Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 292 Baiklah Aku Setuju


Bab 292 Baiklah Aku Setuju


Karena kabar bahwa tuan besar Sandjaya membuka pengobatan alternatif di aula hotel Arssad, maka bukan hanya orang yang mendapatkan pesan singkat yang datang, tetapi juga orang kaya lain.


Mereka bersemangat bukan karena ingin di obati penyakit mereka, tetapi mereka ingin berkonsultasi tentang perusahaan mereka yang di jalankan oleh mereka.


Satu hari ini tuan besar Sandjaya sangat sibuk, bahkan para bodyguard yang ikut membantu ikutan sibuk juga.


Tetapi itu terbayar dengan mendapatkan banyak uang dari para orang kaya yang berkonsultasi.


Sedangkan di rumah sakit Wijaya jagat, Elis dan Sofy seperti biasa mereka menangani pasien yang memiliki penyakit tidak lajim.


Sekarang jagat ada di ruangan periksa dengan di dampingi Suster Lita sebagai asisten dokter.


"Dokter, Penyakit apa yang di derita oleh suami ku ?" Tanya istri pasien.


Jagat tersenyum dan menjawab "Tenang Bu, aku belum memeriksa suami ibu jadi aku tidak tahu penyakit apa yang dia derita"


Jagat pun bertanya kepada pasien "Pak keluhan apa yang bapak alami, dan sudah berapa lama ini terjadi ?"


Pasien ini memiliki tubuh yang bugar dan sehat, dia berusia sekitar 35 tahunan, tetapi dia berobat ke rumah sakit ini dengan ingin di tangani oleh dokter divisi khusus.


"Anu...." Pasien itu tidak mau menyebutkan keluhannya, karena dia malu ketika melihat ada suster Lita yang cantik di tempat ini.


Karena sesekali pasien itu melirik dan mencuri pandang ke arah suster Lita dan itu juga di sadari oleh jagat.


Pasien ini mata keranjang, tetapi dia takut di depan istrinya, karena terlihat istrinya itu mendominasi suaminya.


Kemudian jagat pun menyuruh suster Lita "Suster bisakah kamu keluar terlebih dahulu, mungkin ini adalah rahasia antar laki-laki, dan ibu juga bisa keluar sebentar dari ruangan ini"


Suster Lita mengangguk dan kemudian dia pergi dari ruang periksa, tetapi istri pasien menolak.


"Tidak, aku tidak boleh meninggalkan suami ku, kalau mau bicara bicarakan saja, karena tidak ada rahasia di antara kita"


Kemudian istri pasien menghela nafas lalu kemudian berkata lagi "Baiklah aku akan katakan keluhan suami ku, sudah sebulan ini dia menghindari ku untuk berhubungan badan, dia hanya beralasan cape dan lelah, aku sudah periksakan dia ke dokter umum, dan sudah memberikan obat dan vitamin tetapi tetap menolak untuk berhubungan badan"


Jagat tersenyum "Oh kalau begitu, coba buka celana bapak"


Jagat menyuruh pasien itu menanggalkan celananya, jagat curiga ada sesuatu yang terjadi di balik celana itu.


Tetapi pasien menggelengkan kepalanya dan berkata kepada istrinya "Sudahlah sayang, aku tidak apa-apa, ayo kita pulang saja"


Perkataan itu membuat jagat semakin curiga dan istri pasien pun langsung membentak.


"Kenapa kamu begini, hanya tinggal buka celana saja repot, kau anggap aku ini siapa, kenapa ! apa kamu malu dengan dokter, dia sama sama lelaki seperti mu, dan suster itu juga sudah keluar dari ruangan ini, jadi kenapa kamu harus malu, apakah aku sendiri yang harus membuka celana mu"


Dengan agresif istri pasien membuka paksa celana pasien "Dokter tolong pegangi kedua tangannya biar aku lebih mudah membukanya"


Dengan terpaksa jagat menurut kepada istri pasien untuk memegangi tangan pasien, karena dia bersih keras tidak mau melepaskan celananya itu.


Setelah berusaha dengan keras semua celana yang pasien itu pakai terlepas.


Betapa terkejut istrinya itu karena milik suaminya itu yang dulu panjang dan besar sekali sekarang seperti kepala kura kura yang hanya kelihatan kepalanya saja.


"Astaga kenapa begini, pantas kamu tidak mau melakukan hubungan badan saat aku ajak" ucap kaget istri pasien.


Jagat pun melihatnya dan benar itu seperti kepala kura kura yang ketakutan bahkan lehernya di sembunyikan di balik cangkang keras untuk bersembunyi, dan hanya kelihatan kepalanya saja.


"Dokter apakah kamu bisa menyembuhkan suami ku ini ?" Tanya istri pasien.


Jagat tidak menjawab bisa atau tidak, jagat hanya tersenyum dan malah bertanya kepada pasien "Bisakah bapak cerita awal terjadinya kondisi ini, kalau bapak tidak bercerita dengan jujur, aku tidak bisa mengobati bapak"


Istri pasien kembali membentak "Cepat katakan dengan jujur, kalau tidak aku minta cerai dengan mu karena tidak bisa memuaskan hasrat ku"


Tanpa malu istri pasien berbicara blak blakan, dia akan menggugat cerai suaminya itu karena tidak bisa memuaskan hasratnya.


Bisa di simpulkan bahwa istrinya itu lebih kaya dari suaminya, karena terlihat bahwa istrinya itu lebih tua dari pada suaminya.


Tetapi pasien malah membentak Jagat "Dokter, bisakah kamu mengobati ku tanpa harus bercerita, istri ku akan membayar semua biaya pengobatan, kalau soal uang istri ku memiliki banyak uang, sudahlah ayo obati aku"


Terdengar dari kata katanya lelaki ini sepertinya mantan gigolo, karena dia mengandalkan harta istrinya untuk hidup.


Dan dia juga sebagai pemuas istrinya itu, karena istrinya itu mengancam akan menceraikan dia kalau sampai tidak bisa memuaskan hasratnya.


Dari sana jagat mengerti, tetapi kejadian ini tidak sesederhana itu, jagat pernah mengobati pasien yang hampir sama seperti ini.


Dia mengobati Dean yang kehilangan burungnya karena berbuat hal yang tidak senonoh di tempat yang dianggap keramat.


Dan ini juga begitu, yang katanya dulu panjang dan besar sekarang malah mirip kepala kura kura yang sembunyi karena ketakutan.


Berarti ada cerita di balik kejadian itu, sehingga jagat menyuruh si pasien itu bercerita.


Di sana jagat menggelengkan kepalanya "Maaf kalau kamu tidak mau bercerita aku tidak bisa mengobati mu, silahkan pakai kembali celana mu dan pergi dari sini, cari dokter atau dukun yang bisa mengobati mu tanpa harus bercerita"


Jagat langsung mengusir pasien itu, dia tidak mau repot-repot dengan orang yang tidak mau dia obati, apa lagi tidak ada kemauan untuk sembuh.


Di sana istri pasien langsung membentak suaminya itu "Ya sudah kalau begitu, pulang dari sini kita ke pengadilan Agama, aku akan gugat cerai kamu, lebih baik kita berpisah kamu sudah tidak lagi berguna untuk ku"


Mendengar perkataan itu si pasien tersentak kaget "Sayang Bukanya kamu sangat mencintai ku, kenapa kamu mau menceraikan ku"


"Cih, laki laki yang tidak mau jujur apa gunanya, kamu hanya diam di rumah dan tinggal menikmati uang ku saja dengan syarat kamu hanya perlu memuaskan hasrat ku, aku sudah memelihara kamu beberapa tahun ini, tetapi sekarang kamu sudah tidak berguna, buat apa aku memelihara kamu lagi, lebih baik kamu operasi kelamin dan setelah itu berdandan dan pakai rok" cibir istrinya itu.


Si pasien menggelengkan kepalanya "Tidak.... tidak, aku tidak mau bercerai dengan mu, aku tidak mau menjadi gelandangan"


Plak....


Pasien itu di tampar istrinya


"Kalau tidak mau cerai, ayo cerita kepada dokter, gitu aja repot, kalau burung kamu bisa kembali seperti semula aku tidak akan menceraikan mu" bentak istri pasien.


Karena ancaman istrinya dan karena dia tidak mau jadi gelandangan mau tidak mau pasien itu bercerita.


"Tetapi kamu harus berjanji terlebih dahulu, setelah aku bercerita kamu tidak boleh menceraikan ku karena aku sangat mencintaimu" pinta pasien itu kepada istrinya.


Tanpa ragu istrinya itu mengangguk setuju "Baiklah aku setuju"


***


* Bersambung