Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 244. Bai Dong Kabur!


Chapter 244. Bai Dong Kabur!


Semua orang yang melihat pertarungan Tian Zhi dan Bai Dong selalu berujar mustahil, berbeda dengan Bai Dong yang secara langsung bertukar pukulan, dia berkata didalam hati, "bagaimana mungkin...!"


Ya, Bai Dong merasakan sendiri kekuatan lawannya yang tidak berada di tingkat Half Alfa level 7, tapi setiap kali bertukar pukulan dan tendangan, kekuatan lawan secara perlahan meningkat.


Bai Dong merasa seolah-olah kekuatannya diserap lawan setiap kali bersentuhan, dia berusaha untuk menjauh namun lawan selalu bergerak lebih cepat untuk menyerang dengan agresif.


Selama menjalani hidup sebagai murid Kuil Alam Es, baru kali ini Bai Dong menemui lawan yang aneh, mampu mengimbanginya yang jauh lebih kuat, jika berbeda kekuatan hanya terpaut empat level, Bai Dong pernah melawannya dan jelas kalah.


Bai Dong dan semua orang yang melihat tidak mengetahui, jika Tian Zhi secara bertahap meningkatkan basis kultivasinya dan tidak menyerap kekuatan lawan. Kekuatannya meningkat berkat garis darah Kasta Kaisar, yang mana memberikan kekuatan sebanyak 5 level.


Tian Zhi juga telah memiliki semua bagian patung emas Dewa Binatang dan bisa memberikannya kekuatan sebanyak 24 level, peningkatan sebanyak itu karena 24 Galaksi Elemen yang berdiam di Zirah Perang Dewa Binatang, itupun belum dia keluarkan semua kekuatan 24 Galaksi Elemen.


Belum lagi mengaktifkan Zirah Perang Dewa Binatang yang mampu meningkatkan kekuatan sebanyak 4 level.


Dan masih banyak lagi yang tidak Tian Zhi keluarkan, seperti Kitab Emas Aura senjata yang mampu mengurangi kekuatan lawan, ada juga sepasang sayap api hitam dan putih yang mampu menambah kecepatannya dan meningkatkan daya panas Api Asyura.


Selama ini, Tian Zhi hanya mengandalkan skill 10.000 Tubuh Ganda, Api Suci Petir Asyura, skill Perubahan wujud, Petir Surgawi Sembilan Warna, Batu Keabadian dan jarang menggunakan senjata, sebab selama ini tidak ada lawan yang mampu untuk mengeluarkan segala kehebatannya.


Sedangkan Zhi Jianying, bagi Tian hanya bahan latihan untuk beradu kemampuan mengendalikan elemen, dan tidak perlu menggunakan semua kemampuannya. Selain itu, Tian Zhi menganggap Zhi Jianying salah sasaran telah menculiknya.


Bai Dong melihat Tian Zhi seperti hantu, dimana selalu muncul dibelakangnya, kini Tian Zhi mengulangi hal yang sama. Bai Dong membalikkan badan dan mengayunkan kepalan tangan yang terselimuti energi es untuk beradu pukulan.


Sedangkan Tian Zhi tetap menggunakan Tinju Elemen Api dan Petir, lalu kepalan tangannya melesat ke leher Bai Dong. Dan... Dentuman keras saat pukulan energi saling berbenturan dan menimbulkan gelombang kejut.


Zhi Jianying tidak mau lagi tinggal diam, dia terbang ke luar angkasa untuk membantu Tian Zhi mengalahkan Bai Dong.


Dewi Alkemis juga tidak tinggal diam, dia segera keluar dari Formasi Perlindungan. He Hua menyusulnya dan diikuti oleh semua Pasukan Phoenix. Hei Bao, Duke Qing Fei dan hampir semua kultivator juga ingin membantu Tian Zhi mengalahkan Bai Don.


Saat bertarung dengan Tian Zhi, Bai Dong merasakan kehadiran Zhi Jianying yang mendekat dan membuatnya gelisah. Melihat kegelisahan lawan, Tian Zhi tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, dia segera berteleportasi lagi dan mengeluarkan skill 10.000 Tubuh Ganda.


"Mustahil!" pekik Bai Dong setelah membalikkan badan dan melihat lawan memiliki kemampuan menggandakan tubuhnya.


Satu Tian Zhi saja sudah merepotkan, apalagi ada sepuluh ribu lawan yang sama. Bai Dong melihat kekuatan 10.000 Tubuh Ganda berada di tingkat Sang Void level 97.


Melihat 10.000 Tubuh Ganda, Zhi Jianying berhenti dan menyesal akan tindakannya yang ingin mendapatkan garis darah Kasta Kaisar, dia baru menyadari jika Tian Zhi masih menahan diri saat bertarung dengannya. Padahal, dia telah menyelidiki Tian Zhi saat baru tiba di Kota Qingshan, dan malah berbangga hati telah berhasil mengalahkannya saat bertarung di Daratan Es Tengah Samudera.


Zhi Jianying melihat Tubuh Ganda mengepung Bai Dong dan serempak menyerang bersama-sama.


Bai Dong segera terbang lebih tinggi untuk lepas dari kepungan, namun tetap dikejar oleh 10.000 Tubuh Ganda yang terlihat seperti koloni semut. Setelah sedikit lebih jauh dari Tubuh Ganda, dia mengeluarkan bola energi elemen es dan melepaskannya.


Bola energi elemen es melesat ke arah Tubuh Ganda, namun 10.000 Tubuh Ganda segera menyebar dan membuat serangan bola energi elemen es tidak mengenai sasaran. Akan tetapi, bola energi elemen es mengarah ke Kota Qingshan.


Zhi Jianying segera melepaskan pukulan jarak jauh untuk menghancurkan bola energi elemen es. Zhi Jianying tidak sendirian, Hei Bao dan semua orang yang berniat membantu Tian Zhi juga melepaskan pukulan jarak jauh.


Boom...


Ledakan hebat ketika bola energi elemen es berbenturan dengan banyak pukulan jarak jauh dan memicu gelombang kejut dingin. Semua orang segera membuat perisai energi.


Setelah Bai Dong melepaskan serangannya, 10.000 Tubuh Ganda menyerang balik dengan pukulan jarak jauh yang mengeluarkan Api Suci Petir Asyura. Bai Dong segera menggunakan skill perlindungan diri, yaitu Dinding Balok Es untuk menangkis serangan dari segala penjuru.


Boom... Boom...


Rentetan ledakan dan disertai petir menghantam dinding balok es hingga bergetar hebat dan perlahan mulai mencair. Bai Dong segera meningkatkan elemen es agar dinding tidak mencair, namun 10.000 Tubuh Ganda tidak berhenti menyerang dengan Api Suci Petir Asyura.


Bai Dong mengumpat berkali-kali, ia tidak menyangka bertemu dengan lawan yang aneh dan sulit dikalahkan. Tidak bisa hari ini mengalahkan Tian Zhi, Bai Dong mengeluarkan token teleportasi untuk kabur, dia akan melaporkan kepada tetua Kuil Alam Es, jika pembunuh si Bocah Tua memiliki kekuatan yang melebihinya.


Bai Dong memecahkan token teleportasi dan menghilang dari dalam dinding balok es. Akhirnya dinding balok es mencair dan tidak terlihat Bai Dong lagi.


Tian Zhi segera melacak keberadaan Bai Dong ketika merasakan robekan celah spasial di lokasi dalam dinding balok es. Namun, dia menghela nafas berat saat Bai Dong telah di luar Alam Semesta Aurora.


"Dia pasti meminta bantuan dan akan kembali!" batin Tian Zhi sambil melihat ke arah Bai Dong, ia menyesal kenapa tidak bertanya terlebih dahulu sebelum mengeluarkan 10.000 Tubuh Ganda.


Zhi Jianying yang terlihat risih dengan banyaknya orang, dia segera menggetarkan tubuhnya dan menghilang dari hadapan semua orang.


Dewi Alkemis yang ingin berkenalan dengan Zhi Jianying hanya bisa geleng-geleng kepala, karena dia tahu orang kuat jarang berinteraksi dengan banyak orang yang dianggap lemah.


Tian Zhi berteleportasi dan muncul di depan He Hua, lalu dia bertanya, "kamu baik-baik saja?"


He Hua mengangguk dan memeluk suaminya, lalu bertanya, "siapa orang itu?"


"Aku tidak tahu!" jawab Tian Zhi sambil mencari keberadaan Zhi Jianying dan ternyata telah kembali menyamar sebagai Nyonya Ying.


Lalu Tian Zhi melihat hujan salju telah menghilang dari Kota Qingshan, tapi masih ada salju tebal dan es yang menyelimutinya.


Duke Qing Fei yang ingin mendekati Tian Zhi, tapi terhalang oleh Pasukan Phoenix yang mengelilingi Tian Zhi.


"Siapa saja yang memiliki elemen api, kita bekerjasama untuk mencairkan es yang menyelimuti Kota Qingshan!" pinta Tian Zhi kepada semua orang.


"Biar kita yang urus, kamu berisitirahat saja!" sahut Jian Nuwa yang tidak tega jika suaminya bertindak lagi setelah menyelamatkan banyak orang.


"Baiklah. Jika begitu aku akan cari informasi tentang orang tadi," kata Tian Zhi yang ingin tahu identitas lawannya.


Semua orang segera turun ke Kota Qingshan dan bekerjasama dalam memulihkan kondisi Kota Qingshan pasca hujan salju. Lalu Tian Zhi memisahkan diri dari istrinya untuk menemui Nyonya Ying, namun dia tidak memberitahukan tujuannya.


He Hua dan semua wanita merasa kasihan melihat suaminya dalam beberapa hari ini mengalami banyak pertarungan dengan lawan yang lebih kuat. Untungnya, Tian Zhi memiliki banyak kemampuan untuk melawan yang lebih kuat darinya.


Tian Zhi muncul di depan pintu kamar pribadi Zhi Jianying, tepatnya di lantai lima Rumah Makan Peri, sebelum dia mengetuk pintu kamar, Zhi Jingying mempersilakannya untuk masuk.


"Masuk saja."


Tian Zhi membuka pintu dan melihat Zhi Jianying sedang berpura-pura bekerja di mejanya. Tian Zhi menutup pintu dan melihat Zhi Jianying menunjuk kursi agar duduk.


Tian Zhi berjalan ke tempat duduk di depan meja kerja Zhi Jianying. Setelah duduk, dia melihat pembukuan Rumah Makan Peri.


"Master Tian, maaf saya tidak ada waktu untuk berkenalan dengan Anda seperti lainnya! Kalian boleh tahu, apa tujuan Anda menemui ku?" tanpa basa-basi Zhi Jianying yang menyamar sebagai Nyonya Ying bertanya dengan nada datar, seolah-olah Tian Zhi tidak menarik baginya.


Tian Zhi tersenyum tipis mengetahui kepura-puraan Zhi Jianying dan memutuskan untuk mengikuti sandiwaranya.


"Terkadang sebelum keburukan terjadi, selalu ada tanda peringatan! Naluri ku mengatakan, disinilah awal keburukan itu terjadi padaku! Dewi ... Maaf! Nyonya Ying, apa Anda berniat buruk kepada ku?" jawab Tian Zhi dan sengaja keceplosan memanggilnya dengan sebutan Dewi, dan segera bertanya balik.


Zhi Jianying menatap tajam ke arah Tian Zhi, lalu dia meletakkan Swipoa (dikenal pula sebagai sempoa), dan bertanya dengan nada ketus, "apa maksud perkataan Anda?"


Tian Zhi balik menatap tajam Zhi Jianying dan segera berdiri. Zhi Jianying menjadi waspada dengan mengeluarkan aura kekuatannya, namun tidak bisa mempengaruhi Tian Zhi.


Zhi Jianying segera berdiri dan menjauhinya, seolah-olah takut jika Tian Zhi bertindak senonoh kepadanya. Namun Tian Zhi justru mendekati jendela kamar dan melihat banyak kultivator sedang mencairkan es.


"Kapan Anda mulai bergerak untuk mengusirku dari Alam Mahadewa?"


Sontak Zhi Jianying kaget dengan pertanyaan Tian Zhi, namun dia segera memulihkan keterkejutannya dengan tertawa kecil.


"Anda jangan bercanda! Seorang ahli Alkemis setingkat Anda, siapa yang berani membuat masalah! Harap Anda lebih bijak membuat tuduhan yang tidak ada buktinya!" cibir Zhi Yinping dengan nada yang tidak senang.


Tian Zhi membalikkan badan dan duduk di pinggir jendela sambil melipat kedua tangan di dadanya, lalu dia melihat kedua mata Zhi Jianying yang tetap berwarna biru.


"Sehebat apapun teknik atau skill pasti ada kelemahannya ... Bola mata mu indah!" kata Tian Zhi dan diakhiri dengan pujian, pujiannya justru kelemahan skill milik Zhi Jianying.


Skill yang dimiliki oleh Dewi Seribu Wajah adalah teknik merubah struktur tulang dan mengganti warna kulit, tapi tidak bisa merubah warna pupil. Skill ini dikenal dengan Teknik Perubahan 1.000 Wajah dan bukan asli milik Zhi Jianying.


Karena tidak bisa lagi mengelak, Zhi Jingying tertawa dan mendekati Tian Zhi. Tian Zhi segera menjauhinya dan balik berpura-pura takut dinodai dengan kedua tangan melindungi tubuhnya.


"Tolong, jangan menodai kesucian ku!"


Zhi Jianying makin keras tertawa dan tiba-tiba muncul di depan Tian Zhi, dia segera memeluk dan berubah wujud seperti yang pernah dilihat oleh Tian Zhi.