Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 203 Kompensasi Mental


Bab 203 Kompensasi Mental


Warga pun menjadi bingung karena baru kali ini ada orang yang kesurupan seperti sekarang ini.


Meskipun ada tetapi ini sangat jarang sekali, dan mungkin karena mereka berasal dari kota sehingga Karuhun atau penunggu tempat ini langsung memasuki tubuh Elis.


Beberapa warga pun berdiskusi di belakang "Mungkin wanita itu lempeh Yuni, sehingga mudah di rasuki makhluk halus"


"Iya tapi sayang ya, cantik begitu lempeh Yuni" ucap warga lain.


Istilah lempeh Yuni di sini adalah mereka orang yang mudah kerasukan makhluk halus.


Jagat pun berbicara dengan panik ke pak ustadz "Pak bagai mana ini, apakah pak ustadz bisa menyembuhkan istri ku"


"Tenang saja mas, makhluk halus akan pergi setelah keinginannya tercapai, sebentar aku akan tanya keinginan dari makhluk halus yang merasuki istrinya mas" jawab pak ustadz.


Kemudian pak ustadz pun bertanya kepada Elis dengan di saksikan oleh warga setempat "Siapa kamu dan kenapa kamu merasuki tubuh wanita ini"


Elis mengerang "Eum...."


Kemudian dia pun berbicara "Kuring Aki Marandana"


Makhluk halus yang merasuki Elis ternyata bernama aki marandana, Kemudian Elis menepuk dadanya "Kuring teu geunah incu Kuring di wiwirang jigah kieu"


Aki marandana yang merasuki Elis berbicara bahwa dia marah karena cucunya yang bernama Endah di permalukan seperti ini oleh ibu Jubaedah.


Kemudian pak ustadz bertanya lagi "Sekarang aki mau apa"


Elis pun menunjuk ke arah ibu Jubaedah "Edah jangan mentang-mentang kamu itu orang kaya seenak jidatnya menghina cucu ku"


Kemudian Elis meraung lagi dan berteriak "Rosmala....mana Rosmala, kamu yang menyebabkan cucu ku di marahi si Edah"


Bu Jubaedah di kampung ini sering di panggil Edah oleh orang tua, Karena Bu Jubaedah sering di panggil Edah.


Warga pun merasa kaget karena Elis memanggil nama Rosmala yang tidak ada hubungannya dengan kejadian ini.


Pak ustadz pun bertanya lagi "Ada apa dengan Rosmala Ki, kenapa dengan dia, dia tidak ada hubungannya dengan Bu Jubaedah dan Endah"


"Justru dia lah penyebab kejadian ini terjadi" ucap Elis yang di rasuki


"Kalau begitu, coba jelaskan kejadiannya Ki" tanya pak ustadz.


Elis pun menjelaskan kejadian detailnya, bahwa sebelumnya Bu Rosmala ini datang kerumahnya Endah berniat untuk meminjam uang.


Bu Rosmala ini punya hutang ke bank Emok dan harus di bayar hari itu juga, kalau tidak maka ibu ibu yang lain harus tanggung renteng, untuk menutupi hutang Bu Rosmala.


Bu Rosmala tidak enak kalau selalu harus di tanggung renteng, Karena dia selalu tidak memegang uang dan uang yang di berikan oleh suaminya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan.


Sehingga dia bersama ibu ibu yang lain meminjam uang ke bank Emok dan alhasil, setiap angsuran Bu Rosmala selalu di tanggung renteng.


Bu Rosmala pun berniat meminjam uang kepada Endah tapi sebelum meminjam uang dia membicarakan dan menjelek jelekan Bu Jubaedah.


Bu Rosmala bilang bahwa Bu Jubaedah orang kaya baru atau OKB yang sombong dan bahkan suka pamer kekayaan yang tidak seberapa.


Endang hanya menjadi pendengar setia saja dan tidak merespon apa pun, dan setelah Bu Rosmala menjelekan Bu Jubaedah, barulah Bu Rosmala melancarkan aksinya yaitu berniat meminjam uang kepada Endah.


Tetapi Endah tidak meminjamkan Bu Rosmala uang karena dia juga sedang tidak memengang uang.


Uang pemberian suaminya masih ada di dalam kartu ATM, dan belum sempat mengambil, karena jarak dari pemukiman ke pinggiran kota lumayan jauh.


Dari sana Bu Rosmala pergi dengan hati yang ngedumel karena sudah cape cape bergosip dia malah tidak memberi pinjaman uang.


Kemudian Bu Rosmala pergi ke rumah Bu Jubaedah dengan maksud yang sama yaitu meminjam uang dan mengemukakan hal yang sama, tetapi ucapannya di putar balikkan bahwa ucapan itu terlontar dari mulut Endah dan Bu Rosmala hanyalah memberitahukan ulang apa yang di ceritakan oleh Endah.


Padahal Endah tidak berkata apa-apa tetapi Bu Rosmala berkata bahwa dirinya tahu dari Endah, padahal dia sendiri lah yang mengatakan tentang kejelekan Bu Jubaedah.


Sehingga Bu Jubaedah marah dan melabrak Endah sampai Elis datang dan kesurupan.


Tetapi tetangga yang baik selalu memendam dan tidak memberitahukan lagi kepada siapa pun kalau Bu Rosmala suka bergosip.


Beda dengan Bu Jubaedah, dia orangnya berani dan walaupun mendengar sesuatu yang menjelekan dirinya, dia langsung melabrak orang tersebut.


Dan terjadi sekarang, karena adanya adu domba dari Bu Rosmala, Bu Jubaedah melabrak Endah yang tidak tahu apa apa.


Kemudian jagat pun berbicara "Ibu dan bapak bapak, sekarang masalahnya sudah clear kan, sekarang yang salah adalah Bu Rosmala jadi ibu ibu silahkan bubar, kasian istri ku kalau begini"


Elis kembali meraung "Eum...Edah minta maaf lah kepada cucu ku Endah sekarang juga, kalau tidak aku akan menghantui kamu dalam mimpi dan mungkin aku kan membuat keluarga mu sial, ingat juga bayar kompensasi mental yang telah kamu perbuat kepada cucu ku, Karena kamu sudah menghina dan mencaci dia"


Bu Jubaedah yang mendengar perkataan itu langsung mengangguk setuju, dia takut kalau harus di hantui Bahakan membuat keluarganya menjadi sial.


Karena baru bulan bulan ini suaminya mengalami kesuksesan, sehingga dirinya dan keluarga menjadi orang kaya baru di kampung tersebut.


"Ba... baiklah Ki dana, aku akan minta maaf dan memberikan uang sebesar 10 juta rupiah, atas kompensasi mental Endah" ucap Bu Jubaedah sambil ketakutan.


Aki marandana di panggil juga Ki dana semasa hidupnya, dia salah satu tetua desa dahulunya dan terkenal karena kebaikan hatinya.


Bu Jubaedah pun mendekati Endah dia pun minta maaf secara sungguh-sungguh dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.


Bu Jubaedah bermulut kasar, setiap perkataannya selalu menyakiti hati orang lain, sehingga di pemukiman itu ibu ibu sedikit menjauhinya.


Dan Karena perbuatannya sekarang, dia menjadi menyesal dan tidak akan berkata kasar lagi, apa lagi merendahkan orang lain seperti Endah dan tetangganya.


Bu Jubaedah juga geram dengan Bu Rosmala, karena hasutannya dia harus kehilangan uang sebesar 10 juta rupiah.


Endah pun memaafkan Bu Jubaedah meskipun hatinya merasa sakit karena dia tidak tahu apa apa, tahu tahu nya di datangi Bu Jubaedah dan langsung di caci maki.


Endah sempat di Jambak dan di tarik paksa dari dalam rumah keluar sebelum warga datang. Bu Jubaedah sadar akan hukum.


Karena kalau di laporkan ke pihak berwajib atas tindakan penganiayaan maka Bu Jubaedah akan kehilangan lebih banyak uang dan dia juga pasti di penjara.


Sehingga untuk tidak di laporkan ke pihak berwajib Bu Jubaedah rela memberikan uang kepada Endah untuk kompensasi mental.


Elis pun mengerang "Eum, tugas ku sudah selesai, aku akan kembali ke alam ku, kalau ada yang berani lagi menyakiti cucu ku, aku tidak akan segan untuk mendatangi dan menerror orang tersebut"


Badan Elis menegang dan kemudian badannya melemas, seketika itu Elis pun membuka matanya dan bertanya "Kenapa aku mas say"


Bu Rt segera membawakan Elis air minum kemudian dia berikan air minum itu kepada Elis "Ini non, minum dulu airnya, pasti kamu lelah sehabis kerasukan"


Elis yang ada di pangkuan jagat, melihat wajah jagat, kemudian jagat pun menganggukan kepalanya.


Elis pun mengambil gelas air dan meminumnya, warga belum sepenuhnya bubar, kemudian pak Rt pun memerintahkan untuk bubar, dan baru lah mereka pergi.


Pak ustadz yang datang di undang pun pamit dan berpesan kepada jagat "Mas, jaga istrinya baik baik, jangan biarkan dia banyak pikiran, karena orang yang lempeh Yuni, kalau pikirannya kosong sudah mudah kesambet makhluk halus"


Jagat pun tersenyum dan mengangguk "Ya Terima kasih pak ustadz akan nasihatnya, aku tidak akan membiarkan istri ku ini kesambet lagi"


Kemudian pak ustadz pun pergi meninggalkan mereka, Bu Jubaedah pun ikut pergi setelah memberikan Endah uang dan di sana tinggal Endah Bu Rt dan pak Rt.


"Bu bawa Endah masuk ke dalam dan temani dia supaya hatinya semakin tenang" ucap pak Rt.


"Iya pak" jawab bu Rt.


Kemudian pak Rt pun bertanya "Bukanya mas ini mau kerumahnya pak sudewo, Mari aku antar, kebetulan aku ada perlu dengan pak sudewo"


Pak Rt pun mengantar jagat ke rumah pak sudewo, pak Rt mengendarai motor dan jagat mengikuti dari belakang dengan mobilnya.


Tetapi sebelum itu jagat menggendong Elis kedalam mobil dan Sofy membukakan pintu mobil supaya Elis bisa masuk ke dalam dan mereka pun pergi.


***


* Bersambung