Trigrams Chaos

Trigrams Chaos
Chapter 175. Menghajar Meyleen.


Chapter 175. Menghajar Meyleen.


Setelah Tian Zhi membuat Permaisuri Ling pingsan setelah mencapai puncak hingga sembilan kali, dia keluar dari kamar. Tian Zhi kembali menuju ke kamar pribadi dan melihat lima wanita yang telah akrab.


"Sayang, Zhu Rong berniat mengikuti kamu," kata Mu Bingyun dan memberitahukan kepada Tian Zhi keinginan Zhu Rong.


"Yakin?" tanya Tian Zhi kepada Zhu Rong.


Zhu Rong mengangguk dan menundukkan kepalanya karena malu. Tian Zhi tersenyum dan memberikan botol giok berisi Pil Kultivasi tingkat Celestial Supreme kepada kelima wanitanya.


"Kalian untuk saat ini disini dulu sampai situasi di luar mereda dan gunakan waktu untuk berkultivasi," ucap Tian Zhi kepada mereka, lalu dia keluar dari cincin dimensi untuk menemui He Hua dan Miao Jiang.


Tian Zhi berubah menjadi udara saat keluar dari cincin dimensinya menuju ke Kota Beladiri. Selama menuju ke Kota Beladiri, Tian Zhi tidak melihat Wali Pelindung dan Tim Enam Iblis, dia menduga jika mereka telah kembali ke dalam Kota Beladiri.


Tian Zhi buru-buru menuju ke kamar yang berada di Balaikota Beladiri saat melihat Wali Pelindung menuju ke kamarnya.


...****************...


Setelah Wali Pelindung dan Tim Enam Iblis tidak menemukan Zhu Rong serta Dewi Pesona, mereka menemui Tim He Hua yang sedang berbelanja.


Wali Pelindung mengintrogasi Tim He Hua untuk mencari keberadaan Tian Zhi. He Hua mengatakan jika Tian Zhi berada di Balaikota Beladiri untuk beristirahat.


Wali Pelindung memaksa Tim He Hua untuk mengantarnya ke kamar Tian Zhi, dengan terpaksa He Hua pun mengantarnya. Meyleen yang geram terhadap Wali Pelindung ingin bertindak, tapi oleh He Hua dicegah.


Wali Pelindung tidak memberitahukan tujuannya mencari Tian Zhi, mereka hanya berkata jika Dewi Cahaya ingin berbicara, padahal ingin menangkap Tian Zhi yang dianggap telah menculik Zhu Rong dan Dewi Pesona.


Sesampainya dikamar, He Hua membuka pintu dan melihat Tian Zhi sedang tidur. Wali Pelindung dan Tim Enam Iblis terkejut melihat Tian Zhi yang sedang tidur, mereka terkejut karena tidak melihat Tian Zhi keluar dari hutan belantara.


"Wali Pelindung lebih baik diluar, aku akan membangunkannya!" pinta He Hua, Tim He Hua segera masuk dan menutup pintu kamar.


"Menyebalkan!" sungut Shan Hongse kepada Wali Pelindung.


"Sayang, bangun!" He Hua menggoyangkan badan Tian Zhi yang sebenarnya sedang berpura-pura tertidur.


Tian Zhi membuka matanya dan melihat wajah cantik He Hua, dia langsung memeluk He Hua hingga menindih tubuhnya.


"Aku merindukanmu!" bisik Tian Zhi lalu mencium bibir He Hua.


Aksinya jelas dilihat oleh lima wanita. Meyleen buru-buru mengikuti He Hua dan ikut memeluk Tian Zhi. Miao Jiang tidak ketinggalan, dia juga naik ke tempat tidur. Tiga gadis kembar tersenyum dan juga mengikuti mereka.


Tian Zhi tertawa bahagia melihat kekasihnya yang cantik-cantik, lalu dia melihat Meyleen. Tian Zhi tersenyum saat tahu siapa Meyleen yang sebenarnya, tapi dia tetap berpura-pura tidak mengetahui, karena dia ingin menyelidiki siapa yang telah membawa salah satu Batu Keabadian.


Tian Zhi tahu Meyleen tercipta dari Third Eye Stone, dia mengetahuinya dari jejak energi yang dikeluarkan oleh Batu Keabadian.


"Kamu dicari oleh Wali Pelindung," kata He Hua setelah Tian Zhi melepaskan ciuman.


"Kalian masuk ke dalam cincin dimensi, biarkan Meyleen dan aku yang menghadapi mereka!" pinta Tian Zhi dengan serius.


He Hua tidak menolak, sebab dia dan yang lainnya yg tidak banyak membantu Tian Zhi dengan kekuatannya yang sekarang. Segera Tian Zhi memasuki He Hua, Miao Jiang dan tiga gadis kembar ke dalam cincin dimensi.


Meyleen melihat kedua tangan Tian Zhi dan tidak melihat cincin dimensi, dia kebingungan bagaimana Tian Zhi membuat He Hua dan yang lainnya bisa menghilang.


"Dimana cincin dimensi mu?" tanya Meyleen dengan nada datar.


Tian Zhi tidak segera menjawab, dia membuka jendela kamar, lalu melihat Meyleen.


"Siapa tuan mu?" tanya Tian Zhi kepada Meyleen.


Sontak Meyleen kaget saat misi rahasianya telah terbongkar, lalu dia mengeluarkan pedang ganda dari cincin dimensi dan mengayunkan senjatanya.


Bhush... Boom...


Wali Pelindung dan Tim Enam Iblis segera ikut mengejar Tian Zhi, tapi...


Plak...


Tian Zhi dengan keras memukul tengkuk leher Meyleen, hingga membuat Meyleen pingsan. Lalu dia memasukkan kedalam cincin dimensi.


Wali Pelindung dan Tim Enam Iblis kaget melihat Meyleen yang tiba-tiba menghilang, mereka menduga jika pelakunya adalah Tian Zhi, sebab Tian Zhi tidak dilihat lagi.


Wali Pelindung melesat melewati jendela kamar yang sudah hancur untuk mencari pelaku penculikan Zhu Rong dan Dewi Pesona. Master Jin dan para penguasa bergegas menuju lantai tujuh dan terkejut melihat kamar milik Tian Zhi sudah hancur.


Master Jin dan para penguasa mengikuti Wali Pelindung, mereka ingin tahu apa yang sebenarnya telah terjadi antara Wali Pelindung dengan Tian Zhi.


"Jika aku yang dulu, mungkin selamanya akan selalu mudah dibodohi!" gumam Tian Zhi sambil melihat Master Jin yang menyusul Wali Pelindung, dia sebenarnya masih berada didalam kamar.


Seandainya Tian Zhi belum mendapatkan ingatannya, mungkin Xiang Tianzhi sudah terbunuh oleh Meyleen. Untungnya, He Hua dan Miao Jiang selalu bersamanya sehingga Meyleen tidak bisa menyelesaikan misinya.


"Fisiknya kuat juga!" batin Tian Zhi saat tangan yang memukul Meyleen merasakan sedikit rasa sakit, untungnya Xiang Tianzhi telah beradu pukulan dengan Meyleen untuk menguji kekuatan lawan, sehingga Tian Zhi mampu memperkirakan kekuatan lawan.


Lalu Tian Tian masuk ke dalam cincin dimensi untuk mengintrogasi Meyleen. Dia muncul di ruang penjara yang berada di bawah mansion dan melihat Meyleen yang tidak sadarkan diri.


Kemudian Tian Zhi membaca ingatan dan pikiran Meyleen, dia sedikit terkejut saat mengetahui siapa dalang yang memerintahkan Meyleen untuk membunuhnya dan juga untuk mengambil empat Batu Keabadian miliknya.


Ternyata Ketua Wei Yan yang memerintahkan Meyleen untuk membunuhnya. Wajah Ketua Wei Yan yang sudah tua masih mudah dikenali oleh Tian Zhi, musuh bebuyutannya.


"Ternyata kamu masih hidup! Jangan-jangan tubuh kesadaran mu merasuki seseorang yang mirip dengan kamu, dan bagaimana kamu bisa memiliki Third Eye Stone!" tebakan Tian Zhi dan merasa heran musuhnya memiliki salah satu Batu Keabadian.


Tapi Tian Zhi tidak khawatir jika Ketua Wei Yan memiliki Third Eye Stone, sebab dia memiliki batu utama, Law Stone. Dengan memiliki Law Stone, Tian Zhi dengan mudah mengambil Third Eye Stone dari tangan Ketua Wei Yan.


Lalu Tian Zhi merantai kedua kaki, kedua tangan dan melepaskan semua pakaian Meyleen, tidak lupa Tian Zhi membuat Formasi Penghalang agar kekasihnya tidak mengetahui keberadaan Meyleen.


"Kamu masih berguna untuk meningkatkan kekuatan ku. Sangat disayangkan jika harus membunuhmu secara langsung!" batin Tian Zhi yang ingin menyerap energi Yin milik Meyleen, dikarenakan basis kultivasi lebih tinggi darinya.


Plak...


Kemudian Tian Zhi menampar pipi Meyleen agar terbangun. Meyleen langsung membuka matanya dan jelas terkejut melihat dirinya telah terikat dengan rantai.


"Aku bunuh kamu!?" bentak Meyleen.


"Lakukan jika kamu mampu!" tantangan Tian Zhi sambil membuka pakaiannya.


"Arghh!" teriak Meyleen ketika merasakan lembah surganya dimasuki tongkat besar dan panjang milik Tian Zhi dengan sangat kasar.


Suara lenguhan panjang yang berasal dari Meyleen membuat Tian Zhi makin keras menghentakkan pinggulnya. Meyleen berulang-ulang mencapai puncak dan Tian Zhi menyerap energi Yin.


"Apakah kamu menyukainya?" tanya Tian Zhi sambil terus menghajar lembah surga milik Meyleen.


"Ampun... Aku bersumpah untuk mengikuti-mu. Selama ini aku hanya terpaksa mengikuti perintah ayah!" mohon Meyleen dengan nafas terengah-engah setelah mencapai puncak yang ke-dua belas kalinya.


Tian Zhi menghentikan gerakannya dan kembali membaca pikiran Meyleen. Setelah ucapan Meyleen tulus dan tidak ada kebohongan, Tian Zhi memberikan segel budak. Dengan adanya segel budak, Meyleen tidak akan mampu mengkhianatinya.


Kemudian Tian Zhi menghilangkan ingatan Meyleen yang terkait dengan musuhnya, setelah itu dia melepaskan rantai yang mengikat tangan dan kakinya.


Seketika Meyleen ambruk dengan tubuh yang lemas, lalu dia menetap Tian Zhi untuk sesaat dan setelah itu pingsan. Tian Zhi menghela nafas panjang, dia mengeluarkan Pil Pemulih energi dan memasukkan kedalam mulut Meyleen.


"Bagaimana Wei Yan membuat Meyleen hampir seratus persen seperti manusia nyata!" gumam Tian Zhi yang penasaran dengan metode Ketua Wei Yan dalam menciptakan Meyleen.


Tian Zhi tahu kemampuan Third Eye Stone, tapi belum pernah menguji coba untuk menciptakan manusia seperti Meyleen. Kemudian Tian Zhi menggendong Meyleen dan membawanya ke dalam mansion di lantai tiga, dia membaringkan tubuh Meyleen.


Setelah itu Tian Zhi keluar dari cincin dimensi untuk melanjutkan perjalanannya menyelesaikan misi pribadi.