah seratus bayangan dalam sekejap dia musnahkan.
"Kalian cari dia!" perintah Matriark Yin kepada dua penatua dengan nada sedikit menahan amarah, "Tetua, cari dia!" sekali lagi Matriark Yin memberikan perintah.
"Baik, Pemimpin." jawab dua penatua dengan ekspresi tak berdaya, mereka sebenarnya tidak mau melakukannya, apalagi hubungannya dengan Xiang Tianzhi sangat baik, tapi mau bagaimana lagi, mereka hanya bisa menuruti perintah pemimpinnya.
Setelah itu muncul empat tetua Sekte Yin dalam bentuk asap setelah Matriark Yin memberikan perintah, mereka berempat juga menyebar dengan berpasangan. Sedangkan, dua penatua Paviliun Pill Surga segera menuju villa, mereka berniat melindungi semua orang yang menjadi pendukung Xiang Tianzhi sesuai perintah.
Matriark Yin juga ikut mencari keberadaan Xiang Tianzhi dengan raut wajah kesal.
Sedangkan Xiang Tianzhi menghela nafas lega setelah berhasil lolos dari Matriark Yin, dia bersembunyi di dalam cincin dimensi, setelah dengan paksa menggunakan seratus bayangan yang menguras energi spiritual.
Wajah Xiang Tianzhi pucat karena hampir kehabisan energi, Sebab penguasaan dalam teknik bayangan baru mencapai tiga puluh persen. Dia menggunakan seratus bayangan karena terpaksa dan pencapaiannya belum sampai enam puluh persen.
Biarkan begitu, Xiang Tianzhi bersyukur dengan keadaan terdesak bisa membuka potensinya yang mampu membuat seratus bayangan. Segera Xiang Tianzhi menelan dua butir pill pemulih energi dan duduk bersila.
Setelah waktu dua dupa dia telah kembali pulih, segera Xiang Tianzhi memeriksa disekitar luar cincin dimensi dan melihat Matriark Yin di kejauhan. Matriark Yin memeriksa sekeliling dengan sabar, dan sekali-kali melihat villa Xiang Tianzhi.
"Huff! Jika aku tidak kuatir dengan sosok misterius pemilik Paviliun Pill Surga, aku sudah lama menghancurkan mereka!" geram Matriark Yin, sambil menyempitkan mata memeriksa villa yang dijaga ketat oleh dua penatua Paviliun Pill Surga.
Kemudian, Matriark Yin kembali mencari keberadaan Xiang Tianzhi. Xiang Tianzhi yang mendengar suara lirih Matriark Yin menjadi berpikir, siapa sosok yang ditakuti oleh Matriark Yin?
Karena tidak mendapatkan jawaban, dia jadi teringat akan telur mitos yang tidak pernah dia lihat setelah berhasil memenangkan lelang.
Sambil tidurnya di kamar pribadi di dalam cincin dimensi, Xiang Tianzhi memeriksa telur mitos, setelah beberapa saat tidak mendapatkan petunjuk, dia berkonsultasi dengan Inti Kehidupan.
"Kakak, apa kalian tahu ini telur apa? Dan bagaimana cara menetaskan-nya?" tanyanya sambil membolak-balikan telur mitos.
"Itu telur Thunderbird, Tuan. Untuk menetaskan-nya dengan menggunakan Kesengsaraan Petir, itu juga keuntungan Tuan saat akan mendapatkan Kesengsaraan Petir, jadikan telur itu sebagai tameng! Sebelum itu, Tuan teteskan darah sebagai ikatan jiwa pada cangkang yang berwarna putih itu, tekan dengan energi spiritual, lalu tetesan darah Tuan!" jawab Inti Kehidupan.
Mendengar jawaban Inti Kehidupan membuat Xiang Tianzhi kegirangan hingga dia duduk bersila sambil tertawa bahagia, kekuatiran untuk menerima Kesengsaraan Petir akhirnya sirna.
Inti Kehidupan hanya geleng-geleng kepala, sebab seharusnya Xiang Tianzhi tidak perlu kuatir, karena memiliki lima elemen yang mampu melindungi tubuh dari serangan petir. Xiang Tianzhi tidak mengetahui jika memiliki tubuh yang langka, yaitu Tubuh Bawaan Lima Elemen, yang dia tahu hanya telah memiliki teknik lima elemen dari ingatannya dan telah dia gunakan, Inti Kehidupan juga sengaja tidak memberitahukannya, karena Xiang Tianzhi tidak pernah bertanya.
Segera Xiang Tianzhi mencari kulit cangkang yang berwarna putih dan melihat sebuah titik kecil, dia menekan titik itu dengan energi spiritual, dan cangkang kecil bertitik putih segera ambles membentuk lubang. Segera Xiang Tianzhi mengigit ujung jarinya dan meneteskan darah pada lubang tersebut.
Segera cangkang telur bergetar dan mengeluarkan serat-serat petir pada cangkang telur, Xiang Tianzhi sedikit merasakan sengatan petir tapi tidak menyakitkan, justru dia merasa jika tubuhnya sangat nyaman terkena petir. Sayangnya, Xiang Tianzhi tidak memeriksa dantian-nya.
Setelah telur tidak bergetar dan serat-serat petir menghilang, Xiang Tianzhi meletakkan telur Thunderbird di samping bantal, dan kembali tiduran sambil melihat Matriark Yin.
"Saatnya mencari lokasi yang aman untuk menerima Kesengsaraan Petir. Sayangnya, wanita setan itu belum juga pergi!" gerutunya.
Xiang Tianzhi yang ingin segera meningkatkan kekuatannya, karena sebelumnya dia terlalu sibuk membuat pill dalam skala besar untuk membuat stok yang cukup dijual selama waktu tiga tahun.
Kini, setelah kewajibannya telah terpenuhi sebagai Alkemis, sudah waktunya menerobos dan terus meningkatkan kekuatan hingga menyusul Matriark Yin.
"Lebih baik mencari teknik untuk perlindungan diri sebagai kartu tersembunyi, Teknik Langkah Bayangan jelas tidak akan lagi menipu wanita setan itu!"
Dengan penasaran, Xiang Tianzhi membuka kotak kuno dengan penuh antisipasi, berharap menemukan sesuatu yang dia butuhkan dengan kemampuan hebat untuk penyelamatan diri disaat genting.
Dengan suara 'klik' saat membuka kotak, Xiang Tianzhi melihat sebuah Giok berbentuk oval seukuran kepalan tangan anak kecil, dan di dalam kotak ada tulisan.
"Teknik Perubahan Wujud, pecahkan Giok saat ingin mempelajarinya."
Segera Xiang Tianzhi mengambil Giok oval dan menghancurkan dengan cara meremasnya, seketika keluar sinar dan memasuki pori-pori tangan dan menyatu dengan darah, organ, tulang dan kulitnya.
Xiang Tianzhi juga mendapat pengetahuan tentang Teknik Perubahan Wujud, selain itu dia juga sedikit mengingat tentang masa lalunya sebelum bereinkarnasi. Ternyata dulu dia bernama 'Tian Zhi Shimo', namun tiba-tiba dia merasakan sakit di kepalanya, rasanya seperti dipukul palu besar.
"Arghhh!!"
Xiang Tianzhi berteriak keras dengan memegang kepalanya, rasa sakitnya sungguh tak tertahankan hingga membuatnya pingsan. Inti Kehidupan yang tahu tuannya kesakitan hanya diam dan tersenyum setelahnya.
"Kakak Yang, apakah dia mengingat kita setelah mendapatkan ingatannya lagi?" tanya salah satu Inti Kehidupan setelah keluar dari bola kristal.
"Belum saatnya di kehidupan ini, tunggu dia menyelesaikan siklus reinkarnasi hingga sembilan kali! Cukup namanya saja yang dia kenali, sesuai dengan rencana mertua kita! " jawab Inti Kehidupan yang dipanggil kakak.
Mereka berdua adalah wanita kembar, bernama Qin Yang dan Qin Zhu, salah satu Ras Inti Kehidupan yang hampir punah.
Xiang Tianzhi membuka matanya setelah pingsan selama satu hari lebih dan melihat keluar cincin dimensi dimana hari sudah malam. Dia sedikit merasakan pusing, dan melihat kotak dan serpihan Giok, Xiang Tianzhi menjadi teringat kenapa dia pingsan.
Kembali dia menutup mata untuk mencerna pengetahuan baru. Teknik Perubahan Wujud bisa dia pergunakan secara langsung tanpa perlu mempelajari. Teknik ini memiliki kemampuan sesuai namanya, bisa berubah wujud sesuai pikiran. Kehebatan teknik ini, perubahan wujudnya tidak akan diketahui oleh kekuatan Supreme God, tingkat yang sangat jauh dari kekuatan Xiang Tianzhi, sembilan belas tingkat dari kekuatannya yang sekarang.
Teknik Perubahan Wujud adalah Teknik Kitab Putih, jenis kitab yang sangat langka.
Xiang Tianzhi tertawa terbahak-bahak mendapatkan Teknik Perubahan Wujud, teknik yang sesuai dengan keinginannya. Segera Xiang Tianzhi mengujinya, dia berpikir untuk menjadi asap, dan segera menjadi asap.
Dengan wujudnya menjadi asap, Xiang Tianzhi bergerak menuju cermin dan melihat dirinya menjadi asap putih. Lalu, Xiang Tianzhi berpikir untuk menjadi angin, dan wujudnya berubah menjadi angin, kembali dia bercermin dan memang tidak terlihat.
Kemudian, Xiang Tianzhi berpikir menjadi semut, dan sesuai keinginannya dia berubah menjadi semut. Dia kembali tertawa dan berpikir lagi untuk menjadi cairan bening, seketika tubuhnya menjadi air jernih.
Xiang Tianzhi juga berpikir menjadi raksasa setinggi puluhan meter, dan jadilah sesuai keinginannya, segala apapun bentuk dia coba.
Setelah puas dengan Teknik Kitab Putih, dia teringat akan nama aslinya. "Mulai detik ini namaku asli ku Tian Zhi Shimo, panggilan ku Tian Zhi, Dengan nama ini, putus lah hubungan ku dengan Raja Xiang, karena Kerajaan Xiang akan aku hancurkan. Dengan aku menjadi Raja, berikutnya Kerajaan Mu!" gumam Tian Zhi dengan bola mata berkilauan cahaya api hitam putih.
Tapi, tiba-tiba dia teringat, sebab nama Xiang juga pemberian ibunya yang telah dibunuh Xue Ling. Mengingat ibunya Xue Mei, Tianzhi meneteskan air mata, entah kenapa saat teringat Xue Mei dia menjadi menangis.
"Mungkin karena jiwaku bergabung dengan pemilik tubuh asli ini! Baik, baik, aku hanya akan gunakan nama ini untuk keturunan-mu nanti, anggap saja ini sebagai ucapan terimakasih ku atas tubuhmu!" gumam Tianzhi yang berbicara pada dirinya sendiri.
Seketika Tianzhi menjadi tenang dan tidak merasakan sesak di dadanya. "Wanita setan, jika aku tidak bisa menaklukkan-mu, aku bukan seorang pria sejati!" ujar Tianzhi yang bersumpah akan menaklukkan Madam Hua.
Tian Zhi sendiri tidak tahu jika Madam Hua adalah Matriark Yin He Hua, pemilik Paviliun Hitam dan Sekte Yin, nama aslinya He Hua. Baginya, menaklukkan hati He Hua sudah keharusan, karena dia adalah pecinta wanita dan bukan pecinta pria.
Kemudian, Tian Zhi berlatih membiasakan Teknik Langkah Bayangan yang mencapai enam puluh persen, dia terus berlatih sampai penguasaan skill Langkah Bayangan hingga sempurna. Dia tidak perlu keluar dari cincin dimensi, sebab Tian Zhi selalu mengawasi semua wanitanya, dimana cincin dimensi dia gerakan hingga dekat dengan villa.
Jika melihat wanitanya yang gelisah dan kuatir tentang dirinya, Tian Zhi selalu mengirimkan suara telepati, jika dirinya selalu dekat di hati semua orang yang setia.
Karena itu semua wanita dan bawahannya tetap berada di villa dan melakukan aktivitas seperti biasa, apalagi semua wanitanya telah dia latih menjadi Alkemis tingkat Master, dengan modal menjadi Alkemis, semua kebutuhan semua wanita dan bawahannya menjadi terpenuhi. Tian Zhi juga sering mengajari wanitanya jika mengalami kebuntuan dalam membuat pill, apalagi dua penatua sering mengalami kemacetan dalam meramu pill.
Setelah penguasaan Teknik Langkah Bayangan mencapai kesempurnaan, Tian Zhi berpamitan kepada semua wanita dan bawahannya, dengan alasan mencari tanaman Roh dan tanaman obat untuk membuat pill tingkat Saint.
Selama di dalam cincin dimensi, Tian Zhi juga sering melihat bawahan Matriark Yin selalu mengawasi villa nya, sebab itu Tian Zhi tidak berani keluar, kuatir akan mencelakai semua wanita dan bawahannya. Apalagi Madam Hua membeli villa yang dekat dengan Danau Air Biru, yang berdekatan dengan villa nya, hanya terpaut jarak dua ratus meter.