
Bab 290 Agung Biantara
Tetapi memang waktu itu istrinya di buat bisa melihat roh Maya, dan dengan yakin jagat berbicara bahwa dia bisa menghidupkan kembali anaknya itu.
Sehingga tanpa ragu Agung Biantara memberikan Villa ini untuk bayaran itu.
Istri agung Biantara kembali berteriak "Maya....Maya.... ini bunda sayang"
Kemudian ada anak kecil yang muncul di pintu ruang makan, anak kecil yang lucu yang masih belepotan makanan.
Di tangannya masih memegang paha ayam, Maya pun menyaut "Bunda... Bunda sudah datang.... Maya kangen Bunda...."
Maya berlari menghampiri ibunya itu dan mata ibunya berbinar, dia tidak sabar langsung menyongsong Maya kemudian memeluknya
Agung Biantara menggosok matanya karena dia tidak percaya bahwa Maya benar benar hidup kembali.
Agung Biantara pun langsung berlari mendekati anaknya itu kemudian dia memeluk Maya dan istrinya.
"Maya anak ku, kamu benar benar hidup kembali nak, ayah janji akan menjaga mu, dan apa pun yang kamu inginkan akan aku berikan"
Agung Biantara meneteskan air mata kebahagiaan, mereka berdua menangis bahagia, karena anaknya dapat kembali hidup.
Agung Biantara dan istrinya menyesal karena dulu dia selalu meninggalkan Maya bersama baby sitter, sampai kejadian itu terjadi mereka tidak bisa memaafkan diri mereka sendiri.
Dan sekarang Maya sudah ada di pelukan mereka lagi sehingga mereka akan menjaganya dengan baik.
"Maya senang ayah dan bunda kesini, dulu Maya panggil panggil ayah dan bunda, tetapi Maya ditinggal pergi, apa ayah dan bunda akan pergi lagi meninggal Maya"
Ucapan polos Maya kembali menyayat hati Agung Biantara dan istrinya, mereka berdua pun menggelengkan kepalanya.
"Tidak sayang, bunda tidak akan lagi meninggalkan Maya"
"Iya sayang, kemana pun kamu pergi, kamu akan ikut, ayah tidak akan meninggalkan kamu lagi"
Semua orang terharu dengan adegan yang ada di depan mereka ini, apa lagi dias dia berpikir bagai mana kalau ayah dan ibunya melihat dia, apakah mereka akan percaya bahwa dirinya Ayu Dias anak mereka.
Pastinya mereka tidak akan percaya karena Ayu Dias mereka sudah meninggal, dan yang hidup kembali ini adalah Dias istri dari jagat mantan Hantu Pocong perawan.
Agung Biantara melepaskan pelukannya, Maya langsung di gendong ibunya dan duduk di sofa.
Agung Biantara pun mengucapkan banyak terima kasih kepada jagat, karena dia orang yang paling berjasa dalam hidupnya, karena telah mengembalikan Maya ke sini mereka.
Rumah villa yang di berikan oleh Agung Biantara ini terasa masih kurang, dia ingin memberikan yang lebih lagi.
Agung Biantara berfikir bahwa kebahagiaan dirinya dan istrinya itu tidak bisa di dapat dengan uang, apa artinya banyak uang kalau harus kehilangan anak yang mereka sayangi.
"Terima kasih dokter jagat, karena sudah menghidupkan kembali anak ku, kebetulan tanah di sebelah villa ini masih belum di bangun, aku akan memberikannya untuk mu, biaya pembangunannya biar aku tanggung, area villa ini akan menjadi milik mu seutuhnya"
Agung Biantara pun tidak ragu memberikan seluruh area villa ini yang luasnya beberapa hektar, dan harganya lebih dari 200 milyar rupiah, dan bahkan biaya pembangunan lahan yang belum di manfaatkan itu akan di tanggung Agung Biantara sendiri.
"Terima kasih pak Agung, aku akan menerimanya dengan senang, kebetulan aku ingin mendirikan rumah rumah kecil untuk di tempati oleh para Bodyguard ku yang menjaga rumah ini"
Banyak planning yang sudah ada di pikiran jagat, tadinya dia mau membeli lahan kosong itu, tetapi keberuntungan memihak dirinya dan Agung Biantara sendiri yang memberinya dengan cuma cuma.
Agung Biantara menyerahkan kartu Bank kepada jagat "Terima lah ini juga, isinya tidak seberapa, ini hanya ucapan terima kasih ku yang amat sangat, berkata mu anak ku kembali"
Mereka pun berbincang dengan akrab, ikatan pun terjalin di antara mereka, dan sekarang Agung sudah menganggap jagat sebagai adiknya sendiri.
"Kedepannya kalau ada masalah atau perlu sesuatu katakanlah kepada ku, aku akan membantu sebisa ku, dan kalau perlu akan aku kerahkan semua tenaga kerja ku di Biantara grup untuk membantu mu"
Mendengar itu ini kesempatan untuk jagat, kakek badar pun mengingatkan "Bukanya kamu ada proyek di Desa cidanao kampung cisarati"
Jagat pun mengangguk "oh iya, kebetulan kakek mengingat ku"
Jagat pun mengemukakan keinginannya kepada Agung Biantara, kebetulan Biantara grup bergerak di bidang property dan Pemborong proyek.
Jagat ingin membangun jalan rambat beton, dari balai desa cidanao sampai ke kampung cisarati dia juga ingin memperbaiki jalan rusak dari pusat kota menuju ke desa tersebut, Dan jagat juga ingin membuat tempat wisata di daerah tersebut.
Agung Biantara mengangguk dan mengerti "oh itu masalah gampang, kalau begitu hari Senin ini aku akan memerintahkan anak buah ku untuk pergi ke desa cidanao dan membuat perijinannya"
Jagat tersenyum senang, karena Agung Biantara bergerak cepat, karena Agung Biantara memprioritaskan apa yang di inginkan oleh jagat.
Setelah bicara tentang bisnis dan keluarga, Agung Biantara pun berpamitan dengan ingin membawa Maya.
"Ini sudah malam, aku akan pamit" ucap Agung Biantara
Kemudian Agung Biantara berbicara kepada anaknya "Maya ayo kita pulang"
Maya menyaut "Tapi yah, apa boleh kalau nanti Maya main kesini lagi, soalnya kak Dias, kak Dara dan kakak yang lainnya baik kepada Maya"
Agung Biantara mengangguk setuju "Iya boleh sayang"
Kemudian dara berkata "Kapan pun kalau Maya ingin menginap di sini, tinggal datang saja, kamar Maya tidak akan ada yang berani menempati"
Dias menimpali "Ya bahkan boneka Maya akan kami rawat sampai Maya kembali"
Jagat pun berpesan kepada Agung Biantara "Maya Memiliki Tubuh Sintesis, jangan biarkan dia berendam terlalu lama di air, dan dia mengandung energi bulan, sehingga jangan banyak terpapar sinar matahari, Tubuhnya hanya bertahan 5 tahun untuk proses pertumbuhan dan 5 tahun lagi dia harus mengganti tubuh baru...."
Jagat pun menjelaskan dengan detail, tubuh Maya tidak seperti Dias dan Dara, Maya masih mengalami pertumbuhan, sehingga setiap 5 tahun sekali dia harus ganti tubuh baru, kalau tidak tubuhnya akan meledak.
Ledakan itu karena jasad buatan tidak sanggup lagi menampung arwah Maya yang tumbuh dan berkembang.
Kalau sudah mencapai usia 17 atau 22 tahun, tubuhnya tidak akan di ganti lagi dan sudah permanen.
Karena di usia segitu Arwah tidak akan berkembang lagi, bahkan orang yang mati tua, arwahnya akan kembali ke usia produktif yaitu pada usia 22 tahun.
Jagat pun memberikan contoh yaitu Dias dan Dara mereka berdua sama seperti Maya yang di hidupkan kembali, mereka tidak akan mengganti tubuh mereka lagi untuk selamanya.
Agung Biantara mengangguk "Iya baiklah aku mengerti, aku akan mengingatnya dengan baik"
Mereka pun pergi meninggalkan rumah villa ini, setelah di antara oleh jagat sampai ke gerbang pintu.
Dan ketika mereka ingin masuk ke dalam rumah villa, deru mesin mobil terdengar memasuki area villa ini.
Ternyata itu adalah Eriska yang dari pagi di antar oleh 2 bodyguard wanita untuk pulang kerumahnya, dan sekarang sudah kembali ke villa ini.
***
* Bersambung