Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 221. Gate Ancient Lightning


Chapter 221. Kemunculan Gate Ancient Lightning.


Tian Zhi melihat ke atas dan tersenyum tipis saat yang keluar adalah Petir Surgawi Tiga Warna, petir yang tidak berdampak buruk baginya.


"Apa yang akan terjadi, jika aku meningkatkan kualitas pil menjadi tahap puncak bergaris tujuh!" batinnya, lalu melihat sekitarnya.


Semua orang juga melihat Tian Zhi, lalu melihat ke atas, dimana awan hitam mengeluarkan petir tiga warna dan mereka pun dibuat takut sekaligus kagum akan fenomena Kesengsaraan Petir Surgawi Tiga Warna.


Angin makin kencang di bawah awan hitam dan serat-serat petir mulai menyambar disekitar Tian Zhi bersama tungku.


"Apakah dia baik-baik saja?" tanya Zhi Yinping kepada He Hua, dia tampak khawatir jika Tian Zhi tidak mampu menahan kekuatan petir.


He Hua tertawa kecil dan jelas tidak khawatir seperti Zhi Yinping. "Kuat mana Api Suci Petir Asyura dengan Petir Surgawi Tiga Warna?" tanyanya dan balik bertanya.


Zhi Yinping tersenyum masam dengan wajah sedikit memerah, dia lupa jika Tian Zhi memiliki Api Suci Petir Asyura dan jelas Petir Surgawi Tiga Warna tidak akan melukainya.


Berbeda dengan Master Tao dan Xu Lian, mereka terlihat gelisah, khawatir jika Master Tian gagal dalam proses terakhir. Namun, melihat tiga wanita semalam tetap tenang, mereka sedikit lega, mereka berdua menduga jika Master Tian telah mempersiapkan diri untuk menghadapi Kesengsaraan Petir.


Cahaya kilatan petir membuat mata menyempit lalu disusul suara menggelegar yang memekakkan telinga. Penduduk kota yang menonton di kejauhan menutup telinganya, mereka akhirnya tahu penyebab fenomena Kesengsaraan Petir karena pil.


Setelah pil telah disempurnakan, Tian Zhi membuka penutup tungku dan keluar delapan butir Pil Penyembuh Dantian tingkat Celestial Supreme tahap rendah.


Master Tao dan Xu Lian terbelalak melihat delapan butir pil melayang mengelilingi Master Tian, mereka tidak menyangka Master Tian mampu membuat dari delapan set ramuan menjadi delapan butir pil.


Awalnya, Master Tao berpikir, jika Master Tian akan gagal saat pertama kali meramu pil setingkat Celestial Supreme, sebab itu dia telah menyiapkan delapan set ramuan sebelum keluar dari Forest Peach Blossom.


"Luar biasa, Master Tian mampu memaksimalkan semua ramuan menjadi delapan butir pil!" pujian Master Tao yang kagum dengan kemampuan Tian Zhi. Seandainya dia tahu, jika Tian Zhi hanya membuat empat set ramuan menjadi delapan butir pil, pasti akan memuntahkan darah.


Di balik topeng, Xu Lian merasa bersalah telah menyinggung Master Tian semalam. Lalu dia melihat Zhi Yinping dan ketiga istri Master Tian, di pun menyeringai dibalik topengnya. Di dalam hatinya dia berkata dengan percaya diri, "terima kasih! Setelah ini, aku akan membawanya ke klan!"


Xu Lian ingin menangkap Tian Zhi dan akan dijadikan sebagai pasangan Dao hanya untuk meningkatkan statusnya. Selain itu, dia ingin memamerkan kemampuan Tian Zhi kepada keluarganya dan anggota Klan Xu.


Awan hitam disertai petir mulai membentuk pusaran angin. Kesengsaraan Petir mengumpulkan kekuatan untuk menyambar delapan pil termasuk Tian Zhi yang berusaha melindungi.


Tian Zhi yang dikelilingi oleh delapan butir pil hanya mengangkat tangan kanan ke atas sebagai penangkal petir, lalu dari telapak tangan keluar serat-serat Petir Surgawi Sembilan Warna yang menyelimutinya.


Semua orang yang melihat Master Tian memiliki Petir Surgawi Sembilan Warna jelas terkejut. Master Tao dan Xu Lian geleng-geleng kepala mengetahui Master Tian begitu mengerikan.


Kesengsaraan Petir langsung melepaskan sambaran dengan kekuatan penuh. Tiga petir melesat ke arah Tian Tian yang menantangnya, di kejauhan terlihat tiga petir itu seperti ular yang saling melilit.


Tian Zhi tidak tinggal diam, dia menghentakkan telapak tangan yang terselimuti petir, dan melesat Petir Surgawi Sembilan Warna ke atas untuk beradu kekuatan.


Cedarrr... Boom...


Dia jenis petir pun berbenturan sangat keras dan membuat gendang telinga berdengung. He Hua dan semua orang yang mengelilingi Gunung Lengshan terhempas mundur, saat tidak mampu menahan gelombang kejut kekuatan dua petir.


Setelah dua petir saling berbenturan, muncul serat-serat petir seperti jarum dan melesat ke arah delapan butir pil dan juga Tian Zhi. Serat-serat petir itu masuk ke dalam tubuh Tian Zhi dan delapan butir pil, lalu mengeluarkan cahaya dalam sekejap mata.


Setelah serangan pertama selesai, Kesengsaraan Petir kembali mengumpulkan kekuatan untuk menyerang delapan butir pil. Serangan Petir Surgawi Tiga Warna akan terus berulang hingga sembilan kali.


Di kejauhan semua orang berdecak kagum melihat kehebatan Master Tian yang mengalahkan Bocah Tua, kini mereka semakin mengagumi dengan kehebatannya menahan serangan Kesengsaraan Petir.


Setelah kekuatan terkumpul, Kesengsaraan Petir kembali menyerang dan sekali lagi Tian Zhi juga tidak tinggal diam. Kembali suara benturan keras memekakkan telinga hingga terdengar sejauh puluhan kilometer dari Gunung Lengshan.


Di kejauhan, Bocah Tua telah datang dan berdiri di atas dedaunan, dia tidak lagi bersemangat seperti sebelumnya, saat tahu jika musuhnya adalah seorang ahli Alkemis.


"Alkemis bertopeng? ah! itu pasti kamu... Kendi Arak Ilahi ku pasti kamu bawa... Sebagai gantinya, aku akan rebut delapan pil mu!" gumam Bocah Tua itu yang tahu siapa orang yang menggunakan topeng, karena dia merasakan auranya dan juga telah menaruh dendam kepada Tian Zhi.


Bocah Tua menunggu kesempatan untuk merebut Pil Penyembuh Dantian, dia menunggu setelah Kesengsaraan Petir usai. Lalu dia mengeluarkan jubah berwarna hijau dan memakainya. Setelah jubah telah dikenakan, tubuh Bocah Tua menghilang. Jubah itu seperti berkamuflase dengan menyesuaikan lingkungan.


Bocah Tua segera turun dari atas pohon dan melesat ke arah puncak Gunung Lengshan. Dia pun berhenti saat jaraknya dengan puncak Gunung Lengshan terpaut dua kilometer. Bocah Tua itu melihat Master Tao dan Xu Lian, lalu melihat wajah cantik Zhi Yinping.


"Kenapa mereka berdua ada disana untuk melindungi sialan itu!?" sungut Bocah Tua saat melihat Master Tao dan Xu Lian, lalu dia melihat ke atas Tian Zhi.


Bocah Tua kembali bergerak untuk mendekati Tian Zhi, melewati penjagaan ketat yang melindungi area Gunung Lengshan. Setelah itu dia berdiam diri dengan berjongkok di atas cabang batang pohon besar, kini jaraknya dengan Tian Zhi terpaut lima ratus meter.


Kesengsaraan Petir terus-menerus menyambar hingga hari menjelang sore, kali ini untuk yang terakhir, dimana Petir Surgawi Tiga Warna kembali mengumpulkan kekuatan dan terasa semakin kuat.


Kesengsaraan Petir langsung melepaskan kekuatan terkuatnya dan untuk yang terakhir. Tian Zhi juga kembali menghentakkan tangan kanannya untuk menangkis serangan petir.


Cedarrr...


Dua kekuatan Petir pun berbenturan dengan sangat keras dan suaranya makin membuat telinga kesakitan bagi orang yang tidak berkultivasi. Setelah serangan terakhir, Kesengsaraan Petir tidak menghilang seperti biasanya, masih terus mengeluarkan serat-serat petir yang menggelegar.


"Ada apa ini, kenapa tidak segera menghilang?" batin Tian Zhi yang melihat keanehan Kesengsaraan Petir, dia mengamati awan hitam yang mengeluarkan petir.


Semua orang juga keheranan seperti Tian Zhi dengan keanehan Kesengsaraan Petir yang tidak menghilangkan setelah sembilan kali menyambar delapan butir pil.


Tiba-tiba, awan hitam mengeluarkan cahaya terang dan perlahan membentuk sebuah pintu, dari pintu itu juga mengeluarkan cahaya yang lebih terang benderang.


"Gate Ancient Lightning!" seruan Tian Zhi yang hafal dengan pintu di awan hitam.


Semua orang takjub melihat dua pintu gerbang yang tinggi dan lebar, pintu itu mengeluarkan aura kuno. He Hua yang tahu tersenyum, dia mengganggap suaminya akan mendapatkan sesuatu dari Gate Ancient Lightning seperti sebelumnya.


Cahaya yang keluar dari Gate Ancient Lightning menyinari Tian Zhi dan menyilaukan mata semua orang. Cahaya itu tampak melindungi tubuh Tian Zhi dan delapan butir pil.


Bocah Tua yang tahu apa itu, segera melesat tanpa diketahui siapapun. Lalu suara "Bang" terdengar keras ketika tubuhnya menabrak cahaya. Jubah penyamaran milik Bocah Tua seketika terbakar dan memperlihatkan wujud aslinya.


He Hua dan semua orang melihat Bocah Tua dan seketika menjadi marah, terutama Master Tao dan Xu Lian yang langsung melesat untuk menangkap Bocah Tua yang akan merebut delapan butir pil. He Hua dan semua orang juga tidak tinggal diam, mereka serempak terbang untuk menangkap Bocah Tua.


Sedangkan Tian Zhi tidak tahu apa yang terjadi diluar lingkaran cahaya yang melindunginya, dia segera memasukkan delapan butir pil ke dalam botol giok.


Setelah itu, tubuh Tian Zhi terangkat ke arah pintu Gate Ancient Lightning, dia tidak memberontak sebab tahu tujuan kemunculan Gerbang Petir Kuno. Tian Zhi menebak kemunculan Gerbang Petir Kuno terkait dengan Kitab Asal Muasal Alam Semesta.


"Kali ini, aku tidak bodoh seperti sebelumnya!" batinnya sambil melihat Gerbang Petir Kuno.


Kali ini dia akan meminta upah sebagai pengganti telah menemukan Kitab Asal Muasal Alam Semesta, bahkan akan menanyakan di mana sisa ketiga Kitab Asal Muasal Alam Semesta.


Akhirnya Tian Zhi masuk ke Gate Ancient Lightning dan telah berada di dalam ruangan yang sangat besar, ruangan yang sama seperti sebelumnya.


Pintu Gerbang Petir Kuno segera tertutup setelah Tian Zhi masuk. Lalu Tian Zhi melihat sekitarnya dengan teliti, terutama kitab-kitab yang melayang di atasnya.


"Selamat datang, Anak Langit! Aku tidak menduga kamu lebih cepat menemukan salah satu kitab. Selamat!" ucapan terdengar dari suara seorang pria tua.


Tian Zhi mengikuti asal sumber suara dan melihat sebuah bola kristal melayang di depan patung emas Dewa Binatang. Tian Zhi keheranan, bagaimana mungkin patungnya bisa berada di sini, sebab resonansi patung emas Dewa Binatang berada di dasar laut, tepatnya dekat dengan Kerajaan Air.


"Hanya keberuntungan, Senior," kata Tian Zhi, lalu dia bertanya sebelum bola kristal itu berbicara lagi, "saya ingin bertanya beberapa pertanyaan, apakah bisa?"


"Bertanyalah selama aku bisa menjawab!" jawabnya.


"Apakah Anda tahu siapa sebenarnya saya?" tanya Tian Zhi.


"Tahu. Anda adalah Dewa Binatang yang bereinkarnasi di tubuh Ras Asyura yang bernama Xiang Tianzhi."


"Kenapa ada patung saya disini?"


"Itu sebagai bentuk upahmu yang telah mendapatkan satu kitab suci."


Tian Zhi ingin tertawa mendengar jawaban bola kristal, sebab tanpa dibantu pun dia bisa mengambil sendiri patungnya.


"Terima kasih sudah membantu, walaupun saya sebenarnya bisa mendapatkannya. Tapi, kenapa hanya mengambil satu, padahal satu patung dibawa oleh Dewi Surya?" tanya Tian Zhi sekali lagi.


Swosh...


Muncul satu patung emas Dewa Binatang yang lain dan berjajar di patung sebelumnya. Tian Zhi geleng-geleng kepala saat tahu tujuan dari bola kristal atau Gate Ancient Lightning.


"Anda akan jadikan patung saya sebagai upah, kan?" tebak Tian Zhi.


"Benar."


Tian Zhi menghela nafas panjang dan melihat kedua patungnya, lalu dia melihat bola kristal. "Sebenarnya tidak perlu Anda susah payah membantu saya untuk mendapatkan patung emas Dewa Binatang, karena saya bisa mengambilnya dengan mudah. Saya anggap ini bukan upah. Saya minta yang lain!" ujar Tian Zhi dengan tegas dan tanpa malu, dia akan bernegosiasi dengan bola kristal.