Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 179. Penyesalan Nanggong Kaili.


Bab 179. Penyesalan Nanggong Kaili.


Rombongan putra mahkota telah keluar dari dinding pertahanan Kekaisaran Shang. Para tentara pelindung kekaisaran menggunakan tunggangan binatang Griffin, sedangkan empat putra mahkota berada didalam gerbong kereta kuda terbang. Di luar gerbong ada sepuluh tahun Wali Penjaga yang selalu melindungi putra mahkota.


Aksi rombongan putra mahkota jelas mengundang perhatian banyak penduduk, namun penduduk tahu tujuan empat putra mahkota yang akan melamar empat jenius Alkemis di Perguruan Lima Elemen.


Sedangkan Tian Zhi yang menggunakan Tubuh Ganda, telah kembali di gedung utama Perguruan Lima Elemen, namun dia tidak melihat empat wanitanya.


"Master Tian!" sapa Nanggong Kaili.


Tian Zhi tersenyum dan duduk di kursi berhadapan dengan Nanggong Kaili. Lalu dia pun bertanya, "apa pilihan mereka?"


Nanggong Kaili tersenyum masam, sebelum berbicara dia menarik nafas. "Mereka memilih untuk menerima lamaran putra mahkota!" jawab Nanggong Kaili.


Tian Zhi mengangguk mengerti, lalu dia pun berbicara, "bagus! Ini juga bagus untuk masa depannya. Dengan memiliki status di kekaisaran, kehidupan mereka akan lebih terjamin dan juga akan menguntungkan Perguruan Lima Elemen."


Tian Zhi tidak kecewa jika Lili dan tiga sahabatnya lebih memilih putra mahkota karena status, dia tidak menyalahkan keputusan mereka, sebab ini juga kesalahannya yang terlalu lama menghilang.


Justru Nanggong Kaili yang merasa tidak nyaman dengan keputusan keempat muridnya, dia merasa sulit untuk berbicara kepada Tian Zhi.


"Oh iya! Dimana Kuil Alam Dewa?" tanya Tian Zhi saat teringat akan perkataan Yang Hua tentang keberadaan Kitab Jalan Kehidupan, dia juga ingin menggantikan topik pembicaraan. Kini baginya, Lili dan ketiga sahabatnya sudah dianggap masa lalu, dan tidak perlu lagi dipikirkan,


Nanggong Kaili terlihat tersenyum yang dipaksakan, dia mengagumi sifat Tian Zhi yang dewasa dan tidak kecewa dengan keputusan keempat muridnya.


"Kuil Alam Dewa berada di wilayah Perguruan Phoenix Surga. Tapi dibuka untuk umum setiap tujuh hari sekali. Apakah tujuan Master Tian ingin kesana?" jawab Nanggong Kaili dan balik bertanya, dia khawatir jika Tian Zhi mengunjungi Perguruan Phoenix Surga.


"Melakukan ritual penghormatan saja!" jawab Tian Zhi yang berbohong, dia sebenarnya akan mengambil Kitab Jalan Kehidupan.


Nanggong Kaili mengangguk paham, lalu dia mengajak Tian Zhi untuk mengelilingi Perguruan Lima Elemen untuk memperkenalkannya. Tian Zhi pun dengan senang hati mengikuti.


Disaat Tian Zhi keluar dari gedung utama, Lang Ying melihatnya, dia meneteskan air mata karena menyesal telah lebih memilih putra mahkota.


"Ini juga demi masa depan kita! Seandainya kita seperti dulu dan dikejar masalah terus karena ulahnya, apa jadinya masa depan kita! Ini kesempatan kita untuk mendapatkan masa depan yang cerah!" tegur Lili agar Lang Ying tidak terlalu menyesali keputusannya.


Semenjak Tian Zhi menghilang, kehidupan mereka berempat di Benua Awan Timur tidak bahagia dan hidup penuh ketakutan, bahkan melihat kakek Tsai Xinxin terbunuh oleh tiga orang misterius yang menculik mereka.


Karena hal itu, mereka lebih memilih hidup nyaman, bahagia dan memiliki status tinggi dengan menjadi calon istri putra mahkota Kekaisaran Shang.


Li Yenny dan Tsai Xinxin juga melihat punggung Tian Zhi yang berjalan bersama pemimpin perguruan. Khususnya Tsai Xinxin, dia tidak menangis mau bersedih telah memutuskan hubungannya dengan Tian Zhi, sebab kakeknya mati juga ulah Tian Zhi.


"Salah atau tidak keputusan kita, siapa yang tahu! Lebih baik kita persiapkan diri untuk menyambut calon suami kita!" kata Li Yenny dengan membalikkan badannya, dia enggan melihat Tian Zhi terus, karena dia masih ada rasa cinta kepadanya.


"Kamu benar, tidak selamanya kekuatan bisa mendapatkan cinta sejati!" dukung Lili dan mengikuti Li Yenny, "setidaknya kita telah mempermudah Tian Zhi bisa berpijak di Benua Dewa." lanjutnya sambil berjalan.


Lili berpikir telah membantu Tian Zhi agar tidak mendapatkan masalah seperti di Benua Awan Timur, dengan dia mengatakan siapa yang telah mengajarkan tentang Alkemis.


Sayangnya, mereka lupa akan asal usulnya, dimana mereka dulu hanyalah wanita biasa yang tidak dianggap oleh siapapun, berkat Tian Zhi pula mereka bisa seperti ini.


Mereka tidak tahu bagaimana perjalanan Tian Zhi selama lima tahun ini, bagaimana Tian Zhi selalu memikirkan mereka dan harus melawan Dewi Cahaya demi cintanya.


"Ya, mau bagaimana lagi, semua kehidupan berhak memilih kebahagiaannya masing-masing, apapun alasannya. Entah disaat berjalannya waktu, bahagia atau tidak, tidak ada yang tahu!" batin Tian Zhi saat tahu mantan sedang memperhatikannya.


Tian Zhi telah diperkenalkan infrastruktur penting Perguruan Lima Elemen. Lalu Nanggong Kaili mengajak Tian Zhi menuju tempat tinggalnya. Nanggong Kaili memberikan tempat khusus yang istimewa kepada Tian Zhi sebagai seorang ahli Alkemis, Nanggong Kaili ingin menebus kesalahan keempat muridnya yang telah mengecewakan Tian Zhi.


Padahal Tian Zhi yang asli sedang bercinta dengan Meyleen, dia selalu tertawa di dalam hatinya melihat situasi di luar.


Lalu Tian Tian palsu melihat dipinggir danau ada sebuah rumah yang sangat besar dan berlantai dua, sekelilingnya di bangun dinding setinggi tiga meter sebagai perlindungan. Itu adalah tempat tinggal Tian Zhi selama menjadi guru nominal.


"Mansion ini sangatlah sederhana, aku harap membuat Master Tian betah," kata Nanggong Kaili, dia berharap Tian Zhi betah.


Tapi melihat wajah Tian Zhi, Nanggong Kaili menghela nafas berat, karena Tian Zhi tampak biasa saja, padahal mansion ini adalah yang terbaik.


"Aku akan berkultivasi tertutup. Mohon jangan ada yang menganggu! Kalau boleh, tolong jaga sekitar area tempat tinggal ku!" pinta Tian Zhi kepada Nanggong Kaili setelah melihat tempat tinggalnya yang sangat nyaman.


"Master Tian bisa berkultivasi tertutup dengan nyaman. Aku akan perintahkan murid terbaik menjaga tempat ini?" jawab Nanggong Kaili, lalu dia keluar dari tempat tinggal Tian Zhi.


Setelah Nanggong Kaili keluar dari halaman mansion, Tian Zhi membuat Formasi Penghalang agar tidak ada satupun yang tahu apa yang akan dia lakukan di dalam mansion.


Nanggong Kaili kaget saat baru keluar dari pintu merasakan energi spiritual, dia membalikkan badan dan melihat fluktuasi energi Formasi Penghalang.


"Formasi tingkat Celestial Supreme!" seruan Nanggong Kaili dengan tubuh gemetaran saat tahu apa yang dibuat oleh Tian Zhi, kini dia makin menyesal tidak membuat keempat muridnya mengurungkan niat untuk menerima lamaran putra mahkota.


"Bodoh, bodoh!" umpat Nanggong Kaili kepada muridnya, "status sebagai keluarga kekaisaran bagi seorang ahli adalah sampah! Kalian ... Ah! Sudahlah...!" lanjutnya yang tampak putus asa.


Nanggong Kaili pun segera kembali ke gedung utama Perguruan Lima Elemen, lalu memanggil Zheng Deng untuk memilih murid terbaik menjaga kediaman Tian Zhi.


Tubuh Ganda yang berada di mansion telah menghilang setelah membuat Formasi Penghalang. Sedangkan dua puluh Tubuh Ganda juga telah menghilang setelah membuat Formasi Ilusi untuk menjebak putra mahkota dan tentara pelindung Kekaisaran Shang.


Tian Zhi yang asli tertidur bersama Meyleen setelah berkultivasi ganda. Meyleen telah dibuatnya menyerah setelah mencapai puncak lebih dari sepuluh kali, sedangkan Tian Zhi hanya keluar sekali.


Tian Zhi terbangun karena He Hua keluar dari kamarnya, dia segera keluar dari kamar milik Meyleen untuk berbicara kepadanya.


"Wow!" Sudah naik dua level, hebat!" pujian Tian Zhi sambil memeluk He Hua dari belakang, He Hua tertawa kecil.


"Ini berkat kamu juga!" jawab He Hua.


Kemudian Tian Zhi bercerita kepada He Hua jika telah berada di Benua Dewa, dia juga menceritakan apa yang terjadi diluar. He Hua yang mendengar keputusan Lang Ying dan ketiga sahabatnya terlihat senang, karena tidak akan terlalu banyak wanita yang menjadi pasangan Dao bagi kekasihnya.


"Lili kan mantan murid Sekte Yin, apa kamu tidak mengingatnya?" tanya Tian Zhi setelah bercerita.


"Tidak, tolong ceritakan tentang itu!" jawab He Hua yang tidak mengingat apapun tentang Sekte Yin miliknya yang berada di Benua Awan Timur.


Tian Zhi mengajak He Hua duduk di ruang santai, lalu dia memangku He Hua. Kemudian Tian Zhi menyentuh dahi He Hua untuk membuka alam bawah sadarnya.


He Hua memejamkan mata saat banyak ingatan tentang masa lalunya. He Hua juga merasakan sakit kepala setelah mendapatkan kembali ingatannya, Tian Zhi langsung memeluk dan mencium dahinya untuk meredakan rasa sakitnya.


Setelah waktu satu dupa, He Hua membuka matanya dan menatap Tian Zhi, dia tertawa saat mengingat masa lalunya yang konyol, dimana mengejar metode membuat pil dan lain sebagainya.


Tian Zhi juga ikut tertawa, benar-benar konyol masa lalu mereka, mereka berdua saling bercerita tentang masa lalu yang lucu. Miao Jiang juga keluar dari kamar saat mendengar suara tawa kekasihnya.


Miao Jiang juga naik dua level dan Tian Zhi juga memujinya. Lalu Tian Zhi juga membuka alam bawah sadarnya agar mengingat tentang masa lalunya.


Setelah itu, mereka bertiga tertawa bahagia. Tawa mereka jelas membuat semua wanita keluar dari kamarnya masing-masing, dan akhirnya ikut ngobrol dengan tawa riang.