
Chapter 284. Ditolak Jiang Chen Mei!
Mayat hidup banyak membuat lorong, bahkan sampai ke pusat wilayah Kota Mu. Tian Zhi dengan Mata Langit memeriksa wilayah musuhnya dan melihat leluhur Mu telah pergi, lalu dia mencari keberadaan target utama, yaitu Mu Aming.
Tian Zhi menemukan Mu Aming berada didalam menara pengawas. Lalu dia memeriksa kekuatan pihak musuhnya. Setelah mengetahui kekuatan lawan, Tian Zhi membuat rencana dan membahasnya bersama Jiang Chen Mei.
"Aku akan membuat Formasi Perlindungan, Ilusi dan Pembunuh. Setelah selesai, pancing pihak musuh agar mengejar mayat hidup...," rencana Tian Zhi dan di anggukan kepala oleh Jiang Chen Mei.
Setelah membahas rencana, Tian Zhi keluar dari terowongan bawah tanah seorang diri, dia berubah menjadi udara. Tian Zhi kembali menjadikan hutan sebagai tempat untuk membuat Formasi Array, dia melihat hutan yang kini menjadi ramai dengan banyaknya prajurit berpatroli.
Tian Zhi dengan andalan Tubuh Ganda, dengan mudah melumpuhkan banyak prajurit penjaga. Lalu 10.000 Tubuh Ganda dengan cepat membuat Formasi Array dan siap diaktifkan kapanpun. Setelah itu, dia kembali berkumpul bersama Jiang Chen Mei...
Saat hari menjelang malam, suasana wilayah Keluarga Besar Mu begitu tegang, prajurit penjaga berpatroli di sekitar dinding Formasi Perlindungan dengan was-was, semua generasi tua bersiap-siap melawan mayat hidup.
Patriark Mu dan para petinggi berada di atas menara pengawas, pandangan mereka selalu waspada. Sayangnya, hutan lindung tidak terlalu diperhatikan, mereka terfokus pada dinding Formasi Perlindungan.
Setelah Tian Zhi kembali, Jiang Chen Mei memerintahkan dua Zhe Zong untuk memancing musuhnya menuju ke tempat Formasi Array. Zhe Zong keluar dari terowongan seperti mayat yang bangkit dari kubur, lalu bergerak ke wilayah pemukiman penduduk.
"Mayat hidup!!" teriakan salah satu prajurit yang melihat pergerakan dua Zhe Zong.
Segera lonceng marabahaya terdengar di seluruh wilayah. Patriark Mu dan para petinggi melihat mayat hidup menyerang prajurit yang berteriak.
"Itu Mayat hidup yang paling kuat ... Kalian berdua segera bunuh mereka!" perintah Patriark Mu kepada dua ketua yang memiliki kekuatan Dewa Absolute.
Dua ketua terbang dengan sangat cepat sebelum prajuritnya menjadi mayat hidup, mereka melepaskan pukulan jarak jauh. Mayat hidup segera mundur dan kembali masuk ke dalam hutan.
Boom boom...
Ledakan keras ketika serangan dua ketua gagal mengenai targetnya. Segera mereka mengejar Zhe Zong yang telah memasuki hutan, lalu disusul oleh ratusan prajurit, termasuk Mu Aming yang berdiri di samping kedua ketua.
Patriark Mu melihat dua ketua dan ratusan prajurit masuk kedalam hutan. Namun setelah masuk ke hutan, dia dan semua orang tidak mendengar apapun dari dalam hutan.
"Ayo, ikuti aku!" ajak Patriark Mu yang khawatir dengan keselamatan dua ketua dan prajurit.
Patriark Mu dan para petinggi segera terbang menuju hutan lindung, lalu diikuti oleh banyak orang yang bisa bertarung. Semua orang berhenti ketika berada di depan hutan.
Dengan Mata Dewa Patriark Mu para petinggi melihat kedalam hutan. Di dalam hutan tidak ada pergerakan apapun, tidak melihat dua ketua dan prajurit. Patriark Mu memutuskan untuk masuk dan diikuti oleh semua orang.
Sebelum masuk, Patriark Mu memberikan perintah, "kalian berempat dan 5.000 prajurit tetap disini dan terus waspada!"
Empat ketua mengangguk paham dan melihat pemimpinnya masuk bersama tiga ketua dan 1.000 prajurit. Setelah semua orang masuk, tiba-tiba muncul dinding Formasi Array dan jelas mengejutkan empat ketua.
Sebelum sempat bereaksi, tiba-tiba tanah bergetar, lalu disusul banyak tanah yang amblas berurutan hingga ke pusat wilayah Kota Mu. Kemudian banyak mayat hidup seperti semut yang keluar dari tanah.
Lonceng marabahaya terdengar dimana-mana dan membuat situasi menjadi kacau. Penduduk yang tadinya berada di luar rumah segera masuk dan mengunci pintu, sebagian yang bisa bertarung langsung melawan mayat hidup.
"Cepat bantai mayat hidup!" perintah Ketua kedua kepada anggotanya dan prajurit.
Empat ketua dan prajuritnya segera menyebar dan melawan mayat hidup yang bergerak secara acak...
Di dalam Formasi Array, Patriark Mu dan prajurit saling menjaga jarak sejauh dua meter. Mereka tidak mendengar suara pertempuran, hanya ada suara binatang dan hembusan angin.
Saat jarak dari luar hutan terpaut 300 meter, Patriark Mu dan prajuritnya samar-samar mendengar suara banyak orang yang berlarian. Patriark Mu lambaian tangan kanan agar prajuritnya untuk bergerak maju.
Seribu prajurit membuat barisan memanjang dan bergerak maju bersama-sama. Tiba-tiba keluar dua ketua dan ratusan prajurit yang telah menjadi mayat hidup, mereka berlarian dan menyerang rekan-rekannya.
"Jangan ragu, mereka sudah menjadi mayat hidup!" perintah Patriark Mu saat prajuritnya ragu-ragu mengayunkan senjata.
Boom boom...
Mayat hidup dan prajurit saling bertarung dengan sengit. Patriark Mu dengan mudah meledak kepala mayat hidup yang menyerangnya. Anehnya, mayat hidup yang tidak lagi memiliki kepala kembali hidup dan menyerang, dan itu karena Formasi Ilusi.
Tian Zhi dan Jiang Chen Mei melihat pertempuran dari atas, lalu dia mengeluarkan satu Tubuh Ganda untuk mengalahkan Patriark Mu.
"Lumpuhkan dia dan biar aku yang mengeksekusinya!" pinta Jiang Chen Mei dan di anggukkan oleh Tian Zhi, dia ingin menjadi Patriark Mu sebagai pengawalnya seperti Patriark Xiang.
Tubuh Ganda melesat ke arah Patriark Mu dan langsung berada di depannya. Spontan Patriark Mu kaget dan bergerak mundur mengetahui lawannya adalah Tian Zhi memiliki kekuatan yang lebih kuat, dia segera melarikan diri.
Bang...
"Arghh!!" teriakan Patriark Mu sambil berusaha untuk berdiri.
Namun, Tubuh Ganda menginjak punggungnya agar Jiang Chen Mei menghisap darah Patriark Mu sampai habis. Sedangkan para prajurit dengan mudah dikalahkan oleh Zhe Zong, salah satunya Zhe Zong adalah Patriark Xiang.
Di luar hutan, jumlah mayat hidup yang lebih banyak membuat empat ketua dan prajuritnya kewalahan, padahal sudah dibantu oleh para penduduk dan kultivator.
"Jadikan keluargamu mayat hidup!" perintah Jiang Chen Mei kepada Patriark Mu yang telah menjadi mayat hidup jenis Zhe Zong.
Patriark Mu dan prajuritnya segera keluar dari hutan. Tian Zhi yang mengusap bibir Jiang Chen Mei yang belepotan darah segar.
"Setelah ini, apa rencana mu?" tanya Tian Zhi sambil melambaikan tangan kirinya untuk mencabut bendera Formasi, lalu memberikannya kepada Jiang Chen Mei.
"Sekte Wei berikutnya!" jawab Jiang Chen Mei sambil menerima 12 bendera Formasi.
"Aku akan membantumu!" ucap Tian Zhi dengan tulus.
"Tidak, aku ingin melakukannya dengan tanganku sendiri!" tolak Jiang Chen Mei.
Tian Zhi mengangguk paham, sebab dia tahu sifat Jiang Chen Mei yang memiliki harga diri yang tinggi sebagai putri dari Raja Mayat Hidup. Jiang Chen Mei ingin membunuh semua keluarga besar Sekte Wei dengan tangannya sendiri sebagai bentuk balas dendam kepada Wei Yan, dia telah mempelajari kekuatan lawan yang tidak memiliki kekuatan Half Alfa, terkuat hanya berada di tingkat Sang Void level 67.
"Apakah tidak menunggu aliansi menyerang?" saran Tian Zhi.
"Tidak, serangan tiba-tiba akan sulit diprediksi lawan. Jika aku menunggu serangan aliansi, aku tidak memiliki kesempatan untuk memusnahkan Sekte Wei!" tolak Jiang Chen Mei yang ingin memberikan serangan mendadak kepada targetnya.
Setelah memusnahkan dua keluarga besar, beritanya tidak langsung menyebar, kesempatan inilah yang dimanfaatkan oleh Jiang Chen Mei untuk memberikan serangan kejutan bagi lawan. Jika menunggu aliansi menyerang, maka semua musuhnya akan waspada dan memperketat penjagaan.
Tian Zhi sekali lagi mengangguk paham. Lalu Jiang Chen Mei bertanya balik, "leluhur Mu sangat kuat, apa rencana mu?"
"Tetap menggunakan Formasi Array berlapis dan Tubuh Ganda. Ya, walaupun harus mengerahkan seluruh kekuatan seperti sebelumnya, setidaknya masih mampu mengalahkan leluhur Mu!" jawab Tian Zhi dengan percaya diri.
Perbedaan kekuatan leluhur Xiang dan leluhur Mu jelas lebih sulit lawannya kali ini. Tian Zhi memperkirakan leluhur Mu memiliki garis darah Kasta Raja dan juga memiliki zirah perang, jadi kekuatan lawan bisa naik 8 level.
Sedangkan dia sendiri kini memiliki kekuatan Half Alfa level 47 dan ditambahkan dengan dukungan 24 Galaksi Elemen, Winged Golden War Cloak dan garis darah, maka kekuatannya akan naik ke level 81. Lalu menggunakan Kitab Emas yang mampu menurunkan kekuatan lawan hingga 12 level.
"Kalau begitu, setelah ini aku dan mayat hidup akan bergerak menuju ke wilayah Sekte Wei. Kita bertemu lagi di markas," kata Jiang Chen Mei sambil melihat pusat Kota Mu.
Tian Zhi mengeluarkan 10.000 Tubuh Ganda, ketika melihat mayat hidup kalah dalam hal kekuatan dari empat ketua yang berubah menjadi wujud aslinya sebagai Ras Asyura.
Tubuh Ganda melesat dan menyerang empat ketua, sebagian menyerang kultivator dan para penduduk yang bertarung. Suara teriakan, benturan energi, tangisan tidak menyurutkan mayat hidup yang brutal.
Tidak butuh waktu lama, 10.000 Tubuh Ganda mengalahkan empat ketua dan prajuritnya. Generasi muda Keluarga Besar Mu yang bersembunyi segera diketemukan oleh Zhe Zong. Jiang Chen Mei memerintahkan pasukannya untuk tidak membunuh wanita muda dan anak-anak, dia ingin menjadi mereka sebagai pelayan dan budak.
Tian Zhi hanya duduk di atas tugu prasasti kebanggaan Keluarga Besar Mu, dia melihat Jiang Chen Mei memilih wanita cantik yang muda dan anak-anak yang berbakat, sisanya dijadikan makanan bagi mayat hidup.
Tian Zhi membalikkan badan dan memblokir indera pendengaran, agar tidak mendengar suara kesakitan dan tangisan orang tua serta para pria muda.
Hari menjelang pagi, Jiang Chen Mei telah membersihkan wilayah Keluarga Besar Mu, tidak ada satupun orang yang hidup, mereka telah menjadi bagian dari mayat hidup. Kemudian Jiang Chen Mei memerintahkan pasukannya untuk kembali ke dalam terowongan bawah tanah dan menggali tanah menuju wilayah Sekte Wei.
"Aku pergi dulu!" pamit Jiang Chen Mei setelah mengatur pasukannya.
"Hati-hati! Ingat, keselamatanmu lebih utama dari balas dendam!" pesan Tian Zhi.
"Aku tahu!" jawab Jiang Chen Mei dan mencium bibir Tian Zhi.
Lalu dia segera meninggalkan Tian Zhi yang masih menunggu leluhur Mu kembali. Tian Zhi menghela nafas panjang, dia merasa hatinya tidak tenang meninggalkan Jiang Chen Mei melawan Sekte Wei sendirian. Namun, dia berusaha untuk tetap mempercayai kemampuan Jiang Chen Mei jika ada hal yang tidak terduga terjadi.
Setelah tidak melihat Jiang Chen Mei yang masuk ke dalam terowongan, Tian Zhi mengeluarkan Tubuh Ganda untuk membuat Formasi Array berlapis.
"Seandainya kamu tidak menolak segel keluarga ku, aku tidak mungkin khawatir seperti ini!" gumam Tian Zhi yang tidak berhasil membujuk Jiang Chen Mei agar mau menerima segelnya.
Ya, Jiang Chen Mei menolak segel keluarga besar Tian Zhi dengan alasan belum menyelesaikan pembalasan dendam kepada Wei Yan. Dia mau menerima segel keluarga setelah hatinya terbebas dari beban berat.
Karena hal itu, Tian Zhi lebih sering mendampingi Jiang Chen Mei agar tujuannya mudah tercapai. Sekali lagi Tian Zhi melihat terakhir Jiang Chen Mei masuk ke dalam terowongan, lalu dia memeriksa sekitarnya yang masih terlihat bekas tanah yang amblas.
Tian Zhi memulihkan kondisi tanah yang amblas dan menghilangkan darah para korban yang membasahi jalanan. Saat matahari terbit, Tubuh Ganda telah menyelesaikan pembuatan Formasi, pusat kota juga telah kembali pulih, hanya kali ini tidak ada satupun orang yang terlihat.
Tian Zhi segera mengaktifkan Formasi Array berlapis dan menunggu kedatangan leluhur Mu, lalu dia masuk ke dalam cincin dimensinya untuk mengintrogasi Mu Aming yang telah dia tangkap...