Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 42. Pulau Terpencil.


Chapter 42. Pulau Terpencil.


Setelah Tian Zhi sangat jauh dari villa miliknya, dia keluar dari cincin dimensi dengan berubah menjadi angin. Tian Zhi melesat kearah Selatan tempat yang cocok untuk menjalani Kesengsaraan Petir.


Namun, setelah waktu dua dupa, dia berhenti saat melihat dua orang yang dikenali melayang dan saling berhadapan, satu pria tua dan seorang wanita bercadar, wanita itu adalah Matriark Yin dan Raja Mu.


Buru-buru Tian Zhi memasuki cincin dimensi, dan dia gerakan untuk mendekati kedua orang itu untuk menguping.


"Aku akan membantumu untuk menghancurkan Formasi Penghalang, asal kamu memberitahukan padaku siapa pembunuh Kaisar Pill!"


"Tentu, ayo ikuti aku!" jawab Matriark Yin dan segera melesat kearah Laut Selatan dan diikuti oleh pria tua.


Raja Mu adalah penguasa wilayah Kerajaan Mu, paman dari Mu Bingyun, kekuatannya berada pada tingkat Celestial Immortal tahap awal, Raja Mu juga seorang ahli Formasi Spiritual tingkat Saint tahap rendah, sedangkan Kaisar Pill adalah adik kandungnya. Sebab itu Raja Mu sangat marah setelah kematian Kaisar Pill, dan bersumpah untuk membunuh pelakunya.


Tian Zhi pun mengikuti mereka berdua, dia penasaran apa yang akan dilakukan mereka hingga membuat kesepakatan. Tian Zhi kini tidak takut lagi kepada Matriark Yin setelah memiliki Teknik Perubahan Wujud, dia bisa kabur sesuka hatinya.


Setelah melewati banyak sungai dan lebatnya hutan, mereka bertiga melihat pesisir pantai. Matriark Yin terus terbang melewati pesisir pantai dan terlihat sebuah pulau tidak berpenghuni. Namun, Matriark Yin dihadang binatang air jenis Gurita raksasa, tapi dengan mudah diledakkan oleh Matriark Yin, padahal kekuatannya setara dengan Earth Immortal.


Boom💥...


Raja Mu selalu menghela nafas berat melihat kekuatan pemilik Paviliun Hitam, Raja Mu tidak tahu jika Matriark Yin juga pendiri dari Sekte Yin. Tian Zhi segera mengambil inti binatang Gurita raksasa yang tengelam sebelum diambil oleh Raja Mu, tanpa diketahui kedua musuhnya.


Raja Mu keheranan saat tidak menemukan inti binatang yang saat berharga, jika dijual harganya mencapai jutaan keping emas. Dia memeriksa sekitarnya dan tidak menemukan inti binatang, setelah tidak menemukan inti binatang, dia kembali mengikuti Matriark Yin.


Boom💥...


Kembali Matriark Yin dengan mudah meledakkan tubuh Gurita raksasa yang menyerangnya. Disaat Raja Mu ingin mengambil inti binatang, kembali dia tidak menemukannya, dia semakin heran dengan inti binatang yang tiba-tiba menghilang.


"Ada apa?" tanya Matriark Yin yang merasakan gelagat aneh Raja Mu.


"Inti binatang Gurita tiba-tiba menghilang!" jawab Raja Mu dengan memeriksa sekitarnya.


Matriark Yin mengangkat alis kirinya dan ikut mencari inti binatang, sebab inti binatang adalah pembayaran untuk jasa Raja Mu membantunya selain memberitahukan informasi pelaku pembunuh Kaisar Pill.


"Biarkan saja, kita akan dapatkan yang lainnya," kata Matriark Yin setelah tidak menemukan inti binatang Gurita raksasa.


Laut Selatan terkenal sangat berbahaya, banyak dihuni binatang air. Konon katanya, ada jenis binatang air raksasa penghuni Laut Selatan, binatang air itu dikenal dengan sebutan Kunpeng, mirip ikan paus biru, ukuran sangat besar, hampir sebesar gunung.


Binatang Kunpeng sangat ditakuti banyak praktisi beladiri, selain buas dan kejam, Kunpeng juga memiliki fisik yang sangat kuat. Tapi, Matriark Yin tampak tidak memperdulikan binatang Kunpeng demi tujuannya.


Kembali Matriark Yin terbang kearah pulau yang ukuran seluas Kota Donggi. Tapi, lagi-lagi dihadang Gurita raksasa, dia pun meledakkan tubuh Gurita dengan mudah.


Namun, disaat Raja Mu akan mengambil inti binatang, kembali kehilangan inti binatang, seakan-akan inti binatang tertelan angin.


"Aneh! Kenapa tiba-tiba menghilang!" gumam Raja Mu yang hampir saja meraih inti binatang Gurita, namun disaat tangannya sudah dekat inti binatang menghilang.


kembali Matriark Yin memeriksa sekitar mayat Gurita yang mulai tenggelam, dan memang inti binatang telah menghilang. Kemudian, Matriark Yin mulai waspada, saat dia melihat bayangan yang sangat besar di dalam air laut, demikian juga dengan Raja Mu yang melihat bayangan itu.


Bayangan itu bergerak sangat cepat menuju Matriark Yin dan Raja Mu. "Awas ada Kunpeng!!" pekik Matriark Yin saat tahu bayangan besar itu.


Raja Mu jelas ketakutan, secara naluri langsung terbang menuju pesisir pantai meninggalkan Matriark Yin. Sedangkan Matriark Yin mengeluarkan senjata andalan, senjata pedang tingkat Armament Grade God tahap menengah.


Tian Zhi yang selama ini mengambil inti binatang juga melihat binatang air Kunpeng, bukannya takut dia terlihat tersenyum sambil menggerakkan cincin dimensi untuk bersembunyi dibelakang Matriark Yin.


Byurr...


Cipratan air laut disaat Kunpeng keluar, dengan tubuh besarnya Kunpeng menciptakan tsunami setinggi lima belas meter yang mengarah kepada Matriark Yin. Namun, Matriark Yin dengan mudah menghancurkan gelombang tsunami.


Disaat gelombang tsunami menghilang, binatang air Kunpeng membuka mulutnya untuk melahap Matriark Yin. Dengan cekatan dan sedikit menghindar, Matriark Yin menebaskan pedangnya.


Boom💥...


Ledakan hebat saat tebasan pedang mengenai kepala Kunpeng, dan anehnya, Kunpeng tampak tersenyum mengejek dan tidak terluka sama sekali, ternyata Kunpeng juga mampu terbang, dengan sirip sebagai pengganti sayap.


Matriark Yin jelas kaget melihat Kunpeng tidak terluka, padahal dia telah mengerahkan seluruh kekuatannya, dan berharap mampu mengalahkannya dengan sekali gerakan.


Swosh... Swosh...


Kunpeng menggerakkan ekornya untuk menghantam Matriark Yin, namun Matriark Yin segera melesat keatas untuk menghindari serangan ekor sambil melepaskan serangan pedang berkali-kali.


Boom💥... Boom💥...


Rentetan ledakan energi menghantam kepala Kunpeng. Tapi naas bagi Tian Zhi yang terlambat mengikuti Matriark Yin, dimana cincin dimensi terhempas terkena sapuan ekor Kunpeng, hingga terpental menuju ke pulau yang tidak berpenghuni.


"PEDANG API SUCI ASYURA!!"


Diatas Kunpeng, Matriark Yin mengeluarkan jurus andalannya, dengan segera muncul banyak pedang api dibelakangnya yang membentuk formasi lingkaran. Dengan gerakan anggun dan aura tubuhnya berubah menjadi berwarna merah setelah mengeluarkan teknik, Matriark Yin menghunuskan pedangnya kepada binatang air Kunpeng.


Boom💥... Boom💥...


Segera pedang yang berada dibelakang Matriark Yin melesat kearah binatang air Kunpeng. Ledakan demi ledakan saat kekuatan pedang menghantam kepala Kunpeng sekali lagi. Matriark Yin tercengang saat melihat ribuan jarum melesat kearahnya, ribuan jarum itu dimuntahkan dari mulut binatang air Kunpeng.


"PERISAI PEDANG API SUCI!!"


Dengan segera Matriark Yin mengeluarkan teknik andalan Sekte Yin, lalu muncul penghalang berbentuk lingkaran di depannya.


Ribuan jarum menabrak perisai, namun sebagian jarum lolos, dan dengan segera Matriark Yin melambai-lambaikan pedangnya untuk menangkis jarum yang lolos itu.


Di kejauhan, Tian Zhi tercengang melihat teknik hebat yang dikeluarkan oleh Matriark Yin, Teknik Kitab Merah tahap menengah, dia tidak menyangka jika kekuatan Matriark Yin semakin mengerikan dengan dukungan Kitab Merah. Namun, binatang air Kunpeng tidak terluka sama sekali, padahal kepalanya terkena dengan telak serangan Matriark Yin.


Sedangkan, Raja Mu yang berada di pesisir pantai meninggalkan Matriark Yin saat gelombang tsunami menuju kearahnya, jelas dia ketakutan dan tidak bodoh terus-menerus berada di medan pertempuran.


Disaat Matriark Yin disibukkan dengan menangkis jarum yang lolos, dia tidak menyadari Kunpeng menyerang lagi dengan ekornya.


"Sialan!!" umpat kemarahan Matriark Yin yang terkejut melihat ekor Kunpeng sangat dekat dengannya.


Bang... Bang... Bang...


Tubuh Matriark Yin terkena serangan dan melesat kearah pulau yang tidak berpenghuni, dia menabrak banyak pepohonan. Melihat kesempatan sempurna, binatang air Kunpeng membuka mulutnya, keluar bola air besar melesat kearah musuh.


Swosh...


Tian Zhi yang paling dekat dengan Matriark Yin, segera kabur menuju wilayah terdalam pulau yang tidak berpenghuni, jelas dia ketakutan dengan serangan binatang air Kunpeng, sekelas Matriark Yin saja tidak mampu mengalahkan apalagi dirinya.


Matriark Yin segera bangkit dan melihat bola besar sudah dekat dengannya. "PERISAI PEDANG API SUCI!!" sekali lagi Matriark Yin membuat perisai untuk berlindung.


Boom💥...


Ledakan hebat saat serangan bola air energi menghantam perisai pedang api suci. Tapi, sekali lagi Matriark Yin terkena dampak kekuatan bola air, tubuhnya terpental kebelakang dengan menabrak pepohonan.


Swosh...


Binatang air Kunpeng melesat dan mencari keberadaan musuhnya yang telah masuki wilayahnya. Namun, Matriark Yin tidak diketemukan setelah terkena serangannya.


"Tentara Kepiting, cari penyusup itu!!" perintah Kunpeng yang ternyata bisa bicara.


Segera keluar puluhan ribu tentara Kepiting keluar dari lautan dengan capit gemeretak, mereka menuju pulau yang tidak berpenghuni. Ukuran tentara Kepiting berbagai jenis sangat besar, sebesar anak kecil usia 8 tahun, dengan berjalan miring mereka mematuhi perintah Kunpeng sebagai penguasa Laut Selatan.


Byurr...


Binatang air Kunpeng kembali memasuki lautan dan menunggu penyusup ditangkap tentaranya. Sedangkan Tian Zhi yang tidak tahu jika pulau telah dikepung, dia keluar dari cincin dimensi.


"Rasakan terkena serangan Kunpeng!!" gumam Tian Zhi sambil memeriksa sekitarnya, dia senang musuh yang selalu membuatnya pusing dikalahkan.


Tian Zhi melihat jika berada di sebuah tempat Ngarai hijau, air jernih dan menenangkan. Kemudian, Tian Zhi melihat goa, dia buru-buru memasuki goa yang tertutupi akar pohon dan rumput ilalang. Tian Zhi akan menjadi pulau ini untuk berlatih dan sekaligus tempat yang cocok untuk mendapatkan Kesengsaraan Petir.


Goa itu tidak terlalu dalam, tapi nyaman untuk dijadikan tempat tinggal sementara, di dalam goa juga ada kolam dengan air yang mengalir, dan terdapat banyak ikan. Segera Tian Zhi keluar lagi untuk menutup pintu masuk goa, dia menutupinya dengan batu sungai.


"Jika tidak selalu diintimidasi olehmu ... Aku terlalu malas berlatih di tempat terpencil ini!" gumam Tian Zhi yang kesal selalu diburu Matriark Yin, dia kembali masuk ke dalam goa setelah menutup pintu masuk.


Tian Zhi segera mengeluarkan tempat tidur besar, tempat tidur yang dulunya milik Marquis Zhou Fan, dia letakkan di dekat aliran sungai dan berbaring.


"Apa yang mereka cari di pulau ini?" gumam Tian Zhi sambil memegang kotak berisi dua buah suci, "nanti saja aku cari tahu sendiri setelah membuat pil dengan buah Hati Buddha sebagai bahan utamanya." lanjutnya.


Tian Zhi beranjak dari tempat tidur, dia melihat batu rata dan mengeluarkan tungku nya. Ya, Tian Zhi akan membuat pill tingkat garis tujuh, dengan memiliki inti binatang peringkat tujuh, dimana Gurita raksasa memiliki kekuatan setingkat Saint, dia mampu membuat pill tingkat Peri Benua, sesuai dengan tingkat kultivasi-nya yang berada pada Crossing Tribulation tahap 10.


Dengan ingatannya yang dulu sebagai Alkemis tingkat Celestial Supreme, dia mampu membuatnya dengan mudah, hanya terhalang basis kultivasi-nya yang rendah, sehingga hanya bisa membuat pill tingkat Peri Benua tahap puncak garis tujuh.


Rencana Tian Zhi setelah mendapat Kesengsaraan Petir, dia akan mengkonsumsi pill tingkat Peri Benua, selain itu dia ingin menetaskan telur Thunderbird dengan bantuan petir.


Setelah tujuannya tersampaikan, baru Tian Zhi menggunakan pill yang sudah dia buat dengan bahan utama Buah Suci Hati Buddha untuk meningkatkan kekuatannya, dia berharap bisa menyusul kekuatan Matriark Yin.


Dengan meningkatkan efektivitas satu buah suci, pill garis tujuh mampu memberikan peningkatan hingga 21 level. Dan satu buah suci akan di buat pill lagi setelah dia memiliki yang lebih tinggi dari sekarang.