Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 305 Arssad Famili


Bab 305 Arssad Famili


Di sana sofy pun berkata kepada Elis "Sudah aku katakan, dari pertama, jangan memancing suami kita, nanti setelah pulang dari club malam baru kita bisa bermain, nah akhirnya seperti ini kan"


Elis pun menundukkan kepalanya "Ya maaf, soalnya aku sudah tidak tahan, bawah ku tadi sudah basah"


Kemudian Eriska menimpali "Aku kira dia tidak akan seganas itu, dia seperti iblis yang kerasukan"


Dara dengan polosnya bertanya "Memangnya ada iblis yang kerasukan gitu kak"


Eriska dan semua orang tertawa mendengar pertanyaan dari dara. Eriska pun menjelaskan "Itu hanya lah istilah, jangan di anggap serius"


Dara pun menggaruk kepalanya "iya soalnya selama aku menjadi hantu aku belum pernah kesurupan"


Dias pun menggelengkan kepalanya "Hadeuh dasar, kamu itu mantan hantu dong dong, ya gak mungkin lah kamu kesurupan, paling juga kamu yang merasuki tubuh manusia sehingga manusia yang kerasukan, bukan kamu nya yang kerasukan"


Mendengar itu dara pun tersenyum "Benar juga ya, aku kan hantu mana bisa kerasukan"


"Iyah... Baru sadar dia" cibir Elis


Lalu semuanya tertawa terbahak-bahak.


Setelah bercanda dan tertawa seketika mereka pun terdiam karena melihat jagat yang berjalan dari tangga.


Dia sudah memakai baju kasual dengan celana jeans dan kaos, sepertinya dia sudah siap untuk pergi ke Club malam.


Rona wajahnya tidak seperti tadi yang garang dan penuh nafsu, sekarang jagat lebih elegan.


Di belakangnya ada Sekar yang wajahnya semakin merona merah, dia nampak lebih hidup meskipun jalannya sedikit ngangkang.


Jagat pun bertanya kepada semua orang "Apakah kalian semua sudah siap ?"


Semua wanita jagat pun mengangguk "Ya kami sudah siap"


Kemudian mereka pun berangkat dengan mengajak 2 bodyguard wanita mereka masing masing sebagai pengawal dan memakai mobil RR Phantom yang sudah mereka siapkan sebelumnya.


Jagat bersama Wira dan Sukma sebagai bodyguard pribadinya, sedangkan bodyguard lain seperti galih, jaya, Kurnia dan darma dia memakai mobil milik jagat.


Mereka pun pergi ke Club malam Nirwana, mobil pun berjalan beriringan dengan mobil yang berpenumpang Eriska berada di barisan depan kemudian mobil Elis dan di barisan belakang adalah mobil yang di tumpangi oleh jagat.


Karena malam hari, jalanan tidak macet dan lebih cepat sampai.


Mobil mereka pun memasuki palang pintu otomatis dan satu persatu mobil mereka pun masuk ke dalam halaman club malam Nirwana.


Sebenarnya jagat belum pernah ke tempat ini, karena dia belum menjelajahi semua sudah kita ini.


Hanya Eriska yang tahu tempat tempat hiburan seperti ini, karena dia sering bersama teman temannya berpesta dan tempatnya pun berpindah pindah.


Terlihat banner besar terpasang yang bertuliskan R.R Phantom Comunity dengan Motto Silaturahmi tambah relasi.


Mobil mereka pun maju secara berlahan dan parkir di area yang luas.


Terlihat banyak juga mobil R.R Phantom seperti yang jagat pake, dan kebetulan sekarang sedang kumpul komunitas tersebut.


Mereka berpesta dan berkumpul di halaman Club malam Nirwana yang luas, bahkan sudah ada beberapa tenda stand yang menyediakan makanan dan minuman.


Ada juga ring arena bertarung dan ada Petarung yang sedang berkelahi di atasnya.


Ini juga menjadi ajang pertaruhan para tuan muda kaya, mereka memerintahkan kepada bodyguard mereka untuk bertarung dan mereka bertaruh uang atau bahkan aset perusahaan.


Yang pertama kali keluar dari mobil tentu saja Eriska, dengan di bukan pintunya oleh Widi bodyguard wanita yang mengawalnya.


Kemudian Elis dan Sofy, selanjutnya ke tiga Ayu yaitu Dias, Dara dan Sekar, yang terakhir keluar dari mobil tentu saja jagat, karena dia parkir yang terakhir.


Arssad famili menjadi pusat perhatian karena mereka memakai R.R Phantom yang mana mereka terdiri dari 7 mobil R.R Phantom dan itu hampir dari setengah anggota komunitas R.R Phantom yang sedang berkumpul sekarang.


Kemudian ada salah seorang lelaki muda yang menyambut mereka "Selamat malam nona nona, apa aku boleh tahu siapa kalian dan dari mana, kebetulan sekali komunitas Phantom kami sedang berkumpul apa anda semua mau bergabung"


Orang itu adalah Ketua dari Komunitas Phantom ini, orang itu antusias karena yang datang adalah para wanita cantik yang kecantikannya melebihi model.


Eriska mengenal orang itu kemudian dia menyapa "Hai kak Hendrik, apa kabar lama tidak bertemu"


Eriska mengenal ketua komunitas Phantom karena dia dulunya kakak kelas waktu di sekolah menengah atas.


Orang yang di panggil Hendrik oleh Eriska pun tertegun sejenak, memikirkan siapa orang cantik seperti ini yang mengenal dirinya.


Seperti orang bodoh Hendrik menggaruk kepalanya "Nona kenapa tahu nama ku, apakah kita pernah bertemu"


Eriska berjalan ke arahnya sambil tersenyum "Kak, Hendrik lupa ya, aku Eriska"


Hendrik berpikir dan mengingat ingat, kemudian Eriska melanjutkan "Aku Eriska Wijaya, adik kelas dan sekaligus OSIS waktu SMA"


Mendengar itu barulah Hendrik ingat "Oh Eriska Wijaya, tapi kenapa kamu kelihatan tambah cantik, dan anggun, aku kenal kamu dulu wanita yang urakan dan tidak seperti sekarang"


Eriska tersenyum karena di puji oleh Hendrik kemudian Eriska memanggil semua orang supaya berkumpul di dekatnya, lalu kemudian dia mengenalkan semua orang.


"Oh iya kak, perkenalkan mereka dari Arssad famili, ini Elis, Sofy, Dias, Dara dan Sekar"


Mereka pun tersenyum ke arah Hendrik, Hendrik pun balas tersenyum "Senang mengenal anda semua, perkenalkan aku Hendrik ketua Komunitas Mobil Phantom di kota ini"


Hendrik menjulurkan tangannya, tetapi tidak ada seorang pun yang menyambut uluran tangannya, yang membuat dia sedikit malu.


Kemudian dia pun menarik kembali tangannya tersebut dan berkata "Apa kalian mau bergabung bersama kami ?"


Elis mengayunkan tangannya "Maaf kami tidak akan bergabung, kami akan masuk dan bersenang senang di dalam saja"


Kemudian mereka pun pergi meninggalkan Hendrik, Eriska tersenyum dan berkata "Kak Hendrik kami permisi dulu"


Ke enam wanita cantik yang anggun dan mempesona menjadi sorotan mata semua orang.


Jagat yang baru keluar dari dalam mobil menginstruksikan kepada para bodyguard "Kalian boleh bersenang senang, tetapi jangan mabuk, kalian itu para master beladiri, pantrangan bagi master beladiri untuk kehilangan akal sehat mereka karena minuman"


Semua orang menganguk "Baik tuan muda"


Jagat pun berjalan dengan di ikuti para bodyguard dari belakangnya.


Jagat pun menjadi sorotan mata wanita karena terlihat bahwa jagat memancarkan aura yang membuat wanita yang melihatnya terpesona.


Beberapa orang berbisik "Siapa lelaki tampan itu ?"


"Entah lah aku tidak tahu, tapi jujur dia tampan, aku mau menjadi kekasihnya"


"Hus aku dulu yang pertama kali melihatnya, sepertinya aku yang akan menjadi kekasihnya"


Beberapa wanita memperebutkan jagat seperti memperebutkan pepesan kosong.


Ada juga wanita yang sedikit mencibir "Tampan sih, tetapi lihat pakaiannya, dia hanya memakai kaos dan jeans seperti itu"


Kemudian ada temannya yang lain yang membela jagat "Jangan lihat pakaiannya, tetapi lihat orang orang di belakangnya, mereka itu para bodyguard, sepertinya lelaki itu bukan orang biasa"


Banyak wanita yang berdiskusi mengenai jagat, dan tidak ada orang yang mengenal dirinya karena jagat tidak pernah bergaul di lingkungan seperti ini dan di daerah ini.


***


* Bersambung