Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 77. Membuat Kekacauan (2).


Chapter 77. Membuat Kekacauan (2).


Tian Zhi segera memasukkan para prajurit iblis yang dia lumpuhkan dan berniat menuju Benteng Aliansi. Saat terbang, dia melihat balok persegi berwarna putih menyerupai salju, yang tidak lain adalah kereta laba-laba.


kereta laba-laba berjalan merayap layaknya laba-laba, dengan kaki laba-laba kereta itu dengan mudah melewati salju tebal, karena lempengan berbentuk segitiga membuatkan jalan dan mempermudah pergerakannya.


Segera Tian Zhi masuk ke dalam kereta laba-laba untuk melihat interiornya, dia mempelajari desain dan cara pengoperasiannya.


Setelah paham dan seperti sebelumnya, Tian Zhi melumpuhkan sepuluh tim penyelidik dan memasukkan mereka ke dalam cincin dimensi beserta kereta laba-laba.


Dengan wajah berseri-seri dia menuju Benteng Aliansi, namun dia berhenti lagi saat melihat salah satu Ras Half Human, pria tua berwujud serigala.


Disaat Tian Zhi mendekatinya untuk membunuhnya, dia mengendus aroma pill dari tubuhnya dan juga merasakan aura familiar. Tian Zhi tersenyum saat tahu siapa pria tua itu, dia tidak lain adalah Yu Bao.


"Aiyoh!! Selera ku runtuh saat tahu wanita ku adalah pria tua, jelek lagi!" goda Tian Zhi dengan berbicara dekat dengan telinga Yu Bao.


Sontak Yu Bao terkaget dan langsung menyerang Tian Zhi dengan pukulan, namun kepalan tangannya seperti memukul udara dan tidak terlihat siapa pemilik suara.


Yu Bao segera memeriksa sekelilingnya dengan kewaspadaan tinggi.


"Siapa kamu?" tanya Yu Bao sambil mencari.


"Sakit hati ku! Ternyata aku memeluk seseorang pria waktu itu!" jawab Tian Zhi yang masih menggoda Yu Bao.


Segera Yu Bao teringat dengan pria yang pernah dia peluk, dia menjadi tersipu malu. "Shimo, jangan menggoda, cepat keluar!" perintah Yu Bao dengan suara yang rendah.


"Malas! Kamu seorang pria jelek, dan aku masih pria normal!" jawab Tian Zhi dengan menahan tawa.


"Kamu ... Perwira iblis sedang mengawasi kearah ini ... Gara-gara kamu membuat kekacauan dengan membunuh banyak anggotanya! Ayo kembali ke goa dan jangan bertindak ceroboh tanpa perencanaan dulu!" alasan Yu Bao, yang jelas dia kuatir dan melihat kearah Benteng Aliansi.


"Ubah dulu wujud aslimu!" pinta Tian Zhi sebelum menampakkan dirinya.


Segera Yu Bao mencari tempat yang menghalangi mata perwira iblis, walaupun sudah berada di hutan dan tidak akan terlihat musuhnya. Tian Zhi geleng-geleng melihat kewaspadaan Yu Bao dan tidak menyalahkan tindakan yang ekstra waspada.


Bertahun-tahun Ras Rubah menjadi buruan dan sudah mengembangkan sikap mawas diri di manapun mereka berada, sebab itu tindakan Yu Bao terlahir secara alami setelah menjadi buruan banyak kekuatan.


Tian Zhi mengikuti Yu Bao dan berhenti saat berada di balik pohon besar. Segera Yu Bao memeriksa sekelilingnya lagi, dan setelah aman dia merubah wujud aslinya sebagai wanita rubah.


Disaat berubah, Tian Zhi langsung menampakkan diri dan mengejutkan Yu Bao yang akan berteriak. Sebelum Yu Bao berteriak, Tian Zhi langsung mencium bibirnya, dan Yu Bao yang melihat Tian Zhi jelas bahagia dan membalas ciumannya.


"Kamu ... Apa lukamu sudah benar-benar sembuh total?" tanya Yu Bao setelah Tian Zhi melepaskan ciumannya, dia tampak kuatir dengan luka yang dialami Tian Zhi.


"Sempurna dan siap membuatkan anak!" jawab Tian Zhi yang tak tahu malu, sambil tetap memeluk pinggang Yu Bao.


Wajah Yu Bao memerah dengan ucapan Tian Zhi, dan membenamkan wajahnya di dada bidang Tian Zhi. Sudah lama dia tidak merasa seperti saat ini, nyaman dan merasa terlindungi.


"Aku akan memburu Ras Iblis, kamu tunggu di tempat persembunyian," kata Tian Zhi sambil membelai rambut panjang Yu Bao.


"Buat perencanaan dulu dan kamu juga belum mengetahui kekuatan lawan-mu!" jawab Yu Bao yang tidak mencegahnya, sebab dia jelas mendukung rencana Tian Zhi, "kemarin ada dua puluh rubah jantan di tangkap mereka, kini mereka sedang di penjara di Benteng Aliansi." lanjutnya dengan mengungkapkan perasaan sedih yang dia pendam.


Tian Zhi akhirnya mengerti alasan Yu Bao membuat rencana. Dengan tertangkapnya anggota keluarganya, Yu Bao pasti berusaha untuk membebaskan mereka sebelum dibagi-bagikan kepada tiga kerajaan.


Tian Zhi jelas memahami perasaan Yu Bao dan mengangguk pelan mengikuti saran Yu Bao. Pertolongan Yu Bao kepadanya pada waktu itu pasti akan dia balas.


Seandainya Yu Bao tidak menemukannya dan ditemukan pihak lain, Tian Zhi pasti tidak akan bisa menghirup udara bebas seperti saat ini.


"Aku akan mengabari anggota yang lainnya, tapi sebelum itu, apa rencana mu?"


"Seperti yang aku katakan tadi, aku akan berburu mereka untuk meningkatkan kekuatan, dan tugasmu mencari anggota mu yang ditangkap mereka!" jawaban Tian Zhi yang sederhana.


Yu Bao geleng-geleng dan menatap wajah Tian Zhi, dia tidak heran jika Tian Zhi ingin meningkatkan kekuatan dengan menyerap energi mereka, tapi tindakan Tian Zhi terlalu ceroboh.


"Jumlah mereka mencapai sepuluh ribu prajurit dan belum termasuk yang lainnya. Kekuatan terendah pada tingkat Tyrant dan tertinggi tingkat Half God level 9! Bagaimana caramu memburu mereka?" ungkap Yu Bao dan bertanya.


Bukannya takut, Tian Zhi malah tersenyum, dan membuat Yu Bao mengunci alisnya. Yu Bao tidak tahu kenapa Tian Zhi tidak takut sama sekali dengan jumlah musuh, bahkan tampak senang mengetahui kekuatan lawan.


"Kamu jangan kuatir! Jika begitu... Kita selamatkan dulu anggota mu ... Kamu lihat apa yang akan aku lakukan kepada mereka setelahnya!" jawab Tian Zhi yang tahu kekuatiran Yu Bao.


Karena tidak bisa membuat Yu Bao yakin akan kemampuannya, mau tidak mau dia harus membuktikannya sendiri. Segera Tian Zhi berubah menjadi udara, dan mengagetkan Yu Bao yang tidak lagi memeluknya.


"Bagaimana, apa kamu percaya jika aku bisa melakukan apapun untuk memburu mereka dan membebaskan anggota mu!" tanya Tian Zhi dengan berbisik.


Tangan Yu Bao bergerak untuk merasakan dimana Tian Zhi berada dan dia hanya meraih udara. Yu Bao geleng-geleng mengetahui kemampuan Tian Zhi, ada rasa kagum dan hatinya kini menjadi lega.


Tian Zhi kembali muncul di depan Yu Bao, dan langsung dipeluk. "Pegang erat tubuhku dan jangan pernah bersuara!" pinta Tian Zhi.


Tanpa banyak bicara Yu Bao yang makin mengandalkan Tian Zhi hanya menuruti dan ingin tahu apa yang akan dilakukannya. Segera Tian Zhi berubah menjadi udara sambil memeluk Yu Bao.


Yu Bao sendiri tidak merasakan apa-apa jika dirinya telah berubah menjadi udara, dia hanya merasakan terbang sangat ringan dengan berada di pelukan Tian Zhi.


Segera Tian Zhi menuju Benteng Aliansi dan untuk membuktikan kepada Yu Bao, dia berhenti tepat di depan para penjaga gerbang dengan melayang dan memutari tubuh mereka tanpa diketahui siapapun.


Yu Bao jelas ketakutan dan tidak berani mengeluarkan suara saat berada di depan penjaga gerbang. "Coba kamu pukul dia, tapi jangan pernah melepaskan pelukanmu!" pinta Tian Zhi kepada Yu Bao dengan komunikasi telepati.


Jelas Yu Bao tidak mau, jantungnya saja sudah berdetak kencang, karena kuatir dan ketakutan dan juga sudah membuatnya mengeluarkan keringat, padahal cuaca saat ini sangat dingin.


Karena masih tidak percaya, Tian Zhi ingin mempraktikkan sendiri dan berbicara sebelum bergerak. "Jangan mengeluarkan aura apapun, tenang dan amati sekitarnya," kata Tian Zhi dan di anggukan saja oleh Yu Bao.


Swosh... Bukk...


"Arghh!!"


Teriakan prajurit iblis yang terpukul kepala belakangnya dan berguling-guling. Seketika semua orang yang berada di dekat korban pemukulan merasa heran melihat prajurit penjaga tiba-tiba terpental, dan mereka melihat rekannya yang berada di belakang prajurit penjaga yang menjadi korban.


"Apa salahku! Hah!?" bentak prajurit penjaga yang mengira di pukul rekannya sendiri dari belakang, setelah bangkit dengan tergesa-gesa. Beruntung Tian Zhi mengurangi kekuatannya, jika tidak korbannya mati seketika.


Jelas rekannya kebingungan dengan dituduh, segera dia menolak tuduhan itu, karena memang dia tidak melakukannya.


Untung saja mereka dilerai oleh para penjaga gerbang yang lainnya, sehingga tidak sampai terjadi baku hantam.


"Hebat! Sayang, ajari aku ya!!" pinta Yu Bao setelah pembuktian, dia ingin memiliki Teknik Perubahan Wujud.


Seketika Tian Zhi menjadi teringat batas kemampuan tekniknya, dan buru-buru menjauhi para penjaga gerbang.


Reaksinya bisa dimaklumi, sebab kemampuannya bisa diketahui oleh kekuatan setingkat Almighty God atau setingkat Dewa Perunggu dengan mengukur kekuatan di Benua Permata Hitam.


Sedangkan kekuatan tertinggi disini berada tingkat Dewa Kuno dan jelas akan mampu melihat Teknik Perubahan Wujud dengan mudah. Tian Zhi bersyukur, lagi-lagi Yu Bao menyelamatkannya dari tindakan ceroboh.


Tidak ingin mengecewakan penyelamatnya, Tian Zhi menjawab dengan jujur. "Ini masih belum sempurna, bisa diketahui oleh kekuatan di atas Dewa Perak!"


"Tidak masalah, asal aku memiliki skill untuk menyelamatkan diri dan juga untuk penyamaran!" jawab Yu Bao dengan penuh antusias, walaupun teknik ini masih belum sempurna, baginya sangat berarti dalam aktifitasnya yang selalu membutuhkan penyamaran.


"Tentu, kita akan belajar bersama-sama," kata Tian Zhi, dia juga perlu meningkat Teknik Perubahan Wujud hingga tidak dilihat oleh kekuatan tertinggi di alam semesta.


Yu Bao kegirangan dengan memeluk erat Tian Zhi. Segera Tian Zhi masuk ke dalam Benteng Aliansi dan berbicara kepada Yu Bao.


"Kita jarah dulu semua harta milik musuh, lalu selamatkan anggota mu sebelum aku membuat kekacauan!" ajak Tian Zhi.


Yu Bao makin bersemangat dan segera menunjukkan satu per satu gedung yang menyimpan harta, dan juga toko menjual berbagai kebutuhan para prajurit dan semua pendukung aliansi.


Pertama, Yu Bao menunjukkan gedung alkemis, dimana menjual berbagai pill dan ramuan. Dengan Yu Bao di gendong di punggung Tian Zhi, pergerakannya cepat dan membuat berbagai pill yang dipajang tiba-tiba menghilang dan membuat kekacauan di lantai dasar dan lantai dua.


"Itu gudang penyimpanan ramuan dan stok pill!" tunjuk Yu Bao di gudang penyimpanan yang dijaga ketat, setelah menjarah di lantai satu dan dua.


Segera Tian Zhi masuk melalui celah lubang pintu dan melihat banyak sekali ramuan. Dengan rakus Tian Zhi menjarah dan dibantu Yu Bao yang turun dari gendongan.


Dengan keadaan di dalamnya tanpa penjaga, mereka berdua menguras habis berbagai macam jenis ramuan dan pill, hingga cincin dimensi milik Yu Bao tidak mampu menampung semuanya dan mengandalkan cincin dimensi milik Tian Zhi.


Setelah menjarah gudang penyimpanan gedung alkemis, dan menyisakan tempat yang kini kosong, Tian Zhi dan Yu Bao kembali menuju ke tempat gedung pandai besi, dan jelas tujuan menjarah lagi.


Tidak berhenti di situ, semua toko makanan dan semua yang bermanfaat dijarah oleh dua pasangan yang seperti orang kelaparan.