
Bab 245 Memukul Plat Baja
Tersisa 15 orang yang masih bertahan dan duduk di kursi, mereka adalah orang yang bisa menilai sesuatu.
Mereka tahu bahwa di bawah kepemimpinan jagat, geng Beruang Hitam akan mengembalikan kekayaan.
Apalagi geng Beruang Hitam bersekutu dengan geng serigala, salah satu geng terkuat di kota ini.
Dan mereka tahu bahwa jagat bukan orang sembarangan, bahkan dia di kawal oleh 10 bodyguard yang memiliki aura kuat.
Kemudian jagat berbicara kepada orang yang masih ada "Bagai mana dengan kalian semua, adakah yang masih ingin keluar dari sini"
Mereka pun menggelengkan kepalanya "Kami siap mematuhi perintah anda"
Mendengar itu jagat pun tersenyum "Bagus lah kalau begitu"
Kemudian jagat bertanya kepada mereka "Adakah kendala untuk kalian menjalankan bisnis di sepanjang jalan pusat kota ?"
Salah satu dari mereka pun mengangkat tangannya "Maaf tuan muda perkenalkan nama ku Agus, aku memegang wilayah Balkot dan mesjid agung, baik tempat parkir mau pun pedagang kaki lima, tetapi setelah kekacauan geng Beruang Hitam ini, wilayah yang aku pegang kini sebagai di ambil alih oleh geng Rantau, mereka para pendatang dari sebrang dan membentuk kelompok kemudian menguasai lahan parkir di mesjid agung, itu adalah sumber penghasilan terbanyak bagi kami"
Orang bernama Agus pun mengeluh karena wilayah yang dia pegang sebagian di ambil geng lain
Kemudian jagat pun memberikan saran "Kenapa kita tidak ambil alih, kita ini pribumi dan mereka pendatang, jangan kalah dengan para pendatang itu, sama artinya kita itu di jajah mereka"
"Tapi tuan, mereka kuat dan memiliki master bela diri yang melindungi mereka, beberapa kali kita bentrok tetapi kita babak belur " ucap Agus
Jagat menyeringai "apa mereka sekuat anak buah ku "
Kemudian jagat memanggil seseorang "Sukma majulah ke depan"
Sukma pun maju satu langkah kedepan, kemudian jagat memerintahkan Radit untuk mengambil golok dan Radit pun segera mengambilkan nya.
Golok itu jagat lempar kepada Agus "Buka golok itu dan tebaskan lah kepada anak buah ku itu, apa mereka sekuat dia"
Awalnya Agus ragu tetapi dia tetap mengambil golok tersebut dan melepaskan dari sarungnya.
Agus pun berdiri dan kemudian dia langsung mengayunkan golok itu di badan Sukma.
Trang....
Semua orang terkejut karena Agus berani menebas Sukma di bagian perut, tetapi hal yang tidak terduga adalah, Sukma tidak apa apa, hanya baju yang dia pakai saja yang sobek. Kulitnya tidak tergores sedikit pun.
"Lihatlah apa mereka sekuat anak buah ku, kalian juga bisa seperti dia kalau mau bersumpah setia kepada ku dan menjadi anak buah ku" ucap jagat.
"Mereka memang kuat tetapi tidak sekuat anak buah tuan muda, tetapi mereka itu banyak" ucap Agus.
"Lihatlah sekeliling mu, apa orang orang yang ada di sini tidak termasuk banyak" jagat berdiri sambil mengangkat tangannya.
Jagat pun melihat plat baja tebal yang trio jago bawa dari aula gedung hotel Arssad.
Kemudian jagat memerintah ke pada 10 bodyguard nya "coba tunjukkan kekuatan kalian semua, kerahkan pukulan kalian dan tinju plat baja ini"
Satu persatu pergi menghampiri plat baja tersebut dan mereka memukulnya dengan kekuatan yang mereka miliki.
Brang....Brong....Brang....
Terlihat ada bekas tinjuan di plat baja tersebut, bekas tinjuan itu tidak dalam tetapi tetap saja membuat tercengang orang dari geng Beruang Hitam.
Karena plat baja itu sangat keras bahkan peluru biasa tidak akan bisa menembusnya bahkan menggoresnya.
Tetapi para bodyguard ini dia dapat meninggalkan jejak tinjuan di plat baja tersebut, meskipun hanya membentuk cekungan beberapa milimeter saja.
Yang memukul paling dalam adalah Wira yang membentuk cekungan tangannya sedalam 1 centimeter, karena dia di juluki juga si tinju penghancur Gunung.
Bahkan batu besar bisa hancur di hantam pukulan Wira, tetapi plat baja ini lebih keras dan lebih padat dari pada batu, sehingga dia hanya mampu memukul plat baja itu sedalam 1 centimeter.
Di sana anak buahnya Andi tidak mau kalah karena mereka juga master beladiri, salah seorang dari mereka pun mengangkat tangannya "Bos apa kamu bisa mencobanya juga"
Andi pun tersenyum dan mengangguk "Boleh saja kalau kalian juga mau pamer"
Ke 10 orang anak buahnya Andi pun berdiri dan mereka pun mengerahkan kekuatannya dan menyalurkan energi tenaga dalam di tangan.
Brang....Brong....Brang....
Itu karena para bodyguard jagat orang yang terpilih dari 100 orang bodyguard yang menghadapi jagat secara langsung satu lawan satu.
Dan tingkat bela diri mereka pun lumayan tinggi karena mereka orang orang terbaik di perguruan silat mereka masing masing.
Orang orang geng Beruang Hitam pun kembali terkejut dengan anak buah Andi, karena mereka tidak menyangka bahwa geng serigala itu sangat kuat.
Geng Beruang Hitam hanyalah pereman biasa yang hanya mengandalkan keberanian dan banyaknya orang untuk menghadapi masalah.
Sehingga mereka kalah dengan geng Rantau yang memang mereka bukan orang sembarangan, dan biasanya para perantau itu tidak sekedar merantau, mereka juga di bekali ilmu beladiri yang mumpuni, sehingga mereka berani meninggalkan tanah kelahiran mereka untuk hidup di tempat baru.
Setelah semua anak buah Andi selesai memukul plat baja, Andi bermaksud bercanda kepada Elis dan Sofy "Hai adik ipar, apa kalian berdua mau mencoba memukul plat baja itu"
Mendengar gurauan dari Andi beberapa orang saling berbisik apalagi orang dari geng beruang hitam.
"Wanita cantik seperti itu mana sanggup untuk memukul plat baja yang keras, aku juga yang seorang laki-laki, pasti tangan ku sakit"
"Ya karena kamu memukul kecoa saja tidak sanggup, apa lagi memukul plat baja"
"Hus jangan berisik...."
Mereka saling berbisik satu dengan yang lainnya, bukan hanya mereka, para bodyguard yang berdiri saling berdekatan pun saling berbisik.
"Wanita cantik seperti itu mana ada waktu berlatih beladiri, biasanya mereka sangat Maja"
"Iya lihat saja tangan yang lentik dan mulus, pasti mereka lebih sering perawatan dari pada berlatih beladiri seperti kita"
Di sana Elis pun tersenyum kepada Andi kemudian Elis pun meminta ijin kepada jagat "Mas say apa boleh kami berdua mencobanya"
Sofy pun mengangguk "Iya Ay, boleh kah...."
Jagat mengangguk "Ya boleh lakukan lah"
Mereka berdua yang duduk di belakang jagat langsung berlari dan berjalan mendekati plat baja.
Setelah dekat Elis merapatkan 2 jarinya, jari telunjuk dan jari tengah, kemudian dia mengangkat tangannya dan mengarahkan jari itu ke plat baja.
Crang....
Clebs....
Elis menusuk plat baja itu bagaikan menusuk tahu, plat baja itu langsung bolong karena tusuk jari Elis, Semua orang kembali di buat kaget.
"Ayo sekarang giliran mu" ucap Elis kepada Sofy.
Sofy tersenyum karena Elis dapat melubangi plat baja itu dengan mudah.
Sofy memposisikan tangannya seperti akan menebas kembali Sofy menargetkan sisi atas dari plat baja tersebut.
Srang....
Sofy langsung menebas plat baja itu dengan tangannya sendiri dan alhasil, plat baja itu terpotong.
Brank....
Plat baja dengan bentuk segitiga pun jatuh kelantai dan Semua orang menganga melihatnya, semuanya hampir tidak percaya, wanita seangun dan secantik mereka berdua mampu melubangi dan memotong plat baja dengan mudah.
Bahkan senjata api biasa, saja tidak akan bisa menembusnya dan bahkan gergaji mesin belum tentu dapat memotong plat baja itu dengan rapi seperti yang dilakukan oleh sofy.
Mereka berdua pun kembali duduk di kursinya sambil tersenyum ramah.
Andi pun memberikan apresiasi dengan bertepuk tangan 👏👏👏
"Bagus, adik ipar, ternyata kalian berdua sangat hebat, kalau boleh tahu tingkatan apa sekarang kalian ?" Tanya Andi.
***
* Bersambung