Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 138 Menumbalkan Mu Di Kamar Ini


Bab 138 Menumbalkan Mu Di Kamar Ini


Mendengar perkataan dari jagat semua makhluk astral itu tertawa terbahak-bahak "Hahaha.... Dasar manusia lemah apa kamu mau mati"


Terdengar suara ancaman dari mereka yang mengancam dengan kematian.


"Aku tegaskan kalian memiliki 3 pilihan, pertama Pergi dari sini dengan suka rela, Tunduk kepada ku dan aku akan jadikan kalian anak buah, atau kalian melawan ku dan kalian akan aku binasakan" Jagat pun tidak segan untuk mengancam.


"Dasar manusia bodoh, beraninya kamu mengancam kami, kami tidak Sudi pergi dari tempat ini apalagi tunduk kepada mu" ucap pemimpin mereka.


Jagat pun menunjuk kearah belakang dengan jempolnya "Apa kalian tidak menganggap, prajurit ku yang ada di belakang, kalian hanya hantu liar berani melawan ku"


Setelah jagat mengucapkan itu, para siluman serigala yang awalnya berada di luar kini masuk ke dalam rumah.


Para siluman serigala itu adalah para prajurit dari kerajaan siluman serigala di hutan larangan gunung moeza. Mereka dilengkapi senjata berupa tameng dan tombak. Sehingga nampak seperti prajurit di jaman kerajaan sebelum penjajahan.


Prajurit siluman serigala ini memiliki level yang tinggi rata rata ada di level bintang 6 dan kapten mereka di level bintang 8.


Sedangkan hantu liar itu pemimpinnya saja berada di level bintang 6 dan yang lainnya di bawah level tersebut.


Melihat para prajurit siluman serigala yang lebih kuat dari mereka, mereka pun langsung ketakutan, mereka yang awalnya berani bahkan mengancam jagat sekarang menjadi ciut


Mereka pun seketika berlutut dan menyatukan tangan serta memohon ampunan "Maafkan kami karena telah menyinggung orang yang kuat, kami bersedia Tunduk kepada anda, asalkan jangan usir kami. Karena kami tidak memiliki tempat tinggal selain tempat ini"


Jagat pun dengan mudah menaklukkan mereka, dengan bantuan prajurit siluman serigala yang dia keluarkan dari dalam toples kecil.


"Baiklah kalau begitu, kalau ada di antara kalian yang ingin pergi dengan suka rela, pergilah dan untuk kalian yang ingin Tunduk kepada ku tetap lah diam di tempat" jagat pun memberikan pilihan.


Dan ada sekitar 20 makhluk astral itu berdiri serta diwakili oleh seseorang di antara mereka berbicara "Kami akan pergi dari sini, karena kami tidak mau terkekang dengan mengabdi kepada manusia"


Jagat pun mempersilahkan mereka untuk pergi "Pergilah, aku tidak akan mencegah kalian, tetapi ingat kalian tidak akan bisa kembali lagi ke tempat ini"


Mereka pun seketika berubah menjadi asap dan pergi meninggalkan tempat ini, dan yang tersisa tinggal 10 makhluk astral lagi ada beberapa dari mereka Kuntilanak dan dan jenis lainnya, termasuk si pemimpin yang ikut tinggal tidak pergi dengan yang lainnya.


"Baiklah nama ku jagat, aku Pangeran kerajaan Ajag hutan larangan gunung moeza, kalau kalian mau tunduk kepada ku bersumpah setia lah"


Mereka pun mengucapkan janji setia kepada jagat dan sedia menjadi bawahnya dan akan mematuhi semua perintah dari jagat.


Setelah itu jagat pun menabur bunga 7 rupa, ke arah mereka "makan lah dengan lahap setelah itu masuk lah kedalam sana"


Selain melempar bunga 7 rupa, jagat juga melemparkan 10 kartu Arwah.


Sari bunga 7 rupa pun mereka hisap seolah mereka sedang makan makanan yang sangat lezat, dan berlahan bunga bunga itu pun layu kemudian mengering dan berubah menjadi abu.


"Ach.... Nikmat perut ku merasa sudah penuh dan kenyang, aku baru kali ini makan banyak seperti sekarang ini" ucap salah seorang dari mereka.


Kemudian mereka pun berlutut kembali serta berbicara secara bersamaan "Terima kasih pangeran atas kemurahan hati anda"


"Ya aku tidak akan membiarkan anak buah ku kelaparan, maka mengabdilah dengan setia" jawab jagat.


Kemudian mereka pun membalas menjawab "kami akan mengabdikan diri dengan segala jiwa raga kami"


Jagat pun menunjuk kearah kartu Arwah "Sekarang masuk lah kedalam kartu itu"


Mereka pun berubah menjadi kupalan asap dan masuk kedalam kartu Arwah.


Setelah itu jagat dan Sofy barulah merasa tenang karena rumah sudah di bersih dari segala macam makhluk astral.


"Ringgo, bawa anak buah mu berjaga di di setiap sudut area ini jangan biarkan ada makhluk lain yang masuk ke dalam rumah ini, berjaga lah di gerbang, depan pintu halaman samping dan belakang"


Pemimpin dari prajurit siluman serigala itu pun mengangguk "baik laksanakan pangeran"


Jagat pun tidak lupa memberikan mereka hadiah berupa apel jin, apel jin ini adalah hadiah istimewa, karena didalamnya adalah kemenyan khusus yang membuat mereka tidak kelaparan dan bahkan menambah kekuatan mereka.


Setelah itu Jagat dan Sofy memilih kamar yang paling besar, dan memilih satu kamar untuk menyimpan boneka.


Kebetulan ada salah satu kamar yang di desain untuk anak anak, kasur dan Seprai motif Frozen dengan perpaduan cat dinding tembok biru muda dan putih.


Bahkan tirai jendela dan perabotan pun serba Frozen, kamar ini mungkin di siap kan untuk anak perempuan.


Mungkin saja rumah ini akan di tempati oleh keluarga agung Biantara dan kamar ini di siapkan untuk Maya, sehingga begitu pas dengan nuansa kamarnya.


Tetapi sayangnya karena terkena musibah sehingga rumah ini tidak jadi di tempati dan sekarang malah di berikan kepada jagat.


Jagat dan Sofy pun menata boneka boneka tersebut setelah itu jagat masuk ke kamar mandi menyiapkan air dalam ember dan memasukan bunga 7 rupa ke dalamnya, setelah itu air dalam ember tersebut jagat mantrai.


Kemudian jagat mengeluarkan kartu Arwah, dia mengeluarkan Dias, kemudian Jagat meminta sofy untuk mengeluarkan dara.


Sekarang Dias dan Dara sudah berada di depan jagat dan Sofy, sebelum itu jagat memberitahukan kepada mereka berdua untuk menjaga dan menemani seorang anak dan mereka pun setuju.


Setelah itu barulah jagat mengeluarkan Maya dari dalam kartu Arwah.


"Selamat datang Maya, di tempat kak jagat, sekarang Maya tinggal di sini ya" ucap jagat.


Maya pun melihat sekeliling kamar dan dia pun bersenyum "Wah kamarnya Frozen aku suka, dan banyak boneka juga"


"Kakak kan sudah janji mau beliin Maya boneka, tetapi sebelumnya perkenalkan dulu, ini kak sofy, kak ayu Dias dan kak ayu danara" Jagat pun memperkenalkan mereka.


"Halo Kak, nama ku Maya Biantara, putri dari ayah agung dan ibu Lisa, senang berkenalan dengan kalian" ucap ramah Maya yang lucu.


Setelah itu jagat membujuk Maya supaya mandi dan Sofy yang akan memandikannya, Maya pun mengangguk dan mau dia pun di bawa ke kamar mandi.


Air di dalam ember yang sudah jagat mantrai dengan mantra Mancala Putra Mancala Putri dan bunga 7 rupa itu supaya Maya memiliki wujud yang tidak berubah, dan menghilangkan pengaruh sifat jahat dari dirinya karena dia khodam korban pembunuhan.


Dengan itu sifat Maya di jauhkan dari sifat iblis yang merasuki dirinya, dan bisa hidup seperti layaknya manusia meskipun tanpa jasad.


Setelah selesai Maya di suruh untuk tidur dan di temani oleh dara dan Dias, sedangkan sofy dan jagat pergi ke kamarnya untuk beristirahat.


"Ach hari ini sungguh melelahkan, sekarang aku akan menumbalkan mu di kamar ini" ucap Jagat sambil menutup pintu kamar dan menguncinya.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna