Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 86 Sepucuk Surat Dari Raya


Bab 86 Sepucuk Surat Dari Raya


Setelah itu mereka pun pergi ke hotel Arssad, dengan mengendarai mobil milik sofy, jagat yang menjadi sopirnya sedangkan para wanita berada di belakang.


Motor jagat di tinggalkan di kosan Elis, karena mereka kehotel Arssad menggunakan mobil milik sofy.


Sesampainya di Hotel Arssad jagat memarkirkan mobilnya di tempat parkir khusus, yaitu yang ada tulisan Direktur Utama.


Sofy merasa kaget karena jagat parkir di tempat khusus "Heh kanapa kamu parkir di sini, bukanya ini tempat parkir khusus, kita kan pengunjung biasa? "


Jagat tersenyum "Tenang saja ini lebih dekat ke lobi dari pada kita harus masuk kedalam tempat parkir yang jauh dan harus berjalan kelobi"


Satpam yang berada di sana langsung menghampiri dan membukakan pintu serta membungkukkan badannya.


"Selamat Pagi Mas Arya, selamat datang di Hotel ini " ucap satpam menyapa.


"Selamat pagi pak Opan, bagai mana keadaan di area ini apakah ada hal yang mencurigakan?" tanya jaga


"Di area ini aman terkendali mas, karena ada aku dan pak Sopian yang menjaga" pak Opan sambil tersenyum.


"Syukurlah kalau begitu" jagat pun keluar dari dalam mobil. Begitu pula Elis dan Sofy.


Opan pun tidak lupa menyapa Elis dan Sofy "Selamat Pagi nona nona, dan selamat datang di hotel Arssad ini"


Sofy pun tersenyum, "wah Satpam di sini ramah ya, tidak seperti satpam di Rumah sakit, sudah garang jutek lagi"


Pak Opan pun tersenyum "Terima kasih nona sudah memuji satpam di sini, memang kami di didik untuk ramah kepada para tamu, kecuali para pembuat onar kami lebih bengis dari pada pereman pasar"


Elis mengacungkan jari jempolnya "Wih memang keren satpam di sini".


"Sudah ayo kita masuk" ajak jagat.


Mereka pun masuk kedalam hotel Arssad melalui pintu depan dan melewati lobi, kebetulan yang menjadi resepsionis sekarang adalah Mira.


Dia pun menyapa jagat "Selamat Pagi tuan muda"


Jagat pun melambaikan tangannnya "selamat pagi Mira"


Jagat lewat begitu saja di depan meja resepsionis dan Mira pun kemudian memanggil.


"Maaf tuan muda, aku ada perlu sebentar" panggil Mira.


Jagat pun berbalik kemudian melangkah menghampiri Mira.


"Ada apa Mira?" Tanya jagat.


Mira pun kemudian memberikan 2 map dan sepucuk surat "Tuan muda ini titipan laporan dari pak Bagas dan Bu Farra, dan surat ini dari Bu Raya"


Mira menggeser dan memberikan map itu kepada jagat jagat pun langsung menerimanya "Ada hal lain lagi yang akan kamu sampaikan? Tanya jagat lagi.


Mira pun menundukkan kepalanya "Anu...anu..."


"Anu apa? Tanya jagat.


"Anu...."


"Eh abu lagi. Anu nya siapa ...."


"Bukan begitu tuan muda, Bu Raya sudah di mutasikan menjadi kepala cabang di kota T, dan sekarang aku yang menggantikan Bu Raya di sini" ucap Mita sambil menundukkan kepalanya.


"Ya lalu?" Tanya jagat.


"Apakah aku harus melakukan apa yang Bu Raya lakukan kepada anda" Mira memainkan jari jarinya, dia merasa takut mengatakan hal tersebut.


Jagat pun menggelengkan kepalanya "Tidak perlu, kamu lakukan saja tugas mu, Raya itu berbeda, jadi gak perlu meniru apa yang di lakukan raya kepada ku, apa kamu mengerti"


Setelah percakapan itu jagat pun pergi dengan membawa map dan sepucuk surat dari Raya.


Jagat mengajak sofy dan Elis ke lift khusus mereka memasuki lift khusus tersebut dan Sofy pun bertanya "Kenapa kita menaiki lift ini, bukanya lift ini khusus untuk pemilik hotel ini"


Sofy sedikit bingung karena memang lift khusus itu berbeda dengan lift lainnya, di lift khusus terdapat kursi dan meja di mana seperti ruang tamu.


Dan lift itu pun bertuliska CEO, yang bertanda hanya pemilik hotel ini lah yang bisa menaikinya.


Elis tersenyum sendiri melihat sofy yang bingung sendiri, Elis tahu jagat cucu pemilik hotel ini, karena dia tahu dari menyentuh Raya dan jagat pernah berkata kepada ibunya raya.


Jagat mengatakan kepada ibunya raya dengan menyebutkan nama aslinya yaitu Arya Sandi Sandjaya yang di singkat Arssad, nama yang di pakai untuk hotel ini.


"Hey Elis kenapa kamu diam saja, apakah kamu sudah tahu siapa jagat sebenarnya" tanya sofy.


Elis mengangguk "Ya aku tahu, makanya aku diam saja"


Tidak lama kemudian lift pun sampai di lantai paling atas yaitu tepat di kamar pribadi VVIP.


Sofy dan Elis mereka sering ke hotel, tetapi kalau masuk hotel VVIP seperti ini mereka belum pernah, dan mata mereka pun menatap takjub.


"Selamat datang di kamar pribadi ku, silahkan kalian menikmati hari libur kalian di sini" ucap jagat sambil tersenyum.


Sofy terkejut dan mulai menebak "ka...kamu... hotel ini.....!"


Jagat hanya mengangguk, tetapi di sana Elis lah yang menjelaskan "Nama asli Cowok kita ini Arya Sandi Sandjaya yang di singkat Arssad, dokter sofy tahu kan hotel ini namanya hotel apa. Yang berarti...."


Elis tidak melanjutkan bicaranya supaya sofy menebak bahwa pemilik hotel ini adalah jagat.


Sofy pun membelalakkan matanya melihat jagat "ja...jadi kamu tuan muda Sandjaya, tapi kenapa kamu bila bahwa kakek mu adalah seorang Kuncen Gunung Moeza apa kamu berbohong kepada semua orang untuk menutupi jati diri mu"


Jagat menggelengkan kepalanya "Aku tidak pernah berbohong, aku memang Cucu dari seorang kuncen Gunung Moeza, dan apa salahnya kalau seorang kuncen seperti kakek ku memilih usaha sampingan seperti ini"


Sofy pun menunjuk jagat "Usaha sampingan kamu bilang, Hotel mewah terbesar di kota B ini kamu bilang usaha sampingan"


Jagat mengangguk "iya kan pekerjaan utama kakek ku seorang kuncen, jadi kakek menyuruh ku untuk mengambil alih usahanya ini"


Sofy pun melirik ke arah Elis "Pantas kamu mengejar ngejar jagat kalau kamu tahu siapa jagat ini sebenarnya"


Elis menggoyangkan tangannya "Aku sama jagat tulus kok, bukan karena jagat itu anak sultan yang kaya raya, dari awal kamu juga tahu penampilan jagat, dia memakai pakaian yang murahan penampilan juga tidak seperti orang kaya pada umumnya, itu yang aku suka sama jagat, dia tidak sombong dan malah nyaman berpakaian dan berpenampilan seperti rakyat pada umumnya"


Elis menjelaskan semua tentang dirinya suka kepada jagat, bukan karena jagat orang kaya tetapi yang di sukai karena dari penampilan dan keseharian jagat yang sederhana.


Itu yang membuat Elis jatuh cinta kepada jagat dan dengan cara waktu jagat malam, yang Elis lakukan, supaya mengikat jagat dan mau bertanggung jawab kepadanya.


Hanya dengan cara itulah dia bisa berhubungan dengan jagat walaupun harus mengorbankan harga dirinya sebagai seorang wanita yaitu nyosor duluan.


Kemudian Elis pun bertanya kepada Sofy "Apa yang membuat dokter sofy jatuh cinta kepada mas jagat ku?"


Sofy pun mengangkat bahu dan tangannya "Entahlah, awalnya aku yang ingin mengajak mu berkencan, tetapi semenjak jagat memijat ku, rasanya aku sangat nyaman, dan di dekatnya aku sangat tenang dan seperti ada yang melindungi dari binatang buas, aku seperti aman dan nyaman dengan jagat"


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna