
Bab 167 Dasar Laki-laki Tulang Lunak
Di perjalanan menuju kampung cisarati jagat merasa senang karena banyak tumbuhan herbal langka di sekitar perjalanan.
Tumbuhan herbal langka ini tumbuh alami dan memiliki banyak khasiat, sebagai seorang dokter yang mendalami ilmu pengobatan tradisional dan obat obatan herbal.
Ini adalah surga bagi jagat yang tahu akan semua jenis bahan herbal dan khasiatnya.
Jagat pun mengambil banyak bahan herbal itu dia mengambilnya dengan menggunakan gunting enten dan di masukan ke dalam ransel yang masih setengahnya kosong. Karena perbekalan yang di bawa jagat berlahan habis.
Di tengah tengah perjalanan rombongan mereka di hadang oleh 10 orang pemuda dan pemimpinnya adalah anak dari kepala keluarga saksana.
Tandi Tandjaya yang memandu pun terkejut dia pun langsung berseru " Darya apa yang kamu lakukan di tempat ini"
Mereka pun berjalan berhenti, jagat yang masih asik mengamati semak belukar dan tanaman herbal terus berjalan dan kemudian menabrak Darya.
Brak....
Darya pun jatuh begitu juga jagat, Darya tertimpa tubuh jagat dan segera Darya mendorong jagat "menyingkir dari atas tubuh ku dasar sialan"
Jagat pun segera bangkit dan kemudian meminta maaf "Oh maaf aku tidak sengaja menabrak mu, aku kira kamu pohon, suruh siapa berdiri di tengah jalan"
Jagat meminta maaf tetapi dia juga sekaligus meledek Darya seperti sebuah pohon yang membuat Darya menjadi marah.
"Dasar orang kota yang tidak tahu diri, apa kamu tidak melihat ada orang berdiri di sini dan mata kamu malah kemana saja" bentak Darya.
Jagat pun kembali meminta maaf "kalau begitu aku minta maaf sekali lagi, ini kesalahan ku karena aku tidak fokus berjalan"
Kemudian jagat pun menoleh kearah belakang "Ayo teman teman kita lanjutkan perjalanan kita, kantong ku sudah mau penuh dengan tanaman herbal"
Kemudian jagat kembali menatap ke arah Darya "Kalau begitu maaf aku akan melanjutkan perjalanan dan kamu jangan berdiri di tengah jalan karena menghalangi kami"
Jagat berbicara seperti tidak tahu apa yang terjadi dan di sana jagat di sepelekan karena terlihat sangat lemah.
Jagat pun di dorong oleh Darya dan kemudian jagat terhuyung beberapa langkah kebelakang "Mau Kemana kalian, kamu sudah menabrak ku, dan mengatai ku sebagai pohon, kamu tidak tahu siapa aku ya"
Di sana Tandi Tandjaya langsung menghampiri jagat dan menarik dia kedalam kelompok "Kakak ipar ayo kemari, dia Darya saksana anak dari keluarga Jawara di desa ini"
Jagat pun menuruti perintah dari Tandi Tandjaya dan berkumpul dengan kelompok mereka.
"Kamu bilang dia siapa ? Kakak ipar, dia menikah dengan siapa ?" Tanya Darya saksana.
Kemudian Elis pun melangkah kedepan dan dia pun berbicara kepada Darya "Dia adalah suami ku, kami pulang ke sini hanya untuk mendapatkan restu dari ibu dan ayah ku saja, apa ada yang salah dengan ini, dan kenapa kamu menghalangi jalan kami"
Di sana Darya bagai tersambar petir di siang hari, mendengar perkataan dari Elis yang menyebutkan lelaki yang ada di depannya itu adalah suami dari Elis.
Darya langsung tersentak "Apa...., Kamu sudah menikah ?"
"Iya kenapa, dan ini suami ku" jawab Elis sambil merangkul tangan jagat.
Kemudian Darya menunjuk kearah jagat "Hai nak, aku sarankan kamu bercerai dengan Elis dan pulang kembali ke kota, karena sebenarnya dia adalah kekasih ku, kalau kamu tidak menuruti, maka jangan harap bisa kembali hidup hidup dari sini"
Darya tidak segan segan mengancam jagat, tetapi jagat tidak perduli dan dia pun mencibir "aduh kalau harus bercerai aku tidak bisa, dan walaupun aku harus kembali ke kota, yang nanti saja setelah mendapatkan restu dari mertua ku, terus kenapa kamu melarang, dan kenapa kamu bilang Elis kekasih mu padahal aku suaminya"
Darya pun mendengus kesal "Kamu...! Aku bilang kamu harus bercerai ya harus, dia itu milik ku, dan harus menjadi milik ku"
Disana sofy menjadi kesal dengan perkataan Darya dia pun ikut berbicara "Hai kamu laki laki yang tidak tahu diri ya, pantas di dalam cerita rakyat bahwa leluhur keluarga mu mencuri selendang milik leluhur Elis, ternyata cucu buyutnya pun melakukan hal yang sama"
Mendengar perkataan dari sofy Darya pun mengerenyitkan dahinya, dia tidak terima mengatakan bahwa leluhurnya seorang pencuri "Apa maksud mu dengan leluhur ku seorang pencuri, leluhur mereka lah yang mencuri calon istrinya leluhur ku"
"Hah....masa, justru kamu lah yang ingin mencuri istri orang lain, itu juga yang di lakukan hal yang sama seperti leluhur mu dahulu" cibir Sofy.
Darya pun naik vitam dia pun menunjuk kearah sofy "Lancang kamu wanita oriental, anak anak hajar mereka, sisakan wanita oriental itu untuk bersenang senang dan Elis untuk aku nikahi"
Ke sembilan anak buah Darya pun langsung mengepung mereka, tiga orang pembawa barang yang di bayar Elis langsung ketakutan dan mereka pun mundur kebelakang.
"Kami bertiga hanya pembawa barang, kami tidak ada sangkut pautnya dengan masalah ini" ucap salah satu pembawa barang.
"Hah... syukurlah mereka tidak menargetkan kita, kalau sampai mereka menargetkan kita, mungkin kita akan babak belur dan tidak akan kembali dengan selamat"
"Iya mana lagi mereka para praktisi beladiri dari keluarga saksana yang di kenal sangat kejam dan suka menindas orang"
Mereka pun saling berdiskusi sambil menghindari pertikaian dan bersembunyi di balik pohon yang besar.
Sofy yang pertama kali bergerak mendekati Darya, Darya yang melihatnya tersipu malu dia kira sofy akan meminta maaf dan berlutut kepadanya supaya dirinya tidak di apa apakan.
Dengan wajah mesum Darya pun memanggil Sofy "Hai wanita oriental, memohon lah pada ku, maka kamu tidak akan terluka sedikitpun"
Di sana sofy mendekat tetapi dia malah memperkenalkan dirinya "Nama mu Darya kan, Nama ku sofy tetapi kalau aku sedang marah aku bisa menjadi Sofyan"
Darya tidak mengerti apa yang di katakan oleh sofy yang berkata bisa berubah menjadi Sofyan, sofy pun sudah dekat dengan Darya tetapi disana sofy langsung berbalik badan.
Kaki kana melayang dari belakang, sofy melancarkan tendangan belakang yang sangat keras, Darya yang terkejut langsung memposisikan tangannya ke arak kepala untuk melindungi wajahnya.
Brak....
Kaki sofy telak mengenai kepala Darya dan dia pun terhuyung ke sisi kiri dan kemudian berlutut, karena posisi kakinya tidak seimbang.
Kepala Darya langsung pusing, beruntung kedua tangannya menahan, kalau tidak pipi kanan dan giginya rontok.
Telinganya pun sedikit berdengung, anak buahnya yang tadi mengepung sekarang berlari menghampiri Darya.
"Tuan muda anda tidak apa-apa"
Semua anak buahnya Darya sekarang melindungi Darya supaya dia tidak diserang lagi.
Darya pun meraung dan marah "Dasar wanita kurang ajar...."
Sofy tersenyum dan mencibir "Sudah aku katakan aku bisa menjadi Sofyan dan bisa menghajar mu, mulut mu seperti perempuan aku tidak suka itu"
Elis pun bersorak gembira "Bagus Sofy kamu memang terbaik"
Kemudian jagat berbisik kepada Elis "Dalam permainan catur, apabila raja kalah maka anak buahnya pun akan menyerah, bantulah sofy melawan Darya biar aku menghabisi anak buahnya"
Elis pun mengangguk setuju dan dia pun berlari menghampiri Sofy. Darya pun bangkit kembali dia mengeluarkan selendang dari saku celananya dan dia pasang di pinggang.
Selendang itu adalah senjata ajaib yang di miliki oleh keluarga saksana, keluar saksana mengambil satu helai benang dari selendang bidadari dan dia gunakan untuk membuat selendang baru dan di padukan dengan benar rajut lainnya.
Sehingga tercipta selendang yang memiliki kekuatan magis yaitu membuat pemakainya bisa melayang setinggi 2 sampai 5 meter dan membuat tubuh pemakainya ringan.
Sofy pun mencibir "Ternyata benar, kamu itu perempuan, selendang untuk menari saja kamu pakai buat bertarung, dasar laki laki tulang lunak"
Darya pun membentak "Hai apa yang kamu katakan, ini senjata warisan leluhur ku tahu, bersiap lah aku tidak akan segan lagi menghajar mu"
Kemudian Darya pun menunjuk "Hajar mereka...."
Semua anak buahnya langsung menerjang dan menyerang sofy, Elis, jagat dan Tandi Tandjaya"
Jagat pun mengintruksikan kepada sofy dan Elis "Fokus hadapi Darya biar aku dan Tandi yang menghajar anak buah mereka"
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna