Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 55 Asap Rokok


Bab 55 Asap Rokok


Di Belakang terdengar Suara sepeda Motor dengan suara kenalpot Bising sedang melaju kemudian menyalip di depan jagat.


Jagat berhenti sebentar dan dia tidak kenal dengan orang yang menyalipnya, ketika orang itu berhenti dan mematikan sepeda motornya kemudian menyetandarkan sepeda motornya tersebut dia berbicara kepada Jagat.


"Apa yang kamu lihat pergi sana, aku tidak punya urusan dengan kamu" ucap pemuda itu dengan nada yang arogan.


Jagat pun tidak ambil pusing dia kembali berjalan melewati pemuda tersebut, dan terlihat pemuda itu turun dari sepeda motor dan mencegat Ajeng.


"Hai dek Ajeng, apa kabar" pemuda itu menyapa sambil mengeluarkan sebatang rokok dan menyalakannya.


Raut wajahnya Ajeng berubah menjadi masam bibir nya di angkat sedikit ke atas "Siapa sih kamu sok kenal amat" jawab Ajeng ketus.


Pemuda itu menghisap rokok yang sudah di nyalakan lalu menyemburkan asap tersebut ke arah Ajeng "hapauh....Masa dek Ajeng lupa dengan mas Bayu, yang tampan ini, bukanya dulu dek Ajeng tergila gila Ama mas Bayu ini"


Setelah menyemburkan asap rokok tersebut pemuda yang mengaku bernama Bayu itu menjadi sangat percaya diri.


Asap rokok itu membuat Ajeng terbatuk-batuk "ohok...ohok...ohok...Apa apaan sih, Rokok murahan asapnya gak enek di cium malah di sempurin ke muka ku, dasar orang gila"


Ajeng berlalu pergi meninggalkan pemuda yang bernama Bayu itu dengan berjalan sedikit di percepat, untuk memanfaatkan situasi supaya dia tidak di lecehkan oleh Bayu Ajeng pun sedikit berlari dan menyusul jagat.


Setelah dekat jagat Ajeng merangkul tangan jagat, jagat pun tidak menolak dia melah tersenyum kepada Ajeng.


Wajah Ajeng sedikit marah tetapi demi terhindar dari lelaki yang bernama Bayu Ajeng rela melakukan perbuatan itu dengan merengkul tangan Jagat.


Dengan mulut manyun Ajeng berbicara pelan kepada jagat "Jangan berpikir macam-macam ya, sebetulnya aku gak mau melakukan ini"


Jagat tersenyum "Terserah...."


Melihat Ajeng lari dan langsung merangkul tangan jagat sehingga dia berjalan berdampingan seperti sepasang kekasih Bayu pun merasa geram.


"Kurang ajar, setelah dia sembuh dari guna guna yang aku berikan, dia kembali menjadi sombong. Dan rokok yang sudah di mantrai Mbah Jambrong untuk memeletnya kembali tidak bereaksi biasanya tingkah laku Ajeng langsung berubah setelah di sembur asap rokok yang sudah di mantrai, apa dia sudah kebal dari pelet setelah dia sembuh" Gumam Bayu.


Dia tidak banyak melamun dan berfikir lagi, dia langsung naik ke atas sepeda motor dan menyalakannya untuk menyusul Ajeng dan jagat yang pergi meninggalkannya.


Setelah mengendarai sepeda motor kemudian Bayu kembali menyalip Ajeng dan jagat yang sedang bergandengan.


"Berhenti, Hai Boy lepaskan tangan mu dari kekasih ku" pinta Bayu kepada Jagat setelah menyalip dan mematikan sepeda motornya.


Jagat tersenyum "Oh apa benar Dek Ajeng kekasih mu" tanya jagat.


"Iya dia pacar ku, aku sudah jadian dengannya sudah lama sebelum dia sakit" jelas Bayu.


"Tapi sayang, Dek Ajeng sudah di tunangkan dengan ku oleh pak Bambang, dan sebentar lagi dia akan menjadi pengantin ku" ucap jagat.


"Hai Boy, kamu berani merebut Pacar ku, kamu tidak tahu kamu berhadapan dengan siapa, aku Bayu pereman kampung Hoe ini, tidak ada yang tidak kenal dengan diriku, dan tidak ada yang berani bermasalah dengan ku" ancam Bayu.


"Terus apa hubungannya dengan ku, toh Ajeng sebentar lagi akan menjadi istri ku, dan lihat tangannya dia memegang erat kepada ku, dan aku rasa dia juga sangat mencintai ku, kalau benar dia pacar mu tadi pas di hadang pertama pasti dia tidak akan menolak mu dan lari menghampiri ku" jagat sedikit memprovokasi.


Sebenarnya Ajeng sangat takut dengan Bayu, karena dia sudah lama mengejar ngejar Ajeng tetapi Ajeng selalu menolaknya, dan karena sakit hati Bayu kepada Ajeng maka Bayu memelet dan menguna guna Ajeng sehingga menjadi Gila.


Setelah Ajeng tergila gila kepada Bayu, dia malah mencampakan Ajeng untuk membalas dendam perlakuannya karena beberapa kali di tolak.


Bayu sampe rela mengundang mbah jamrong untuk membuat Ajeng klepek-klepek, tetapi setelah pikiran Ajeng menjadi kacau dan mengalami gangguan jiwa Bayu menjadi jijik kepada Ajeng.


Bayu berencana menghamili Ajeng, dan mencoba memelet kembali Ajeng dengan bantuan Rokok yang sudah di kasih jampi jampi oleh Mbah Jambrong.


Dan sekarang kesempatan Bayu telah tiba, sekian lama dia menunggu Ajeng keluar rumah dan berbelanja di warung grosir terus dia dekati kembali, dengan peleh asap rokok Ajeng bisa kembali ke pelukan Bayu


Tetapi sayangnya di percobaan pertama dia gagal meskipun asap rokok sudah di semburkan ke wajah Ajeng tetapi tidak ada reaksi.


Dan sialnya dia sudah bersama seorang lelaki lain yaitu jagat yang membuat dia menjadi sangat marah, karena niatnya tidak tercapai.


Bayu terprovokasi dia pun menunjuk jagat "Boy, aku harap jauhi Ajeng, kalau kamu tidak mau menderita di kemudian hari, dan putuskan pertunangan kalian, kalau tidak aku tidak akan segan untuk membuat Ajeng menjadi janda setelah pernikahan mu" Ancam Bayu.


Jagat tersenyum "Apa itu sebuah ancaman untuk ku, ingat Cinta tidak bisa di paksakan, dek Ajeng sudah memiliki tunangan dan calon suami seperti ku, justru kamu yang harus menjauhi Ajeng, karena kamu benalu hubungan kami berdua"


Jagat kembali memprovokasi Bayu, dia pun langsung turun dari sepeda motornya Ajeng dan Jagat mundur beberapa langkah kebelakang.


"Sialan apa kamu mau aku pukuli di tempat ini" ancam Bayu.


Ajeng melangkah kedepan dan memasang badan di antara bayu dan jagat, "Seharusnya kamu berpikir aku dari dulu tidak mencintai mu, dan sudah sering aku menolak mu, apa tidak ada wanita lain di dunia ini, jujur aku tidak suka orang seperti kamu karena kamu itu tidak memiliki masa depan. Pengangguran dan pemabuk seperti mu mau bersanding dengan ku, apa kamu bermimpi, bukanya aku hidup bahagia malah akan menderita, tau tidak"


Ajeng mengungkapan kekesalan dan isi hatinya kepada Bayu, yang memang dia tidak suka kepadanya, Ajeng orang yang pilih pilih dan cita citanya Di nikahi orang kaya supaya dia menjadi nyonya besar dan hidup bahagia dengan bergelimang harta.


"Jangan Bohong kamu dek, kemarin lusa Bapak mu yang datang ke rumah ku supaya aku nikahin kamu, tapi aku menolak karen jujur waktu itu aku belum punya persiapan, dan sekarang aku sudah memiliki tabungan untuk kita, ayolah bilang sama bapak mu aku siap nikahin kamu sekarang" ucap Bayu.


Ajeng pun tidak percaya bahwa ayahnya pernah meminta Bayu untuk menikah dengan dirinya "Tidak...tidak...ayah ku tidak mungkin meminta mu untuk menikahi ku, itu tidak mungkin"


"Kalau tidak percaya tanyakan saja bapak mu, waktu itu kamu sedang sakit dan dia memohon kepada ku" jawab Bayu.


"Sudahlah Dek, biarkan dia berkata apa pun yang dia inginkan, yang penting itu sekarang hubungan ku dengan mu, dan kamu jangan terpengaruh oleh dia yang bisa merusak hubungan kita" ucap jagat.


"Benar juga apa yang kamu bicarakan mas, yang penting sekarang aku dengan mu" jawab Ajeng.


"Oh gak bisa gitu dong, dek Ajeng harus menjadi milik ku" ucap Bayu sambil memegangi pundak Ajeng.


Plak...


Ajeng menampar pipi bayi dan menunjuk dirinya "Jangan kurang ajar ya, kamu pegang bahu wanita yang di sampingnya ada calon suaminya, emangnya aku cewek apaan, apakah kau anggap aku wanita murahan yang bisa begitu saja pindah ke lain hati, Sorry aku gak level dengan mu selamat Tinggal"


Setelah menampar lalu memarahi bayu setelah itu dia meninggalkan ya.


"Ayo mas kita jalan, jangan ladeni orang seperti itu yang tidak tahu diri " ajak Ajeng sambil menarik tangan jagat dan meninggalkan Bayu pergi.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna