
Bab 137 Salam Kepada Penghuni Lama
Melihat ekspresi terkejut sofy, yang mengucapkan bahwa dirinya akan di tumbalkan, jagat pun tertawa terbahak-bahak "Hahaha....kenapa kamu terkejut seperti itu, apakah kamu takut aku tumbalkan. Aku mana mungkin melakukan pesugihan dan menumbalkan wanita ku sendiri"
Sofy pun mengepalkan tangannya kemudian dia meninju bahu jagat "Kamu jahat, membuat ku sepor jantung, aku kira beneran, karena ekspresi wajah mu begitu datar tadi"
Kemudian sofy bertanya lagi dengan serius "Tetapi untuk apa kamu beli sesajen, baju anak dan boneka yang banyak"
Dari tadi sofy tidak bertanya tentang sesajen tetapi dia pun sekarang menanyakannya.
Jagat pun menjelaskan "itu untuk ritual pemadatan Roh dan media untuk memasang pelindung gaib di rumah yang akan kita tempati"
"Tapi, kan. Bukannya kamu tidak jadi membeli rumah karena pemilik rumah tidak jadi menjualnya" sofy menegaskan.
"Iya kita memang tidak jadi membeli rumah, tetapi kita di kasih rumah secara gratis, oleh pemilik rumah yang kita tidak jadi beli....."
Jagat pun menjelaskan tentang kejadian di rumah agung Biantara dari awal sampai akhir hingga agung memberikan vila di komplek real estate intan permata.
"Apa ?. Jadi kita sekarang mau ke komplek intan permata" sofy berkata kaget.
Jagat pun mengangguk "iya..."
Sofy tahu bahwa rumah di komplek intan permata itu harganya tidak murah, yang paling murah saja seharga miliaran, sehingga komplek itu memang komplek real estate.
Hanya orang kaya kelas 3 ke atas yang mampu membeli rumah di komplek tersebut, dan ini. Sekarang jagat di berikan secara gratis.
Sesampainya di komplek intan permata sofy pun terkejut karena mobil tidak berhenti atau menepi, padahal rumah di sana besar besar.
Sofy pun penasaran dan bertanya "Di mana rumah kita"
Jagat menunjuk ke arah bukit dan menunjuk rumah yang paling besar yang ada di atas bukit tersebut.
Komplek intan permata ada di wilayah perbukitan area pusat kota ini, area ini sangat terkenal karena memiliki pemandangan yang indah dan kelap kelip lampu kota bisa di lihat di area komplek intan permata ini.
Sehingga tiap jengkal tanah di komplek intan permata sangat mahal, apa lagi sekarang jagat menunjuk ke arah rumah vila yang paling besar, dan tepat ada di tengah bukit.
Tetapi sofy mengira bahwa rumah vila yang di tunjuk oleh jagat adalah rumah vila yang ada di dekat rumah paling besar itu.
Di atas bukit terdapat 5 rumah vila yang besar tetapi di antaranya ada 1 yang paling besar yang berada di tengahnya.
Keempat rumah vila lainnya adalah milik pengusaha kaya di kota ini salah satunya keluarga Raharjo, karena Sofy pernah berkunjung ke keluarga Raharjo.
Sesampainya di depan gerbang yang besar sofy pun terkejut "A...apa...apa tidak salah kita berhenti di sini, ini kan rumah vila terbesar di komplek intan permata ini"
Jagat mengangguk "iya memangnya kenapa"
"Aku benar benar tidak percaya ada orang yang memberi rumah vila ini secara gratis kepada mu, pasti ada sesuatu yang orang itu inginkan sehingga memberikan rumah vila ini. Rumah ini bukan lagi vila tetapi mansion" sofy melihat gerbang nya saja mengaga.
Gerbang sang besar dan terlihat halaman yang luas, bahkan terdapat taman yang penuh dengan bunga yang indah, serta terlihat rumah yang sangat elegan.
Jagat pun tanpa keluar dari mobil dia menekan remote yang di jadikan gantungan kunci, remote itu berfungsi untuk membuka gerbang secara otomatis.
Gerbang pun terbuka dengan sendirinya dan jagat pun lanjut mengendarai mobilnya untuk masuk ke dalam setelah itu gerbang pun tertutup kembali secara otomatis.
Di komplek intan permata ini menggunakan teknologi yang sangat canggih sehingga semua serba otomatis.
Mobil pun di parkirkan, kemudian jagat menurunkan semua barang dari mobil dan meletakanya di teras.
Jagat tidak langsung masuk kedalam tetapi membuka tasnya dan mengeluarkan beberapa toples kecil.
Toples itu di buka semua tutupnya, dan asap putih keluar dari dalam toples kecil tersebut dan kemudian asap itu membesar dan membentuk sosok makhluk.
Tetapi di sana jagat memenangkan sofy "Tenang lah, itu semua anak buah ku, mereka yang akan menjaga vila ini"
Sofy pun bernapas lega. Ada sekitar 21 siluman serigala dan salah satunya adalah pemimpin mereka.
Setelah mereka di keluarkan dari toples kecil itu mereka pun berlutut kepada jagat dan berbicara secara bersamaan "Hormat kepada pangeran"
Jagat pun menyuruh mereka untuk berdiri "Bangun lah dan ikuti perintah ku"
Mereka pun berdiri dan berbaris rapi, setelah itu barulah jagat membukakan pintu rumah vila itu.
Memang ini sudah malam, tetapi di halaman vila terdapat lampu taman yang memakai sonar cahaya, sehingga apabila sudah gelap maka lampu otomatis akan menyala.
Sehingga meskipun tidak ada penghuninya di sekitar rumah ini terang oleh lampu taman. Tetapi di dalam rumah bagitu gelap karena memang tidak berpenghuni.
Setelah jagat membukakan pintu dia pun mencari saklar untuk menyalakan lampu, dan setelah ketemu, jagat menekan saklar tersebut dan lampu pun menyala
Terlihat sofa yang indah dan semua yang ada didalam sangat menakjubkan dan tidak dapat di lukisan dengan kata kata.
Lampu gantung yang menghiasi langit langit begitu indah yang terbuat dari kristal serta suasana yang sangat nyaman.
Rumah ini terdiri dari 3 lantai dan memiliki banyak kamar tidur serta kamar mandi di dalam.
Perabotan rumah tangga yang lengkap tersedia dan semuanya serba canggih, seperti yang sering dilihat di video yang berdurasi 60 detik, bahkan anak kecil pun mudah membereskan rumah dengan peralatan canggih tersebut.
Jagat dan Sofy tidak langsung duduk di sofa, mereka masih berdiri tegak di ruangan utama.
Kemudian jagat pun berbicara "Salam kepada penghuni lama rumah ini, Aku adalah pemilik sah rumah ini, sudikah kalian menampakan diri dan berkumpul di sini, aku ingin mengetahui siapa saja penghuni lama rumah ini"
Mendengar jagat berbicara seperti itu sofy pun celingukan, tetapi dia tersadar ketika melihat puluhan asap putih dan bahkan ada asap yang berwarna merah dan hitam dari berbagai arah terbang mendatangi mereka.
Jagat berbicara demikian itu untuk memberikan salam kepada makhluk astral yang menghuni lebih dulu rumah ini.
Dan asap itu berubah menjadi sosok makhluk yang beraneka ragam. Dan yang paling mencolok adalah adanya sosok lebih besar dari genderewo tetapi lebih kecil dari pada Buto.
Dengan bertelanjang dada dan celana kain yang diikat melingkar dengan taring di sudah mulut, mata Belo dan rambut gondrong.
Ada sekitar 30 makhluk astral yang menampakkan diri di depan jagat dan Sofy.
pemimpin mereka pun berbicara "Kami penghuni Di wilayah ini perkenalkan nama ku Tirta, pemimpin di sini, apa kamu yang memanggil kami"
Jagat menyeringai "Ya aku yang memanggil kalian, aku pemilik sah tempat ini, sehingga aku memanggil kalian untuk berkumpul"
"Hahaha.... dasar manusia, kami yang lebih dulu menghuni rumah ini, kalau kalian ingin sama sama menghuni rumah ini, patuhilah perintah ku" pemimpin makhluk itu berucap dengan arogan.
"Justru kalian lah yang harus mematuhi ku, karena aku pemilik tempat ini, dan kalian hanya numpang di sini tanpa persetujuan ku" Jagat membalas dengan nada yang tidak kalah arogan.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna