
Bab 150 Jarum Akupuntur
Di tempat yang lain, tepatnya di Big mall, Lina dan temannya yang lain belum pulang dari mall tersebut.
Mereka masih berkumpul setelah muntah di toilet, semua teman Lina mengumpat dan menyumpah serapah jagat yang membuat mereka harus menghabiskan makanan dengan cara di paksa oleh kedua bodyguard jagat.
Yang paling marah adalah Dio, dia mempunyai latar belakang yang kuat, sehingga kejadian ini sangat memalukan baginya, dia pun merencanakan untuk balas dendam kepada jagat.
Tetapi obrolan pada saat ini bukan membahas tentang balasan dendam kepada jagat, tetapi teman Lina bertanya "Apa benar si jagat itu orang kaya, bukanya kamu bilang dulu dia hanya seorang office boy di hotel Arssad"
"Iya itu pas pertama kali aku bertemu dengan dia, dia berselisih dengan si Cakra dan Cakra bilang dia adalah offic boy hotel" jawab Lina.
Kemudian dia pun mengingat ingat, karena bodyguard yang tadi memaksa menghabiskan makanan seperti familiar.
Brak....
Lina pun menggebrak meja "Sialan, aku ingat sekarang"
Teman temannya pun langsung melongo. Kemudian Dio pun bertanya "Apa yang kamu ingat Lin"
"Bodyguard itu, dia scurity di hotel Arssad yang selalu ada di Club malam, pantas muka kedua bodyguard itu familiar" jawab Lina.
Dio pun langsung mengepalkan tangannya "kalau begitu kita di kadali oleh si jagat sialan itu, aku bersumpah akan mematahkan tangan dan kakinya, karena sudah membuat ku kehilangan wajah"
Semua orang menganguk setuju, mereka ingin jagat di berikan pelajaran supaya tahu rasa. Semua orang memang geram kepada jagat, dan ingin membalas semua perlakuan jagat terhadap mereka.
Tetapi di sana ada salah seorang yang berpikir logis dan berhati-hati "Eh tunggu, apa mungkin dia itu anak pemilik hotel Arssad, tidak mungkin kan, dia bisa memerintahkan bodyguard itu kalau tidak memiliki latar belakang yang kuat"
Semua orang terdiam, kemudian orang itu bertanya kepada Dio dan Lina "Eh bukanya tadi kalian berdua mengejarnya, aku ingin tahu apa benar mereka memakai mobil, dan mobil apa yang mereka naiki"
Dio dan Lina pun saling memandang, kemudian Dio menjawab "untuk apa kamu tahu dia memakai mobil apa, apakah itu penting bagi mu"
"Bukan penting atau tidak, tetapi terkadang status seseorang dilihat dari kendaraan yang dia pakai" ucap teman lainnya.
Lina pun menjawab "merk mobil yang dia pakai adalah....."
Lina pun memberitahukan merk mobil yang jagat pakai, karena biasanya merk mobil itu dapat di lihat di bagian samping atau bagian belakang mobil itu sendiri.
Beberapa orang pun mencari informasi tentang merk mobil tersebut melalui smartphone mereka.
Dan beberapa orang langsung membelalakan matanya "merk mobil yang tadi kamu bilang itu, harganya fantastis, di atas harga BMW dan hampir sama dengan Ducati, bukan itu saja kendaraan ini kendaraan tempur yang sering di pakai militer, dan sering di pakai oleh para jenderal, mobil ini juga anti peluru"
Orang itu membaca propil dari mobil milik jagat yang informasinya ada di aplikasi berita terbaru, mobil itu tidak banyak di buat, hanya 10 mobil saja yang ada di Indonesia.
Selain itu mobil itu hasil kerjasama dengan perusahaan industri pembuatan mobil dengan militer negara Indonesia ini.
"Apa mungkin jagat memiliki latar belakang militer, atau kah dia...." Ucap Lina.
Tetapi Dio yang sudah sangat marah kepada jagat, tidak peduli latar belakang apa yang dimiliki jagat, yang pasti Dio ingin balas dendam kepada jagat.
"Aku tidak perduli, siapa pun dia, yang pasti aku akan membalasnya, apa pun resikonya di kemudian hari aku yang akan menanggungnya sendiri, bukanya dia juga sudah berselisih dengan Cakra, aku akan mengajak Cakra bekerja sama untuk menjatuhkan jagat" ucap Dio.
Semua temannya langsung mengacungkan jempol "Bagus kamu memang berani, kami mendukung mu"
***
Di rumah sakit Wijaya jagat yang sudah selesai menangani pasien langsung kembali ke kantor divisi khusus.
Karena tidak ada lagi kerjaan jagat pun pergi menuju depo obat herbal yang baru saja buka, dia pun masuk dan bertanya kepada apoteker khusus obat herbal di sana yang kebetulan seorang wanita.
"Mbak aku mau ramuan herbal yang ada di catatan ini ya, masing masing 3 set saja" pinta jagat.
Wanita itu pun melihat jagat yang berjas dokter, kemudian dia pun mengangguk "baik dok, tunggu sebentar"
Wanita itu pun akan beranjak, pergi tetapi jagat kembali bertanya "Apa disini menjual jarum akupuntur"
Wanita itu pun menoleh "aku rasa ada dok, tunggu sebentar, anda perlu berapa set"
"Aku butuh 10 set jarum akupuntur" jawab jagat
Jagat pun menunggu sambil duduk di kursi yang terbuat dari aluminium, jagat pun memindai sekeliling ruangan depo obat itu.
Terlihat ada 2 monakin manusia dengan titik titik akupuntur, bagian depan dan bagian belakang, disana juga ada banner dari daun sirih dan khasiatnya, juga herbal lainnya.
Tidak lama kemudian wanita itu muncul, dan memanggil jagat "maaf dok, master Hanzel ingin bertemu dengan anda"
Jagat pun menunjuk kearah dirinya sendiri "Aku Mbak !"
"Iya siapa lagi, di ruangan ini hanya ada anda" jawab wanita itu sambil mengangguk.
Jagat pun berdiri sambil menggaruk kepalanya, dia pun bergumam "kenapa ada seorang master ingin bertemu dengan ku, padahal aku hanya memesan herbal dan jarum akupuntur saja"
Jagat pun berjalan masuk ke ruangan khusus yang di pandu oleh wanita itu, kemudian wanita itu membungkuk badannya di hadapan lelaki paruh baya "Master Hanzel, ini dokter yang memesan obat herbal dan jarum akupuntur tersebut"
Kemudian lelaki paruh baya itu pun berdiri dan memperkenalkan diri "Selamat datang di depo obat herbal dokter muda, perkenalkan nama ku Hanzel, orang memanggil ku master Han"
Jagat pun menyambut uluran tangan dari master Han dan dia pun memperkenalkan diri "Nama asli ku Arya, tetapi aku sering di panggil dengan nama Jagat, jadi master Han panggil saja aku jagat"
Mereka pun berjabat tangan dan master Han mempersilahkan jagat untuk duduk.
Master Han pun mulai bertanya "Aku baru melihat dokter yang masih muda seperti kamu, apakah kamu benar benar seorang dokter ?"
Jagat pun tersenyum "Aku lulus di fakultas kedokteran dari Syracuse university, dan sekarang aku melanjutkan kuliah di universitas Wijaya untuk mendapatkan sertifikat ijin praktek, dan kebetulan di rumah sakit ini aku sedang magang dan di tempatkan di divisi khusus"
Mendengar jawaban jagat, master Han pun tersenyum "sungguh pemuda berbakat, aku tahu Syracuse university yang berada di luar negeri, itu universitas yang lumayan terkenal, jurusan apa yang kamu ambil di sana ?"
Master Han pun kembali bertanya, seolah jagat sedang di interogasi, tetapi itu bukan masalah bagi jagat, dia pun berkata yang sebenarnya. "Aku mengambil jurusan kedokteran umum"
Master Han pun sedikit kaget, karena dokter umum tetapi meminta ramuan herbal dan bahkan ingin membeli jarum akupuntur.
"Kenapa master Han, apakah ada yang salah ?" Tanya jagat.
"Oh tidak, tidak ada yang salah, tetapi kenapa dokter umum malah memesan obat herbal dan jarum akupuntur, bukanya dokter umum itu sangat mengandalkan obat obatan modern dari pada obat tradisional" ucap master Han.
"Dari kecil aku sudah belajar pengobatan alternatif dari kakek ku, dari obat tradisional, terapi pijat dan terapi totok, aku ingin membeli jarum akupuntur untuk mencoba mengaplikasikan terapi totok dengan menggunakan jarum akupuntur tersebut" jagat pun menjelaskan.
Master Han pun menggelengkan kepala, dia takjub dengan jagat yang masih muda tetapi memiliki keahlian dalam pengobatan tradisional.
"Tetapi apa tidak Berbahaya, kalau terapi totok menggunakan jarum akupuntur, karena pengobatan dengan akupuntur itu tidak mudah di pelajari, dan bahkan berbeda dengan terapi lainnya" ucap master Han.
Jagat pun hanya tersenyum "terapi totok juga menitik beratkan ke titik peredaran darah sama seperti titik akupuntur, dan tidak jauh berbeda, hanya medianya saja yang berada"
Master Han pun berniat untuk menguji keahlian Jagat mengenai akupuntur dia pun mengeluarkan satu set jarum akupuntur dari dalam laci meja kerjanya.
"Ini adalah jarum akupuntur perak, aku ingin melihat apakah kamu benar benar bisa menggunakannya, kalau tidak mungkin aku tidak ijinkan kamu membeli dan menggunakan jarum akupuntur karena bisa membahayakan pasien" ucap master Han.
Jagat pun menyeringai "Baiklah, penyakit apa yang hendak master ingin obati dengan menggunakan jarum akupuntur ini"
Di ruang itu terdapat 2 monakin yang sama seperti di ruangan depan yang memperlihatkan titik titik akupuntur di seluruh tubuh monakin tersebut.
"Aku ingin mengetahui cara penanganan penyakit ringan saja, coba bagai mana cara mengatasi saki kepala, sakit badan dan sakit haid"
master Han menginginkan jagat mengobati 3 penyakit ringan tersebut.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna