Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 303 Pil Kelahiran Kembali


Bab 303 Pil Kelahiran Kembali


Wanto Subagjo pun segera pergi ke kamar mandi dengan membawa segelas air supaya dia bisa meminum obat itu di sana.


Beberapa menit kemudian Wanto Subagjo berjalan dengan mantap, dia tampak gagah, kerutan di wajahnya sudah menghilang bahkan luka di sekujur tubuhnya pun menghilang.


Dia seakan terlahir kembali dan 10 tahun lebih muda, dan dia pun merasa senang, karena bukan hanya kulitnya menjadi lebih halus, tetapi badannya juga menjadi segar dan berenergi.


"Benar benar, obat ajaib, aku sangat senang hahaha...." Ucap Wanto Subagjo setelah kembali dari kamar mandi.


Jagat pun tersenyum senang, obat yang dia buat dari kitab seribu racun benar benar berkhasiat, meskipun tidak menggunakan ci ibun, khasiat obat ini sangat menakjubkan.


Jagat pun bertukar kontak dengan Wanto Subagjo dan kemudian Wanto Subagjo pun pergi meninggalkan tempat itu karena masih banyak urusan.


Sebelum Wanto Subagjo jauh jagat memanggil dirinya "Pak Wanto, tunggu"


Wanto Subagjo pun berbalik "Iya ada apa ?"


Jagat kemudian menghampiri dan memberikan satu botol toples kecil yang berisi 5 butir obat.


Wanto Subagjo pun bertanya "Dokter jagat apa ini"


Kemudian jagat berbisik "Aku lihat pak Wanto tidak tahan lama ketika naik ranjang, ini adalah obat kuat, minum sebelum melakukan hubungan, aku jamin burung pak Wanto akan tegak seperti menegakkan keadilan, cukup minum satu butir saja dan ini tidak ada efek samping"


Wanto Subagjo pun menepuk pundak jagat "Hahaha.... Dokter jagat kamu sangat pengertian, aku akan menerimanya dengan senang hati"


"Ya, anggap saja sebagai bonus karena pak Wanto telah membeli obat ku dengan harga tinggi" ucap jagat.


Setelah mereka sedikit mengobrol dan menjurus kearah pergulatan kamar, mereka pun saling tertawa dan pada akhirnya mereka berpisah.


**


Tidak terasa Jagat dan semua wanita sudah sampai di rumah.


Mereka pun berkumpul dengan mengabaikan jagat, mereka mencoba pakai yang baru saja mereka beli.


Terdengar canda tawa di antara mereka ketika mencoba pakaian yang baru saja mereka beli.


Jagat naik ke lantai paling atas yaitu lantai tiga, dia mengeluarkan benda benda dan meletakkan benda benda itu di dekat jendela yang sering di sinari rembulan malam.


Benda benda itu berubah beberapa batu khusus parfum panca warna dan tri warna, mereka di susun menjadi satu formasi.


Jagat juga menyiapkan ember kecil kemudian di tempel kertas mantra pengumpulan.


Jagat melakukan itu untuk mendapatkan ci ibun untuk menyempurnakan obat yang dia buat, supaya efek penyembuhan obat yang dia buat akan maksimal.


Setelah selesai jagat pun membacakan mantra, supaya ci ibun banyak terkumpul nantinya.


"Ci Ibun Nyangkrung Na Daun


Wanci Ti Peting Tina Hariring


Lamunan Anggang Ka Tukang


Kamari Asa Can Bari


Anjeun Ngudar Keun Tali Ka Asih


Nu Lawas Mengkeut Lalakon


Naha Bulan NU Ngempray Nyaangan


Poek KA Tutup Ku Mega....."


Jagat membacakan mantra itu sampai selesai.


Wuss....


Sinar bulan langsung menyinari formasi pengumpulan, sinar itu membuat parfum panca warna dan tri warna bercahaya kemudian di dipantulkan ke batu yang sama-sama di susun rapi.


Pantulan cahaya itu membentuk pola cahaya yang indah setetes demi setetes air muncul dari cahaya formasi itu dan di tampung menggunakan ember kecil.


Kemudian jagat merogoh saku celananya dan mengambil handphone, dia mereset alarm supaya berbunyi jam 5 dini hari.


"Sudah beres, ci ibun jangan terkontaminasi oleh sinar matahari kalau tidak esensi bulan akan hilang dan akan berubah menjadi air biasa, sehingga aku harus cepat merusak formasi sebelum matahari terbit" gumam jagat.


Dia pun kembali turun kelantai bawah, melihat jagat turun, semua wanitanya langsung berbaris.


"Sayang lihatlah apakah pakaian yang kami pakai bagi atau tidak" ucap Eriska.


Jagat tersenyum sambil mengangkat jempolnya "Baju kalian bagus dan kalian tanpak cantik memakai pakaian itu"


Kemudian jagat mengeluarkan obat yang dia buat "Eriska, Elis dan Sofy Ambil obat ini, kalian akan lebih cantik lagi setelah meminum obat ini"


Mereka bertiga langsung menghampiri jagat dan mengambil satu orang satu pil obat di tangan jagat.


"Obat apa ini ay ?" Tanya Sofy.


Jagat pun tertegun sejenak dia memikirkan nama yang cocok untuk obat ini, kemudian dia teringat apa yang di katakan oleh istrinya Wanto Subagjo yang bernama Elin.


Dia pernah berkata 'Aku terasa dilahirkan kembali' sehingga jagat pun memberikan nama obat yang dia buat.


"Pil obat ini aku beri nama Pil kelahiran Kembali, cobalah minum, efeknya akan terlihat sangat menakjubkan" ucap jagat meyakinkan.


Kemudian Elis ingin langsung meminumnya, jagat pun langsung mencegahnya "tunggu, jangan langsung di minum seperti itu"


Elis menjadi bingung "Kenapa?


"Meminum obat itu kalian harus berada di kamar mandi, copot semua pakaian kalian, dan nyalakan shower nanti akan kelihatan efek setelah meminum obat itu"


Jagat pun menjelaskan dengan detail, seperti apa yang terjadi waktu di BIP Mall yang di alami oleh Elin dan Wanto Subagjo.


Mereka bertiga mengangguk dan mengerti kemudian Elis berkata "Baiklah kalau begitu aku aku akan menggunakan kamar mandi atas"


"Aku akan menggunakan kamar mandi Bawah" ucap Eriska


"Aku menggunakan kamar mandi di kamar Dias dan Dara saja" ucap Sofy.


Mereka pun langsung berpencar dengan membawa pil obat dan segelas air putih di tangan mereka masing masing.


Tersisa hanyalah Dias, Dara dan Sekar, mereka pun ingin di berikan sesuatu seperti halnya Eriska, Elis dan Sofy.


Mereka bertiga dengan kompak menengadahkan tangan, ke pada jagat dengan raut wajah cemberut.


"Mas Aku ini bukan sekedar bantal tidur mu, kamu itu harus adil, buat ku mana" ucap Dias.


Dara pun menimpali "Ya mas aku juga bukan sekedar Guling mu, aku juga istri mu seperti mereka"


Sekar mengangguk "Suami Benar kata Dias dan Dara, kamu itu harus adil, masa yang di berikan obat hanya mereka bertiga saja sedangkan kita tidak"


Mendengar itu jagat tersenyum sambil menggelengkan kepalanya "Kalian bertiga itu tidak perlu obat yang seperti tadi aku berikan kepada Eriska, Elis dan Sofy. Obat seperti itu tidak bermanfaat untuk Kalian bertiga, bahkan kalian itu sudah kebal racun, yang kalian perlukan itu hanya nutrisi yang aku keluarkan"


Dias, Dara dan Sekar saling melirik satu dengan yang lainnya, jagat mengatakan bahwa mereka bertiga perlu nutrisi yang jagat keluarkan.


Mereka tidak tahu nutrisi apa yang di maksud oleh jagat.


Kemudian Sekar pun bertanya "Nutrisi apa yang kami butuhkan, bukanya obat dan racun tidak akan berpengaruh kepada kami"


Jagat tersenyum sambil menarik tangan Sekar dan dara "Ayo ikuti aku, akan aku beri kalian nutrisi yang bermanfaat"


Dias yang berada paling jauh dari jagat ikut di tarik oleh tangan Sekar dan Dara.


Kemudian jagat membawa mereka ke dalam kamar yang Anda di lantai bawah, dimana kamar itu paling besar dan memiliki tempat tidur yang luas.


Setelah memasuki kamar jagat pun menutup pintu dan menguncinya dari dalam.


***


* Bersambung