
Chapter 90. Wei Jingmi.
Tian Zhi keluar dari cincin dimensi dengan wujud berubah menjadi udara, dia berniat untuk menggarap Yao Xiao terlebih dahulu. Dengan semua orang penting Kerajaan Siluman ditundukkan terlebih dahulu, maka Tian Zhi secara otomatis bisa mengendalikan mereka dengan mengandalkan Teknik Dual Cultivation.
Tian masuk ke dalam kamar pribadi Yao Xiao dan melihatnya sedang berkultivasi dengan menyerap Energi Iblis, tampaknya mereka telah beradaptasi dengan perubahan Benua Permata Hitam.
Kemudian dia mendekati Yao Xiao hingga telah berada di depannya.
Aroma feromon afrodisiak tercium dan membuat Yao Xiao membuka matanya, wajahnya berubah memerah, nafasnya terengah-engah, dia segera bangkit untuk mencari pelampiasan gejolak kewanitaannya.
Namun Tian Zhi segera menampakkan diri dan membuat Yao Xiao terkejut, dan keterkejutannya menjadi kesenangan, senang mendapatkan pria untuk melepaskan gejolak kebinatangan-nya.
Yao Xiao langsung menerjang Tian Zhi dan memeluknya sangat erat, dan dia memburu bibir Tian Zhi seperti orang kelaparan.
Seperti Ratu Siluman dan yang lainnya, Yao Xiao juga seperti terhipnotis dan menuruti semua kemauan Tian Zhi tanpa bisa mereka tolak maupun mengendalikan pikiran sendiri.
Yao Xiao melepaskan pakaiannya dengan tergesa-gesa. Tian Zhi yang sejak awal sudah telanjang, mempermudah Yao Xiao meraih tongkat berurat dan menempatkannya pada lembah surga yang telah basah...
Setelah menghajarnya Yao Xiao seperti yang dialami oleh Ratu Siluman, Tian Zhi bergegas menuju sasaran berikutnya, dan hal yang sama terjadi pada kesembilan pengawal pribadi Ratu Siluman.
Saat berkultivasi ganda, Tian Zhi tidak pernah sekalipun mengeluarkan air surganya di dalam rahim semua wanita, dia selalu mengeluarkan di luar, agar tidak dimanfaatkan oleh semua wanita untuk meningkatkan kekuatannya.
"Aku akan berkultivasi ganda lagi dengan kalian, " kata Tian Zhi kepada Mo Lan yang telah pingsan dengan wajah bahagia.
Lalu, Tian Zhi bergegas masuk ke dalam cincin dimensi untuk menerobos. Dan seketika aura meletup dari tubuhnya, kekuatannya naik dengan cepat hingga tujuh level dari energi Yin sepuluh pengawal Ratu Siluman.
Kini kekuatannya telah berada di tingkat Dewa Nirwana level satu, empat tingkat lagi dia akan menyusul Cang Juan yang berada pada tingkat Dewa Kuno.
Sebelumnya, dia hanya naik 6 level, lebih sedikit dari sekarang, dikarenakan yang terkuat hanya Ratu Siluman, dan Cang Lien yang berada pada tingkat Dewa Alam level tiga.
Langkah selanjutnya, Tian Zhi menunggu stamina korbannya pulih dan akan mengulangi tindakan hingga Ratu Siluman dan bawahannya tidak mampu lagi memberikan kekuatan.
Di dalam cincin dimensi, Tian Zhi juga berkultivasi ganda dengan keempat wanitanya, dan juga dengan wanita rubah yang telah mendapatkan jadwal berkultivasi.
Rencana Tian Zhi, keempat wanitanya harus mengikuti kompetisi Dewi Cahaya untuk mendapatkan Buah Suci.
Tidak terasa waktu berlalu dengan cepat hingga telah lewat dua tahun lebih. Selama itu, Tian Zhi tidak keluar dari istana Kerajaan Siluman. Setiap kali Ratu Siluman dan bawahannya terbangun, Tian Zhi kembali menghajar lembah surga mereka, tanpa memberikan mereka kesempatan untuk keluar dari istana.
Setelah tidak lagi memberikan kekuatan pada Tian Zhi dengan cepat, dia meninggalkan wilayah Kerajaan Siluman dan mencari sumberdaya di Lembah Samsara, yang kuno katanya melimpah dengan berbagai macam tanaman langka.
Kini kekuatan Tian Zhi telah mencapai tingkat Dewa Penguasa level enam dan tidak jauh lagi bisa menyusul Ratu Siluman.
Semakin tinggi kekuatan semakin besar energi Yin yang dibutuhkan oleh Tian Zhi, dan Ratu Siluman.
Yang tidak di pedulikan Tian Zhi adalah situasi perubahan Benua Permata Hitam, dimana banyak orang yang mengepung Gunung Mahadewi, mereka mengira Ras Rubah masih ada dan tetap bersembunyi.
Dua raja telah memodifikasi kereta laba-laba seperti milik Ratu Siluman, sehingga pasukannya mampu menahan badai salju dan juga suhu dingin.
Tian Zhi yang kebetulan menuju arah yang sama ke Lembah Samsara melihat mereka.
"Tidak disangka mereka memberikan aku kekuatan lagi...," gumamnya sambil mengeluarkan senjata panah andalannya.
Xiu... Xiu... Cedarr...
Siulan anak panah mengenai kereta laba-laba yang seperti tersambar petir, seketika membuat para prajurit yang berada di dalamnya kejang-kejang dan pingsan.
Tian Zhi memburu prajurit iblis dan prajurit Half Human satu demi satu, dengan tubuhnya menyatu dengan badai salju tanpa kuatir kejadian waktu itu terulang lagi, dia dengan mudah mengalahkan para prajurit.
Setelah Gunung Mahadewi tidak ada lagi prajurit maupun kultivator yang memburu Ras Rubah, Tian Zhi masuk ke dalam cincin dimensi untuk mengekstrak korbannya.
Dengan banyaknya prajurit yang ditangkap, Tian Zhi memerlukan banyak waktu untuk menjadikan mereka Pil Kultivasi, dia tinggal di cincin dimensi selama lima bulan lebih.
Kini kekuatan Tian Zhi berada pada tingkat Dewa Alam level satu.
Sedangkan wanitanya tertinggi diraih Yu Bao yang berada pada tingkat Dewa Giok level 5. Mu Bingyun dan Jun Mei Lin berada tingkat yang sama, Dewa Perunggu level 5. Sedangkan Lu Yueyin berada pada tingkat Dewa Emas level 5.
Selain keempat wanitanya, Tian Zhi juga memilih sepuluh wanita pilihan yang akan diikutkan serta dalam kompetisi Dewi Cahaya, dia berencana mendapatkan semua Buah Suci. Kekuatan mereka disetarakan dan dipimpin oleh Yu Mei yang berada pada tingkat Dewa Biru level 8 paling tinggi.
Memang tugas Tian Zhi tidaklah mudah untuk meningkatkan kekuatan semua wanitanya, dimana dia membutuhkan jumlah besar sumberdaya untuk meningkatkan kekuatan mereka hingga tingkat Kaisar Dewa, minimal tingkat Dewa Alam untuk bersaing dengan para peserta kompetisi Dewi Cahaya.
"Kita masih memiliki waktu 4 tahun lagi dari sekarang, " kata Tian Zhi kepada Yu Bao setelah berkultivasi ganda.
"Iya, apa bisa kita meningkatkan kekuatan hingga tingkat Dewa Alam?" tanya Yu Bao.
Tian Zhi dan Yu Bao telah kehabisan sumberdaya untuk meningkatkan kekuatan mereka, bahkan sumberdaya dari goa Dewa Cahaya juga telah habis, mau tidak mau mereka harus mencarinya lagi.
"Selama ada banyak tanaman langka dan banyaknya Batu Kuno, kita akan mudah meningkatkan kekuatan!" jawab Tian Zhi.
Batu Kuno juga bisa meningkatkan kekuatan seseorang kultivator selain sebagai mata uang, kandungan energinya di dalamnya sangatlah besar seperti halnya tanaman Roh. Sayangnya, di Benua Permata Hitam tergolong sulit didapatkan.
"Lembah Samsara, Yu Ming pernah masuk kesana, kita ajak dia, " saran Yu Bao yang berencana memasuki Lembah Samsara yang terkenal berbahaya dan angker.
Tian Zhi menganggukkan tanpa menolak saran Yu Bao. Yu Ming adalah salah satu dari sepuluh wanita pilihan untuk mengikuti kompetisi Dewi Cahaya dan kekuatannya lebih rendah 2 level dari Yu Mei.
Segera Tian Zhi keluar dari cincin dimensi bersama Yu Bao dan Yu Ming sebagai penunjuk jalan menuju Lembah Samsara. Kedua wanita itu berubah menjadi udara seperti halnya Tian Zhi, tapi wujud mereka masih samar-samar dilihat oleh kekuatan Dewa Perunggu, dikarenakan masih belajar pada tahap Senior dari Kitab Hitam.
Selain meningkatkan kekuatan, Tian Zhi juga mengajar kepada semua wanitanya skill perubahan wujud dan berbagai jenis teknik beladiri aktif dan pasif.
Kitab Putih Teknik Perubahan Wujud, merupakan teknik pasif untuk penyamaran dan persembunyian, dan Tian Zhi telah membaginya menjadi beberapa tahapan agar mudah di pelajari.
Kitab Hitam;
Junior. Tidak mampu dilihat setingkat kekuatan Saint.
Senior. Tidak mampu dilihat setingkat kekuatan Dewa Hitam.
Grand-master. Tidak mampu dilihat setingkat kekuatan Dewa Dunia.
Kitab Putih;
Saint. Tidak mampu dilihat setingkat kekuatan Dewa Kuno
Grand Dao. Tidak mampu dilihat setingkat kekuatan Dewa Tertinggi.
Heavenly. Tidak mampu dilihat setingkat kekuatan Dewa Tahta.
Holy. Tidak mampu dilihat setingkat kekuatan Sang Mahadewa.
.....
Di Kerajaan Siluman.
Cang Juan terbangun dengan raut wajah kebingungan, tubuhnya terasa pegal, lemas dan lembah surganya terasa perih. Dia memeriksa lembah surganya dan terkejut saat sudah melebar serta ada bekas lecet.
Cang Juan menjadi teringat dengan wajah Tian Zhi yang selalu membuatnya puas selama ini, pikirannya berkontemplasi, antara benci dan cinta, entah dirinya harus berbuat apa kepada Tian Zhi, dia kebingungan.
Selama ini, Cang Juan, Cang Lien dan semua bawahannya masih melihat wajahnya Tian Zhi dengan jelas dan selalu teringat, walaupun mereka tidak mampu mengendalikan dirinya saat berhubungan intim.
Cang Juan memeriksa tubuh Cang Lien dan hasilnya sama, bahkan biji buah kenyalnya banyak bercak merah karena bibir, dan lubang kotoran juga melebar seperti lembah surga.
"Manusia, sampai kapanpun aku akan mengejar-mu... ! " gumam Cang Juan yang perasaannya antar benci dan cinta.
"Pelayan, panggil gadis siluman!" perintah Cang Juan.
Segera pelayan yang berjaga di luar kamar Ratu Siluman bergegas memanggil sepuluh pengawal, dan beberapa pelayan lainnya masuk ke dalam kamar untuk melayani ratunya.
Disaat Cang Juan sedang mandi, dia melihat sepuluh pengawalnya yang tampak kelelahan dan cara berjalannya terlihat aneh seperti dirinya. Cang Juan merasakan firasat buruk, dia merasa jika sepuluh pengawalnya juga mengalami hal yang sama.
"Apakah kalian juga telah dinodai oleh manusia itu?" tanya Cang Juan sebelum sepuluh pengawalnya berada di depannya.
Mereka semua mengangguk, dan memperlihatkan jejak yang ditinggalkan Tian Zhi di sekujur tubuhnya, bahkan tanpa malu memperlihatkan lembah surga yang sama seperti Cang Juan dan Cang Lien.
"Kirim pasukan khusus memburu manusia itu, tapi jangan dibunuh! " perintah Ratu Siluman dengan geram.
.....
Di Benteng Aliansi.
Raja Iblis Merah dan Raja Serigala Putih mengadakan rapat dadakan, dimana mereka berdua mendapatkan laporan dari ajudannya, laporan itu terkait menghilangnya semua prajurit di Gunung Mahadewi.
Diantara mereka berdua ada juga utusan dari Sekte Wei, bernama Wei Jingmi.
Perburuan besar-besaran itu juga perintah dari Wei Jingmi, dia ingin mendapatkan wanita dari Ras Rubah yang terkenal cantik. Wei Jingmi tidak mau berhubungan intim dengan ras lain, sebab wajahnya tidak sedap dipandang dan mengurangi mood.
Wei Jingmi yang sebenarnya ingin mendapatkan wanita dari Kerajaan Siluman, tapi dia kuatir dimanipulasi dan terkena racun yang menjadi andalan mereka. Selain itu, Wei Jingmi takut kepada Ratu Siluman.
Akhirnya sasarannya dialihkan kepada manusia rubah dan manusia kelinci, sayangnya kedua ras itu tidak dia dapatkan. Dengan raut wajah yang stress tidak bisa melepaskan kejantanannya, dia selalu uring-uringan kepada dua raja.
Saat ini, Raja Iblis Merah dan Raja Serigala Putih membuat rencana untuk mencari pasukan yang menghilang, mereka akan meminta bantuan kepada Ratu Siluman yang memiliki pasukan khusus dalam mencari orang yang hilang.
"1 tahun ini, mata-mataku tidak melihat Ratu Siluman itu keluar dari istananya setelah perubahan situasi Benua Permata Hitam. Apa yang sedang dikerjakannya?" tanya Raja Iblis Merah kepada Raja Serigala Putih.
"Seperti tidak tahu kebiasaannya, mungkin sedang menikmati hidupnya dengan para pengawal dan dayang! " jawab Raja Serigala Putih yang tampak jijik saat berbicara.
"Hei! Apa kalian tidak ada yang bisa menculik wanita siluman? " sahut Wei Jingmi dengan bertanya secara tidak sopan saat memanggil.
Disaat akan marah, kedua raja itu melihat Wei Jingmi memegang dua butir pil, pil yang tidak ada di benua ini, Pil Jiwa Langit. Pil ini hampir sama manfaatnya dengan Pil Kultivasi yang khusus untuk ras manusia, sedangkan Pill Jiwa Langit bermanfaat untuk Half Human maupun Iblis yang memiliki garis darah binatang.
Yang kedua raja lihat adalah Pil Sky Soul grade satu, semakin tinggi nilainya, semakin besar manfaat untuk meningkatkan kekuatan bagi Half Human dan Ras Iblis.
Dengan Pil Sky Soul sebagai pembayaran, Wei Jingmi mengendalikan kedua raja dan diibaratkan sebagai pengganti kepemimpinan dua kerajaan. Wei Jingmi tersenyum sinis melihat keserakahan dua raja yang terus melihat pil ditangannya.
"Carikan wanita yang belum berkultivasi, apa kalian bisa? " tanya Wei Jingmi sekali lagi, jika dia mendapatkan wanita yang lemah, Wei Jingmi tidak kuatir akan dimanipulasi siluman dan juga terkena racunnya.
Kedua raja saling berpandangan dan tertawa setelahnya, jika syarat seperti ini yang diinginkan oleh Wei Jingmi, mereka sanggup mendapatkannya dengan mudah.
Sebelumnya Wei Jingmi meminta wanita yang memiliki kekuatan dan berpenampilan menarik seperti tubuh manusia asli, dan syarat itu hanya dimiliki oleh Ras Rubah dan Ras Kelinci yang jumlahnya sangat sedikit.
"Tuan Wei jangan kuatir, jika seperti ini kami bisa mendapatkannya dalam jumlah banyak, tapi ... ! "
Tahu maksud perkataan Raja Iblis Merah, Wei Jingmi melemparkan botol Giok yang berisi tiga Pil Sky Soul kepada dua raja sebagai pembayarannya.
"Besok aku harus menikmatinya. "
Wei Jingmi meninggalkan Balai Benteng Aliansi dan menuju ke kamar pribadinya yang ternyata sudah menunggunya, wanita dari Half Human, wanita itu berwajah serigala dengan tubuh manusia.
Setelah Wei Jingmi meninggalkan ruang rapat, kembali dua Raja itu mengatur rencana untuk menjebak pelaku menghilangnya semua prajurit saat berada di Gunung Mahadewi.
Mereka yakin ada seseorang yang berniat memicu peperangan dengan pihaknya, sebab, jika semua prajurit terkena badai salju, pasti masih meninggalkan jejaknya, sedangkan di Gunung Mahadewi tidak ada jejak para prajurit, bahkan kereta laba-laba juga menghilang.
....
(Author: halo sobatku, sebelum saya minta maaf tidak fokus di novel ini, dikarenakan fokus di novel God Of Beast 1, selain itu saya juga disibukkan dengan dunia nyata. Tapi, akan saya usahakan untuk update dua hari sekali. Memang alur ceritanya tidak bagus... Terimakasih sudah memberikan saran kepada saya. Sehat selalu dan banyak rejekinya. Salam)