Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 310. He Hua Diculik dan Tian Zhi Terluka.


Chapter 310. He Hua Diculik dan Tian Zhi Terluka.


Setelah Ketua Pekerjaan Umum kembali, 10.000 Tubuh Ganda mengangkat senjata Busur dan membidik pasukan lawan.


"Saatnya pesta," kata He Hua yang juga ikut membidik lawan dengan senjata Busur.


"Jangan bunuh keluarga kita, cukup lumpuhkan mereka agar tidak bisa bertarung!" pinta Patriark Zhi Longwei.


Tian Zhi hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban, lalu dia memfokuskan pada pasukan malaikat dan pendukungnya. Semua orang pihak Kasta Raja juga bersiap-siap melawan musuh dan saudaranya yang menjadi pengkhianat.


"Maju jika kalian ingin mati!" ucap 10.000 Tubuh Ganda yang mengikuti Tian Zhi dengan suara yang keras.


Bhush...


Seketika luapan energi spiritual keluar dari tubuh Tubuh Ganda. Semua orang syok mengetahui kekuatan 10.000 Tubuh Ganda yang berada di tingkat Half Alfa level 79.


Xu Xiaojian, Xu Lian dan satu juta pasukan merasakan aura yang menindas secara naluri mereka mundur. Xu Xiaojian yang memiliki kekuatan tingkat Sang Void level 16 jelas bukan lawan satu Tubuh Ganda, apalagi Xu Lian dan pendukung yang berada dibawahnya.


Semua orang di pihak Kasta Raja bersorak-sorai kegirangan mengetahui kehebatan garis darah Kasta Kaisar.


Xu Xiaojian yang telah pulih dari keterkejutannya, dia berbicara kepada semua pasukannya, "gunakan Pil Aura dan aktifkan Formasi Battle Will."


Semua prajurit malaikat dan pendukungnya segera menelan Pil Aura, termasuk Xu Lian dan Xu Xiaojian. Pil ini mampu menetralisir aura kekuatan pihak lawan yang lebih kuat.


Setelah itu, satu juta prajurit membagi menjadi sepuluh kelompok, dimana mereka membentuk Formasi Battle Will yang membentuk kotak persegi. Setiap kotak berjajar empat barisan. Barisan pertama sebagai perisai, barisan kedua menyerang, barisan ketiga bertugas memulihkan stamina rekan di depannya dan barisan terakhir melindungi rekannya yang ada di depan.


Setelah membentuk Formasi Battle Will, kekuatan pasukan melejit ke tingkat Sang Void, setara dengan pemimpinnya. Inilah keunggulan Formasi Battle Will, semakin kuat pemimpinnya semakin tangguh prajuritnya.


"Formasi pertahanan!" teriak Xu Xiaojian yang akan bertahan terlebih dahulu, sebab pihak lawan menggunakan serangan jarak jauh.


Barisan terdepan mengarahkan perisai baja di depan dan barisan ketiga meletakkan perisai diatas kepala dan disusul rekan dibelakangnya. Barisan paling akhir menutup perisai baja hingga membentuk baja kotak persegi.


Tian Zhi menghela napas panjang saat peringatannya tidak digubris. "Kalian tetap disini!" pintanya kepada anak dan istrinya.


Lalu dia menghilang dan muncul diantara Tubuh Ganda. Semua orang tidak mengetahui dimana posisi Tian Zhi yang asli.


Dengan pikirannya, semua Tubuh Ganda mengeluarkan empat anak panah energi, mereka membidik Xu Xiaojian yang berada di tengah pasukan untuk berlindung. 10.000 Tubuh Ganda melepaskan anak panahnya.


Siulan anak panah yang berjumlah ribuan melesat ke arah targetnya. Sinar matahari sampai tertutup ribuan anak panah...


"Bertahan sekuat tenaga!" teriakan Xu Xiaojian yang mengintip dari celah perisai, dia dan pasukannya melihat anak panah turun sangat cepat seperti hujan...


Boom boom boom...


Rentetan suara ledakan menghujani perisai baja. Namun, perisai baja yang dilapisi dengan energi spiritual tidak mampu menahan serangan kekuatan Half Alfa. Perisai hancur dan dampak benturan menghempas tubuh prajurit.


Semua Tubuh Ganda kembali melepaskan anak panah energi sebelum lawan bangkit. Xiang Ri Kui dan Guo Shun tidak ketinggalan, mereka juga melepaskan anak panahnya walaupun tidak akan berdampak buruk bagi pihak lawan.


Generasi muda Kasta Raja yang berada di belakang para petinggi bersorak-sorai melihat pasukan malaikat berjatuhan. Sebelas orang yang baru bergabung, mereka bergerak mendekati He Hua berada di depan dan juga ikut bersorak-sorai kegirangan. Sebelas orang tersebut sangat dekat dengan para petinggi Klan Zhi, He Hua dan Zhi Yinping.


Disaat semua orang fokus melihat lawan berjatuhan karena serangan dari Tubuh Ganda, tiba-tiba sebelah orang yang baru bergabung itu menyerang para petinggi Klan Zhi, He Hua dan juga Zhi Yinping dengan kekuatan penuh.


Patriark Zhi Longwei dan semua orang yang menjadi sasaran serangan menyelinap segera merasakan niat membunuh, mereka secara naluri mengeluarkan perisai energi.


Boom boom boom...


Rentetan ledakan ketika serangan menyelinap mengenai dinding perisai energi. Patriark Zhi Longwei dan semua orang membalikkan badan dan banyak generasi mudanya terpental karena terkena gelombang kejut.


He Hua dan Zhi Yinping yang menggendong putrinya terhuyung-huyung ke depannya, buru-buru mereka membalikkan badannya dan syok saat melihat serangan berunsur elemen es tertuju kepadanya.


Patriark Zhi Longwei dan para petinggi memblokir serangan yang terfokus pada He Hua. Sayangnya, mereka terlambat, dimana tubuh He Hua seketika membeku.


Sepuluh orang menyerang para petinggi Klan dan pertempuran sangat sengit dan cepat tidak terelakkan. Namun, Patriark Klan Zhi dan bawahannya dengan mudah mengalahkan mereka yang berasal dari Kuil Alam Es.


Satu orang dari kelompok penyusup muncul di belakang He Hua. Orang tersebut adalah Dewi Seribu Wajah yang menyamar sebagai pria muda. Dewi Seribu Wajah menyerang Zhi Yinping yang yang berada di dekatnya.


Boom...


Ledakan energi ketika pukulan berenergi mengenai Zhi Yinping yang menggendong putrinya. Untung saja zirah perangnya melindunginya dengan cara sayap menjadi perisainya.


Dewi Seribu Wajah segera memecahkan token teleportasi sambil memegang pergelangan He Hua. Seketika He Hua yang membeku dan Dewi Seribu Wajah menghilang.


"Ibu...!!" teriakan Xiang Ri Kui dan Guo Shun saat melihat ibunya dibawa oleh pria.


Tian Zhi yang fokus segera membalikkan badan ketika merasakan niat membunuh, dia terlambat menyelamatkan He Hua yang menjadi target musuh.


Tian Zhi segera berteleportasi dan muncul di lokasi terakhir istrinya menghilang. Lalu dia berkata dengan sangat marah, "bunuh mereka semua, jangan sampai ada yang hidup tanpa tubuh utuh!" perintahnya kepada Tubuh Ganda.


Lalu Tian Zhi melihat Patriark Zhi Longwei dan semua orang dengan tatapan tajam, "tidak bisakah kalian diandalkan?" ucapnya dan segera berteleportasi saat merasakan jejak fluktuasi energi milik Dewi Seribu Wajah.


Tian Zhi menghilang, tapi terdengar suaranya yang sangat keras, "lindungi anak dan istri ku dengan nyawa kalian!"


"Lumpuhkan kekuatan mereka dan interogasi!" perintah Patriark Zhi Longwei kepada bawahannya, lalu dia melihat 10.000 Ganda membantai pasukan malaikat sesuai perintah dari Tian Zhi, bahkan Kasta Prajurit juga terbunuh dengan tubuh diledakkan.


Xu Lian segera memecahkan token teleportasi saat dirinya terluka sangat parah dan melihat Xu Xiaojian telah mati tanpa tubuh dimakamkan.


Sedangkan Tian Zhi mengikuti jejak Dewi Seribu Wajah dengan kemarahan yang tidak bisa didamaikan. Dewi Seribu Wajah terkejut saat melihat Tian Zhi yang muncul, dia segera memecahkan token teleportasi sekali lagi.


"Wanita murahan! Aku bersumpah dan pasti musnahkan seluruh keluargamu!?" bentak Tian Zhi yang tidak pernah mengucapkan kata-kata sumpah semenjak menjadi Dewa Binatang, dia segera berteleportasi dengan mengikuti jejak musuhnya.


Dewi Seribu Wajah yang sudah berteleportasi masih mendengar suara Tian Zhi yang sangat keras. Timbul dihatinya penyesalan telah mengkhianati orang yang mampu membuatnya bahagia. Namun, apalah daya jika keadaan yang menyudutkan dirinya...


Tian Zhi sudah sangat jauh dari Kota Api Asyura, dimana dia belum menyadari jika Dewi Seribu Wajah mengiringnya ke lokasi Lembah Kekosongan.


Namun, rencana Dewi Seribu Wajah tidak sesuai harapan, dimana Tian Zhi muncul di depannya, padahal jaraknya dengan Lembah Kekosongan sudah dekat. Tian Zhi melepaskan pukulan berenergi yang terfokus pada dada lawan.


Boom...


"Arghh!!" teriakan Dewi Seribu Wajah, dia melepaskan pergelangan tangan He Hua, dia melihat sekilas dadanya berlubang dan menyemburkan darah segar.


"Tunggu! Ak--" cegah Dewi Seribu Wajah yang ingin menjelaskan akan tindakannya, namun...


Boom...


Tian Zhi yang sudah sangat marah melepaskan pukulan berenergi dengan kekuatan penuh, hingga tubuh Dewi Seribu Wajah hancur berkeping-keping. Tian Zhi melihat jiwa Dewi Seribu Wajah yang akan kabur, buru-buru dia menangkapnya.


"Ampun...! Aku terpaksa!!" alasan Dewi Seribu Wajah agar Tian Zhi bisa melepaskannya dan bisa bereinkarnasi lagi.


Sayangnya, Tian Zhi yang sudah seperti orang kesetanan tidak perduli dengan alasan apapun, baginya istri dan anak sangatlah berharga. Dia segera melahap jiwa Dewi Seribu Wajah.


"Satu juta kamu, tidak akan mampu menebus perbuatan mu yang licik!" raungan Tian Zhi yang sangat marah, lalu dia melihat He Hua yang mampu mencairkan tubuhnya yang menjadi es dengan Api Suci Petir Asyura.


Ya, Tian Zhi telah memberikan tunas Api Suci Petir Asyura kepada He Hua yang paling dia cintai. Tian Zhi langsung memeluk He Hua.


"Maaf, maaf! Aku ceroboh tidak bisa menjagamu!" ucap Tian Zhi dengan penuh penyesalan.


He Hua menangis bahagia melihat kemarahan Tian Zhi yang marah karena dirinya yang diculik oleh Dewi Seribu Wajah.


Jleb...


Tiba-tiba sebuah senjata pedang menusuk punggung Tian Zhi. Tian Zhi segera mendorong tubuh He Hua sebelum terkena ujung pedang. He Hua terbelalak melihat Zhi Shirong yang muncul dari balik punggung suaminya dengan seringai kejam. He Hua melihat pedang keluar dari ulu hati suaminya.


Tian Zhi membalikkan badannya dan mencengkram leher Zhi Shirong, sedangkan tangan kanan melepaskan pukulan berenergi tinggi yang mengarah ke kepalanya.


Zhi Shirong jelas syok mengetahui Tian Zhi yang masih bisa bergerak. Namun, sebelum tangan Tian Zhi mengenai kepalanya, dia berkata, "setidaknya, aku puas telah membalas kematian istriku yang baru saja kamu bun--"


Boom...


Kepala Zhi Shirong meledak dengan sekali pukulan. Tian Zhi langsung melahap jiwa Patriark Klan Xu yang akan kabur seperti Dewi Seribu Wajah.


Terdengar dibenak Tian Zhi suara Zhi Shirong yang akan menjadi energi kekuatan jiwa. "Pedang itu, bukan pedang biasa! Pedang yang dibuat secara khusus untuk melawan mu. Segala kemampuanmu tidak akan lagi bisa digunakan... Dunia Jiwa ...."


Zhi Shirong tidak sampai menyelesaikan perkataannya, dia sudah menjadi energi jiwa. Pedang yang menusuk Tian Zhi dibuat khusus oleh Maharaja Yaksa hanya untuk melumpuhkan Tian Zhi.


"Suami!" teriak He Hua yang sangat panik dengan bercucuran air mata, dia tidak menyangka pertahanan zirah perang mampu ditembus oleh pedang.


"Tidak masalah!" ucap Tian Zhi tidak ingin membuat istrinya menangis, dia segera menarik pedang yang menusuk dari punggung hingga tembus ke ulu hati.


He Hua ikut merasakan rasa sakit yang dialami oleh suaminya, hatinya ikut nyeri melihat suaminya menarik pedang. He Hua mengepalkan kedua tangan dan air mata bercucuran.


Setelah pedang berhasil dikeluarkan dari tubuhnya, Tian Zhi banyak memuntahkan darah segar yang mulai menghitam, itu dampak ulu hati yang terluka sangat parah.


Buru-buru He Hua mengeluarkan Pil Penyembuh dan memasukkan kedalam mulut suaminya. Lalu dia memeluk tubuh suaminya yang bersimbah darah.


"Jangan menangis, aku baik-baik saja!" ucap Tian Zhi sambil membalas pelukan He Hua dan membelai rambutnya, dia melihat pedang di tangan kanannya.


Tian Zhi meringis kesakitan saat dampak senjata yang dibuat khusus mulai bereaksi, perlahan dia merasakan Dunia Jiwanya terblokir energi spiritual yang sangat kuat.


Sontak Tian Zhi terkejut saat hafal dengan energi spiritual milik Maharaja Yaksa, dia langsung menebak jika pedang itu sengaja diciptakan hanya untuk melumpuhkannya.


Tian Zhi buru-buru berteleportasi dan muncul di kediamannya...


Di Menara Api Asyura tempat penjara bagi Zhi Mingyu, Taois Yuma dan pendukungnya tersenyum puas melihat targetnya berhasil dilukai oleh Zhi Shirong.


"Kita tinggal menunggu efek samping yang akan dialami olehnya," kata Taois Yuma, lalu dia menyunggingkan senyuman kemenangan.


"Menyenangkan bekerjasama dengan orang bodoh!" sahut Taois Cen.


Bersambung.