
Chapter 27. Rencana Xiang Huifen.
Setelah selesai, Xiang Tianzhi menyerahkan 50 butir Pill Kultivasi tingkat Grand Master tahap puncak garis satu kepada kedua penatua. Mereka sangat senang memiliki Alkemis hebat, dan sudah dipastikan Pill Kultivasi akan menjadi rebutan siapapun, dan akan menjualnya dua kali lipat jika minat beli melebihi batas perhitungan Paviliun Pill Surga. Kedua penatua juga tidak protes saat Xiang Tianzhi mengambil 50 butir pill, sebab itu sudah menjadi haknya.
Selain itu, kedua penatua juga sudah memperhitungkan, jika ramuan yang mereka siapkan hanya bisa membuat 32 butir pill, dan kelebihan 18 butir pill adalah keuntungan yang sangat luar biasa besar bagi paviliun nya.
"Li Yenny akan menjadi asisten pribadi ku, jadi melalui dia kita bisa saling terhubung disaat aku tidak sempat kesini!" pinta Xiang Tianzhi kepada dua penatua dan membuat Li Yenny kegirangan
Kedua penatua tertawa dan tidak mempermasalahkan keinginan Xiang Tianzhi. "Senior Tian Zhi bisa cuti selama 10 hari, lebih pun tidak masalah, asal stok kita masih ada, dan Li Yenny yang akan mengingatkan Anda," kata Dong Jian dengan sopan.
"Apa Senior Tian Zhi memiliki kartu platinum, jika ada kita akan kirim pendapat Anda sekarang juga," tanya Tsai Yelu yang akan membayar langsung hasil jerih payah Xiang Tianzhi.
Xiang Tianzhi tersenyum dan mengangguk, lalu memberikan kartu platinum. Kemudian, Tsai Yelu mengirimkan 950 juta keping emas di kartu platinum milik Xiang Tianzhi.
"Semuanya sudah Paviliun Pill Surga bayar, 50 juta sebagai bonus untuk Anda," kata Tsai Yelu sambil menahan kegembiraan.
"Terima kasih. Baiklah, saya akan istirahat dulu, jika kalian perlu bantuan bisa berbicara kepada asisten ku," kata Xiang Tianzhi yang juga menahan rasa senang, total dia telah memiliki 1 miliar lebih keping emas.
Kemudian, Xiang Tianzhi berpamitan dan keluar dari ruang khusus alkemis bersama Li Yenny. Setelah Xiang Tianzhi keluar, kedua penatua buru-buru meramu pill yang sama, mereka ingin mempraktikkan hasil pembelajaran hari ini.
Li Yenny juga menahan bahagia dan segera menggandeng tangan kekasihnya, masa depan sudah di depan mata, dia akan berusaha kuat merawat Xiang Tianzhi dan melayani dengan sepenuh hati.
Saat keluar ruang khusus, hari sudah gelap, namun Paviliun Pill Surga masih banyak pengunjung. Bersama Li Yenny, Xiang Tianzhi keluar dan bertemu dengan Lang Ying dan Lili yang sudah menunggu lama di ruang tunggu.
Kedua wanita itu juga bertanya tentang pengawal Mei, dan Xiang Tianzhi menjawab dengan hal yang sama. Tidak berselang lama, keempat orang itu telah sampai di Penginapan Musim Semi dan segera memesan makan untuk diantara di kamar, sebab ruang makan sudah penuh orang.
Kebanyakan adalah pengunjung yang akan menghadiri lelang. Semua mata melihat Xiang Tianzhi yang memakai jubah khusus Alkemis berwarna ungu dan menjadi perhatian banyak orang, apalagi ada Lang Ying yang sudah banyak dikenali.
Lalu, ada Li Yenny yang juga terkenal sebagai murid magang Grand Master Tsai Yelu. Kemudian, semua mata melihat Lili yang juga terkenal, terkenal sebagai wanita penggoda, dan menjadi cibiran para ibu-ibu yang berada di ruang makan.
Di sudut ruang makan ada seorang pria dewasa usia 70 tahun, tampak cemburu melihat Lili yang mengikuti Alkemis, jika dilihat dari pakaiannya, pria itu memiliki status tinggi dan terlihat logo gelar di dada kirinya, gelar Baronet. Pria itu bernama Zhou Bing, dengan kekuatan Nascent Soul tahap 3.
Pria itu segera berdiri dan berjalan cepat untuk menghampiri Lili, dia berniat menyewa jasa Lili seperti biasanya disaat Xiang Tianzhi dan ketiga wanitanya akan menuju langit 6.
"Besok acara lelang, jadi malam ini aku belum bisa menemani!" bisik Lang Ying dengan menyesal belum bisa menemani Xiang Tianzhi, sebab dirinya menjadi host dalam lelang.
"Tidak masalah, masih ada waktu!" jawab Xiang Tianzhi dan dengan segera membalikkan badan untuk menahan tangan Baronet Zhou Bing yang akan memegang tangan Lili.
Spontan reaksi Xiang Tianzhi yang cepat membuat Zhou Bing kaget saat pergelangan tangannya diplintir. Seketika Zhou Bing berteriak saat merasakan sakit tangannya yang hampir patah, dan semua orang yang melihat juga tercengang jika si Alkemis mau melindungi Lili yang citranya sudah buruk.
"Lepaskan jika kamu tidak ingin mencari masalah!" bentak Zhou Bing dengan berusaha keras melepaskan tangan Xiang Tianzhi, dia terpaksa mengancam seorang Alkemis.
"Dia wanitaku, jika kamu menyentuhnya ... Kebetulan aku memerlukan kristal energi dantian untuk meramu Pill Regenerasi Tubuh! Silakan jika kamu ingin sentuh wanita ku!' ujar Xiang Tianzhi dan melepaskan tangan Zhou Bing, dia juga menantangnya.
Segera Zhou Bing mundur dengan ketakutan, jelas dia tidak berani menyentuh Lili, dia yakin jika kekuatan Xiang Tianzhi jauh di atasnya. Dengan segera dia membalikkan badan dan tidak berani menerima tantangan dari seorang Alkemis. Kekuatan tinggi dan status Alkemis adalah orang yang tidak bisa dianggap enteng, mencari masalah dengan mereka sama saja tidur di atas ribuan ular beracun.
Xiang Tianzhi melihat semua orang yang berada ruang makan, seketika semua orang tidak berani bertatapan mata dengan seorang Alkemis yang marah. Namun, ada dua wanita, satu wanita dewasa dan putrinya dengan mata berbinar-binar, tidak takut seperti yang lainnya, dia adalah Xiang Huifen dan putrinya Wu Liqin. Wu Liqin bercerita kepada kedua orang tuanya, jika ada seorang pria jenius baru saat mengikuti ujian. Dan disaat tahu siapa pria jenius itu, membuat Xiang Huifen kegirangan.
"Jadi itu dia Master Tian Zhi yang kamu ceritakan tadi?" bisik Xiang Huifen, dia sengaja berisik karena ada suaminya, Chevalier Wu Jing Quo.
Xiang Huifen sudah tidak sabar ingin melakukan itu lagi dengan Xiang Tianzhi yang ternyata seorang Alkemis, jika tidak ada suaminya. Dia bertekad berinvestasi menuruti kemauan Xiang Tianzhi, jika perlu putrinya dia berikan asal dia bisa dekat dengan orang yang telah membuatnya bahagia.
"Benar, dia tampan dan jenius, dan itu bukan lencana yang sebenarnya, tapi seharusnya lencana Grand Master tahap Atas!" bisik Wu Liqin sambil terus melihat Xiang Tianzhi tanpa berkedip.
"Apa!! Yang benar, mana mungkin usia 18 tahun telah menjadi Alkemis Grand Master, setingkat Master saja sudah tidak masuk akal!" sahut Chevalier Wu Jing Quo yang terkejut, ketika mendengar bisikan putrinya.
"Apanya yang tidak masuk akal, matamu kan bisa melihat ...!" sahut Xiang Huifen dengan nada ketus kepada suaminya.
"I-itu ... Ya iya aku salah, karena aku terkejut saja, Sayang!" kelit Chevalier Wu Jing Quo yang bergidik ngeri melihat istrinya, dia mencondongkan wajahnya, "Qin'er, kan kamu kenal dia, sana dekati dia, Ayah dan Ibu akan mendukung total!" lanjutnya dengan berbisik kepada putrinya.
"Apa Ayah lupa jika bulan depan aku akan menikah dengan cucu Marquis Zhou Fan!" jawab Wu Liqin dengan berbisik.
Wu Jing Quo tertawa pelan dan kembali berbisik. "Ayah baru mendapatkan berita baru ...," kata Chevalier Wu Jing Quo sambil melirik kanan kiri, "Marquis Zhou Fan menghilang ... Kediamannya dihancurkan seseorang. Keluarga Zhou dalam keadaan krisis peperangan internal dan eksternal!" lanjutnya dengan berbisik lagi setelah tidak ada yang menguping.
"Hah! Benarkah, bahaya!!" seruan Xiang Huifen dan Wu Liqin dan menutup mulut dengan kedua tangannya, mata melotot karena terkejut.
"Ya, Ibu akan dukung kamu jika mendekati Grand Master Tian Zhi, 100 persen!" ujar Xiang Huifen yang gembira, rencananya akan segera terwujud dengan bantuan putrinya.
Chevalier Wu Jing Quo juga mendukung dengan anggukan pelan. Wu Liqin berpura-pura berpikir, padahal di dalam hatinya juga senang mendapatkan dukung dari kedua orang tuannya, daripada menikahi cucu Marquis Zhou Fan yang bodoh dan selalu mengandalkan dukung, walaupun dia lebih tampan daripada Xiang Tianzhi.
Semua wanita pekerja penginapan juga senang jika orang yang telah membuatnya jatuh cinta adalah seorang Alkemis tingkat Grand Master, pria idaman semua kalangan.
Mata mereka melihat Xiang Tianzhi penuh pemujaan dan berharap bisa lebih dekat dengan Xiang Tianzhi.
Xiang Tianzhi melihat 11 pekerja penginapan dan tersenyum, senyumnya membuat hati pekerja wanita 'dag-dig-dug' dan ingin menerjang Xiang Tianzhi. Lang Ying dan Li Yenny segera menarik tangan Xiang Tianzhi yang menjadi perhatian banyak wanita di ruang makan, mereka kembali berjalan.
Di dalam kamar, Xiang Tianzhi segera duduk di sofa, dengan Lang Ying dipangkuan, Lili dan Li Yenny duduk disebelah kekasihnya. Lili merasa bersalah telah membuat masalah, akibat ulahnya di masa lalu.
"Maaf!" kata Lili sambil menunduk.
Xiang Tianzhi tertawa dan memeluk pinggang Lili dengan tangan kanannya. "Tidak perlu meminta maaf, semua sudah berlalu. Tapi, jika kamu lebih puas dan bahagia bersama dengannya, aku juga tidak melarang mu maupun marah!" jawab Xiang Tianzhi sambil memainkan buah kenyal kanan Lili yang sudah membesar karena sentuhan.
"Ti--tidak, dalam segala sisi, kamu jauh lebih unggul daripada dia!!" Lili jelas tidak mau meninggalkan Xiang Tianzhi, apa yang dia ucapkan adalah benar dan jujur. Lili memeluk erat Xiang Tianzhi sambil meneteskan air mata bahagia.
(Ketukan pintu)
Lalu suara pintu diketuk dan Li Yenny segera berjalan dan membuka pintu, terlihat empat orang pekerja wanita dengan membawa berbagai macam makanan, sebagian makanan bukan menu yang di pesan.
"Maaf Nyonya, semua ini ditraktir oleh Chevalier Wu Jing Quo, putrinya juga seorang Alkemis. Beliau meminta waktu untuk berbicara, jika Grand Master Tian Zhi berkenan," kata pelayan wanita yang pernah dibuat pingsan oleh Xiang Tianzhi, keempat pekerja wanita itu melirik Xiang Tianzhi yang sedang membuat Lili mengeliat.
Li Yenny melihat kekasihnya untuk menunggu jawabannya. "Katakan aku akan menemuinya setelah makan," ucap Xiang Tianzhi dan tersenyum setelahnya.
"Baik, Grand Master Tian Zhi. Saya akan sampaikan pesan Anda."
Segera keempat pekerja wanita menata semua makanan di meja bahkan mengambil lagi satu meja agar mampu menampung semua makanan. Kemudian keempat pekerja wanita itu keluar dan sebelum keluar pintu masih sempat-sempatnya mereka mengedipkan mata kepada Xiang Tianzhi.
"Huff! Dasar genit!" dengus Li Yenny yang kesal kekasihnya menjadi rebutan banyak wanita.
Xiang Tianzhi pun tertawa dan segera mendekati meja makan. Keempat orang itu makan dan sambil mengobrol kesana kemari. Setelah selesai, Xiang Tianzhi menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Sedangkan Lili dan Lang Ying segera kembali menuju Paviliun Hitam, dikarenakan mereka masih banyak tugas untuk acara lelang esok harinya.
(Author: Halo sobatku terkasih. Terima kasih sudah mendukung karya saya. Sedikit bocoran, urutan reinkarnasi dari setiap novel saya. Legenda Pasukan Wanita, novel yang menceritakan garis besarnya saja dari novel God Of Beast 1, Trigrams Chaos dan yang akan datang, urutannya sebagai berikut;
God Of Beast 1 - Excel Shimo, pemilik tiga garis darah - Yin Yang, Super Human dan Naga 12 Element.
Trigrams Chaos - Xiang Tianzhi, sebagai Ras Asyura.
(judul menyusul) - bereinkarnasi sebagai Ras Iblis.
(judul menyusul) - bereinkarnasi sebagai Ras Macan Putih.
(Judul menyusul) - bereinkarnasi sebagai Ras Rubah Ekor Sembilan.
(Judul menyusul) - bereinkarnasi sebagai Inti Kehidupan.
(Judul menyusul, masuk fantasi Barat) - sebagai Ras Elf.
(Judul menyusul) - bereinkarnasi di Bumi sebagai manusia biasa.
Legenda Pasukan Wanita - Excel Felix yang memiliki Sistem Pencipta.
God Of Beast 2.
Dukung karya saya dengan Vote, Gift, Like dan Komentar. Sehat selalu, bahagia dan banyak rejekinya. Salam)