Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 129 Siapa Sebenarnya Pemuda Itu


Bab 129 Siapa Sebenarnya Pemuda Itu


Mereka yang mencibir Jagat, tidak berani berbicara langsung kepada Jagat, mereka hanya berani berbicara menyindir dari tempat mereka duduk.


Setelah beberapa lama manager dealer TOYA mendatangi wanita muda dan lelaki paruh baya itu, dia menyerahkan tanda bukti pembayaran dan kunci mobil.


"Tuan ini surat surat dan bukti pembelian dan juga kunci mobilnya" ucap manager Indra sambil menyerahkan kepada lelaki paruh baya.


"Terima kasih manager" ucap lelaki paruh baya itu.


Setelah menerima kunci si wanita muda itu kembali berbicara kepada lelaki paruh baya "Terima kasih Om ku sayang, berkat mu aku sekarang memiliki mobil, beruntung aku mencintai mu, tidak mencintai orang yang duduk di sana, walaupun ganteng tetapi dia miskin dan tidak se level dengan kita"


Lelaki paruh baya itu tersenyum bangga "Ya jadi lelaki itu harus bekerja keras, supaya bisa menghasilkan uang yang banyak, bukan jual tampang doang"


Manager Indra menghiraukan perkataan dari mereka berdua, dan entah mereka sedang menyindir siapa.


Dan Karena manager Indra melihat jagat yang sedang duduk di cafe ini, manager Indra pun mencoba untuk menjilat kembali Jagat, supaya tertarik kembali untuk membeli mobil di dealer TOYA miliknya.


Manager Indra pun bergegas menghampiri Jagat dengan berbicara sangat sopan "Tuan muda, apakah anda masih minat dengan mobil yang ada di dealer kami"


Melihat manager Indra yang membungkukan badan kepada jagat dan berbicara sopan, wanita muda dan laki-laki paruh baya itu saling menatap.


Tetapi di belakang manager Indra terdengar suara familiar yang berbicara "Jangan kamu mempengaruhi pelanggan ku, setelah anak buah mu menghina dan merendahkan dirinya"


Manager Indra pun langsung menoleh ke arah belakang, dan ternyata itu adalah manager Rudi dari dealer Yosan.


Dia pun menghampiri jagat dan kemudian duduk di kursi kosong yang ada di sebelah jagat.


Manager Indra pun tidak berkata apa-apa lagi setelah manager Rudi datang, dia pun pergi dengan penyesalan di hatinya.


Manager Rudi pun menyerahkan berkas dan bukti pembayaran, "Mas ini surat dan kunci mobil yang anda inginkan pakai, 3 mobil lainnya akan kami kirim segera ke tempat yang anda tuju"


"Terima kasih manager, aku sangat puas dengan pelayanan anda dan anak buah anda, kedepannya apabila aku memerlukan kendaraan lagi aku tidak akan segan membeli di tempat anda" ucap jagat.


Kemudian manager Rudi mengalihkan topik pembicaraan "Mas...."


"Panggil jagat saja" pinta jagat


"Oh iya mas jagat, tentang jasa keamanan yang anda bicarakan tadi aku sangat berminat, paling lambat 1 Minggu dari sekarang aku akan menyewa jasa keamanan di perusahaan anda" ucap manager Rudi.


"Bagus itu pak, kebetulan aku memiliki beberapa orang yang terlatih, soal biaya hubungi pak Alex atau pak Hadiansyah di Hotel Arssad, karena perusahaan baru kami bermarkas di hotel tersebut" jagat menjelaskan.


Kemudian manager Rudi pun berdiri dan mengulurkan tangannya "Aku permisi dulu mas jagat, karena masih banyak yang harus aku kerjakan, senang berbisnis dengan anda"


"Terima kasih pak, aku juga senang berbisnis dengan anda " jawab jagat.


Manager Rudi pun pergi meninggalkan cafe tersebut setelah berpamitan kepada jagat. Di sana Elis penasaran dan bertanya kepada jagat. "Mas say, memang kamu beli mobil berapa banyak"


"Aku membeli 3 mini bus dan satu tipe trail adventure, buat perjalanan kita menuju ke kampung halaman mu, bukanya kamu sekalian mau pulang kampung" jawab jagat.


Elis pun merasa senang karena jagat mengerti keinginan dari Elis, Elis pun merangkul jagat kemudian mencium pipinya "Terima kasih mas say"


Kemudian Elis pun berbicara "Mas say, sebetulnya aku di berikan tugas oleh dokter Calvin, ada pasien yang harus di tangani, dan kebetulan aku di suruh mengajak mu"


"Tapi apakah kamu sudah menghubungi keluarga pasien tersebut " tanya jagat.


"Aku sudah menghubunginya, dan sudah diberi alamatnya" jawab Elis.


Dan mereka berdua pun meninggalkan cafe tersebut.


Dari tadi kedua orang itu menyimak percakapan jagat dengan Elis, dan mereka tidak percaya bahwa jagat tadi membeli 4 mobil di dealer Yosan.


Sepertinya lelaki paruh baya itu merasa sudah menyinggung orang yang salah, dari percakapan jagat lelaki paruh baya itu menyebutkan nama hotel Arssad dan perusahaan keamanan.


Lelaki paruh baya itu tahu, bahwa di hotel Arssad sedang mendirikan perusahaan keamanan, karena lelaki paruh baya itu adalah pemilik pabrik penyedia untuk hotel Arssad tersebut.


Kalau sampai lelaki paruh baya itu menyinggung orang yang salah, terus kerja sama dengan hotel Arssad terputus, maka dengan otomatis perusahaan milik lelaki paruh baya itu akan bangkrut.


Lelaki paruh baya itu pun melamun dan berpikir keras, serta bertanya tanya siapa sebenarnya pemuda tersebut.


"Kenapa kamu om, kok seperti yang sedang cemas" tanya wanita muda itu.


Lelaki paruh baya pun menjawab "Siapa sebenarnya Pemuda itu, tadi dia bilang tentang hotel Arssad dan perusahaan keamanan baru, apa dia tuan muda keluar Sandjaya"


"Om ku sayang, jangan banyak terlalu di pikirkan, secara dia bilang namanya jagat, dan paling dia karyawan di hotel tersebut, dan tentang mobil itu, paling dia ditugaskan untuk membeli mobil oleh bosnya untuk travel" ucap wanita muda itu yang menenangkan lelaki paruh baya.


Lelaki paruh baya itu kembali menghela nafas lega dan beranjak dari tempat duduknya "Ayo kita pulang"


*


Di perjalanan menuju ke arah agen penjualan property Elis melihat sekeliling mobil ini, terdapat 3 kursi di bagian belakang dan 3 kursi di bagian tengah serta salah satunya dapat di lipat.


Mobil itu lumayan besar dan mewah sehingga nyaman dalam berkendara, Elis pun bertanya kepada jagat "Mas say, kenapa memilih mobil seperti ini, bukan kah kita hanya bertiga, kenapa tidak beli mobil seperti milik dokter sofy saja"


Jagat menggelengkan kepalanya "Aku sengaja membeli mobil ini supaya banyak mengangkut penumpang, apa kamu lupa dengan dias dan dara, serta barang bawaan yang akan kamu beli buat oleh oleh untuk keluarga mu"


Elis pun menepuk jidatnya sendiri "hadeuh aku sampai lupa"


Jagat rencana pergi ke kota G kemudian kekota T hanya untuk ketemu dengan pembeli bo'eh pocong perawan milik Ayu Dias dan Daster kuntilanak milik ayu Andara.


Tetapi Elis meminta ingin pulang kampung, dan kebetulan kampung halaman Elis ada di kota G, sehingga jagat dan Sofy menyetujuinya.


Sudah bertahun tahun Elis tidak pulang kampung, karena sibuk bekerja dan pada waktu lulus kuliah saja Elis pulang ke kampung halamannya.


Dan rencana keberangkatannya di undur menjadi hari Jum'at, karena hari Jumat di rumah sakit Wijaya selalu di batasi pasien yang datang.


Sehingga sofy, Elis dan jagat bisa ijin untuk tidak masuk kerja pada hari itu, dengan alasan ada keluarga yang sedang merayakan hari pernikahan.


Elis beralasan seperti itu kepada dokter Calvin, dan mengajak sofy dan jagat karena Elis beralasan meminjam mobil dari sofy sehingga sofy harus ikut. Dan mengajak jagat juga karena dia yang menjadi supir mereka berdua.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna