Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 36. Diburu.


Chapter 36. Diburu menjadi Pemburu.


Xiang Tianzhi melihat Kaisar Pill keluar dari ruang pembayaran dengan wajah merah dan kepala berasap, tampaknya Kaisar Pill berencana memburu dirinya dan peserta diruang nomer lima. Xiang Tianzhi mengetahui rencana mereka dari gerakan bibir Kaisar Pill saat berbicara kepada pengikutnya.


Setelah menunggu waktu satu dupa, penatua Bing Fung, tetua Xu dan Lang Ying mengetuk pintu, dan Lili segera membukanya. Penatua Bing Fung tertawa dan sedikit membungkuk kepada Xiang Tianzhi. Lang Ying mengunci kedua alisnya saat melihat orang nomer satu di Paviliun Hitam begitu menghormati kekasihnya, padahal menghadapi Kaisar Pill sikap seperti ini tidak pernah diberikan.


"Saint Tian Zhi, semua ramuan sudah ada di cincin dimensi ini semuanya, termasuk telur mitos...," kata penatua Bing Fung kepada Xiang Tianzhi dengan memberikan cincin dimensi, dia telah menguras habis persediaan ramuan demi hubungan baik antara Paviliun Hitam dan Xiang Tianzhi.


Xiang Tianzhi juga menerima hasil penjualan dua jenis pill setelah dipotong jasa, harga telur mitos dan pembayaran semua ramuan, total Xiang Tianzhi menerima penjualan senilai satu miliar delapan ratus juta lebih. Jika dihitung dengan pembayaran uang muka dari tetua Xu, totalnya mencapai dua miliar lebih, secara keseluruhan kekayaan Xiang Tianzhi jika digabungkan dengan hasil dari Paviliun Pill Surga mencapai tiga miliar seratus juta.


"Bagus, mulai bulan depan saya akan lelang dua butir pil tingkat Kaisar tahap menengah ... Lang Ying dan Lili yang akan menjadi penghubung antara kita. Ya, semoga hubungan kita tetap terus seperti ini ... Jika Paviliun Hitam memiliki ramuan lagi entah itu buruk atau yang berkualitas, bisa Penatua Bing Fung jual kepadaku...," kata Xiang Tianzhi kepada penatua Bing Fung.


Penatua Bing Fung tertawa lebar dengan memperlihatkan giginya yang ekstrim, dan membuat Xiang Tianzhi ingin ketawa.


"Dengan senang hati, kita bisa atur!" jawab penatua Bing Fung dengan lugas.


"Jangan lupa permintaan-ku!" kata Xiang Tianzhi untuk mengingatkan penatua Bing Fung dan tetua Xu.


"Tentu kami tidak akan lupa. Oh iya, lebih baik Saint Tian Zhi untuk sementara waktu disini terlebih dahulu, sebab diluar banyak orang yang mengincar Anda!" ungkap penatua Bing Fung.


"Jangan kuatir, aku ingin bermain-main dengan mereka, biarkan wanitaku disini terlebih dahulu dan kawal mereka!" jawab Xiang Tianzhi yang tidak takut.


Penatua Bing Fung tahu jika para perampok akan menendang plat besi yang telah salah sasaran, semua orang di ruangan tidak kuatir jika Xiang Tianzhi ditargetkan, kecuali Lang Ying yang kuatir, cemas dan banyak pertanyaan perihal nama panggilan kekasihnya telah berubah.


Sebelum Lang Ying mencegah Xiang Tianzhi agar tidak meninggalkan Paviliun Hitam, Lili segera berbisik perihal kekuatan Xiang Tianzhi dan tingkat Alkemis. Spontan Lang Ying menutup mulutnya sebelum berteriak karena syok, dia teringat telah membuat Xiang Tianzhi marah dengan dirinya membuntuti nya tempo hari, beruntung dia tidak mati di tangan Xiang Tianzhi.


"Baiklah, aku akan segera usir mereka, dan tolong Penatua Bing Fung mengawal mereka menuju Villa pinggir danau!" pinta Xiang Tianzhi dan berdiri.


"Anak buah-ku yang akan mengawal mereka sekaligus menjaga villa Anda. Hati-hati Saint Tian Zhi, dan harap jangan bunuh mereka di wilayah Kota Donggi agar tidak menimbulkan permasalahan dimasa depan!" pesan penatua Bing Fung.


Xiang Tianzhi tersenyum dan tahu maksud ucapan penatua Bing Fung, tidak boleh membunuh para perampok di kota karena aturan ketat, tapi jika diluar kota bisa bebas.


Setelah memberikan kartu platinum yang bernilai dua ratus empat puluh juta kepada Li Yenny untuk memborong ramuan, Xiang Tianzhi keluar dari Paviliun Hitam.


"Hah! Benar-benar monster jenius!" ******* kasar penatua Bing Fung yang tidak bisa berkata-kata dengan prestasi yang diperoleh Xiang Tianzhi, "koneksi Paviliun Hitam di Xing Dalu (Benua Bintang) tidak pernah mengenalinya, siapa sebenarnya Saint Tian Zhi? Seharusnya, dengan prestasinya saat ini sudah pasti dikenali banyak kekuatan?" lanjutnya dengan bergumam.


"Mungkin saja dari Ling Dalu (Benua Teratai) atau bisa jadi dari Ling Jie (Alam Roh) !" sahut tetua Xu.


Disaat dua pria tua dan lima wanita membicarakan Xiang Tianzhi, orang yang mereka bicarakan telah keluar dari Paviliun Hitam dengan wajah yang sudah berbeda, menjadi orang tua bungkuk.


Dan memang benar, Xiang Tianzhi merasakan tatapan niat membunuh saat dia keluar dari Paviliun Hitam. Seakan-akan tidak tahu sedang diincar, Xiang Tianzhi berjalan dengan tergesa-gesa setelah memeriksa sekelilingnya aman atau tidak.


Xiang Tianzhi keluar pintu gerbang belakang Kota Donggi, dia berniat menuju Pengunungan Penglai untuk mengiring musuh dan sekaligus memeriksa tempat yang akan dijadikan tempat kekuasaannya.


Dengan tergesa-gesa, Xiang Tianzhi keluar tanpa halangan dan memasuki hutan, semua orang yang berniat merampok jelas mengikutinya dengan menjaga jarak sejauh lima ratus meter.


Ya, semua orang mudah mengenali Xiang Tianzhi, sebab hanya Xiang Tianzhi yang keluar terakhir dari Paviliun Hitam, apalagi gerak-geriknya mencurigakan, seakan-akan takut dirampok.


Hampir semua peserta lelang mengikuti Xiang Tianzhi dengan membentuk aliansi, dan akan membagi kekayaan Xiang Tianzhi, sekaligus memperbudak Xiang Tianzhi untuk menjadi alkemis mereka.


"Biarkan para semut-semut ini berurusan dengan orang itu terlebih dahulu, baru kita ambil keuntungan...!" perintah Kaisar Pill kepada pengikutnya, dia juga ikut berpartisipasi.


Ternyata pengikutnya bertambah dua, mereka adalah dua Viscount, Xiang Geng dan Wang Tong. Total dua Marquis, dua Viscount, satu Chevalier dan Nobel. Mereka jajaran kekuatan yang mengerikan jika bergabung, hanya karena perintah maupun dengan senang hati menjadi pengikut dari seorang Alkemis.


Jika di total yang mengikuti Xiang Tianzhi mencapai lima puluh peserta lelang lantai dua, lima peserta lelang lantai tiga dan tujuh peserta lelang lantai empat.


Ternyata selain Kaisar Pill dan peserta lelang, Matriark Yin, Yin Rong dan Yin Shuang juga mengikuti Xiang Tianzhi, mereka bersembunyi dibalik awan putih sambil mengunci targetnya. Entah apa yang mereka inginkan!


Xiang Tianzhi berlari dengan melompati batang pohon satu ke batang pohon yang lainnya, berhenti sebentar untuk memeriksa sekitarnya, dan kembali bergerak semakin dalam. Arahnya menuju Lembah Bukit Bambu yang searah ke Pengunungan Penglai.


"Cepat, jangan sampai kehilangan jejak!" perintah salah satu pemimpin aliansi sementara kepada rekan-rekannya.


Xiang Tianzhi menyeringai sadis dengan mengeluarkan senjatanya, lalu dia bersembunyi di pepohonan saat jaraknya semakin jauh. Matriark Yin yang sudah mengunci targetnya merasakan keanehan, sebab dia tidak bisa melihat kekuatannya.


"Matriark, pria itu tampaknya sedang menyamarkan dirinya!" bisik Yin Rong yang tidak bisa melihat kekuatan Xiang Tianzhi, dan gerakan seorang pria tua bungkuk yang lincah, padahal fisiknya seharusnya mempengaruhi pergerakan Xiang Tianzhi.


"Ya dia memang menyamar, tampaknya dia menggunakan Armament Grade Human. Sayangnya, itu tidak berguna jika yang melihat kekuatan diatas Earth Immortal!" jawab Matriark Yin, yang sebenarnya sedari tadi mengagumi penampilan asli Xiang Tianzhi.


Matriark Yin melihat Xiang Tianzhi sudah membunuh beberapa peserta lelang dengan mengorok dan memenggal leher, dia tersenyum dibalik cadar, saat Xiang Tianzhi berbalik merampok semua orang yang dia bunuh.


"Bagaimana penampilannya?" tanya Yin Shuang yang tidak bisa melihat penampilan asli Xiang Tianzhi yang menyamar.


"Masih sangat muda, usia 18 tahun ... Hanya saja aku tidak bisa melihat kekuatannya, mungkin dia menggunakan jubah penyamaran diatas Grade Fairy tahap rendah, perkiraanku kekuatannya pada tingkat Body Integration ... Aku rasa dia juga bukan dari benua ini!" ungkap Matriark Yin yang mengejutkan kedua bawahannya, "panggil Qiao dan Ling'er." lanjutnya dengan memberikan perintah.


Disaat ketiga wanita itu membicarakan targetnya, Xiang Tianzhi telah membunuh dua puluh orang dengan menyelinap, gerakannya sangat hati-hati sebab merasakan sedang diawasi dari atas, sekali-kali Xiang Tianzhi melihat keatas dan sekitarnya, tapi tidak menemukan siapa orang itu.


"Mungkin dia!" gumam Xiang Tianzhi setelah memenggal leher peserta lelang, dia menebak jika sedang diawasi Matriark Yin, "tinggal 36 tikus." lanjutnya bergumam saat melihat fluktuasi energi musuhnya, termasuk Kaisar Pill yang terang-terangan menampakkan diri.


"Bodoh!" hina Xiang Tianzhi melihat Kaisar Pill.


Kembali Xiang Tianzhi berlari semakin masuk ke dalam hutan belantara, untuk mengiring dan memisahkan musuhnya agar lebih mudah dia bunuh. Kaisar Pill tersenyum dengan menjadikan peserta lelang umpan meriam, sengaja dia melakukan itu agar Xiang Tianzhi kelelahan, setelah targetnya lelah baru Kaisar Pill bergerak.


Sling... Bruk...


Sekali lagi Xiang Tianzhi memenggal leher musuhnya tanpa ampun, bahkan korban tidak tahu siapa yang telah membunuhnya. Disaat semua aliansi semakin berkurang, Kaisar Pill segera memerintahkan pengikutnya untuk mengepung Xiang Tianzhi.


Kali Xiang Tianzhi tidak bersembunyi lagi, sebab lawannya sudah berkurang banyak.


"Huff!" dengus Xiang Tianzhi dan segera bergerak lagi setelah menjarah harta korbannya.


Xiang Tianzhi melesat dengan gerakan yang makin cepat, dia berniat mengiring mereka di tempat yang semakin lebat. Namun Kaisar Pill segera mengikuti dengan mengeluarkan basis Kultivasi tingkat Body Integration tahap tiga.


"Hei!! Jangan lari kamu setelah membunuh saudara kami?!" bentak Marquis Gao Baojia yang berpura-pura marah, seakan-akan Xiang Tianzhi membunuh dan merampok saudaranya.


Swosh... Bang...


Marquis Gao Baojia melepaskan pukulan energi kekuatan Great Integration tahap enam kearah Xiang Tianzhi, namun Xiang Tianzhi dengan mudah menghindari dengan senyuman mengejek.


Bang... Bang...


Ledakan demi ledakan saat serangan pengikut Kaisar Pill menyerang Xiang Tianzhi dari jarak jauh, tapi selalu saja dihindari. Kaisar Pill terbang diatas pepohonan, berniat menghalangi jalur pelariannya.


Marquis Xie Chong tertawa saat berhasil mengepung Xiang Tianzhi dengan Kaisar Pill yang bertindak, dia menekan Xiang Tianzhi dengan kekuatan tingkat Body Integration tahap lima. Tidak hanya Marquis Xie Chong yang menekan Xiang Tianzhi dengan kekuatan, Nobel Li Jiancheng pun mengikuti walaupun kekuatannya paling rendah.


"Pria Tua, jadilah pengikut ku, aku jamin kamu akan kaya!" ungkap Kaisar Pill dengan berjalan pelan mendekati Xiang Tianzhi, dia mencoba bernegosiasi, agar Xiang Tianzhi mau mengungkapkan metode penyempurnaan pill tingkat Raja tahap puncak bergaris tujuh.


Awalnya Kaisar pill mengira jika pembuat pill tingkat Raja adalah Grand Master Tian Zhi menurut informasi dari pengikutnya, tapi setelah melihat pria tua bungkuk keluar terakhir dari Paviliun Hitam, dia segera menebak jika Grand Master Tian Zhi bukan Alkemis yang sebenarnya. Selain itu, tidak mungkin usia 18 tahun mampu membuat pill tingkat Raja tahap puncak.