
Chapter 74. Ras Rubah, Titik Awal.
Tian Zhi yang mendengar tingkat kekuatan di Benua Permata Hitam jelas terkejut, begitu banyak dan sangat jauh dari apa yang dia tahu. Jika diperkirakan kekuatannya dulu, seperti baru menyentuh dasar permukaan air.
Kekuatan Tian Zhi yang sebelum dantian nya rusak dan jika diukur menurut peringkat disini, maka dia berada di tingkat Surgawi - Prajurit Dewa, Dewa Sejati.
Sayangnya, kekuatannya menurun drastis karena dantian rusak.
Yu Bao bercerita jika kekuatan itu berasal dari pengetahuan seseorang wanita yang di kenal dengan nama Dewi Cahaya. Awalnya semua kehidupan juga sama seperti pengetahuan yang dimiliki Tian Zhi, dan semua pengetahuan di Benua Permata Hitam berubah semenjak kehadiran Dewi Cahaya.
Konon ceritanya, Dewi Cahaya sangat misterius, ada yang bercerita jika dia sangat cantik, ada yang mengatakan jika kekuatannya sudah di atas Dewa Absolute dan banyak desas-desus yang tidak terbukti. Namun, semua kehidupan di Benua Permata Hitam mempercayainya, sebab Dewi Cahaya lah yang memindahkan Benua Permata Hitam berpisah dari peredaran Alam Keabadian.
"He Hua juga misterius, sekarang muncul lagi seseorang wanita yang juga misterius! Apa semua wanita suka menyembunyikan sesuatu!" gumam Tian Zhi yang menggerutu.
Yu Bao tersenyum dan terlihat bangga menjadi seorang wanita. Siapa saja pasti tahu, jika wanita itu pintar dan memiliki potensi yang melebihi seorang pria, alasannya sederhana, kehidupan terlahir dari rahim wanita bukan dari perut pria.
Mengingat tentang He Hua, Tian Zhi menjadi merindukannya, rindu saat marah karena dia selalu usil dan menggodanya. Melihat mata Tian Zhi yang unik dan tampak merindukan seseorang, Yu Bao terlihat cemburu.
"Apa kamu menyukai wanita misterius itu? Seseorang yang sulit ditebak, lebih baik kamu hindari, karena itu akan membuang waktumu saja. Masih banyak wanita yang jelas dan cantik...!" tutur Yu Bao yang tampak sengaja agar Tian Zhi tidak memikirkan He Hua.
Tian Zhi tersenyum dan melihat wajah Yu Bao yang juga menarik dan cantik. "Kamu juga cantik, menarik dan baik, apalagi kamu juga seorang ahli alkemis!" pujiannya kepada Yu Bao, dia tahu kemampuan Yu Bao dari aroma pill dari tubuhnya.
Yu Bao menundukkan kepalanya dan tersipu malu, dia juga heran bagaimana Tian Zhi mengetahui profesinya. Tapi yang jelas, Yu Bao sangat senang dengan pujian Tian Zhi.
"Karena kamu telah menolongku, maka aku harus membalas kebaikanmu. Mintalah apapun yang kamu inginkan selama aku bisa mengabulkannya," kata Tian Zhi yang tidak ingin terbebani masalah balas budi.
Yu Bao melirik Tian Zhi dan tidak segera menjawab. Setelah beberapa saat dia angkat bicara. "Di benua ini, Ras Manusia sangat diburu oleh banyak orang ... Jadi, lebih baik kamu jaga diri dan jangan sampai tertangkap mereka. Tempat ini aman untuk dijadikan tempat persembunyian! Untuk masalah apa yang aku inginkan, nanti aku katakan jika saatnya tiba!" jawab Yu Bao.
Tian Zhi menghela nafas sambil menatap atap goa. "Terkuat di benua ini, berada di tingkat apa?" tanyanya.
"Dewa Kuno tahap menengah, Ratu Siluman."
Tian Zhi menelan salivanya saat tahu lagi-lagi kekuatan tertinggi dipegang wanita, dia segera membuang pikirannya negatif dan sekarang fokus untuk menyembuhkan lukanya dan berkultivasi lagi.
Beruntung dantian nya tidak sampai terlalu banyak membuang basis kultivasinya saat rusak, jika diukur dengan tingkat kekuatan di Benua Permata Hitam, kekuatannya kini berada di tingkat Holy Tyrant, menghilang delapan tingkat dari tingkat Dewa Sejati. Hasil jerih payahnya selama ini menghilang begitu saja karena serangan kuat pria bertopeng.
Tian Zhi tidak ingin meratapi nasib buruknya dan bertekad untuk memulainya lagi, dengan kekayaan yang dimiliki Benua Permata Hitam, dia yakin bisa lebih cepat naik tingkat.
Yu Bao memeriksa pergelangan tangan Tian Zhi dengan memejamkan mata, dan terkejut saat melihat dantian nya dengan cepat mulai pulih, padahal segala ramuan sudah dia berikan tapi tidak ada perkembangannya.
Yu Bao berpikir, mungkin efek pill baru bereaksi setelah Tian Zhi sadarkan diri.
"Hebat, lukamu begitu cepat pulih!" seruan Yu Bao dengan melihat tulang yang patah telah menyambung dan dantian juga telah pulih.
Yu Bao tidak tahu jika Tian Zhi memiliki dua garis darah, yang dia tahu hanyalah ciri-ciri yang dimiliki Ras Manusia dan bukan Ras Asyura. Jika mengetahui siapa Tian Zhi, pasti akan lebih protektif dan tidak akan membiarkan Tian Zhi keluar dari goa, semua itu karena Api Asyura yang lebih berharga dari Api Surgawi.
"Ini berkat kamu!" jawab Tian Zhi, padahal dia menelan Pill tingkat Surgawi miliknya.
Yu Bao makin bangga pill ramuannya terbukti ampuh dan tidak sia-sia jerih payahnya untuk menyembuhkan Tian Zhi. Sebelum Yu Bao berbicara Tian Zhi sudah bertanya lagi.
"Berarti penguasa disini Ratu Siluman atau Dewi Cahaya?"
"Jelas terkuat adalah Dewi Cahaya! Tapi, beliau tidak ikut campur dalam urusan kehidupan disini, dan dia jarang sekali muncul. Dewi Cahaya muncul saat mengadakan kompetisi setiap sepuluh tahun sekali, dan hadiahnya adalah Buah Suci!" jawab Yu Bao dengan rasa hormat kepada Dewi Cahaya.
Namun, Yu Bao tiba-tiba bersedih dan kembali berbicara. "Karena Dewi Cahaya tidak mau ikut campur dalam urusan kehidupan di Benua Permata Hitam, banyak sekali pertumpahan darah dengan berbagai macam alasan yang menjadi pemicunya!"
"Tidak hanya di tempat ini saja, tapi di Benua Awan Timur juga sama!" sahut Tian Zhi dan berlahan dia beranjak dari tempat tidur setelah semua lukanya hampir sembuh, dia ingin meregangkan otot-ototnya yang kaku.
Buru-buru Yu Bao membantu Tian Zhi untuk berdiri. "Tubuhnya sangat unik, mampu meregenerasi tulang dengan cepat!" pujian Yu Bao.
"Ini juga berkat akumulasi pill penyembuh milikmu yang menumpuk di tubuhku, dan mampu bekerja secara efektif disaat aku sadar!" jawab Tian Zhi yang tidak ingin membuat Yu Bao kecewa jika tahu pill buatannya adalah kualitas buruk baginya.
Yu Bao memberikan botol Giok berisi pill perubahan wujud, tapi Tian Zhi menolaknya dengan alasan memiliki skill yang bisa berubah wujud. Segera Tian Zhi berubah seperti wujud Yu Bao sebagai Ras Rubah.
Sontak Yu Bao tercengang melihat perubahan Tian Zhi yang wujudnya sama seperti Ras Rubah, dia segera memeriksa perubahan Tian Zhi dari atas hingga bawah, dan tidak ada cacat pada skill perubahan wujud.
Berulang-ulang Yu Bao memuji skill milik Tian Zhi dan bertanya "Apa rencana mu selanjutnya?"
"Aku harus meningkatkan kekuatan dengan segera untuk mencari pelaku yang melukaiku!" jawab Tian Zhi, dia pasti dengan mudah menemukan pria bertopeng dengan menggunakan Giok Teleportasi yang dia ambil dari Xiang Huangdi.
Raut wajah Yu Bao seketika murung saat mendengar Tian Zhi akan membalas dendam, dia pasti tidak akan bertemu lagi dengannya. "Aku akan mendukung dan mengikuti mu kemana saja!" tekad Yu Bao
Tian Zhi mengangkat alis kirinya dan bertanya lagi. "Apa kamu tidak memiliki keluarga?"
Ditanya masalah keluarga, kedua mata Yu Bao akan mengeluarkan air mata. "Ras Rubah diambang pemusnahan...," jawab Yu Bao dan menceritakan masalah yang menimpa Ras Rubah.
Ras Rubah terkenal memiliki kemampuan untuk berkultivasi dengan cepat dan membuat kekuatiran para penguasa di Benua Permata Hitam. Para penguasa bekerjasama untuk mengalahkan Ras Rubah dan banyak juga rubah jantan di tangkap untuk dijadikan sapi perah (berkembang biak), dengan tujuan mendapatkan keturunan dari Ras Rubah.
Selain Ras Rubah diambang kepunahan, Ras Manusia sudah terlebih dahulu punah, bahkan sudah ribuan tahun menghilang. Ras Manusia menghasilkan Demi Human, itu perpaduan antara Ras Binatang jenis apapun.
Yang lebih sering memburu manusia dan rubah adalah Ras Iblis Merah, karena Ras Iblis Merah sangat membutuhkan benih manusia. Kemudian Ras Iblis Merah membuat isu akan kelebihan Ras Manusia dan Ras Rubah, maka banyak kekuatan bersatu melawan Ras Manusia hingga punah, kini giliran Ras Rubah diambang kepunahan.
Saat ini semua Ras Rubah telah terpojok dan hidup di bawah kaki Gunung Mahadewi, disini mereka masih bisa bertahan hidup. Banyaknya kekuatan yang tidak sanggup merasakan cuaca dingin yang ekstrem di Gunung Mahadewi, dikarenakan hal ini Ras Rubah masih bisa bertahan hingga saat ini.
"Jadi, karena masalah ini kamu memiliki banyak pill perubahan wujud?" tebak Tian Zhi setelah mengetahui masalah Ras Rubah.
"Benar, jika kita tidak menyamar, sama saja mati konyol jika ketahuan mereka...!" jawab Yu Bao dengan raut wajah yang sedih.
Tian Zhi menghela nafas dan memeluk Yu Bao untuk menenangkan hatinya. Yu Bao sedikit terkejut tapi tidak menolaknya, dia memang butuh seseorang yang bisa diandalkan untuk menghadapi situasi saat ini.
"Berarti Ratu Siluman juga ikut dalam aliansi mereka?"
"Iya! Mereka hanya mau bergerak jika ada jenis rubah jantan yang istimewa, Rubah jantan ekor sembilan! Sayangnya, jenis ini banyak terbunuh karena tidak mampu memberikan keturunan sesuai keinginan mereka. Padahal bukan karena kesalahan rubah jantan, tapi ini terkait genetika yang tidak sesuai dengan garis darah mereka!" jawab Yu Bao dengan kepala bersandar pada dada bidang Tian Zhi.
Tian Zhi tidak lagi bertanya dan makin memeluk erat Yu Bao. Apa yang dikatakan Yu Bao adalah kegagalan (Gen Mutator) dalam melahirkan keturunan berkualitas tinggi, semua itu karena perbedaan garis darah dan kromosom. Selain itu, cuaca dan libido juga berpengaruh besar dalam hal ini.
Karena hal ini manusia diperas dan dijadikan alat berkembang biak, maka Ras Manusia menjadi punah setelah gagal memberikan keturunan bagi mereka.
"Tersisa berapa jumlah Ras Rubah sekarang?"
"Tidak lebih dari seribu jiwa dan tersebar di Gunung Mahadewi agar tidak mudah dikepung, tapi kami selalu berkomunikasi untuk saling mewartakan peristiwa apapun!"
Tian Zhi geleng-geleng, perbandingan jumlah ras lainnya dengan Ras Rubah jelas jauh berbeda. Ras Iblis Merah memiliki jumlah jutaan jiwa, itu belum ras yang lainnya yang angkanya juga hampir seimbang.
Jumlah yang berbeda bukan hanya karena banyak Ras Rubah yang mati maupun diburu, tapi angka kelahiran di pihak Ras Rubah sangat sulit, 1:100. Saat ini jumlah rubah jantan tidak lebih dari empat ratus jiwa dan sisanya adalah rubah betina.
Selama ini, Ras Rubah selalu menyamar untuk berbaur dan juga membuat kekacauan setiap kali musuhnya yang ingin bergerak menuju Gunung Mahadewi. Termasuk Yu Bao yang berbaur untuk mendapatkan sumberdaya dalam menghadapi setiap musuhnya.
"Aku janji melindungi mu!" kata Tian Zhi yang akan membalas kebaikan Yu Bao yang telah menolongnya.
Walaupun Tian Zhi memiliki kekuatan rendah, dengan empat kelebihan yang dia miliki, Tian Zhi mampu berbuat buruk kepada musuhnya, asal tidak ada serangan yang baru saja dia alami saat itu.
Dengan pengalamannya yang telah dia alami, dia berharap hal ini tidak akan terulang lagi, dan tidak ada orang yang mau tersandung untuk kedua kalinya di tempat yang sama.
Saat inilah 'Titik Awal' Tian Zhi harus memulai lembaran baru dengan kekuatan yang berbeda dan pengalaman yang juga tak sama. Di Benua Permata Hitam sejarah kekuatan kultivasi akan segera berubah.
Yu Bao.