
Chapter 217. He Hua Menyusul!
Di Kota Qingshan, semua orang berdecak kagum melihat Bocah Tua dikalahkan hingga lari terbirit-birit, tidak ada yang mengira seorang pria muda mampu mempermalukan orang yang ditakuti oleh banyak orang.
Qing Huan segera terbang untuk mendatangi Tian Zhi yang masih berada di puncak Gunung Lengshan, lalu Duke Qing Fei dan Zhi Yinping juga menyusul Qing Huan.
Ketua dari Mansion Batu Tempa dan beberapa anggotanya juga menyusul dan ingin menjalin hubungan baik dengan Tian Zhi. Mansion Batu Tempa spesialisnya dalam membuat persenjataan berbagai jenis dan sesuai permintaan pelanggan. Ketuanya bernama Jin Dan yang dikenal dengan nama Master Jin Dan.
Selain mereka, ada juga dari Balai Formasi Array, ketuanya bernama Han Dang, seorang ahli dalam Formasi Array. Dan ada juga beberapa bangsawan yang ikut menyusul.
Sedangkan Tian Zhi sedang memeriksa Kendi Arak Ilahi dan teringat akan masa lalu, dimana Kendi Arak Ilahi mirip dengan Artefak yang pernah dibuat oleh Wei Yan, yaitu Piramida Sihir. Kemampuan kedua Artefak juga sama, hanya saja Kendi Arak Ilahi lebih sederhana dan tidak perlu mengeluarkan banyak energi spiritual saat digunakan.
Tian Zhi melihat banyak orang yang mendekatinya, lalu dia segera menyimpan Kendi Arak Ilahi kedalam cincin dimensi, sebab Artefak Bintang Empat tahap rendah sangat berharga.
"Kamu hebat bisa membuat bocah mesum itu lari terbirit-birit!" pujian Qing Huan disaat tiba dan bergelayutan di lengan kanan Tian Zhi seperti seorang adik, dia lupa tidak memanggilnya dengan sebutan Master Tian, karena dia merasa Tian Zhi cocok sebagai seorang kakak.
Tian Zhi mengusap rambut Qing Huan dan tertawa ringan, lalu dia berkata, "hanya mengandalkan beberapa skill... Seandainya aku melawannya secara langsung sudah pasti kalah, karena basis kultivasi kita terpaut jauh."
Sebelum Qing Huan berbicara, Zhi Yinping datang bersama dengan yang lainnya, dia terlihat cemburu melihat Qing Huan yang begitu akrab.
Tidak mau kalah dengan Qing Huan, Zhi Yinping memegang tangan kiri Tian Zhi, lalu berkata, "kamu mungkin salah satu generasi muda yang berbakat di Klan Zhi, aku yakin statusmu bisa menjadi Kasta Raja."
Semua orang yang melihat Zhi Yinping begitu dekat dengan Tian Zhi sedikit heran, pasalnya Nyonya Zhi tidak pernah terlihat akrab dengan pria manapun, bahkan Bocah Tua saja dihindari.
Tian Zhi menatap wajah Zhi Yinping dengan serius, lalu dia bertanya, "bagaimana kamu tahu jika aku adalah anggota Klan Zhi?"
Zhi Yinping seketika terdiam saat dia keceplosan berbicara, raut wajahnya menunjukkan ekspresi kebingungan harus menjawab apa.
"Maaf, saya terlambat menyambut seorang ahli Alkemis tingkat Celestial Supreme tahap rendah. Selamat datang di kota kecil kita!" ucap Duke Qing Fei dengan menangkupkan kedua tangannya.
Tian Zhi mengerutkan alisnya dan melihat Qing Huan yang langsung memalingkan wajahnya, seakan-akan dia tidak bersalah yang telah menyebarluaskan informasi tentang dirinya.
Sedangkan semua orang yang mendengar ucapan Duke Qing Fei tercengang, saat tahu pria muda yang mampu mengalahkan Bocah Tua ternyata seorang ahli Alkemis. Wajah-wajah mereka seketika bersemangat dan menaruh rasa hormat kepada Tian Zhi.
Kemudian Tian Zhi tersenyum sambil mengacak-acak rambut Qing Huan, lalu melihat Duke Qing Fei dan semua orang. Tian Zhi menangkupkan kedua tangannya dan membalas sapaan Duke Qing Fei dengan memperkenalkan diri.
Lalu satu per satu orang yang hadir memperkenalkan dirinya. Zhi Yinping menghela nafas lega di dalam hatinya, sebab Tian Zhi tidak mengejar pertanyaan yang sulit dijawab untuk saat ini.
Duke Qing Fei mengajak Tian Zhi ke Balai Kota Qingshan untuk mengobrol dan sekaligus ingin tahu tujuannya berada di wilayah Kekaisaran Qing.
Saat berada di ruang tamu Balai Kota Qingshan, Tian Zhi menjelaskan kepada semua orang akan tujuannya, yaitu akan membeli sumber daya material tambang untuk membuat persenjataan dan juga bahan Formasi Array.
Awalnya semua orang terkejut dengan permintaan Tian Zhi, namun dia segera menjelaskan alasannya, dimana dia yang berasal dari Benua Awan Timur membutuhkan banyak sumber daya untuk memulihkan kondisi tempat kelahirannya.
Semua orang tahu tentang invasi binatang monster yang melanda empat benua, akhirnya Jin Dan, Han Dang dan beberapa bangsawan dengan senang hati menjual bahan-bahan ramuan, Smelting dan Formasi Array.
Tian Zhi membeli sumber daya dengan harga normal dan membuat mereka senang bisa bekerjasama dengannya. Kerjasama ini merupakan titik awal bagi mereka untuk menjalin hubungan baik dengan Tian Zhi.
Setelah sepakat menjalin kerjasama, Duke Qing Fei menjamu Tian Zhi dan semua orang yang hadir...
Ketika hari menjelang senja, Tian Zhi undur diri untuk beristirahat, mereka akan bertemu lagi saat sumber daya telah terkumpul dan Nyonya Zhi yang menjadi wakilnya untuk menyelesaikan pembayaran.
Tian Zhi menggunakan tenaga Zhi Yinping karena statusnya sebagai Ketua Paviliun Pil Langit dan akan mudah dipercayai mereka.
Duke Qing Fei mengedipkan mata kepada putrinya untuk mengikuti Tian Zhi. Qing Huan dengan senang hati mematuhi perintah ayahnya, padahal tanpa diperintah oleh ayahnya, Qing Huan akan mengikuti Tian Zhi.
Saat keluar dari Balai Kota Qingshan, Tian Zhi terkejut melihat seseorang tiga wanita cantik yang menampilkan wajah muram. Tian Zhi menjadi salah tingkah dan garuk-garuk kepala. Ketiga wanita itu adalah He Hua, Meyleen dan Yu Bao, Mereka bertiga menyilangkan kedua tangan di dadanya.
"Kenapa mereka mengikuti ku!" batin Tian Zhi yang seakan-akan tidak bisa bebas dan tersenyum masam.
Zhi Yinping dan Qing Huan menatap Tian Zhi dengan banyak pertanyaan yang ingin diutarakan. Lalu Zhi Yinping melihat He Hua, Meyleen dan Yu Bao yang sangat cantik.
"Maaf, kalau boleh tahu, siapa Anda bertiga?" tanya Zhi Yinping dengan nada sopan.
He Hua dan Meyleen melirik Zhi Yinping, lalu berjalan mendekati Tian Zhi. Mereka berdua melepaskan tangan Zhi Yinping dan Qing Huan yang memeluk lengan suaminya.
Sebelum Zhi Yinping dan Qing Huan marah, Yu Bao segera berbicara, "kami adalah istirnya! Lalu siapa kalian?"
Duke Qing Fei dan banyak orang melihat Tian Zhi yang akan mendapatkan masalah, segera Duke Qing Fei menengahinya dan berkata, "selamat datang Nyonya Tian! Alangkah baiknya kita berbicara di dalam saja!"
He Hua melihat Duke Qing Fei. "Apakah Anda adalah Kepala Daerah Qingshan?" tanyanya.
"Benar, Nyonya Tian. Mari kita mengobrol di dalam!" jawab Duke Qing Fei dengan sopan dan sekali lagi mengajak ketiga istri Master Tian.
He Hua dan Meyleen memeluk lengan kanan dan kiri Tian Zhi, sedangkan Yu Bao berjalan didepannya. Zhi Yinping dan Qing Huan mendengus kesal.
"Istrinya banyak!" bisik Qing Huan kepada Zhi Yinping.
"Hal umum jika seorang yang hebat memiliki banyak istri!" sahut Zhi Yinping dan berjalan mengikuti Tian Zhi.
"Tadi wanita cantik berbaju merah berkata jika Master Tian belum memenuhi kewajibannya sebagai seorang suami... Kira-kira, berapa banyak istrinya?" tanya Qing Huan yang penasaran.
He Hua dan Meyleen mendengar suara bisik-bisik dari pesaingnya, lalu Meyleen menyahut, "dua ratu, lima belas permaisuri, ratusan selir dan ribuan dayang-dayang."
Seketika Zhi Yinping dan Qing Huan berhenti dengan mulut terbuka lebar. Sedangkan Duke Qing Fei menghela nafas berat, dia tidak menyangka Master Tian memiliki banyak pasangan Dao, harapannya pun pupus dan mengganggap putrinya kurang beruntung.
Ketua Han Dang yang berjalan beriringan dengan Duke Qing Fei spontan tertawa, lalu menoleh kebelakang dan memberikan acungan jempol kepada Tian Zhi.
"Pria sejati!" ucap Ketua Han Dang, dia melihat tatapan tajam dari ketiga istri Master Tian, segera dia terdiam dan berjalan tergesa-gesa.
Setelah kembali duduk di ruang tamu Balai Kota Qingshan, Tian Zhi berbicara kepada ketiga istrinya panjang lebar tentang Zhi Yinping, yang merupakan anggota Klan Zhi yang terkenal dan juga statusnya di Paviliun Pil Langit. Lalu memperkenalkan Duke Qing Fei, Qing Huan dan semua orang yang hadir.
He Hua, Meyleen dan Yu Bao mengangguk paham dan tahu tujuan suaminya yang ingin menggunakan status Zhi Yinping dan Qing Huan untuk mendapatkan sumber daya alam.
"Baiklah, kali ini aku masih bertoleransi terhadap keputusan mu! Tapi, kita akan berembuk dulu dengan lainnya, untuk memutuskan status apa yang cocok bagi Nyonya Zhi dan Putri Huan dalam keluarga besar kita," kata He Hua yang mewakili semua pasangan Dao suaminya.
Tian Zhi bernafas lega dan segera berpamitan kepada semua orang. Lalu Zhi Yinping mengajak Tian Zhi dan istrinya ke Kedai Teh Pelangi agar lebih saling mengenal. Qing Huan juga ikut dan terlihat akrab dengan Yu Bao.
Setelah Tian Zhi dan kelima wanita meninggalkan Balai Kota Qingshan, Duke Qing Fei tersenyum dan berkata kepada dua ketua, "bagaimana caranya Master Tian menanggani banyak istri?"
Ketua Han Dang tertawa dan menyahut, "seorang ahli Alkemis bisa membuat obat kuat khusus pria, tidak sulit baginya untuk memuaskan banyak wanita!"
Ketiga pria tua itu serempak tertawa, akhirnya kedua ketua berpamitan untuk menyiapkan pesanan Tian Zhi dan suasana Balai Kota Qingshan kembali tenang.
"Semoga semua ini bermanfaat baik bagi Kekaisaran Qing!" gumam Duke Qing Fei sambil melihat punggung kedua ketua yang telah keluar dari gerbang Balai Kota Qingshan.
Saat berada di Kedai Teh Pelangi dan tetap di bilik kamar nomer lima, kebetulan hiburan drama baru dimulai. Kemudian, Tian Zhi mengeluarkan cincin dimensi yang berisi banyak oleh-oleh, lalu memberikan kepada He Hua untuk dibagikan kepada semua istrinya saat kembali ke Kerajaan Guang.
"Ini masih kurang, besok kita borong pakaian yang ada di kota ini," kata He Hua dan memang pakaian wanita masih kurang.
Tian Zhi tidak keberatan dengan keinginan He Hua, lalu berkata, "kalian ajak Huan'er yang hafal dengan Kota Qingshan."
Qing Huan dengan senang hati akan memandu istri Tian Zhi. Sedangkan Zhi Yinping tampak terdiam dengan pikiran yang berkecamuk.
"Apakah aku harus mengungkapkan semua rahasia kepadanya!" batin Zhi Yinping yang ingin Tian Zhi tahu siapa dirinya, "Hmm! Biarkan waktu yang berbicara!" lanjutnya dan tidak terlalu memikirkan Zhi Shimo dan Klan Zhi, lalu dia mulai bertanya-tanya kepada He Hua terkait tentang Tian Zhi.