Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 316 Kembang Api Di Tahun Baru


Bab 316 Kembang Api Di Tahun Baru


Sedangkan Dias dan Dara, setelah meminum ci ibun mereka berdua benar benar seperti manusia seutuhnya.


Tetapi mereka masih memiliki kekuatan hantu di tubuh mereka berdua, kekuatan itu menjadi ke keunikan tersendiri.


Dias yang awal mulanya sebagai hantu pocong sekarang memiliki kekuatan Elemental kayu, itu karena hantu pocong tubuhnya kaku seperti sebatang pohon, dan itu menyebabkan Dias memiliki kekuatan kayu.


sedangkan Dara sendiri memiliki kekuatan Elemental angin, kalau Dara ketawa dan menggunakan kekuatan Elementalnya maka suaranya akan membuat orang gemetaran dan ketakutan.


Itu juga karena biasanya hantu kuntilanak selalu bertengger di atas pohon dengan cara meringankan tubuh dan mengendalikan angin untuk terbang dari satu pohon ke pohon yang lain.


Sehingga setelah menjadi manusia, kekuatan Elemental angin terbawa sampai sekarang ini.


Sekar sendiri sekarang sudah memiliki respon 100 persen, tidak lagi harus menggunakan ritual kebangkitan, sekarang Sekar bisa keluar masuk tubuh manusianya.


Karena sejatinya Sekar masih seorang hantu, dan kekuatan utamanya adalah merubah energi kegelapan menjadi padat atau pil.


Dan pil itu kalau di lempar ke manusia, maka manusia itu akan mengalami kesialan, karena di selimuti energi jahat.


Selain itu Sekar bisa memurnikan hantu yang memiliki energi jahat atau aura kegelapan, setelah dia serap energi kegelapan tersebut dan menjadikannya pil kesialan.


**


Jagat, Elis dan Sofy bermeditasi untuk menyerap ci ibun yang mereka minum, supaya hasilnya maksimal dan bisa membuka semua Meridian di tubuh mereka.


Tetapi Dias, Dara dan Sekar malah tertidur karena efek ci ibun yang membuat mereka mengantuk karena proses transportasi menjadi manusia seutuhnya.


Dara berbaring di paha kiri jagat, Dias berbaring di paha kanan, sedangkan Sekar berdiri di tengah.


Kondisi itu tidak menggangu meditasi jagat karena dia sedang berada di alam bawah sadarnya dan berada di lautan kesadaran yang mana bintang energi berada di sana.


"Syukur lah, akhirnya semua bintang energi yang aku miliki bercahaya, aku sekarang bisa menggunakan kekuatan ku tanpa hambatan dan tidak akan ada batasan energi" ucap jagat yang berbicara sendiri.


Setelah bermeditasi, kesadaran Jagat pun berpindah ke dalam ruang dimensi cincin batu wulung.


Jagat melanjutkan mempelajari kitab seribu racun, dan dia pun membuat beberapa obat dengan di tambah ci ibun untuk memaksimalkan khasiat dari obat itu.


Jagat juga membuat sebuah cream, dan beberapa racun peledak yang sederhana.


Sambil menyeka keringat jagat pun tersenyum "Ah.... Akhirnya aku berhasil mempelajari kitab seribu racun ini, bahan baku obat herbal ku sudah habis, nanti aku harus banyak membeli bahan obat herbal lagi untuk membuat obat yang aku butuhkan"


Banyak rencana yang ada di pikiran jagat, yang akan membuat dirinya sibuk nantinya, tetapi biar pun begitu kedepannya jagat akan menghasilkan banyak uang.


Alarm yang di setel di handphone milik jagat pun berbunyi sehingga membuat jagat bangun dari alam bawah sadarnya.


"Ternyata sudah jam 5 subuh, aku harus segera memecah formasi pengumpulan ci ibun supaya tidak terkontaminasi oleh unsur cahaya matahari yang bisa membuat khasiat dari ci ibun menghilang" gumam jagat sambil membuka matanya.


Jagat tersenyum ketika melihat 3 wanitanya tidur di pangkuannya, jagat pun menepuk pipi dari mereka bertiga "Hai Dias, Dara, Sekar ayo bangun"


Mereka pun membuka matanya "Mas ternyata kamu sudah bangun, maaf aku ketiduran"


Dias bangun sambil menguap, sedangkan dara malah menggosok gosokan kepalanya di paha jagat.


Jagat pun merasa geli, lalu kemudian kembali menepuk pipi dara "Hai bangun, kalau tidak akan aku gelitik kamu ya"


Dara pun tersenyum manja "Iya mas sayang ku, aku hanya bercanda kok"


Kemudian Sekar pun bangun sambil merentangkan tangannya "Eagh tidur di pangkuan suami sungguh nyaman sekali, rasanya aku mau tidur lagi"


Sekar ingin kembali merebahkan diri tetapi keburu di peluk oleh jagat "Hayo mau ngapain lagi, sudah hampir pagi begini"


Dias dan Dara pun menghambur ke pelukan jagat, mereka pun bercanda dan tertawa.


"Sudah sudah, ayo bangunkan Elis dan Sofy" pinta jagat.


Meskipun pun bangkit untuk membangunkan Elis dan Sofy yang masih terpejam sambil duduk bermeditasi.


Setelah Elis dan Sofy bangun mereka berdua pun menyapa jagat.


"Selamat pagi mas say"


"Selamat pagi Ay"


Jagat tersenyum "Selamat pagi...."


Meskipun bangkit lalu kemudian mereka turun dari lantai 3 kelantai 2, mereka tidak membangunkan Eriska yang dari kemarin malam tidur di kamar sendiri.


Dias langsung turun ke dapur untuk menyiapkan sarapan dengan di bantu oleh sekar, sedangkan Dara sendiri membereskan rumah.


Jagat pergi ke toilet untuk mandi, tetapi Elis dan Sofy dia salah mengangguk dan keluar dari dalam rumah dan menuju halaman.


Sebenarnya mereka berdua sama seperti jagat, setelah masuk ke dalam lautan energi mereka lanjut latihan di dalam ruang dimensi cincin batu wulung.


Mereka berdua sudah sepenuhnya mempelajari kitab beladiri yang di berikan jagat.


Elis mempelajari kitab tarian pedang naga langit sedangkan Sofy mempelajari kitab ilmu Pedang Phoenix Api Abadi.


Mereka berdua pergi ke halaman rumah untuk mencoba mempraktekkan ilmu beladiri yang baru mereka kuasai.


Sehingga Elis dan Sofy pun melakukan adu tanding dengan menggunakan skill yang mereka miliki.


Elis dengan menggunakan pedang biru mempraktekan ilmu beladiri dengan sangat indah, sofy pun tidak mau kalah, dengan pedang merah, dia mengayunkan pedangnya dengan sangat elegan.


Melihat pertarungan mereka berdua, semua bodyguard yang melihatnya pun memandang terpana sehingga mereka berdua menjadi pusat tontonan.


Dari segi bertarung, Elis dan Sofy nampak seimbang, tetapi dari segi pengalaman Elis lebih unggul dari pada Sofy.


Ya karena Elis berasal dari keluarga jawara kuno yang dari kecil sudah di didik beladiri, biar pun begitu sofy juga dari kecil sudah belajar kungfu dari keluarganya.


Tetapi setelah remaja sofy mempelajari beladiri taekwondo sampai sabuk hitam sehingga beladiri yang dia gunakan sedikit ada campuran.


Biar pun begitu mereka berdua memiliki keunggulan masing-masing.


Trang.... Trong.... Trang....


Suara benturan pedang terdengar sampai ada percikan api.


Elis berteriak "Jurus naga terbang ke langit"


Dia pun berputar sambil melayang di udara, embun di pagi hari pun tertarik oleh jurus Elis, yang menimbulkan efek visual.


Nampak butiran embun itu berkumpul dan berubah menjadi air yang mengelilingi tubuh Elis yang sedang melayang.


Dan efek visual itu nampak Elis berubah menjadi seekor naga yang berwarna hijau yang terbang ke langit.


Sofy pun tidak mau kalah, dia pun mengeluarkan jurus andalannya "Jurus Phoenix Api mengepak sayap..."


Sofy menggoreng lantai yang terbuat dari beton dengan pedangnya dan menimbulkan percikan api.


Kemudian api itu membesar dan menyelimuti tubuh Sofy, kemudian dia melayang ke udara dan kobaran api yang menyelimuti tubuh Sofy tersebut ikut terbawa terbang.


Sofy pun berubah seperti Burung Api legendaris yang disebut burung Phoenix Api.


Kemudian energi yang di miliki oleh Elis dan Sofy bertubrukan di atas langit dan menimbulkan ledakan besar.


Ledakan itu seperti orang yang menyalakan kembang api di tahun Baru.


***


* Bersambung