Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 93 Jari Petir


Bab 93 Jari Petir


Asap yang keluar dari kartu Arwah berubah menjadi sosok wanita cantik yaitu Ayu Dias dan Ayu Andara.


Disana Ayu Dias merasa kaget karena jagat sedang bersama 2 wanita cantik yang hanya memakai dalaman saja yang di balut dengan selimut.


Ayu Dias pun merasa bahwa mereka berdua memiliki aura hantu seperti dirinya sehingga Ayu Dias menganggap mereka berdua itu sebagai hantu sama seperti dirinya.


"Mas jagat siapa kah ke dua hantu wanita ini" tanya Ayu Dias.


Elis dan Sofy saling menatap satu sama lain, mereka di kira hantu oleh Ayu Dias.


Jagat tersenyum "mereka berdua bukan hantu, tetapi mereka berdua adalah istri ku "


Ayu Andara pun menimpali "Tetapi mengapa aura mereka berdua seperti kami"


"Ya mereka memiliki aura hantu, tetapi mereka berdua manusia seperti ku, itu karena mereka tadi tidak sengaja memakai pakaian hantu kalian berdua, sehingga aura hantu menempel di tubuh mereka" jawab jagat.


Raut wajah Ayu Dias pun menjadi murung "Tapi kenapa mas jagat tidak mengeluarkan kami dan menjadikan kami bantal guling mu"


"Itu karena ada mereka berdua di sisi ku, apa itu menjadi masalah untuk mu" jawab jagat.


Ayu Dias dan Ayu Andara menggelengkan kepalanya kemudian Ayu Andara dengan polosnya menjawab "Aku tidak masalah kalau itu istri mas jagat, toh kami hanya sekedar bantal dan guling mu"


Jagat pun bangkit dari tempat tidur kemudian memakai pakaian "Silahkan kalian berempat saling mengenal satu sama lainnya, aku mau keluar dulu"


Jagat pun melangkah pergi dari kamar hotel pribadi tersebut dan membiarkan mereka berempat mengobrol.


Mereka pun saling berkenalan dan saling bercerita bagai mana mereka bertemu dengan jagat pertama kali.


Ayu Dias bercerita tentang dirinya ketika masih menjadi hantu pocong dan di sebut sebagai guling jagat.


Ketika Ayu Andara bercerita mereka tidak henti hentinya tertawa, karena cerita Ayu Andara ketika bertemu dengan jagat sangatlah lucu.


Mereka pun semakin akrab satu sama lainnya dan mereka berjanji akan saling melindungi dan membantu satu sama lainnya dan akan tetap mencintai jagat.


**


Di tempat yang lain jagat sedang berada di Restoran lantai atas dan berjalan di lorong hotel.


Kamar hotel di area restoran adalah kamar hotel VIP hanya orang kaya dan berpengaruh sering menginap di kamar hotel ini, karena harga permalam di kelas VIP lumayan mahal.


Jagat yang dengan Santai berjalan di lorong kemudian mendengar seorang wanita paruh baya berteriak "Tolong....tolong....tolong"


Wanita itu berteriak di depan pintu kamar hotel VIP, teriakan itu mengundang beberapa orang untuk keluar dari dalam kamar hotel, termasuk menjadi perhatian jagat.


Wanita paruh baya itu melihat jagat yang sedang berjalan kemudian wanita itu melambaikan tangannnya ke arah jagat "Tolong mas tolong suami ku"


Jagat pun bergegas menuju wanita paruh baya tersebut dan bertanya "kenapa dengan suami Anda Bu"


Kemudian wanita itu pun menunjuk ke dalam kamar hotel "Suami ku kejang kejang dan mulutnya mengeluarkan busa"


"Apa aku boleh melihatnya" tanya jagat.


"Iya ayo masuk" ucap wanita paruh baya itu.


Jagat pun segera masuk dengan di pandu wanita paruh baya itu, dan benar saja, Lelaki berusia 45 tahunan sedang berbaring dengan mulut berbusa tangannya bergerak gerak seperti menahan rasa sakit.


Jagat tanpa menunggu lama langsung membuka kancing bajuku batik yang lelaki itu pakai kemudian melonggarkan sabuk celananya.


Lelaki itu memakai kaos dalam dan jagat pun dengan terpaksa menyobek kaos dalam tersebut.


Wanita paruh baya itu bertanya "Apa yang mas ini lakukan, kenapa menyobek baju dalam suami ku"


"Tenang saja Bu, ini supaya Bapak bisa bernapas, dan aku bisa melihat dan mengobati penyakit bapak, sekarang ibu panggil saja ambulance aku akan berusaha untuk memberikan pertolongan pertama" ucap jagat.


Kemudian wanita paruh baya itu bertanya "Apa kamu seorang Dokter ?"


Jagat mengangguk "Ya aku dokter dari rumah sakit Wijaya, dan kebetulan lagi berada di sini"


Wanita itu bernapas lega "syukurlah, kalau begitu tolong selamatkan suami ku"


Jagat tidak membawa peralatan medis tetapi dia bisa melakukannya dengan cara tradisional.


Sebelum jagat kuliah kedokteran, bukan hanya ilmu perdukunan yang di turunkan oleh kakek Badar kepadanya, tetapi juga pengobatan tradisional seperti pengobatan pijat dan totok untuk relaksasi dan kesehatan yang bisa melancarkan peredaran darah.


Dengan mata spesial yaitu mata emas jagat bisa melihat titik akupuntur tersebut, jagat bisa membedakan mana yang harus dia totok, Karena dia bisa melihat titik akupuntur yang harus di totok berwarna merah.


Jagat pun menyalurkan energi Kejari tangan dan kemudian mulai menotok titik akupuntur tersebut.


Jagat menganguk Jari Petir, jari yang di aliri energi listrik yang tidak terlihat oleh orang biasa di ujung jarinya.


Energi di jari jagat seperti halnya jarum akupuntur yang di pakai para tabib, dan dia menusuknya dititik akupuntur lelaki tersebut.


Beberapa kali totokan di dada lelaki tersebut membuat lelaki itu batuk "ohok....ohok....ohok...."


Busa yang ada di mulutnya di lap oleh istrinya setelah dia menghubungi ambulance, melihat suaminya batuk dia pun menjadi khawatir.


"Apa suami ku tidak apa apa Dok" tanya wanita itu.


Jagat mengangguk "iya Bu, penyumbatan pembuluh darah sudah kembali normal dan jantungnya sudah kembali berdetak"


Kemudian wanita paruh baya itu bertanya lagi "Kapan suamiku akan tersadar"


"Tenang saja Bu, sebentar lagi bapak akan segera siuman, aku sekarang tinggal memijat dibagian kaki supaya efek totokan ku berjalan lancar" ucap jagat.


Setelah menotok titik akupuntur di bagian dada yang awalnya titik itu berwarna merah Sekarang dalam perlihatan mata emas jagat menjadi hijau, itu artinya totokan jagat itu berhasil.


Jagat pun beralih ke kaki, dia pun membuka sepatu yang masih di pakai oleh lelaki itu dan membuka kaos kakinya.


Kemudian jagat melihat titik merah di kaki dan mulai menotok dengan menggunakan jari petir.


Beberapa kali totokan di kaki jagat juga menggunakan terapi pijat refleksi untuk membuat lelaki itu sadarkan diri.


Setelah memijat kaki jagat pun menekan jempol kaki lelaki itu dan dia pun menjerit kesakitan dan segera sadarkan diri.


"Adu.... dudu... duh....sakitttt..." Ucap lelaki itu sambil membuka matanya.


Jagat pun melepaskan jempol kaki lelaki itu dan dia berdiri, lelaki itu pun bangun dan segera istrinya itu memeluk tubuh lelaki itu sambil menangis.


"Syukurlah pak kamu sudah sadar, aku sangat khawatir" lirih wanita paruh baya tersebut.


Lelaki itu bingung karena istrinya langsung memeluknya dan menangis, lelaki itu pun melihat jagat yang sedang berdiri dan tersenyum kearahnya.


"Aku kenapa Bu, dan siapa pemuda ini" tanya lelaki itu.


Wanita itu pun menjelaskan "Bapak yang baru tiba langsung memegangi dada dan kemudian kejang keja serta mulut mengeluarkan busa, aku berteriak minta tolong dan untuk ada mas ini yang menolong"


Wanita itu menunjuk kearah jagat dan Jagat pun tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.


Wanita itu pun melepaskan pelukannya, kemudian lelaki itu menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan.


Jagat pun mendekat dan menyambut uluran tangannya "Terima kasih nak, nama ku Adi Sucipto, siapa nama penolong ku ini"


Kemudian jagat pun memperkenalkan dirinya "Nama ku jagat pak, kebetulan aku salah satu Dokter divisi khusus dari Rumah sakit Wijaya"


Kemudian pak Adi Sucipto pun bertanya kembali kepada jagat "Ternyata nak jagat ini seorang Dokter, bagai mana dengan penyakit ku"


Jagat tersenyum "pak Adi hanya kelelahan dan lemah jantung serta sesaknya kambuh, sehingga nampak seperti terkena serangan jantung, aku sudah menotok pak Adi, tetapi pak Adi harus meminum obat supaya penyakit yang sudah lama di derita sembuh total"


Jagat menjelaskan penyakit Adi Sucipto yang sudah lama dia derita, sudah lama Adi Sucipto berobat kesana kemari tetapi dokter hanya berkata bahwa dirinya memiliki penyakit komplikasi dan penyakit jantung.


Tetapi diaknosa jagat, Adi Sucipto hanya memiliki penyakit sesak nafas yang sudah lama di derita, tadi jagat menotok untuk melancarkan pernapasannya sehingga paru paru Adi Sucipto bisa memompa lagi udara dan jantunya kembali berdetak.


Jagat dan Adi Sucipto pun mengobrol dan tidak lama kemudian petugas medis datang dengan membawa ambulance.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna