Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 258 Pertarungan Bawah Tanah


Bab 258 Pertarungan Bawah Tanah


Jagat pun memasuki kamarnya dan kemudian menutup pintu serta menguncinya.


Tanpa dia sadari Elis dan Sofy sedang duduk di pinggir ranjang tempat tidur dengan memakai baju dinas malam.


Elis memakai baju berwarna merah muda dan Sofy memakai baju biru muda, warna itu adalah warna kesukaan mereka.


Baju tidur dinas malam mereka transparan dan mereka pun tidak mekai dalaman apa pun lagi, sehingga kelihatan jelas apa yang ada di balik baju mereka.


Jagat pun melongo karena melihat mereka yang duduk dan tersenyum ke arahnya.


"Apa yang kalian berdua lakukan, aku kan sudah menyuruh kalian untuk beristirahat, tetapi kenapa kalian berdua masih belum tidur ?" Tanya jagat.


Mereka berdua tidak menjawabnya, mereka malah berdiri dan tersenyum sambil melangkah menghampiri jagat.


Elis yang sangat terus terang dia pun berkata kepada jagat "Tadi ketika aku masuk ke kamar Eriska kami mencium bau kenikmatan, aku yakin kamu sudah melakukan sesuatu"


Kemudian sofy menimpali "Ya, aku rasa tidak mungkin kamu melakukannya dengan Eriska, karena dia sedang sakit, kami menebak kamu melakukan dengan Sekar"


Mereka saling bergantian berbicara, dan sekarang giliran Elis kembali yang berbicara "Aku yakin kamu belum mencapai puncaknya, sehingga kami berdua berinisiatif melakukan hal ini"


"Biasanya kalau kamu tidak terpuasi kamu selalu mencari Dias dan Dara, untuk sekarang biar kami berdua lah yang memuaskan mu supaya tidak menjadi pusing" ucap Sofy.


Mereka pun menarik tangan jagat kemudian mereka membawanya ke tempat tidur dan menutupi dirinya menggunakan selimut.


Tidak terasa malam sudah larut, jagat, Elis dan Sofy keluar dari kamarnya.


Seperti biasa, jagat menganggukan pakaian kaos dengan celana jeans dan sepatu taktikal, sedangkan Elis dan Sofy mereka berdua memakai celana jeans dan miniset yang di balut dengan jaket switer olahraga.


Sedangkan sepatu yang mereka pakai untuk malam ini adalah sepatu ket yang sering di pakai mereka untuk berolahraga.


Mereka memakai setelan itu karena tahu bahwa mereka bukan akan datang ke pesta, tetapi datang ke arena tarung bebas bawah tanah.


Di sebut dengan tarung bebas bawah tanah karena arena ini ilegal dan bahkan banyak menelan korban jiwa.


Serta orang yang mengadakan acara ini adalah para mafia dan di dukung oleh pengusaha kaya yang suka berjudi bahkan bertaruh dalam pertarungan.


Mereka bertiga turun dari lantai atas dan terlihat di ruang tengah semua orang sudah bersiap.


Bahkan di luar villa ini sudah ada 100 orang bodyguard dan beberapa orang petinggi dari geng Serigala.


"Kek apa semua sudah di atur ?" Tanya jagat.


Kakek Badar pun mengangguk dan menjawab "Ya, Alex dan Hadi sudah membawa para bodyguard untuk berjaga di sini, dan di hotel Arssad para petugas keamanan sudah di siagakan"


Kemudian kakek badar bertanya "Berapa orang lagi yang akan kamu bawa ?"


"Aku akan membawa Trio Jago dan 3 bodyguard lain" ucap jagat.


"Kalau boleh tahu, siapa 3 orang yang akan ikut itu tuan muda ?" Tanya Hadi sopan.


"Aku akan membawa Wira, Darma dan Sukma" jawab jagat.


"Kalau begitu aku akan menyuruh mereka untuk bersiap, kalau tidak ada lagi yang perlu di tunggu ayo kita berangkat sekarang" ajak Hadi


Selain kakek badar, yang tahu tempat itu adalah Alex dan Hadi, karena mereka memiliki akses ke tempat itu.


Karena tidak sembarang orang yang bisa memasuki arena pertarungan bawah tanah tersebut.


Hanya orang tertentu dan para gengster dan penjudi yang tahu tempat tersebut.


Itu juga di jaga dengan sangat ketat oleh para penjaga, bahkan polisi pun tidak bisa mengendus kegiatan ini.


Jagat, dan Sofy pun keluar dari villa, dan tiga orang bodyguard yang di minta oleh jagat pun menghadap.


Jagat bertanya "Siapa di antara kalian yang dapat menyetir mobil ?"


Salah seorang dari mereka pun mengacungkan tangannya "aku bisa mengendarai mobil tuan muda"


Jagat pun mengangguk dan melempar kunci mobil "Baiklah kamu yang menyetir, dan kalian berdua ikut dengan mobil trio jago"


Mereka pun tahu siapa yang di sebut trio jago, mereka adalah instruktur pelatihan di moeza bodyguard.


Mereka adalah Radit, Irvan dan Arkam yang di percaya akan turun untuk bertarung hari ini di area pertarungan bawah tanah.


Jagat pun sudah menyiapkan uang yang banyak untuk bertaruh di tempat itu, yang pasti jagat bertaruh untuk petarungnya sendiri.


Sukma yang menjadi supir untuk jagat, Elis dan Sofy menekan tombol di kunci, dia pun sedikit terkejut karena mobil yang berbunyi adalah salah satu mobil baru yang berjajar rapi di garasi.


"Apa Aku akan mengendarai RR Phantom seri terbaru" gumam Sukma yang terkejut.


"Hai kenapa kamu melamun, ayo cepat nyalakan bawa mobilnya kesini, nanti kita akan tetinggalan" ucap jagat.


Sukma pun tersadar dari lamunannya setelah mendengar suara dari jagat "Eh i...iya..."


Sukma langsung berlari menuju Rolls-Royce yang Sukma bilang itu RR Phantom seri terbaru, yang harganya sekitar 20 Miliar sampai 24 Miliar dan di garasi itu ada 10 buah.


Ini pertama kalinya bagi Sukma, dia sangat gugup karena akan mengendarai mobil mahal yang seperti ini.


Sukma pun masuk ke dalam mobil tersebut dan memandang takjub dengan apa yang dia lihat "Wah ternyata sangat bagus, benar benar mobil orang kaya"


Sukma pun langsung menyalakan mobil tersebut dan melakukannya sampai mendekati jagat, mereka pun masuk ke dalam mobil tersebut.


"Ayo berangkat ikuti mobil yang di depan" perintah jagat.


Sukma pun mengangguk sambil menancap gas "Siap tuan"


Mobil yang di tumpangi oleh jagat berada di barisan belakang dan mengikuti mobil yang lainnya.


Dari daerah villa perumahan elit intan permata, perjalanan memerlukan waktu 45 menit saja.


Mereka pun masuk ke wilayah industri dan masuk ke dalam gerbang pabrik yang kelihatannya sudah terbengkalai.


Tetapi di jaga oleh beberapa orang satpam, mereka pun membukakan gerbang, dan ternyata bukan hanya mobil rombongan jagat saja, banyak juga mobil mewah yang bermerek datang ketempat ini.


Mereka masuk ke dalam dan setelah berkendara beberapa menit di gerbang mereka pun memarkirkan mobilnya.


Dari gerbang ke lokasi bangunan pabrik lumayan jauh, sehingga pantas kegiatan ini tidak ke endus oleh polisi


Setelah itu barulah mereka masuk kedalam bangunan yang sangat besar dan mereka pun di periksa terlebih dahulu oleh satpam yang ada di sana.


Peraturan di sana para pengunjung tidak boleh menyalakan handphone, apa lagi mengambil gambar mau Poto atau video itu sangat di larang.


Sehingga handphone milik jagat dan yang lainnya di segel di kamera serta di masukan ke dalam alat khusus, supaya handphone milik mereka tidak bisa di gunakan tetapi masih bisa di bawa oleh pengunjung.


Setelah prosedur di lakukan, maka mereka pun boleh masuk kedalam bangunan tersebut.


Ada 3 kali pemeriksaan sebelum mereka benar benar masuk kedalam, dan di pemeriksaan terakhir mereka menanyakan "Apakah anda ingin ruangan VIP atau menjadi pengunjung biasa ?"


Di sana Alex langsung menjawab "Hai Apakah kalian petugas yang baru, apa kalian tidak mengenal siapa kami"


Satpam itu tertegun sejenak, kemudian dia mengeluarkan handphone dan bertanya kepada Alex "Kalau boleh tahu siapa nama anda ?"


"Aku Alex Anak buah petarung legenda tak terkalahkan di tempat ini" jawab Alex.


Dia pun langsung menekan tombol pencarian dan Poto Alex terpasang di sana bahkan Poto kakek badar pun ada.


Satpam itu pun langsung membungkukkan badannya kepada Alex dan kakek badar "Maafkan aku karena tidak mengenali anda tuan Alex dan tuan besar Sandjaya"


Alex pun mengangguk "Baiklah kalau begitu aku minta 3 ruangan ViP, dan mereka semua bersama kami"


Satpam itu pun mengangguk "baiklah tuan akan aku sediakan"


***


* Bersambung