
Bab 146 Mandi
Setelah itu Jagat pun mengambil ember dan memasukan setengah dari air yang di kemas di bekas botol minuman air mineral.
Air tersebut adalah air dari 7 sumur yang berada dan memasukan sedikit kembang 7 rupa serta menabur garam dari 7 pantai yang berbeda juga.
"Air di ember ini campur dengan air bersih dan gunakan untuk mengepel seluruh restoran dan rumah, sisa air yang ada di botol, masuk ke dalam Torn air supaya karyawan semua bisa mandi dengan air ini, dan kembang 7 rupa ini di pake mandi untuk sekeluarga" jagat pun memberitahukan semua pungsi barang yang sudah di manterai dan cara menggunakannya.
Serta ayam camani yang harus di pelihara di kandang, karena ayam itu nanti berfungsi untuk Tameng, sehingga apabila lawan bisnis mencoba untuk menyantet lagi, maka yang akan terkena santet tersebut adalah ayam camani itu.
Setelah selesai dengan semua jagat meletakan 10 kartu Arwah di atas meja yang masih terdapat pola lingkaran sihir.
Jagat pun membacakan mantra kembali dan banyak kepulauan asap yang berwarna warni menghampiri dan masuk kedalam kartu Arwah tersebut.
Hantu hantu yang di perintahkan untuk menzolimi hendar semua masuk dan terperangkap dalam kartu Arwah.
Kartu Arwah pun satu persatu memperlihatkan gambar hantu yang terperangkap di dalamnya.
Pengobatan pun selesai tanpa membuang banyak waktu, di sana jagat pun berpesan "Pak hendar, pola lingkaran sihir ini tidak usah di hapus, cukup tutupi saja dengan alas meja, dan apabila meja ini hancur begitu saja maka pak Hendar harus segera menghubungi ku, karena itu bertanda bahwa si penyerangan sudah mau mengancam nyawa"
Mendengar perkataan jagat mereka sekeluarga pun merinding. Hendar pun mengangguk "Baik, dokter kalau begitu anggap lah kita ini sekeluarga, maka kamu tidak akan sungkan kepada ku, apa pun yang kamu butuhkan, aku siap membantu, karena aku sangat membutuhkan perlindungan dari mu"
"Aku akan membantu mu sebisa ku, tetapi tetap lah meminta perlindungan kepada yang maha pencipta, aku hanyalah perantaranya saja" ucap jagat yang sok bijak.
Jagat pun mengambil 10 kartu Arwah yang ada di meja tersebut dan memperlihatkan penampakan asli dari para hantu yang membuat restoran ini bangkrut.
Semua orang bergidik ngeri dan sedikit mual ketika melihat mahkluk yang menjijikan, mereka terlihat bergerak gerak di dalam kartu Arwah, nampak mereka ingin meloloskan diri dari sana.
Mereka pun semakin tambah percaya kepada jagat, Karena dia membuktikan langsung dengan memperlihatkan sosok hantu yang dia tangkap dan di masukan ke kartu Arwah.
"Sekarang mandi lah sekeluarga dengan memakai air dan kembang 7 rupa itu, dan apa yang akan terjadi, yaitu semua santet yang ada di tubuh akan keluar dengan sendirinya" ucap jagat.
Mereka sekeluarga pun mengangguk dan meminta ijin untuk mandi.
Beberapa menit kemudian mereka yang sudah mandi membawa benda yang di bungkus dengan kain.
Kemudian di letakkan di atas meja "Ini benda benda yang keluar dari tubuh kami, ketika kami mandi dengan kembang 7 rupa dan air dari 7 sumur"
Kain itu di buka dan terlihat berbagai macam benda seperti potongan silet, paku, jarum, benda hitam seperti injuk dan lain sebagainya.
Kemudian jagat pun mengambilnya dan memasukan benda itu ke kantongnya.
Jagat pun mengajak mereka untuk berpindah tempat "Ayo kita pindah ke tempat utama, aku ingin melihat bagai mana sekarang"
Mereka pun berpindah tempat ke meja yang dari awal sofy dan Elis berada.
Di sana aura negatif sudah berganti dengan aura positif, yang awalnya mencekam sekarang menjadi tidak lagi mencekam.
Hendar pun di sana bertanya kepada jagat "Apakah karyawan ku juga harus aku suruh mandi"
"Ya suruh saja mereka mandi, tetapi apakah air sisanya sudah di masukan ke dalam toren" jagat menjawab sekaligus bertanya.
Hendar pun mengangguk "aku sudah menyuruh karyawan ku untuk naik ke atas torn dan memasukannya".
Hendar pun mengangkat tangan dan memanggil salah satu karyawan "Ujang, tolong panggil semua karyawan kita kesini, apalagi yang sedang sakit, pokoknya harus datang segera, dan setelah kamu menghubungi rekan mu semua, kamu dan teman mu yang ada di sini segera lah mandi"
Karyawan yang bernama Ujang pun menjadi bingung "bos kok harus mandi sih, aku kan sudah mandi dan masih wangi"
"Pokoknya kamu mandi sekarang, kalau tidak, kamu aku pecat" ancam hendar.
Si Ujang pun manggut manggut karena takut di pecat "iya bos aku mandi sekarang"
Si Ujang pun mengirimkan pesan ke grup chat supaya seluruh karyawan cepat hadir di restoran, yang sakit sekali pun, ujang juga menulis ancaman kepada mereka seperti apa yang diancam hendar kepadanya, yaitu apabila tidak datang hari ini maka akan di pecat.
Setelah itu ujang mengajak teman yang lainnya untuk mandi, dan karena kamar mandi di sini banyak, jadi mereka tidak perlu bergantian.
Di salah satu kamar mandi yang di pakai karyawan wanita, dirinya teriak histeris begitu juga si Ujang dan teman satunya lagi.
Mereka berteriak ketakutan, dan langsung keluar memakai handuk saja.
Hendar dan Jagat yang mendengar teriakan histeris itu langsung bangkit dan berjalan menuju kamar mandi yang mereka pakai.
"Ada apa ujung, Kenapa kamu teriak seperti seorang wanita ?" tanya hendar.
"Bos bukan aku saja yang berteriak tetapi Ima dan juga restu juga berteriak" ucap Ujang.
"Bos aku takut, ketika aku menyiram air ketubuh ku, keluar sesuatu benda di tubuh ku, sehingga aku teriak histeris" ucap Ima.
"Iya aku juga bos" timpal restu.
"Itu sebabnya aku suruh kalian mandi dan suruh karyawan untuk datang, kalian ini sedang ikut aku obati, sekarang lanjut mandi dan apa pun yang keluar dari tubuh kalian segera kumpulkan nanti aku jelaskan sama kalian semua, sekarang lanjut mandi" perintah hendar
Mereka pun kembali masuk ke kamar mandi dan terdengar suara suara doa di dalam kamar mandi. Bahkan di kamar mandi yang di pakai Ima. Ima terdengar sambil membacakan ayat suci.
Hendar dan jagat pun kembali ke tempat semula dan mengobrol kembali. Dan setelah beberapa lama ketiga karyawan itu pun sudah selesai mandi.
Mereka pun memakai pakaian yang tadi mereka pakai, tetapi rambut mereka masih basah, kemudian mereka pun meletakan masing masing satu kain dan mereka menggusur kursi dan kemudian duduk di dekat bos mereka.
"Bos ini yang keluar dari tubuh ku" ucap Ujang
"Iya ini juga yang keluar dari tubuh ku" ucap restu.
Ima hanya menyerahkan bungkusan kain itu tanpa berbicara apa pun, karena dirinya sekarang memakai masker dan matanya sebelah di tutupi poni rambut.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna