Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 286. Munculnya Ketua Wei Yan


Chapter 286. Munculnya Ketua Wei Yan.


Leluhur Mu dengan sekuat tenaga menyerang dan menangkis serangan Tubuh Ganda. Tebakan Tian Zhi tepat, dimana leluhur Mu mengaktifkan garis darah Kasta Raja dan zirah perangnya, kekuatannya naik ke level 98, namun tiba-tiba menurun 12 level.


Di luar Formasi Array, para kapten kapal angkasa yang melihat Kota Mu tidak terjadi peperangan antara mayat hidup dan Pasukan Surgawi. Apa yang mereka lihat, prajurit surgawi tampak sedang memeriksa setiap rumah penduduk, mereka juga melihat leluhur Mu dan Dewa Bintang masuk ke dalam Balai Keluarga Mu.


Para kapten kapal belum menyadari jika matanya dipengaruhi oleh Formasi Ilusi, berbeda di luar dan di dalam.


Tian Zhi hanya duduk diatas Balai Keluarga Mu sambil mengendalikan Tubuh Ganda dengan pikirannya, dia melihat tubuh leluhur Mu berlumuran darah, pakaiannya compang-camping. Seperti leluhur Xiang, nasib leluhur Mu tidak jauh berbeda, dimana 10.000 Tubuh Ganda menyerang terus tanpa berhenti.


Sedangkan Dewa Bintang telah tewas dengan leher terpenggal. Lalu satu Tubuh Ganda melemparkan kepala Dewa Bintang ke arah Lu Bai. Pasukan Surgawi yang masih hidup melihat pemimpin telah tewas langsung mentalnya jatuh, dengan pasrah mereka menyerah dan siap mati.


Tian Zhi melihat Lu Bai mengambil kepala Dewa Bintang dan membungkusnya dengan kain. Kemudian Lu Bai dan sahabatnya menolong para prajurit surgawi yang terluka, sesuai dengan rencana.


"Keluarkan mereka yang terluka. Jalannya berada di belakang rumah yang menjadi persembunyian mu!" perintah Tian Zhi kepada Lu Bai dan kedua sahabatnya melalui telepati.


Segera Lu Bai dan sahabatnya mematuhi perintah dengan memimpin jalan bagi Tim Pemberantas Mayat Hidup dan prajurit surgawi. Sedangkan mayat hidup kembali ke dalam tanah.


Kemudian Tian Zhi menghentikan Tubuh Ganda agar tidak menyerang leluhur Mu yang sudah terluka parah. Tian Zhi muncul dan menginjakkan dada leluhur Mu, lalu dia membaca ingatan musuhnya.


Sayangnya, leluhur Mu yang lebih kuat mengetahui jika Tian Zhi akan membaca ingatannya, segera dia menghapus semua ingatannya agar tidak disalahgunakan.


"Sampah!?" geram Tian Zhi yang tidak berhasil mendapatkan informasi, dia langsung melepaskan pukulan berenergi.


Boom...


Seketika kepala leluhur Mu meledak dan darah berhamburan. Tian Zhi melambaikan tangan kiri agar darah musuhnya tidak mengenai tubuh. Lalu dia melihat jiwa leluhur Mu akan kabur. Seperti jiwa leluhur Xiang, masih jiwa leluhur Mu tidak jauh berbeda, Tian Zhi membuka mulut untuk menyerap jiwa leluhur Mu.


Lu Bai yang mendengar suara ledakan, dia melihat Tian Zhi yang menyamar menjadi mayat hidup. Dia berpikiran jika mayat hidup itu adalah Tian Zhi. Lalu dia kembali berjalan sambil memapah prajurit surgawi.


Setelah membunuh leluhur Mu, Tian Zhi melihat kapal angkasa milik Istana Surgawi yang mencapai ratusan unit. Segera dia memerintahkan Tubuh Ganda yang masih menyamar untuk merebut kapal angkasa.


10.000 Tubuh Ganda yang menyamar menjadi mayat hidup mengejar Lu Bai dan yang lainnya. Lu Bai jelas panik dan buru-buru memerintahkan semua orang untuk berusaha sekuat tenaga untuk kabur secepat mungkin.


Para kapten kapal angkasa syok melihat banyak prajurit surgawi yang terluka dan panik, mereka jelas kebingungan melihat kepanikan Tim Pemberantas Mayat Hidup dan Pasukan Surgawi.


Disaat akan bertanya, mereka melihat banyak mayat hidup terbang menuju kearahnya. Akhirnya mereka tahu jika telah tertipu ilusi, sontak mereka pun ikut panik.


Boom boom boom...


Tubuh Ganda meledakkan tubuh para kapten kapal angkasa yang akan kabur menuju ruang kendali kapal. Lalu Tubuh Ganda menguasai semua kapal angkasa tanpa menyisakan satupun untuk digunakan oleh Lu Bai.


Lu Bai memimpin timnya dan para prajurit surgawi untuk kabur dari serangan mayat hidup. Tian Zhi yang melihat mereka bertiga hanya tersenyum tipis.


"Jangan sekalipun menceritakan tentang diriku dan juga kekasihku. Anggap saja kalian tidak pernah mengenali ku! Serangan aliansi adalah kesempatan terakhir kalian untuk menjadi pemimpin Istana Surgawi!" pesan Tian Zhi.


Lu Bai berhenti ketika mendengar suara telepati dari Tian Zhi, dia melihat kebelakang dan tersenyum sambil mengangguk paham. Lalu kembali terbang bersama banyak orang.


Setelah Lu Bai tidak lagi terlihat, Tian Zhi menyerap kekuatan musuhnya yang terkurung di dalam Formasi Array...


Di luar angkasa, tiga pria tua melihat apa yang dilakukan oleh Tian Zhi, tampaknya sedang mempelajari kemampuan yang dimiliki oleh Kasta Kaisar. Setelah melihat Lu Bai yang berhasil kabur, mereka segera menghilang.


...****************...


Wilayah Sekte Wei sangat subur dan juga terlindungi oleh Formasi Array. Terlihat situasi yang damai, semua orang beraktivitas dengan normal dan tidak sedikitpun kebingungan dengan munculnya mayat hidup.


Jiang Chen Mei mengawasi wilayah Sekte Wei sambil menunggu pasukannya membuat terowongan bawah tanah. Dia telah berada di dalam Formasi Perlindungan dengan menyembunyikan auranya dan duduk di batang pohon besar yang lebat.


"Kamu begitu khawatir akan keselamatan ku... Tapi aku juga bahagia selama bersamamu!" gumam Jiang Chen Mei.


Jiang Chen Mei tersenyum mengingat kebersamaannya dengan Tian Zhi. Dia membelai perutnya yang memiliki tato Yin Yang dan merupakan segel keluarga milik Tian Zhi yang sudah tidak diaktifkan.


Jiang Chen Mei mengaktifkan Mata Dewa dan melihat kedalam kapal angkasa, dia melihat kapten kapal, seorang pria menggunakan topeng emas, lalu banyak kultivator yang berjumlah 200 orang.


Jiang Chen Mei terkejut tidak mampu melihat kekuatan pria bertopeng emas, dia menebak jika orang yang menggunakan topeng emas memiliki artefak untuk menyembunyikan kekuatannya. Sedangkan 200 orang di dalam kapal angkasa memiliki kekuatan Dewa Absolute dari level 5 hingga level 80. 200 Dewa Absolute merupakan barisan yang mengerikan.


Jiang Chen Mei tidak sedikitpun khawatir jika lawannya menyembunyikan kekuatan, karena kekuatannya telah meningkat lagi menjadi Half Alfa level 10, dan semuanya berkat Tian Zhi yang selalu memberikan Energi Yang.


Kapal angkasa itu mendarat di depan mansion Sekte Wei, lalu pemimpin Sekte Wei dengan jajarannya menyambut kedatangan orang bertopeng emas dan 200 Dewa Absolute. Setelah itu mereka masuk ke dalam mansion dan mengaktifkan Formasi Penghalang Mata Dewa.


Jiang Chen Mei yang tidak bisa menyelidiki pihak musuh hanya menghela nafas panjang dan dengan sabar menunggu pasukannya untuk sampai ke wilayah Sekte Wei.


Setelah menjelang malam, mayat hidup telah berada di depan dinding Formasi Array. Seperti sebelumnya, Zhe Zong membuat lubang pada dinding Formasi. Setelah berhasil, mayat hidup kembali menggali tanah untuk membuat lorong-lorong dibawah wilayah Sekte Wei.


Jiang Chen Mei segera membuat Formasi Array dengan bahan yang diberikan oleh Tian Zhi, lokasinya yang dipilih untuk membuat Formasi berada di hutan terlarang yang disakralkan oleh Sekte Wei.


Di hutan terlarang terdapat sebuah altar dengan empat patung binatang Disaster Beast sebagai pilar Formasi Empat Mata Angin. Altar tersebut merupakan pusat kekuatan Sekte Wei, dimana altar itu mampu meningkatkan kekuatan setiap anggotanya.


Ditengah Altar Formasi Empat Mata Angin terdapat Piramida Sihir yang diciptakan oleh Wei Yan. Di dalam Piramida Sihir tersembunyi empat binatang bencana. Jika Tian Zhi melihatnya, jelas mengetahui Piramida Sihir tersebut.


Jiang Chen Mei menancapkan 12 bendera Formasi dengan membentuk lingkaran, dia meniru apa yang dilakukan oleh Tian Zhi dan tidak sedikitpun melakukan kesalahan.


Setelah selesai, Jiang Chen menuju ke titik pusat Formasi Array, lalu dia membuat lubang sedalam empat meter dan memasukkan 12 Batu Kuno sebagai sumber energi Formasi.


Kemudian, Jiang Chen Mei mengamati Altar Formasi Empat Mata Angin, dia memeriksanya dengan teliti untuk memastikan berbahaya atau tidak. Setelah tidak merasakan altar berfungsi, dia memerintahkan pasukannya yang paling lemah untuk keluar dan memancing musuhnya agar masuk ke dalam jebakan.


Lalu keluar mayat hidup dari dalam lubang dan bergerak menuju pusat Kota Wei. Lonceng marabahaya segera terdengar ketika penjaga menara pengawas melihat mayat hidup keluar dari hutan terlarang. Pintu gerbang benteng pertahanan Kota Wei segera ditutup.


Pemimpin Sekte Wei dan para petinggi berhamburan keluar dari mansion, mereka segera menuju ke benteng pertahanan. Pria bertopeng emas beserta 200 Dewa Absolute juga mengikuti pemimpin sekte.


"Bagaimana mungkin mayat hidup membobol Formasi Array?" gumam pemimpin Sekte Wei.


"Karena mayat hidup memiliki pemimpin!" sahut pria bertopeng emas yang menggunakan pakaian berwarna putih, dia tampak mengenal tentang mayat hidup termasuk Jiang Chen Mei.


Pemimpin Sekte Wei pria bertopeng emas, lalu dia bertanya, "apakah Leluhur mengenalnya?"


"Putri Raja Mayat Hidup, Jiang Chen Mei. Wanita yang kusukai tapi memilih untuk kabur dari ku!" ungkap pria bertopeng emas yang ternyata adalah Ketua Wei Yan atau Master Wei.


Jauh sebelum lahirnya Xiang Tianzhi.


Setelah Master Wei Yan mendapatkan bantuan dari Maharaja Yaksa, dia segera mengendalikan Piramida Sihir menjauhi Galaksi Kelahiran sambil memindahkan Benua Shen Zhou dengan bantuan Four Disaster Beast.


Disaat dekat Galaksi Aurora, Master Wei Yan mengendalikan Piramida Sihir untuk mengekstrak energi Benua Shen Zhou beserta seluruh kehidupan. Setelah berhasil mengestrak Benua Shen Zhou, Master Wei Yan segera memasukkan Tombak Naga Langit ke dalam Piramida Sihir untuk menyerap energi spiritual. Dan bangkitlah Tombak Naga Langit untuk melawan Dewa Binatang.


Kemudian, Master Wei Yan meminta kepada Four Disaster Beast untuk masuk ke dalam Piramida Sihir, dengan alasan agar Dewa Binatang tidak mencuri Piramida Sihir. Tapi nyatanya, dia mengekstrak kekuatan Four Disaster Beast untuk meningkatkan kekuatannya jika gagal membebaskan tubuh aslinya yang terjebak di dalam Lubang Hitam.


Master Wei Yan khawatir jika kekuatan tubuh pemberian Maharaja Yaksa tidak sanggup melepaskan tubuh aslinya yang terjebak. Dan, tebakannya benar jika tubuh pemberian Maharaja Yaksa kekuatannya terkuras hingga turun dari tingkat True Gama turun ke True Theta, sehingga dia menggunakan Four Disaster Beast untuk memulihkan kekuatannya.


Untung saja kekuatan Four Disaster Beast masih tersisa dan tidak mati, sehingga masih bisa digunakan untuk melindungi Sekte Wei dari serangan lawan. Kekuatan Four Disaster Beast dari tingkat True Theta level 60 turun hingga ke tingkat Half Alfa level 40.


Sisa-sisa kekuatan mereka inilah yang digunakan sebagai perlindungan Sekte Wei, selama kekuatan Master Wei Yan belum pulih seperti semula yang berada di tingkat True Resonansi. Sayangnya, akibat terjebak di dalam Lubang Hitam, kekuatan Master Wei Yan naik seperti siput, dengan kata lain, dia tidak akan bisa meningkatkan kekuatan hingga ke tingkat Sang Void karena dantian rusak parah.


Dewa Bintang tahu dan selalu menutupi semua perbuatan Master Wei Yan, tapi dia tidak tahu kemana Master Wei Yan kabur dari utusan Kuil Alam Es. Padahal Master Wei Yan bersembunyi di dalam Piramida Sihir selama utusan dari Kuil Alam Es masih berada di Istana Surgawi. Dia berani keluar setelah mata-matanya mengatakan utusan telah pergi. Karena itu, hutan terlarang dianggap sakral bagi Sekte Wei hanya untuk melindungi Piramida Sihir agar tidak diketahui siapapun.


Ketika Jiang Chen Mei melihatnya, Master Wei Yan baru saja mengumpulkan anggotanya untuk memperkuat pertahanan Sekte Wei, dia telah mengantisipasi serangan mayat hidup.


"Mereka keluar dari hutan terlarang... Kalian segera bunuh mayat hidup itu dan lindungi Altar Formasi Empat Mata Angin!" perintah Ketua Wei Yan kepada 200 Dewa Absolute dan semua Keluarga Besar Wei, termasuk pemimpin Sekte Wei.


200 Dewa Absolute segera terbang dan melepaskan pukulan jarak jauh. Lalu disusul oleh pemimpin Sekte Wei dan anggotanya. Ketua Wei Yan mengikuti mereka dan tidak sekalipun mengeluarkan energi untuk membantu mereka...