
Bab 88 Berubah Menjadi Hantu
Setelah beberapa lama Semua pesanan pun datang dan segera di hidangkan di atas meja tersebut.
Beberapa orang yang melihat memandang takjub karena mereka bertiga memesan makanan yang banyak.
Sedangkan mereka juga tahu bahwa makanan di restoran ini sangat lah mahal, berbeda dengan restoran yang ada di bawah.
Restoran yang berada di lantai bawah terjangkau oleh kalangan menengah, tetapi di restoran ini, satu hidangan bisa di hargai 1 juta rupiah, dan yang paling murah itu 300 ribu rupiah per hidangan.
Orang orang juga menatap takjub dengan kecantikan Elis dan Sofy yang membuat laki-laki hidung belakang menelan ludah dan berfantasi.
Tetapi mereka juga sadar setelah melihat makanan yang mereka pesan begitu banyak, berarti level mereka berada dengan Sofy, Elis dan jagat.
Sehingga meskipun mereka ada niatan mau mengajak berkenalan, mereka mengurungkan niatnya, melihat makanan mahal yang mereka pesan membuat para lelaki yang ingin berkenalan dengan Sofy dan Elis menjadi minder.
Mereka hanya bisa menatap dengan mencuri pandang saja dan berfantasi membayangkan bahwa Elis dan Sofy bisa bersama mereka.
"Ayo kita makan" ajak Elis.
Mereka pun langsung melahap makanan tersebut, Sofy makan dengan Elegan seperti wanita kelas atas.
Ya karena Sofy adalah seorang dokter, dan dia harus menjaga etika dan sopan santun dia karena banyak bertemu dengan pasien yang kebanyakan dari kalangan menengah ke atas.
Sedangkan Elis makan seperti biasa, dia tidak perduli dengan tatapan mata orang lain, meskipun di anggap makan seperti babi, Elis tidak perduli, yang pasti meskipun cara makan Elis seperti babi dia tetap imut dan mempesona.
Jagat pun tersenyum melihat cara makan Elis, jagat makan dengan lahap karena memang dia juga sedang lapar dan stamina dia terkuras.
Ya semalaman dia melayani sofy dan Elis sampai beberapa Ronde, bahkan jagat dan Sofy berlanjut pagi harinya sampai mandi bersama.
Sehingga jagat butuh asupan makanan yang bergizi untuk mengembalikan stamina tubunya.
Setelah mereka selesai makan mereka pun beranjak dari tempat duduknya dan menuju kolam renang.
Mereka pun berenang dengan gembira, kolam renang yang lumayan luas dan ada 3 kolam renang.
Kolam anak, kolam dengan kedalaman di bawah 1 meter dan kolam renang dengan kedalaman 2 meter.
Meskipun kolam renang ini ada di atas gedung hotel Arssad, tetapi kolam renang ini sekelas water boom yang memiliki fasilitas lengkap dengan serodotan dan air tumpah.
Banyak pengunjung yang datang di hari libur ke hotel Arssad ini hanya untuk berenang dan bersenang senang, karena berenang di kolam renang ini gratis asal mereka menginap atau menyewa kamar hotel di sini.
**
Di tempat yang lain tepatnya di bawah hotel Arssad Cakra sedang bersama dengan Ajeng, mereka masuk kedalam lobi untuk menuju lantai atas.
Cakra dan Ajeng sudah bersiap dengan rencana mereka berdua untuk berenang, karena Cakra dan ajeng sudah resmi berpacaran dan tinggal meresmikan pertunangan mereka.
Cakra dan Ajeng pun sudah tiba di restoran atas dan dia masuk melalui pintu restoran untuk menuju kolam renang.
Di sana Cakra membelalakan matanya melihat jagat yang sedang asik bermain air bersama 2 wanita cantik.
"Kurang ajar, Si OB itu tidak kenapa-kenapa, padahal aku sudah menyuruh anak buah ku dan menyewa orang untuk memukulinya tetapi kenapa dia masih sehat sehat saja" gumam Cakra yang berdiri melihat ke arah jagat dari kejauhan.
"Kenapa mas, apa yang mas lihat" tanya Ajeng kemudian dia melihat ke arah kolam renang dan melihat jagat sedang asik bermain dengan 2 wanita cantik.
"Ternyata dia tampan juga dan tubuhnya begitu seksi, sayang dia pemuda miskin, kalau dia orang kaya aku mau menjadi pacarnya" gumam ajeng di dalam hati.
Ajeng tidak memperdulikan tentang cinta, yang penting dia kaya, seperti Cakra yang anak dari direktur umum hotel Arssad ini, dengan menikahi orang kaya dia bisa menyombongkan diri di kampungnya.
Dan bukan hanya itu, dia juga bercita cita menjadi nyonya besar suatu hari nanti dan hidup senang dengan harta dari suami.
"Dek, ayo kita ganti baju dulu, biarin si jagat, nanti aku yang urus" panggil Cakra
Ajeng pun tersadar dari lamunannya dan dia langsung melirik ke Cakra "Iya mas ayo"
**
Di kolam renang Elis mengajak sofy dan jagat "Yu ah, tangan dan kaki ku sudah terasa kebas, sudah lama kita berenang apa kalian tidak lelah dan kedinginan"
Sofy pun menyetujui ajakan Elis "Ayo, jagat kita sudahi saja berenang kita"
Jagat pun mengangguk "Aya ayo"
Mereka pun keluar dari dalam kolam renang dan berjalan menuju tangga kamar hotel VVIP.
Semua orang melihat jagat, Elis dan Sofy yang melangkah menuju tangga kamar VVIP.
"Pantas tadi mereka pesan makanan yang banyak dan mahal, ternyata mereka orang kaya, mereka tinggal di kamar hotel VVIP yang harga semalamnya saja bisa mencapai 10 juta rupiah per malam" ucap orang yang melihat mereka.
Mereka pun saling berbisik membicarakan tentang jagat, Elis, dan Sofy. Sehingga mereka pun menjadi pusat perhatian.
Di kamar hotel pribadi jagat pun meminta mereka untuk membersihkan diri, dan mandi kembali.
Elis dan Sofy pun masuk ke kamar mandi dan mereka pun terkejut melihat keadaan di dalam kamar mandi tersebut.
"Wow begini Ternyata kamar mandi sultan, ada tempat berendam yang lumayan luas juga dan muat untuk 3 orang" ucap Elis.
"Ayo kita ajak jagat sekalian, biar kita mandi bareng dan selesai bersama sama" ajak Sofy.
Mereka pun keluar dari kamar mandi dan menarik tangan jagat untuk masuk ke dalam kamar mandi.
Setelah selesai mandi Elis dan Sofy keluar kamar mandi terlebih dahulu, mereka pun berniat untuk memakai baju karena setelah mereka keluar dari kamar mandi hanya memakai CD dan BH saja.
Elis dan Sofy melihat ada 2 kain putih di atas meja yang terbungkus rapi dengan plastik transparan.
Mereka berdua kira itu di siapkan oleh jagat untuk pakaian ganti setelah mereka mandi karena tadi jagat masuk terakhir ke kamar mandi.
"Eh dokter sofy, kayaknya itu baju ganti yang di siapkan oleh mas jagat ku, untuk kita, soalnya itu ada 2 pakaian yang di bungkus plastik" tunjuk Elis ke atas meja.
"Ternyata jagat memang pengertian ya sama kita berdua" ucap Sofy.
Mereka berdua kemudian menghampiri dan mengambil pakaian tersebut, mereka membagi satu sama lainnya.
Karena pakaian itu berwarna putih, sehingga mereka tidak memilih dan langsung membukanya.
Setelah di buka sofy merasa senang karena dia mendapatkan daster putih "wah ini daster buat tidur cocok untuk ku"
Kemudian Elis pun membuka pakaiannya yang dia pegang "Sepertinya aku dapat kimono untuk tidur"
Mereka berdua pun mencoba memakai pakaian tersebut, tetapi pakaian itu nampak aneh, kimono yang di pakai oleh Elis langsung membalut dirinya dan Elis pun nampak seperti pocong.
Dan daster yang di pakai oleh sofy pun langsung membuat rambut sofy yang awalnya pendek menjadi memanjang dengan tiba tiba.
Pakai yang di pakai Elis adalah bo'eh pocong perawan milik Ayu Dias, dan Daster yang di pakai oleh Sofy adalah milik Ayu Andara.
Sehingga Elis dan Sofy berubah menjadi Hantu, Elis berubah menjadi Hantu Pocong sedang Sofy berubah menjadi Hantu Kuntilanak.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna