Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 207 Memberikan Kode


Bab 207 Memberikan Kode


Ibu muda itu sampai meneteskan air matanya karena melihat anak satu satunya adalah bisa berjalan kembali.


Ibu itu sangat berterima kasih kepada jagat yang telah menyembuhkan kaki anaknya tersebut.


Kalau saja tidak ada orang mungkin ibu itu akan berterima kasih dengan cara memeluk dan mencium jagat, bahkan mungkin dia akan menyerahkan kehormatannya kepada jagat hanya untuk berterima kasih.


"Terima kasih, dok telah menyembuhkan anak ku, aku tidak tahu harus membalas dengan cara apa" ucap ibu muda itu.


"Tidak apa-apa, biarkan lah tuhan yang akan membalasnya, sekarang ibu hanya harus fokus mengurus anak ibu" jawab jagat.


Kemudian jagat pun berkata kepada anak itu "Dek, sepertinya kamu bagus kalau menjadi pemain sepak bola, kaki mu kuat dan pasti lari mu juga akan cepat"


Anak itu pun tersenyum "Memang cita cita ku ingin menjadi pemain sepak bola om dokter, doa kan saja aku bisa menjadi pemain sepak bola yang profesional"


"Ya bagus, semangat ! kamu pasti bisa, dan sekarang kamu pulang tetapi jangan di gendong ibu mu ya, kasian, kamu sudah besar sekarang, jadi kamu jalan saja ya" ucap jagat.


Anak itu pun mengacungkan jari jempolnya "Ok om dokter"


Jagat memberikan semangat kepada anak itu dengan berkata dia bisa menjadi pemain sepak bola, supaya dia semangat untuk bisa berjalan dengan lancar.


Anak itu pun mengajak ibunya pulang "Bu, pulang yuk, aku sudah tidak sabar untuk menunjukkan kaki ku kepada Ayah"


Anak itu pun di papah oleh ibunya dan keluar dari ruang periksa, warga yang melihatnya langsung terkejut karena mereka tahu anak itu sudah lama tidak bisa berjalan dan di ponis lumpuh.


Tetapi hanya karena mendapatkan pengobatan gratis dan di pijat oleh jagat, anak itu sudah bisa jalan kembali dan hanya dalam kurun waktu 10 menit saja.


Sehingga warga menjadi heboh dan yakin bahwa jagat bukan dokter biasa tetapi dia dokter sakti, sehingga calon pasien ingin di periksa langsung oleh jagat.


Di sana Elis tersenyum sendiri dan mukanya melihat ke atas, kemudian sofy menegur "Hai kenapa kamu senyum senyum sendiri, pasti membayangkan ay yang mengobati pasien dengan tarian belalai gajah"


Elis pun menoleh "Huh, dasar mesum, yang ada di pikiran mu hanya tarian belalai gajah"


"Lantas apa yang kamu pikirkan" ucap Sofy


"Hehehe....tarian belalai gajah !" Jawab Elis.


"Tuh kan apa yang aku bilang dasar otak sengklek" ucap sofy


"Hehehe....kamu juga sengklek" jawab Elis.


"Iya aku ketularan kamu tau" ucap Sofy


Sebelumnya sofy sudah memeriksa 5 orang pasien yang memiliki penyakit ringan, tetapi sekarang calon pasien tidak mau di periksa oleh sofy dan mereka meminta langsung di periksa oleh jagat.


Sehingga sofy pun duduk di samping Elis yang sedang menanyai pasien.


Kebetulan ada pasien bapak bapak yang tangan kirinya bengkak dan sudah melepuh sampai kelihatan tulangnya.


Sebenarnya kalau semua orang di periksa oleh jagat dia juga menjadi kerepotan dan akan sangat lama untuk menyelesaikan tugas ini.


Sehingga jagat berinisiatif mengobati bapak bapak ini di depan pasien yang lain, bukan di ruang pemeriksaan.


Jagat terlebih dahulu memberikan obat penawar racun yang di buat dari lumut yang diambil jagat dari goa naga di kampung cisarati.


Jagat terlebih dahulu membersihkan luka dengan alkohol sampai bapak itu meringis kesakitan tetapi jagat tidak perduli meskipun bapak itu nangis darah.


Setelah itu jagat menghilangkan racun yang masih tersisa yang merusak jaringan darah, sampai darah keluar dari luka bapak itu.


Jagat mengerok seperti mengerok kelapa muda kulit bapak bapak itu yang sudah hampir membusuk, yang membuat orang yang melihatnya menjadi ngilu dan linu.


Orang orang meringis seperti merasakan apa yang di alami oleh bapak-bapak itu, yaitu merasa kesakitan ketika di tangani oleh jagat.


Tindakan itu terlihat kejam dan seperti sedang menganiaya orang, ada orang yang menutup matanya Tetapi jari jari sedikit di buka karena penasaran.


Ada juga orang yang langsung mual dan muntah melihat aksi jagat mengerok tangan pasien sampai berdarah darah.


Setelah luka di bersihkan dan racun di keluarkan jagat menyerahkan sisanya kepada sofy.


"Aku sudah membersihkan luka, menghilang racun dan bakteri serta mencegah pembusukan, sekarang adalah giliran mu" pinta jagat kepada sofy.


Sofy pun beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri bapak itu, kemudian sofy pun memegang tangan kiri bapak itu yang terluka, kemudian sofy menghela nafasnya.


Di depan semua orang sofy menunjukkan kekuatannya, yaitu dia meregenerasi sel-sel kulit mati dan menumbuhkan kembali, sehingga luka si bapak tadi berangsur pulih.


Meskipun tidak sampai normal kembali, tetap saja hal itu sangat hebat karena tangan si bapak itu bisa kembali bergerak dan hanya harus menjalani proses penyembuhan saja untuk kembali normal.


Di sana pun jagat berkata kepada warga "Yakin tidak mau di obati sama dokter sofy, lihatlah bapak ini sembuh dari cedera yang dia derita"


Warga pun kembali heboh, ternyata bukan hanya dokter jagat yang sakti, tetapi dokter sofy juga.


Banyak orang yang mengacungkan jempol kepada pak sudewo karena dia mengenal dokter sakti seperti mereka ini.


Masalah sudah di atasi mereka pun mau di obati oleh siapa pun, tetapi mereka yang belum mendapatkan pengobatan saling berbisik, karena Elis tidak terlihat seperti dokter sakti seperti jagat dan Sofy.


Perkataan dari mereka pun terdengar samar di telinga Elis, dan kebetulan ada sepasang suami istri yang mendapat giliran pengobatan dan mendaftar di Elis.


Elis seperti biasa menanyakan keluhan pasien "Pak, Bu, siapa yang sakit"


Kemudian ibu muda yang bersama suaminya pun menjawab "ini Lo dok, suami ku memiliki penyakit aneh, dia kalau pipis suka sakit dan terkadang keluar nanah"


Meskipun seorang perawat, Elis banyak tahu tentang penyakit dan cara penanganannya, karena dia sudah sering menangani pasien dan belajar dari dokter.


Kemudian Elis pun mencoba memegang tangan pasien "Coba pak boleh tangannya aku sentuh"


Elis bisa melihat bahwa suami dari ibu muda itu mesum dan hidung belang sehingga lelaki itu berkata "Dok yang sakit itu di bagian vital ku, tapi kenapa dokter hanya memegang tangan ku untuk memeriksa"


Elis pun tersenyum "Oh jadi bapak ini ingin langsung di periksa di bagian alat vitalnya, apa tidak malu pak di lihat oleh banyak orang"


Ibu muda itu memukul pelan suaminya "ih pak kok bicaranya begitu, malu tahu"


Lelaki itu hanya menyeringai kepada istrinya, Elis pun memegang tangan dari lelaki itu, tetapi tangan lelaki itu tidak sopan, dia balik memegang tangannya Elis seperti dia memiliki napsu kepada Elis.


Serta alis matanya berkedip menunjukkan bahwa lelaki itu memberikan kode kepada Elis, tetapi entah kode apa, hanya lelaki itu yang tahu


***


* Bersambung