
Chapter 212. Zhi Yinping, Ketua Paviliun Pil Langit.
Setelah beberapa saat, pintu kamar terbuka, masuk seorang wanita dewasa, wanita itu adalah Ketua Paviliun Pil Langit yang bernama Zhi Yinping. Wajahnya masih tampak usia dua puluh lima tahun, padahal usianya lebih dari itu.
Tian Zhi dan Zhi Yinping saling berpandangan, sebab kedua orang itu memiliki perasaan yang pernah saling berdekatan satu sama lainnya.
Qing Huan terlihat terkejut melihat wajah Tian Zhi dan Zhi Yinping yang terlihat mirip, seperti saudara kandung yang hanya terpaut usia lima tahun lebih muda Tian Zhi.
"Beliau adalah Ketua Paviliun Pil Langit, Nyonya Zhi Yinping atau dipanggil Nyonya Zhi," kata Qing Huan kepada Tian Zhi.
Tian Zhi dan Zhi Yinping segera tersadar. Lalu Zhi Yinping segera duduk di depan Tian Zhi dan meja sebagai pembatasnya.
"Panggil saja Nyonya Zhi, seperti yang diperkenalkan oleh Nona Muda Huan."
Zhi Yinping membuka pembicaraan dengan memperkenalkan dirinya, dia mengulurkan tangan dan di sambut oleh Tian Zhi.
"Saya Tian Zhi, panggil saja Tian, Nyonya Zhi."
Zhi Yinping segera menarik tangan, saat merasakan getaran dihatinya ketika berjabat tangan dengan Tian Zhi. "Jangan-jangan dia adalah ... Tidak... Tidak mungkin dia masih hidup, bukankah Xue Mei dan putranya terbunuh!" batinnya yang baru menyadari jika dihadapannya adalah Xiang Tianzhi putra mahkota Kerajaan Xiang.
"Nama Tian Zhi sama dengan Tianzhi... Mungkin hanya orang yang kebetulan sama!" kata hati Zhi Yinping yang menepis pikiran yang berkecamuk.
Tian Zhi dan Qing Huan saling bertukar pandangan melihat Zhi Yinping yang terlihat melamun.
"Nyonya Zhi, apakah Anda baik-baik saja?" tanya Qing Huan.
"Ah!! Maaf... Maaf! Saya sedang memiliki banyak masalah akhir-akhir ini!" Zhi Yinping tersadar dari lamunan dan berdalih, "oh iya, apakah benar Tuan Tian ingin membeli pil terbaik dalam jumlah besar?" tanyanya yang ingin segera menyelesaikan transaksi.
"Benar...," jawab Tian Zhi dan menyodorkan kartu platinum kepada Zhi Yinping, "saya ingin membeli semua jenis pil yang terbaik dimiliki Paviliun Pil Langit, termasuk semua ramuan yang Anda miliki. Jika dana di kartu platinum kurang, saya bisa membayarnya dengan Batu Mistik" imbuhnya.
Qing Huan dan Zhi Yinping seketika tercenung dengan permintaan Tian Zhi yang memborong. Baru kali ini Zhi Yinping menemui orang seperti Tian Zhi, dan dia pun menjadi curiga akan tujuannya.
"Apakah Tuan Tian tidak sedang bercanda?" tanya Zhi Yinping yang mungkin Tian Zhi hanya bergurau.
"Tidak. Saya sangat serius, bahkan saya berniat mendatangi semua gedung Alkemis. Jika Nyonya Zhi mau membantu dalam memborong semua pil ditempat lain, saya akan sangat berterima kasih!" jelas Zhi Shimo dengan tegas, lalu dia mengeluarkan cincin dimensi tingkat rendah yang berisi Batu Mistik dan Batu Kuno sebagai jaminan.
"Saya harap ada sedikit potongan harga dengan jumlah transaksi besar. Semoga saja hubungan kita terus terjalin dengan baik!" harap Tian Zhi.
Qing Huan dan Zhi Yinping sampai tidak bisa berkata-kata dengan permintaan Tian Zhi, tubuh mereka berdua terlihat gemetaran dengan transaksi yang bisa dikatakan pasti membuat gempar Alam Mahadewa.
Setelah hening beberapa saat, Zhi Yinping menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan untuk menenangkan hati dari keterkejutannya, lalu dia mengambil kartu platinum dan cincin dimensi untuk memeriksa keuangan Tian Zhi.
Saat mengetahui keuangannya, kedua tangan Zhi Yinping kembali gemetaran, sebab cincin dimensi berisi miliaran keping emas, jika Batu Kuno dan Batu Roh dipecahkan menjadi mata uang kepingan Emas.
Yang makin mengejutkan Zhi Yinping adalah identitas Tian Zhi sebagai seorang ahli Alkemis tingkat Celestial Supreme tahap rendah, seorang ahli Alkemis yang bisa dikatakan belum ada yang mencapainya di zaman ini.
Zhi Yinping mempercayai informasi dari kartu platinum yang tidak mungkin dimanipulasi, apalagi ada tanda tangan milik Master Jin dan stempel Duel Sage. Namun, Zhi Yinping merasa curiga dengan melirik Tian Zhi.
Qing Huan yang melihat Zhi Yinping yang gemetaran ingin rasanya memeriksa harta milik Tian Zhi, namun jelas tidak berani melakukannya.
"Kalau boleh tahu, apa tujuan Anda membeli semua ramuan dan pil?" selidik Zhi Yinping yang harus tahu alasan Tian Zhi, sebab dia perlu menjelaskan kepada pemilik Paviliun Pil Langit dan ketua cabang di kota lainnya.
Transaksi besar seperti ini tidak mungkin Zhi Yinping memutuskan sendiri, dia perlu membuat laporan dan pertanggungjawaban atas transaksi besar. Transaksi ini akan berdampak besar terhadap persatuan Alkemis di Alam Mahadewa, perlu banyak pertimbangan dari pemimpin tertinggi dan jajaran persatuan Alkemis.
Walaupun Tian Zhi adalah ahli Alkemis tingkat Celestial Supreme tahap rendah, bukan berarti serta-merta dengan bebas membeli maupun menjual ramuan dan pil, setiap transaksi akan diawasi dan diatur oleh Persatuan Alkemis Alam Mahadewa.
"Apakah Anda bisa dipercaya?" tanya balik Tian Zhi sebelum menjelaskan.
Tian Zhi merenung akan penjelasan Zhi Yinping, memang dia terlalu berlebihan dalam bertransaksi dan jelas akan menimbulkan dampak yang buruk bagi semua orang.
"Baiklah, saya hanya akan beli ramuan saja. Kira-kira berapa banyak yang bisa saya beli?" ujar Tian Zhi.
"Apa tujuan Anda? Jangan khawatir saya akan menyimpan rahasia Anda, asal ini tidak menganggu perdagangan Paviliun Pil Langit!" tanya Zhi Yinping sekali lagi, dia lebih memilih kelangsungan usaha Paviliun Pil Langit daripada memenuhi permintaan Tian Zhi yang bisa berakibat buruk, jika tidak tahu tujuannya.
Tian Zhi melihat Qing Huan yang sejak tadi masih melongo mendengar permintaannya. Qing Huan segera berbicara saat sadar dirinya sedang diperhatikan oleh Tian Zhi.
"Aku bersumpah tidak akan membicarakan hal ini kepada siapapun. Aku putri dari Duke Qing Fei bisa dipercayai!" terang Qing Huan dan bersumpah dengan mengangkat dua jari tangan kanan.
Tian Zhi kembali melihat Zhi Yinping. "Kekaisaran Song dalam keadaan tragis, dimana penduduk telah meninggalkannya semenjak perebutan kekuasaan ... Saya butuh sumber daya besar untuk memulihkan kondisi seperti semula... Pil merupakan satu-satunya jalan agar penduduk dan kultivator kembali. Dari sini apakah Nyonya Zhi bisa mengerti?" jelas Tian Zhi panjang lebar.
Zhi Yinping mengangguk paham dan tahu apa yang sedang terjadi dengan Kekaisaran Song, tapi dia merasa heran dengan tujuannya, sebab dihatinya menjadi bertanya-tanya apa hubungan Tian Zhi dengan kekaisaran Song.
Sebelum Zhi Yinping bertanya lagi, Tian Zhi segera berbicara lagi dengan tegas, "jika Nyonya Zhi dan Paviliun Pil Langit tidak menjual apa yang saya butuhkan, itu tidak masalah. Cukup saya buat satu butir Pil Kultivasi tingkat Celestial Supreme tahap rendah, Alam Keabadian bisa turun hanya untuk mendapatkannya. Bahkan para penguasa dari berbagai penjuru dunia dengan senang hati menemui ku, seperti yang pernah terjadi sewaktu kompetisi Duel Sage."
Zhi Yinping langsung panik dengan pernyataan Tian Zhi yang mengandung ancaman, walaupun ucapan Tian Zhi tidak langsung mengancam Paviliun Pil Langit secara terang-terangan.
Seandainya Tian Zhi membuat Pil Kultivasi tingkat Celestial Supreme tahap rendah, dia tidak perlu bekerjasama dengan Paviliun Pil Langit, karena akan ada banyak pihak yang akan mendukung Tian Zhi.
Dan, transaksi besar yang seharusnya menguntungkan bagi Zhi Yinping dan Paviliun Pil Langit akan menghilang, dan malahan menjadi musuh dari seorang ahli Alkemis tingkat Celestial Supreme tahap rendah.
Zhi Yinping dan jajaran petinggi Persatuan Alkemis Alam Mahadewa sudah lama ingin menjalin hubungan dengan Tian Zhi semenjak kompetisi Duel Sage, namun Tian Zhi yang tiba-tiba menghilang membuat mereka melupakannya.
Sejujurnya, Zhi Yinping sedikit tidak mempercayai Tian Zhi yang memiliki kartu platinum, sebab dia pikir Tian Zhi mencurinya. Akan tetapi, setelah perkataan Tian Zhi yang tegas dan meyakinkan, Zhi Yinping baru tersadar akan kebodohannya sendiri, dimana terlalu banyak berpikir dan khawatir akan melanggar aturan Persatuan Alkemis Alam Mahadewa.
Hanya setingkat ahli Alkemis tingkat Celestial Supreme yang memiliki banyak kekayaan dan juga mampu membuat ramuan kualitas buruk menjadi berharga. Karena dua hal itu Zhi Yinping mempercayai Tian Zhi.
"Tolong, jangan tersinggung! Beri saya waktu untuk memenuhi permintaan Master Tian. Saya akan pinjam kartu platinum untuk bertransaksi dengan pusat...," ucap Zhi Yinping dengan tulus dan buru-buru mengambil kartu platinum diatas meja.
Zhi Yinping khawatir jika Tian Zhi tersinggung, sebab itu dia segera mengambil kartu platinum agar Tian Zhi tidak membatalkan pembelian, dia juga mengganti panggilan Tian Zhi dari tuan manjadi master.
"Sejujurnya, saya hanya bisa menjual ramuan disini sebesar 75% dari stok kami, tiap cabang dan juga pusat. Selama proses panjang ini, saya mohon Master Tian menginap di tempat ini agar kita mudah berkomunikasi!" jelas Zhi Yinping.
"Berapa lama waktu yang Nyonya Zhi butuhkan untuk mengumpulkan semua ramuan dari cabang dan pusat?" tanya Tian Zhi, sebab dia tidak mungkin berlama-lama berada di tempat ini.
Zhi Yinping berpikir sejenak, dia menghitung waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan semua ramuan di wilayah Kekaisaran Qing.
"Paling cepat lima belas hari kerja, selambatnya dua puluh hari. Mohon Master Tian bersabar menunggu!" jawab Zhi Yinping dan berharap Tian Zhi tidak tersinggung.
"Baiklah, saya akan tunggu. Tapi, saya tidak mungkin selalu tinggal disini, kita bisa berkomunikasi dengan Siput Penghantar Suara...," ucap Tian Zhi dan mengeluarkan Siput Penghantar Suara yang bisa langsung berkomunikasi dengannya, lalu memberikan kepada Zhi Yinping, "Qing Huan akan menjadi pemandu ku selama berada di wilayah Kekaisaran Qing!" sambungnya.
Qing Huan yang semenjak tadi diam menjadi senang bisa dekat dengan Tian Zhi yang merupakan seorang ahli Alkemis, wajahnya berseri-seri dan melihat Tian Zhi.
"Cincin ini dibawa saja dulu...," kata Zhi Yinping sambil mengembalikan cincin dimensi, lalu dia berdiri, "Master Tian, mari ikuti saya." pintanya.
Tian Zhi dan Qing Huan berdiri dan mengikuti Zhi Yinping yang keluar dari kamar transaksi, mereka bertiga menuju ke lantai empat. Sesampainya di lantai empat, Tian Zhi diberikan kamar khusus yang istimewa milik Paviliun Pil Langit, kamar yang akan menjadi tempat tinggal selama transaksi.
Kemudian Zhi Yinping meninggalkan Tian Zhi dan Qing Huan, dia sesegera mungkin untuk mengumpulkan semua pesanan Tian Zhi. Namun sebelum bekerja, Zhi Yinping terlebih dahulu masuk ke dalam kamar pribadinya, lalu dia tersenyum tipis sambil membaringkan tubuhnya dan mengeluarkan kalung.
"Kamu sudah besar dan hebat... Sungguh membanggakan keluargamu!" gumam Zhi Yinping sambil mengeluarkan kalung giok yang tidak utuh, dia sangat senang melihat perkembangan Tian Zhi yang melebihi ekspektasinya.
Kemudian, Zhi Yinping mengeluarkan Siput Penghantar Suara untuk berkomunikasi dengan pusat Paviliun Pil Langit di Ibukota Qing...