
Bab 67 Sampai Kapan Aku Harus Memeluk Mu
"Bagai mana kalau aku buka mata batin kamu dan kita introgasi Ratu Kalong Wewek ini" ucap jagat.
"Apa bisa seperti itu, kalau mata batin ku di buka aku bisa melihat hantu" ucap Elis
Jagat mengangguk "iya, apa mau di coba"
Elis pun mengumpulkan keberaniannya, dia menghela napas panjang dan kemudian mengangguk "baiklah ayo lakukan"
"Ayo kesini mendekat lah aku akan memijit kepala mu untuk membuka mata batin dan sekalian akan aku coba menghilangkan penyakit Latah mu" ucap jagat.
Elis tanpa ragu berpindah tempat duduk di samping jagat dan sekarang dia berhadapan dengan jagat, wajahnya merah merona ketika melihat jagat "ternyata dokter jagat tampan juga" guman Elis di dalam hati.
"Ayo menghadap ke belakang" pinta jagat.
"Kira in kita harus berhadapan" ucap Elis.
Jagat tersenyum manis "kalau berhadapan dengan ku, nanti kamu bisa jatuh cinta"
"Biarin aja kalau aku jatuh cinta, toh gak rugi karena harus menjalin hubungan dengan seorang dokter" ucap Elis sambil tersenyum dan membalikkan badannya.
Sekarang tempat sandaran di kursi Elis ada di dapan dadanya dan Elis berbalik membelakangi jagat, tangan jagat langsung meraih kepala Elis dan tiba-tiba Elis mendesah.
"Agh....ogh...." Desah Elis yang dia lakukan karena latah.
Jagat tersenyum dan berbisik "Santai saja jangan berisik, ini tidak lama"
Elis semakin menggeliat mendengar bisikan jagat yang bibirnya sedikit mengenai telinganya, yang membuat Elis geli.
Jari jari jagat memijit kepala Elis dari atas kepala dan belakang kepala, kemudian jati jagat maju sampai ke pelipis Elis, karena jarak sedikit jauh dan tidak tersentuh jagat pun menarik sedikit kepala Elis sampai dia terjengkang ke belakang.
Beruntung di belakang ada jagat dia jadi menyandang di dada jagat, dan Jagat pun tidak perduli, ekspresi Elis merem melek, sepertinya dia sangat menikmati pijatan jagat yang terampil.
Bukan itu saja dia sangat nyaman bersandar di dada jagat "sungguh wangi tubuh mu, dokter jagat. Aku sangat nyaman ada di pelukan mu saat ini" gumam Elis di dalam hati.
Karena saking nyamannya Elis hampir ketiduran dan setelah selesai jagat pun menepuk pipi Elis "Suster Elis, bangun ini sudah selesai"
Elis pun membuka matanya tetap dia masih menempel di dada jagat "Bisakah sebentar lagi, aku mohon ini sangat nyaman sekali"
Elis malah meraih kedua tangan jagat untuk di letakan di tubuh dirinya, sehingga jagat memeluk tubuh Elis.
Jagat bukan orang suci, dia tidak meminta tetapi Elis sendiri yang memposisikan tangan jagat di tubuhnya sehingga mau tidak mau jagat pun memeluk Elis.
"Bisakah jangan memanggilku suster Elis, aku ingin di panggil dengan Elis saja" pinta Elis.
Jagat pun mengangguk "baiklah, tapi sampai kapan aku harus memeluk mu, nanti kalau ada perawat lain yang masuk, kita di sangka lagi melakukan mesum"
Elis pun bangkit dari pelukan jagat dan kemudian dia mencium pipi jagat "terima kasih ya, dokter jagat, aku merasa nyaman di dekat mu"
Jagat selalu menyebar senyuman sehingga Elis pun merasa senang "tuh kan kata ku apa, kamu bisa jatuh cinta"
Elis pun mengangguk dan tidak menolak apa yang dia ucapkan "iya aku jatuh cinta sama dokter jagat, apa dokter jagat mau menyambut cinta ku, semenjak aku tidak bisa melihat apa yang kamu lakukan dan pandangan ku menjadi gelap aku sudah mulai jatuh cinta, dan waktu kamu peluk aku, aku masih tetap tidak bisa melihat apa yang kamu lakukan sebelumnya"
Elis malah keterusan dia menyatakan cintanya kepada jagat, gara gara kekuatan supernatural miliknya tidak bekerja kepada jagat, dan dia pun merasa nyaman.
"Aku ini play Boy dan pacar ku ini banyak, di setiap tikungan ada, kalau kamu menjalin hubungan dengan ku maka kamu akan menyesal, karena bisa mencintai tetapi tidak bisa memiliki, bahkan kamu juga tahu aku tunangan dari anak paman Wijaya, Pemilik Rumah sakit ini" ucap jagat meyakinkan Elis.
Elis menjadi murung dan raut mukanya di tekuk sambil menundukkan kepalanya "apa kamu menolak ku"
Jagat tersenyum kembali "Aku bukan menolak mu, aku manusia biasa yang bahkan seperti kucing yang di sodori ikan, tetapi ini berhubungan dengan hati, aku tidak mau kamu dengan ku hanya menyakiti hati mu, kamu itu cantik, menarik bahkan awet muda, siapa pun laki laki pasti tidak akan menolak mu"
"Ya tapi kamu menolak cinta ku sekarang" ketus Elis.
"Sebenarnya aku tidak menolak mu, tapi, apa kamu rela kalau aku memiliki pacar selain kamu dan bahkan sudah memiliki tunangan" jelas jagat.
"Yang penting cinta ku terbalaskan, aku tidak perduli dengan kamu banyak wanita di belakang ku, asal jangan terlihat dan terdeteksi oleh ku saja, yang penting hati ini merasa nyaman dengan mu" ucap Elis kekeh.
Jagat selalu melakukan perjanjian seperti itu kepada setiap wanita yang mencintai nya dan menyatakan cinta terlebih dahulu bahkan kepada Raya sekalipun.
Sehingga jagat bisa leluasa bergerak dan tidak ada beban karena siapa suruh wanita yang mengejar ngejar dirinya dan rela melakukan apapun untuknya.
Padahal jagat tidak menggunakan pelet apa pun, tetapi wanita yang dekat dengannya selalu jatuh cinta kepada dirinya.
"Baiklah kalau begitu, aku tidak memaksa mu, dan kamu sendiri yang mau menjalin hubungan dengan ku" ucap jagat.
"Apa kamu menerima cinta ku" tanya Elis.
Jagat hanya mengangguk, dan Elis pun merasa senang dengan sepontan Elis memeluk jagat, pelukan Elis bukan respon replek karena dia latah, tetapi karena dia senang.
Pelukan Elis pun semakin erat dan pergantian Saliva pun terjadi antara Elis dan jagat, setelah beberapa lama Elis pun melepaskan pelukannya.
"Terima kasih karena telah menerima ku" ucap Elis.
Jagat mengelus rambut panjang Elis "kalau kita sedang berdua, cukup panggil aku jagat saja, atau mas jagat"
"Baiklah aku akan memanggil kamu dengan sebutan mas jagat" ucap Elis sambil tersenyum.
Jagat merogoh tasnya dan mengeluarkan beberapa kertas jimat "tempelkan ini di setiap dingin dan pintu"
Jagat memberikan 5 kertas jimat yang berwarna kuning kepada Elis, dia pun menerima dan bertanya "untuk apa kertas Jimat ini mas"
Ini pertama kalinya Elis memanggil jagat dengan sebutan mas, jagat tersenyum "ini kertas mantra penghalang, dan kalau di tempel di tembok atau dingin maka hantu tidak akan bisa masuk atau keluar dari dalam ruangan ini"
Elis pun beranjak dan menempelkan kertas jimat itu ke setiap sudut dinding setelah itu dia kembali duduk dekat jagat.
Jagat mengambil kartu Arwah "ayo kita mulai"
Jagat mengaktifkan kartu arwah "kartu Arwah aktif dan keluarkan makhluk yang ada di dalam"
Asap pun keluar dari dalam kartu Arwah tersebut, semakin lama asap semakin membesar dan membentuk sosok makhluk dengan tangan memiliki selaput terbang, buah dada menggantung dan mahkota di kepalanya dengan mulut bertaring.
"Hai manusia, berani beraninya kamu memasukan ku kedalam ruangan yang sempit, apa kamu sudah bosan hidup" ucap kalong wewek itu.
Elis yang melihat keseluruhan sosok makhluk kalong wewek itu merasa jijik dan menjadi mual dia pun langsung Bangkit dan menuju westapel kemudian dia muntah.
Elis tidak kuat ketika melihat bagian kel@min dari kalong wewek tersebut yang mengeluarkan cairan lendir berbau seperti nangka matang dan berbau lembab, sehingga membuat mual bagi orang yang mencium aroma nya.
"Kenapa kamu merasuki tubuh wanita yang tidak bersalah, dan membuat dia hampir saja melepaskan nyawanya" tanya jagat.
"Hahaha.... kata mu yang aku rasuki tidak bersalah, dia sudah berani berbuat mesum di daerah kekuasaan ku, sehingga aku memberikan dia pelajaran " ucap kalong wewek.
"Baiklah karena itu sudah terjadi, tetapi aku ingin kamu tidak lagi merasuki tubuh wanita tadi karena dia sekarang ada di bawah perlindungan ku, tetapi aku ingin bertanya, apakah kamu yang mengambil alat kel@min anak laki-laki nya" tanya jagat.
"Hahaha, iya aku yang mengambilnya, aku lihat mereka asik melakukannya, sehingga aku pun tertarik dengan alat vitalnya" ucap Kalong Wewek.
Jagat pun menengadahkan tangannya "mana kembalikan kepada ku"
"Aku tidak akan mengembalikannya sekarang, karena aku belum puas memakainya, lihatlah aku sampai basah kuyup begitu, karena batang singkong nya ada di sini dan bergerak maju mundur membuat tubuh ku ini terasa...." Ucap kalong wewek sambil menunjuk kearah selangkangannya.
Elis yang sudah muntah berada di belakang jagat dan dia langsung menunjuk kearah kalong wewek tersebut "jadi lendir yang keluar dari alat kel@min mu itu ....."
Elis tidak melanjutkan bicaranya karena dia tahu bahwa burung Dean yang hilang sekarang ada di dalam lubang kehidupan Ratu kalong wewek tersebut.
"Aku akan mengembalikannya, ketika mereka berdua menikah, dan aku tidak akan merasuki tubuh wanita itu lagi, kalau mereka meminta maaf kepada ku, dengan cara memberi ku sesajen dan ayam hitam, serahkan semua sesajen itu kepada kuncen Gunung kujang" ucap kalong wewek.
Sebenarnya apa yang dilakukan jagat dengan ratu kalong wewek itu adalah negosiasi, supaya si ratu kalong wewek itu tidak lagi mengganggu Yuli dan mengembalikan burung milik Dean.
Jagat tidak berniat menjadi ratu kalong wewek itu anak buah atau budak X seperti yang dia lakukan kepada Ayu Dias.
Karena hantu atau makhluk jenis kalong wewek adalah hantu yang paling jorok, dan bau, meskipun beberapa orang dukun Menggunakan mereka untuk mendapatkan kejayaan atau yang lainnya.
"Aku akan pergi dari sini dan ingat, ucapan ku yaitu beri aku sesajen dan ayam hitam, kalau tidak aku kan mendatangi wanita itu lagi dan merasuki tubuhnya hingga aku bisa melakukan hubungan dengan si laki laki nya" peringatan si kalong wewek.
Jagat pun mengangguk "baiklah, kalau kamu ingkar aku akan memporak porandakan istana nu yang berada di gunung kujang" ancam jagat.
"Hahaha.... manusia lemah seperti mu mengancam ku" ledek Kalong Wewek.
Tetapi tiba-tiba 2 sosok makhluk muncul di depan jagat, yang membuat Ratu kalong wewek itu kaget, bukan hanya dia, Elis yang sekarang bisa melihat hantu pun menjadi kaget, tetapi latah dia sudah tidak kumat lagi.
Ratu Kalong Wewek pun mundur beberapa langkah "siapa kamu sebenarnya"
Makhluk yang keluar itu adalah siluman serigala pengawal gaib jagat, salah satu dari mereka berbicara "Apa kamu ingin mati di tempat ini karena sudah merendah Raja ku"
Ratu Kalong Wewek ini biar pun seorang ratu tetapi levelnya rendah dan dia menjadi takut kepada kedua siluman serigala tersebut.
"Maaf kalau anda seorang Raja, aku sangat bodoh dan tidak bisa melihatnya" ucap ratu kalong wewek yang menjadi lebih sopan kepada jagat setelah melihat 2 pengawalnya.
"Baiklah sekarang kamu, boleh pergi, aku masih berbaik hati kepada mu" ucap jagat.
Kemudian jagat menoleh kepada Elis "tolong cabut salah satu kertas jimat yang menempel di dinding"
Elis pun berjalan dan mencabut kertas mantra yang ada di dekatnya.
Wuss....
Ratu Kalong Wewek itu pun berubah menjadi asap dan pergi menembus dinding tembok yang sudah tidak di pasangi penghalang.
Kedua siluman serigala itu pun ikut menghilang tiba-tiba, dan Elis yang berada di belakang jagat langsung memeluk dan mencium pipinya "ternyata kamu hebat juga mas"
Jagat tersenyum "itu biasa saja"
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna