Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 167. Mulai Membuat Kekacauan Kompetisi!


Chapter 167. Mulai Membuat Kekacauan Kompetisi!


Semua peserta berkerjasama memperluas wilayah hingga mencapai perbatasan antar kerajaan, perbatasan itu dipisahkan dengan sungai besar. Ada pelabuhan dengan banyak kapal pengangkut pasukan, kapal-kapal itu sudah siap mengantar pasukan sampai ke pelabuhan musuh.


Di pelabuhan juga harus dikuasai dan berperang dengan pasukan musuh. Berhubungan sore hari telah tiba, peperangan dihentikan secara otomatis dengan pasukan boneka wayang berubah menjadi sinar.


Tian Zhi dan timnya kini berada di Kota Besar bagian wilayah Utara, yang awalnya milik Kekaisaran Kuning kini menjadi milik Kerajaan Merah. Di Kota Besar juga banyak infrastruktur penting, seperti Gerbang Pahlawan, Pasar Kota, Penginapan, Meriam Pertahanan, Ruang Harta, Makam Kuno, Menara Turret dan lain sebagainya.


Sebelum menguasai Kota Besar Utara, Tian Zhi dan timnya terlebih dahulu menguasai total 20 benteng, 10 distrik, setiap distrik dihuni 100 garnisun. Lalu dua propinsi, setiap propinsi dihuni 150 garnisun. Kemudian harus menguasai empat gerbang Kota Besar yang dibantu oleh banyak peserta dalam menguasainya, setiap gerbang dihuni 200 garnisun, baru setelah itu Tian Zhi merangsek maju ke Kota Besar Utara yang dihuni 250 garnisun.


Selama peperangan, pasukan Tian Zhi hanya berkurang separuh dan sukses menguasai Kota Besar Utara. Secara keseluruhan, Tian Zhi mendapatkan poin kontribusi sebanyak 15.500.000. hari pertama yang sangat memuaskan bagi Tian Zhi dan timnya.


Tian Zhi dan timnya melihat peta perebutan wilayah, masih ada dua Kota Besar lagi yang belum dikuasai, kota itu berada diujung Selatan dari pusat Mansion dan satunya lagi di bagian Timur.


"Besok pagi kita serang wilayah Timur, Kota Besar Utara biar dijaga oleh peserta lainnya. Berikan pemberitahuan kepada semua peserta untuk terfokus di bagian wilayah Selatan dan membagi sebagian tim untuk berjaga di kota ini...," kata Tian Zhi kepada timnya, dia tidak ingin Kota Besar Utara dikuasai Kerajaan Hijau yang paling dekat.


Miao Jiang mengambil medali emas yang terselip di pinggangnya, lalu dia mengalirkan energi spiritual untuk mengirim pesan kepada peserta yang menjadi bagian Kerajaan Merah.


"Dapatkan poin kontribusi 100% untuk menyerang Kota Besar Selatan, dimulai besok pagi saat peperangan telah diaktifkan."


Setelah memberikan pemberitahuan kepada seluruh peserta kompetisi bagian Kerajaan Merah, Tian Zhi mengajak timnya menuju Ruang Harta untuk membeli berbagai macam kebutuhan tim dan pasukannya.


...****************...


Panitia kompetisi Duel Sage segera merespon dengan menyebarkan pemberitahuan kepada seluruh peserta bagian Kerajaan Merah. Selama ini panitia kompetisi Duel Sage selalu mengawasi perkembangan seluruh peserta.


Master Jin tidak sendirian, dia bersama orang-orang kaya dan para petinggi, mereka berdatangan dari berbagai belahan Alam Semesta Aurora dengan tujuan bertaruh, dan mencari beberapa peserta yang berbakat menjadi seseorang pemimpin masa depan. Tapi yang paling berbakat diantara peserta lainnya jelas akan direkrut oleh Akademi Black Hole.


Selain mereka, ada dua orang wanita yang paling dihormati, mereka adalah Wali Pelindung murid Black Hole Akademi, Seng Huaran dan Seng Qiao. Mereka berdua juga ikut berpartisipasi dalam pertaruhan.


Yang menjadi jagoan mereka adalah juara harian secara global, dalam arti peserta yang paling banyak membunuh prajurit boneka wayang. Saat ini Tian Zhi urutan pertama dan disusul oleh juara kedua diraih oleh seseorang peserta pria yang menggunakan nama Mammoth, lalu Zhu Rong, Lu Bai, Yang Wei, Jun Mei Lin, Mu Bingyun, Yuan Shao dan sampai urutan kesepuluh.


Khususnya peserta yang bernama Mammoth, dia bertubuh gempal dan tinggi besar, kekuatannya berada di tingkat Dewa Absolute level 45. Mammoth menjadi Raja Kerajaan Biru setelah mengkudeta Lu Bai yang awalnya menjadi raja. Para peserta tidak ada yang tahu jika ada seseorang pria yang kuat.


Mammoth bisa lebih unggul dari Zhu Rong karena dia memiliki dua rekan yang mau dijadikan Deputi, sehingga kekuatan tempur pasukan mendukungnya menjadi juara harian kedua, dengan perolehan poin kontribusi sebesar sebelas juta di bawah Tian Zhi.


"Dia akan menjadi lawan tangguh bagi Zhu Rong jika tidak mengubah strateginya," kata Seng Huaran kepada Seng Qiao.


"Kecuali ... Peserta lain mau menyumbang poin kontribusi untuk membeli beberapa skill dan Pil Kultivasi. Jika dia mengandalkan poinnya sendiri, maka akan tertinggal jauh dengan Tian Zhi dan Mammoth!" sahut Seng Qiao.


Memang ada cara seperti itu, tapi jelas peserta tidak akan mau menyumbangkan poin kontribusinya. Susah payah didapatkan justru diberikan kepada pihak lain adalah hal yang bodoh.


Sayangnya, Wali Pelindung tidak diperbolehkan untuk ikut campur dalam kompetisi Duel Sage, tidak hanya mereka berdua tapi semua orang yang tidak menjadi bagian kompetisi dilarang berbicara kepada peserta manapun.


Namun, bukan namanya Akademi Black Hole jika tidak memiliki metode yang bisa berkomunikasi dengan murid-muridnya. Seng Qiao dan Seng Huaran meninggalkan ruang bawah tanah. Ruang itu berada di bawah Balai Kota Beladiri, mereka berdua menuju ke kamarnya.


Seng Huaran mengeluarkan alat komunikasi yang bukan Siput Penghantar Suara, tapi berbentuk cermin. Muncul Zhu Rong didalam cermin setelah Seng Huaran mengalirkan energi spiritual.


"Zhu Rong, strategi dan rekan lainnya harus diubah jika ingin menjadi juara harian, bulanan dan musim. Jika kamu dan temanmu seperti ini, maka akan kalah dengan Tian Zhi dan Mammoth," kata Seng Huaran kepada Zhu Rong yang akan membeli skill, dia ingin membantu juniornya menjadi juara.


Wali Pelindung tidak mau Akademi Black Hole dipermalukan oleh peserta kompetisi, karena itu mereka membantu Zhu Rong dan yang lainnya menjadi juara pertama hingga sepuluh besar.


Zhu Rong mendengar suara dibenaknya, dia hafal dengan suara Seng Huaran, lalu dia segera menjawab, "aku akan panggil yang lainnya dan bisa saling berdiskusi!"


Zhu Rong segera keluar dari Ruang Harta untuk mencari rekan-rekannya...


...****************...


Tian Zhi dan timnya sudah berada di depan Gedung Ruang Harta yang berlantai tiga. Di lantai satu menjual berbagai kebutuhan harian, lantai dua menjual berbagai skill dan lantai tiga menjual Pusaka.


"Coba aku lihat dulu Statistik Pahlawan!" pinta He Hua sebelum Tian Zhi masuk, dia ingin mengatur apa yang dibutuhkan timnya setelah melihat statistik.


Demikian juga dengan empat wanita yang juga melihat statistik di medalinya masing-masing, kecuali Meyleen dan Tian Zhi. Meyleen memeluk lengan kiri Tian Zhi dan dilirik oleh He Hua.


He Hua geleng-geleng dan kembali fokus, dia tidak mencegah Meyleen dekat dengan Tian Zhi, sebab hanya Meyleen yang mampu menandingi Tian Zhi diranjang. Selain itu, dukungan Meyleen juga berarti bagi tim.


"Kita beli Pusaka dulu agar meningkatkan kekuatan pasukan, yang lainnya kita lihat dulu skill apa cocok untuk tim," kata He Hua kepada timnya, lalu memegang tangan kanan Tian Zhi.


Miao Jiang menghela nafas ketika tempatnya dimonopoli oleh Meyleen. Tiga gadis kembar menertawakan Miao Jiang, lalu Shan Lan dan Shan Luse memegang tangannya. Tujuh orang itu masuk ke dalam Ruang Harta.


"Selamat datang! Ada yang bisa saya bantu!" sapa wanita boneka wayang dengan ramah, dia akan memandu peserta kompetisi untuk membeli keperluannya.


Shan Hongse segera menjawab, "kami ingin membeli Pusaka terlebih dahulu!"


"Mari ikuti saya."


Wanita boneka wayang berjalan terlebih dahulu menuju lantai tiga, lalu diikuti Tian Zhi dan timnya. Di dalam gedung Ruang Harta, masih belum banyak peserta yang berniat membeli kebutuhannya.


"Pil Kultivasi setingkat apa yang dijual di sini?" tanya Tian Zhi kepada wanita boneka wayang.


Wanita boneka wayang itu memutar lehernya dengan tetap berjalan tanpa takut tersandung, lalu dia menjawab, "Pil Kultivasi tertinggi, hanya berada di tingkat Dewa Bumi tahap puncak, tapi untuk Jenderal Tian Zhi dan Jenderal Meyleen jelas tidak berguna, hanya berguna dibawah tingkat Dewa Absolute. Perbutir seharga 2.000.000 poin kontribusi. Apakah Jenderal Tian Zhi ingin membelinya untuk mereka?"


Spontan kelima wanita itu membuka mulutnya karena takjub dengan harga Pil Kultivasi tingkat Dewa Bumi. Berbeda dengan Tian Zhi dan Meyleen yang biasanya saja reaksinya.


"Apakah tidak ada pil untuk tingkat Dewa Absolute?" tanya Tian Zhi kepada wanita boneka wayang.


"Tidak tersedia, Jenderal Tian Zhi!" jawab wanita boneka wayang dan tersenyum setelahnya.


Tian Zhi tidak kaget, sebab ahli Alkemis setingkat Celestial Supreme sangat susah ditemukan dan tidak mungkin panitia menyediakan-nya.


"Apakah ramuan untuk membuat Pil Kultivasi tingkat Celestial Supreme ada?" tanya Tian Zhi sekali lagi, jika ada dia ingin membuatnya sendiri.


Seketika wanita boneka wayang berhenti, kedua bola matanya bergerak-gerak dengan cepat. Tian Zhi dan timnya juga ikut berhenti dengan raut wajah kebingungan melihat reaksi wanita boneka wayang yang tampak matanya salah urat.


Tian Zhi dan semua peserta tidak tahu jika setiap boneka wayang terhubung dengan pusat kendali di ruang bawah tanah Kota Beladiri. Setiap apa yang boneka wayang lihat dan dengar, Master Jin serta panitia juga mengetahuinya...


...****************...


Master Jin dan panitia saling bertukar pandangan, antara bingung dan tidak mengerti, apakah ucapan Tian Zhi membual atau serius.


Namun, Master Jin segera berbicara kepada bawahannya, "katakan ada ramuan untuk membuat Pil Kultivasi tingkat Celestial Supreme tahap puncak, beri diskon 90% per setnya.


Master Jin sengaja memberikan diskon sebesar itu karena tidak mungkin Tian Zhi mampu membuatnya. Panitia melihat Master Jin, karena harganya ramuannya sangatlah mahal.


Master Jin membelai jenggot saat berpikir, setelah diam sejenak, dia berkata, "umumnya satu set ramuan setingkat Celestial Supreme seharusnya satu miliar Batu Mistik. Setelah diskon sebesar 90% ... Buat saja harga dasar 15 juta poin kontribusi."


"Master ... Apakah tidak terlalu murah, walaupun itu hanya ramuan!" tegur panitia pelaksana kompetisi yang mengira jika Master Jin salah berhitung.


Satu miliar Batu Mistik sama dengan sepuluh miliar Batu Roh, sedangkan nilai satu poin kontribusi sebesar satu Batu Roh ... Sebab itu panitia pelaksana kompetisi dan yang lainnya berpikir jika Master Jin salah berhitung walaupun sudah di diskon. Selain itu, ramuan untuk membuat Pil Kultivasi tingkat Celestial Supreme sangatlah langka, setara dengan kelangkaan Buah Suci tingkat Dewa.


"Mereka sudah menunggu! Cepat berikan informasi kepada boneka wayang dengan harga 15 juta poin kontribusi!" perintah Master Jin yang enggan memberikan jawaban.


Panitia pelaksana kompetisi menghela nafas tak berdaya, lalu melihat bawahannya untuk memberikan informasi kepada boneka wayang...


...****************...


"Halo, apa kamu tidak apa-apa?" tanya Shan Lan kepada wanita boneka wayang yang masih terdiam dengan kedua bola mata bergerak liar.


Seketika bola mata si wanita boneka wayang berhenti, lalu dia menjawab, "satu set ramuan Celestial Supreme tingkat Puncak seharga 15 juta poin kontribusi, itu sudah di diskon 90% oleh pihak panitia kompetisi."


Lima wanita kembali takjub dengan membuka mulutnya, diskon 90% masih semahal itu. Hanya Tian Zhi yang tidak terkejut, sebab baginya itu sangatlah super murah.


"Seandainya, aku menjual satu butir Pil Kultivasi tingkat Celestial Supreme tahap rendah, berapa poin kontribusi yang aku dapatkan?" tanya Tian Zhi sekali lagi.


Sekali lagi wanita boneka wayang itu terdiam dengan bola mata bergerak liar. Kini kelima wanita itu melihat Tian Zhi dengan takjub. Sedangkan He Hua langsung mengedipkan matanya berulang-ulang, dia tahu kekasihnya mampu membuat Pil Kultivasi tingkat Celestial Supreme.


Tian Zhi ingin mengurangi waktu berperang seharian hanya untuk mendapatkan poin kontribusi, dia ingin mencoba cara lain untuk mendapatkan poin kontribusi, seperti menjual pil dan lain sebagainya.


"100 juta poin kontribusi untuk untuk satu butir Pil Kultivasi tingkat Celestial Supreme tahap rendah!" jawab wanita boneka wayang kepada Tian Zhi.


"Baiklah, aku beli satu set ramuan setingkat Celestial Supreme!" sahut Tian Zhi tanpa banyak berpikir dengan wajah berseri-seri.


Spontan Shen bersaudari terhuyung-huyung kebelakang, mereka tidak menyangka perjuangan seharian hanya untuk membeli satu set ramuan, benar-benar menjadi sia-sia perjuangan mereka.


Tapi Miao Jiang segera membisikkan kepada Shan bersaudari agar mempercayai Tian Zhi...


...----------------...


...Statistik Pahlawan :...


...Gelar : Generalis He Hua...


...Atribut : Infanteri dan Penyihir....


...Pangkat : Count - 15.500.000...


...Combat Power : Jenderal Tian Zhi - Miao Jiang...


...Pahlawan :...


...Combat Power - 7.970...


...Wit - 2.250...


...Charm - 2.250...


...Leader - 1.450...


...Skill Pahlawan : Thunderbolt - Gale Fire...


...Skill Kavaleri : Oppression (penindasan)....


...Skill Infanteri : Phalanx (ruas)...


...Skill Pemanah : Arrow Rain (hujan panah)....


...Skill Penyihir : Gale (badai)...


...Skill Support : Violent (brutal)...


...Deputi pasukan Kavaleri : 13.000...


...Attack - 2.250...


...Defense - 2.250...


...Speed - 2.250...


...Power - 2.250...


...Deputi pasukan Penyihir : 8.000....


...Attack - 2.250...


...Defense - 2.250...


...Speed - 2.250...


...Power - 2.250...


...Pusaka :...


...Artefak -...


...Tunggangan -...


...Kitab -...


...Formasi -...


...Jirah -...


...Poin Kontribusi : 15.500.000...


...Harta :...