
Chapter 22. Ujian Praktek Meramu Pill.
Penatua Tsai Yelu dan Dong Jian ikut geleng-geleng melihat Xiang Tianzhi telah gagal dalam tahap awal, sebab sebelum memanaskan tungku, tahap awal seorang Alkemis akan memilah tanaman terlebih dahulu untuk memilih bagian yang terbaik, sesuai jenis pill apa yang akan dibuat.
Di tahap kedua, setelah memilih bagian tanaman yang terbaik, seorang alkemis akan menggerus atau menumbuk tanaman hingga halus, baru tahap ketiga mulai memanaskan tungku, hingga suhu panas di dalam tungku antara 100 - 250 derajat celcius.
Di tahap keempat, setelah tungku dipanaskan, alkemis segera memasukan tumbukan tanaman, membakarnya secara berlahan hingga residu yang masih menempel benar-benar hilang.
Di tahap kelima, alkemis berusaha dengan hati-hati untuk mendapatkan cairan esensi dari tanaman sebanyak mungkin, dan jika berhasil ditandai dengan ciri aroma wangi tercium, tahap kelima dibilang sukses
Di tahap keenam, alkemis berusaha membakar cairan esensi tanaman agar mengental, dan setelah mulai mengental, alkemis harus segera memadatkan hingga mulai terbentuk pill dalam bentuk yang masih acak.
Di tahap ketujuh, tahapan yang paling penting, dimana alkemis harus menggunakan energi spiritualnya untuk memadatkan pill dalam bentuk bulat dan meningkatkan api secara bertahap. Kontrol api di tahap tujuh sangatlah penting, tidak boleh terlalu panas juga terlalu rendah, dengan kata lain si alkemis harus benar-benar jeli melihat setiap perubahan pill, dan jika sudah terbentuk bulat, alkemis harus meningkatkan apinya agar pill semakin padat dan dinyatakan jadi.
Di tahap kedelapan adalah pengujian kualitas pil, disini kemampuan alkemis bisa terlihat dari hasil ciptaannya.
Semua peserta tersenyum sinis, dan mereka senang melihat jenius teori nilai sempurna telah dianggap gagal. Dalam pikiran mereka, 'tahap dasar saja tidak tahu, bagaimana bisa meramu pil, paling-paling hasilnya menjadi sampah'. Melihat peserta yang dianggap saingan terberat telah gagal, semua peserta kembali fokus dan melakukan sesuai aturan.
Bagi Ras Syura, api adalah hal sepele dan tidak perlu memiliki Api Surgawi untuk membantu pekerjaan seorang Alkemis maupun pandai besi, sebab Ras Asyura sejak lahir pasti memiliki Api Asyura, walaupun kualitas paling rendah selain elemen yang dominan seperti elemen tanah. Dengan kata lain, Ras Asyura sejak lahir memiliki dua elemen.
Namun, jika ada Api Surgawi, Ras Asyura tidak akan menyia-yiakan, mereka pasti akan saling berebut untuk mendapatkannya, sebab Api Surgawi mampu meningkatkan elemen Api Asyura.
Api yang digunakan Xiang Tianzhi api biasa berwarna merah kebiruan, sengaja dia lemahkan agar tidak menimbulkan kekacauan jika dirinya memiliki Api Hitam dan Putih, yang merupakan perpaduan dua garis darah.
Setelah cukup panas, Xiang Tianzhi melambaikan tangannya pada semua jenis tanaman yang berada diatas meja, agar masuk kedalam tungku. Perbuatan Xiang Tianzhi sekali lagi membuat Penatua Tsai Yelu dan Penatua Dong Jian geleng-geleng.
"Tungku itu bisa meledak!" gerutu Penatua Tsai Yelu yang sudah menganggap Xiang Tianzhi gagal total.
Lalu, Penatua Dong Jian memerintahkan panitia pengawas untuk membuat formasi pelindung bagi peserta yang lain, agar disaat tungku meledak tidak membahayakan mereka. Xiang Tianzhi yang melihat reaksi mereka hanya tersenyum dan kembali pada apa yang dia kerjakan.
"Mungkin, cukup tingkat Grand Master tahap rendah dengan kualitas tanaman yang buruk!" perkiraan Xiang Tianzhi.
Ya, sengaja Paviliun Pill Surga memberikan tanaman Roh dan tanaman obat dengan kualitas rendah, sebab ini hanya ujian untuk mendapatkan lencana alkemis tingkat Pemula, dan itu sudah aturan. Jika seseorang yang ingin meningkatkan status lencana menjadi Disciple, maka dia harus mengikuti ujian lagi dan langsung ujian praktek.
Kedua penatua itu mengerutkan alis saat tungku peserta Tian Zhi tidak meledak, padahal mereka sudah mengantisipasi.
Kedua mata penatua itu sangat serius melihat kedalam tungku, sebab Xiang Tianzhi sudah memisahkan residu tanaman dan membakarnya sampai habis, hanya menyisakan esensi tanaman.
Kedua penatua itu saling bertukar pandangan, sebab apa yang dilakukan Xiang Tianzhi tidak sesuai aturan meramu pill, mereka juga bingung jenis pill apa yang akan dibuat oleh Xiang Tianzhi dengan mencampur semua jenis tanaman yang berbeda.
Kembali mereka serius melihat kedalam tungku, dan berharap tahu jenis pill apa yang akan dibuat, yang tidak segera meledakkan tungku dengan tanaman yang berbeda element.
Jenis tanaman juga memiliki elemen, umumnya alkemis akan membuat satu jenis pil sesuai dengan jenis elemen yang dimiliki tanaman, jika tanaman secara acak dicampur, maka tanaman itu akan bentrok saat dibakar untuk mendapatkan esensinya, dan mengakibatkan ledakan di dalam tungku.
Di dalam tungku Xiang Tianzhi, aroma wangi keluar dari dalam tungku dan buru-buru Xiang Tianzhi memblokir aroma tanaman dengan energi spiritual, walaupun tungku telah terblokir aromanya masih sedikit tercium oleh semua orang yang berada di ruangan.
Aroma wangi dari tanaman menandakan jika tanaman telah berhasil diekstrak, dan menjadi esensi dalam bentuk cairan. Semua orang tercengang, begitu cepatnya Xiang Tianzhi telah berhasil pada tahap 5.
Segera Xiang Tianzhi membakar cairan esensi tanaman agar mengental, dan setelah mulai mengental dengan cepat, dia langsung memisahkan sesuai dengan elemen yang dimiliki tanaman. Sepuluh jari Xiang Tianzhi bergerak-gerak mengontrol apinya dan spiritual memisahkan esensi yang mulai mengental.
Dua Penatua tidak mengedipkan mata melihat Xiang Tianzhi melakukan sesuatu yang tidak pernah dilakukan oleh alkemis manapun, biasanya alkemis hanya mampu membuat 1 butir pil paling banyak 2 butir pil dengan kualitas tanaman buruk. Tapi apa yang dilakukan Xiang Tianzhi adalah memisahkan 8 cairan esensi yang mengental dengan dua warna berbeda, yaitu putih dan kuning.
Bisa dipastikan Xiang Tianzhi akan membuat 2 jenis pil yang berbeda, yaitu pill pemulih energi Qi berwarna kuning dan pill stamina berwarna putih. Seandainya, jika dia tidak mengingatkan pesan Xue Mei, pasti akan membuat pill kultivasi sebanyak 3 butir dengan tanaman tingkat rendah. Walaupun hanya satu jenis pill, pill kultivasi lebih berharga daripada dua jenis pill yang lainnya.
Karena tidak ingin membuat keributan, Xiang Tianzhi hanya membuat 2 jenis pill pada umumnya.
Xiang Tianzhi sudah berada pada tahap ketujuh, memadatkan pill hingga terbentuk bulat setelah memisahkan menjadi 8 butir pill. Kedua penatua tidak berkomentar sama sekali mereka serius melihat prosesnya, berharap mereka mendapat pencerahan.
Waktu berlalu hingga hampir dua waktu dupa, dan Xiang Tianzhi telah berhasil membuat 8 butir pil. Segera kedua penatua itu mendekati dan membuka penutup tungku dan aroma harum pill yang sudah jadi memenuhi ruangan.
Mereka mengeluarkan alat penguji kualitas pill, dengan alat penguji kualitas pill siapapun tidak akan tertipu. Bentuk alat penguji kualitas pill seperti water meter, ada tiga garis dan satu lubang. Garis pertama sudah pasti tahap rendah, garis kedua tahap menengah dan garis ketiga tahap atas.
'Untung saja aku hanya membuat tahap atas, jika tahap puncak ... Aku pasti mendapatkan omelan Xue Mei!' batin Xiang Tianzhi saat melihat alat penguji kualitas pill.
Penatua Tsai Yelu mengambil 1 butir pill dan memasukkan kedalam lubang alat penguji kualitas pill. Segera sinar merah muncul di garis ketiga, tanda kualitas terbaik.
Karena tidak percaya, penatua Tsai Yelu menguji ketujuh butir pill dan hasilnya sama.
Tubuh kedua penatua bergetar hebat dan menatap Xiang Tianzhi seakan-akan monster tua yang sedang menyamar, tubuh mereka terhuyung-huyung hampir ambruk jika tidak ditahan oleh panitia pengawas.
Ya, memang dia monster tua yang terdampar.
Xiang Tianzhi heran melihat reaksi kedua penatua itu dan hanya mengangkat kedua bahu, lalu dia keluar dari ruang ujian, baginya apapun hasilnya yang terpenting lulus dan mendapatkan lencana Alkemis, entah di tingkat apa.
Semua orang yang berada di luar ruang ujian juga melihat dan tercengang dengan peserta termuda telah berhasil sebelum menghabiskan dua waktu dupa, dengan jumlah 8 butir pill tahap atas. Semua peserta malu dengan pikirannya sendiri yang telah mengejek dan segera fokus kembali.
Dengan santainya Xiang Tianzhi keluar ruang ujian, tanpa perduli tatapan semua orang di dalam mau di luar.
Xiang Tianzhi melihat Lang Ying, Lili, Li Yenny dan semua wanita, dia tidak melirik sama sekali semua jenis pria. Xiang Tianzhi tersenyum kepada wanita, yang mulutnya sedang terbuka sedikit lebar dan mata berbinar-binar, entah apa yang dipikirkan semua wanita.
"Woi!" tegur Xiang Tianzhi sambil mencubit hidung Lang Ying dan Lili.
"Ah! Kamu hebat!"
Kedua wanita itu tersadar dan langsung memeluk Xiang Tianzhi, mereka sangat bangga menjadi kekasih seorang Alkemis. Menjadi kekasih seorang Alkemis adalah idaman semua wanita dari kalangan apapun. Memiliki kekasih Alkemis hidup pasti terjamin, status naik dengan cepat, dimana-mana selalu dihormati, kekayaan melimpah dan yang pasti akan bisa meningkatkan kekuatan dengan dukungan Alkemis.
Li Yenny yang tersadar langsung menyerobot di tengah dan memeluk erat Xiang Tianzhi. Ketiga wanita yang sudah diambil kesuciannya ikut memeluk Xiang Tianzhi dari belakang, dan membuat Xiang Tianzhi terjepit.
Semua pria menjadi cemberut, iri dan membenci Xiang Tianzhi, ingin rasanya memukuli wajahnya dan merebut wanitanya, tapi mereka jelas tidak berani membuat keributan di Paviliun Pill Surga.
Setelah waktu ujian praktek habis, Xiang Tianzhi kembali masuk karena dipanggil oleh panitia pengawas ujian, dan semua orang hanya bisa melihat dari luar kaca dengan tidak sabar ingin mengetahui hasilnya.
Xiang Tianzhi melihat banyak peserta yang kecewa karena gagal, sebagian tersenyum cerah seperti Wu Liqin, Tsai Xinxin dan 6 peserta yang lainnya. Namun, senyum cerah menghilang ketika Xiang Tianzhi masuk lagi.
Dua penatua segera menyambut Xiang Tianzhi dan memberikan ucapan selamat akan keberhasilan menjadi Alkemis tingkat Grand Master tahap menengah.
"Junior Tian, selamat atas keberhasilannya telah menjadi Alkemis termuda tingkat Master sepanjang sejarah di Benua Awan Timur!" Tsai Yelu segera memberikan lencana, lencana itu bertuliskan 'Zhangwo' (Master) dan di bawahnya tertulis angka '3' (Atas).
Xiang Tianzhi mengerutkan keningnya, saat melihat lencana Alkemis. Penatua Dong Jian yang melihat reaksi Xiang Tianzhi, segera menjelaskan. "Junior Tian, sebenarnya kamu mendapatkan lencana Alkemis Grand Master, berhubungan kami hanya setingkat Grand Master juga, maka hanya pimpinan cabang di Kerajaan Xiang yang bisa mengeluarkan lencana Grand Master. Jadi itu hanya untuk sementara, lencana Grand Master akan dikirim paling cepat 1 minggu perjalanan...,"
Setelah diberikan penjelasan tentang kewenangan dua penatua itu, Xiang Tianzhi memaklumi dan menerima lencana Alkemis tingkat Master, dia juga mendapatkan jubah khusus sebagai Alkemis berwarna ungu.
Selain itu, Xiang Tianzhi memiliki kewajiban sebagai Alkemis, yaitu membuat pill jenis apapun berjumlah 5 butir pill dalam sehari, dan penjualan dibagi dua, sebab semua bahan disediakan oleh Paviliun Pill Surga. Xiang Tianzhi memiliki 3 hari untuk istirahat dan 4 hari untuk bekerja.
Xiang Tianzhi pun menyanggupinya, baginya hal itu sangat sepele, apalagi dia membutuhkan popularitas di kalangan semua orang, jika perlu kalangan atas. Dengan dirinya dikenal, rencananya untuk merekrut praktisi beladiri akan mudah.
Setelah mendatangi sertifikasi, Xiang Tianzhi mendapatkan hadiah berupa 10 ribu keping emas dan beberapa tanaman yang akan dia buat menjadi pill, semua hadiah disimpan di dalam cincin dimensi tingkat rendah, dan kebetulan Xiang Tianzhi memang tidak memilikinya, selain cincin dimensi rahasia.