
Bab 302 Obat Ajaib
Di kamar mandi wanita itu langsung membuka seluruh pakaiannya dia langsung menyalakan shower dan mengguyur dirinya sendiri dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Cairan hitam muncul dari dalam porsi pori tubuhnya, cairan yang keluar itu berbau amis.
Ruam kulit yang ada di wajahnya berlahan menghilang, bahkan plek hitam dan jerawat yang di miliki wanita itu menghilang.
Luka luka di sekujur tangannya berlahan sembuh dan tidak lagi ada bekas luka, bahkan singkayo dan bekas operasi Caesar di perut menghilang.
Setelah cairan hitam tidak keluar lagi, wanita itu menggosok seluruh tubuhnya dan mengelapnya dengan handuk yang ada di kamar mandi itu.
Kemudian dia bercermin "Astaga Apakah ini benar benar aku yang sekarang"
Wanita itu tidak percaya dengan dirinya sendiri, karena sekarang wajahnya sangat cantik dan kulitnya halus.
Wanita itu seperti terlahir kembali, bahkan dia meraba bekas operasi dan singkayo yang dia miliki sudah menghilang.
"Obat apa yang dokter itu berikan kepada ku, ini sangat berhasrat, kalau begitu aku harus segera berterima kasih kepada dia"
Wanita itu pun segera memakai kembali pakaiannya dan tergesa-gesa keluar dari dalam kamar mandi.
Di tempat jagat, dia sedang di kepung oleh bodyguard milik lelaki paruh baya itu.
Lelaki paruh baya itu ternyata bukan orang biasa, dia tadi datang setelah para wanitanya jagat pergi untuk berbelanja.
Sehingga jagat tidak memperhatikan orang orang yang datang, karena dia juga berada di ruang dimensi batu wulung.
Ada sekitar 20 orang Bodyguard yang mengelilingi jagat mereka bersiap menangkap dan menghajar jagat.
"Kurang ajar dasar dokter gadungan, kalau sampai ada apa apa dengan istri ku, aku tak akan membiarkan mu hidup,
Kamu tidak tahu siapa aku, aku adalah Wanto Subagjo CEO Subagjo Grup dari ibu kota, perusahaan terbesar ke 10 ibu kota"
Lelaki paruh baya itu memperkenalkan diri dan sekaligus menyombongkan dirinya sendiri.
Memang di kalangan pengusaha nama Wanto Subagjo sangat terkenal dan di takuti, dia adalah raksasanya perusahaan yang ada di ibu kota.
Jagat tidak menjawab maupun melawan semua hinaan yang di lontarkan oleh Wanto Subagjo di tanggapi dengan wajah datarnya jagat.
Jagat tidak tahu efek yang akan di alami wanita itu, dia hanya menunggu reaksi setelah wanita itu keluar dari kamar mandi.
Kalau sampai wanita itu bertambah parah dengan obat yang jagat berikan maka jagat pun sudah bersiap, dia akan melawan para bodyguard Wanto Subagjo.
Dan dia juga bertekad menjatuhkan perusahaan grup Subagjo dengan kekuatan Sandjaya grup yang orangtuanya miliki.
Jagat pasti mudah membuat Subagjo Grup bangkrut, karena perusahaan Sandjaya grup yang orangtuanya miliki ada di 5 besar perusahaan raksasa di ibukota.
Perusahaan Subagjo Grup hanya 10 besar dan Sanjaya grup di 5 besar, perbandingan jauh berbeda sehingga jagat tidak ada takut.
Tetapi sebelumnya jagat juga akan memberikan kompensasi, karena memang itu kesalahannya, dia memberikan obat yang belum pernah dia uji coba terlebih dahulu.
Rencana Eriska, Elis dan Sofy yang akan menjadi kelinci percobaan jagat, tetapi karena terdesak menyelamatkan orang, jagat memberikan satu obat itu kepada istri Wanto Subagjo.
Wanto Subagjo sudah tidak sabar lagi dia pun memerintahkan anak buahnya "Tangkap dan hajar dokter gadungan itu"
Ke 20 orang bodyguard Wanto Subagjo merangsak maju, mereka semua akan menangkap jagat dan menghajarnya.
Tetapi dari belakang ada wanita yang berteriak "Berhenti...."
Semua orang sontak berhenti dan menatap kearah wanita yang berteriak itu.
Wanita itu langsung memarahi Wanto "Suami ku, apakah kamu ingin menghajar dokter penyelamat istri mu ini, Sejak kapan kamu tidak tahu diri seperti itu"
"Siapa kamu ?" Tanya Wanto Subagjo heran.
"Dasar suami tidak tahu diri, baru tadi aku masuk ke dalam kamar mandi sekarang kamu tidak mengenal aku, aku Elin istri mu" ucap wanita itu.
"Astaga apa benar kamu Elin, Wajah mu sangat cantik, bahkan plek dan jerawat yang kamu miliki menghilang, jujur aku jadi tidak mengenali mu" mata Wanto Subagjo berbinar karena istrinya semakin cantik.
Elin pun langsung mendekati jagat "Maafkan atas tindakan suami ku, terima kasih karena telah memberiku obat ajaib yang membuat ku menjadi terlahir kembali"
Wanto Subagjo pun melambaikan tangannnya dia memerintahkan kepada para bodyguard nya untuk pergi.
Kemudian dia pun membungkukkan badannya dan nada bicaranya lebih hormat.
"Maafkan atas kesalah pahaman ini, dan maafkan aku karena melontarkan kata-kata yang tidak pantas untuk mu, mati duduk dan kita mengobrol"
Jagat pun duduk dan mengobrol dengan Wanto Subagjo dan istrinya Elin.
Jagat pun memperkenalkan namanya sebagai jagat dan mereka pun semakin akrab.
"Dokter jagat terima kasih, karena kamu alergi istri ku menjadi sembuh, bahkan dia seribu kali bertambah cantik" Wanto Subagjo membual tentang kecantikan istrinya.
Memang tidak salah, istri Wanto Subagjo yang bernama Elin bertambah cantik dan bahkan seperti 10 tahun lebih muda.
Sekarang Elin seperti anak ABG yang baru menginjak usia 18 tahun sehingga Wanto sangat senang.
Kemudian Wanto Subagjo pun berkata "Dokter jagat, apakah kamu bisa memberikan satu lagi obat ajaib yang kamu miliki, berapa harganya, aku juga ingin kelihatan seperti muda lagi"
Kemudian dia mengacungkan 2 jarinya orang lain menebak.
"Apakah dia menawar dengan dua juta rupiah"
"Obat sebagus itu mana mungkin seharga 2 juta, aku rasa obat itu akan di beli 20 juta rupiah"
Semua orang yang duduk di meja yang dekat dengannya berdiskusi tentang harga obat yang di tawar oleh Wanto Subagjo.
Jagat tidak menjawab, karena dia bingung akan menentukan harga berapa.
Kemudian Wanto Subagjo berkata "Aku akan memberikan mu 20 milyar rupiah untuk satu obat itu, oh tidak, aku akan memberikan 50 milyar untuk 1 obat dan obat yang telah istri ku makan tadi"
Semua orang terkejut dengan harga yang di tawarkan oleh Wanto Subagjo, dia tidak peduli dengan uang yang dia keluarkan, yang dia mau adalah hasil yang sangat nyata yang sudah di lihat.
"Harga itu mungkin terlalu murah, tetapi aku janji kedepannya kalau kamu meminta bantuan ku aku tidak akan ragu untuk membantu mu" ucap Wanto Subagjo.
Kemudian dia mengeluarkan cek dan menuliskan angka 50 milyar rupiah untuk membayar pil obat yang di miliki oleh jagat.
Jagat pun tersenyum dan kemudian mengeluarkan satu pil obat lagi.
"Terima kasih aku kasih memakannya sekarang" ucap Wanto Subagjo yang akan meminum obat itu
"Ee...eh... tunggu" cegah Elin
Wanto Subagjo pun melirik ke arah istrinya "Ada apa Bu ?"
"Lebih baik kamu meminumnya di kamar mandi, lepas semua pakaian yang kamu pakai tanpa terkecuali, nanti badan mu akan terasa panas dan mengeluarkan cairan hitam yang berbau amis, shower harus Nyala dan mengguyur tubuh mu terus menerus, apa kamu mengerti"
Elin memberi tahu semua yang terjadi Waktu dia berada di kamar mandi tadi dan Wanto Subagjo pun mengangguk.
Dari sana jagat bisa mengetahui reaksi obat itu dan jagat nanti harus menyuruh para wanitanya berada di kamar mandi kalau meminum obat tersebut.
***
* Bersambung