
Bab 143 Sebenarnya Siapa Yang Miskin
Mereka berdua pun pergi kelantai atas untuk ketempat parkiran dan mengambil sepeda motornya, tetapi sebelum sampai ke tempat parkir jagat dan Eriska bertemu teman temannya kembali.
Mereka memandang terpana melihat Eriska yang berubah menjadi sosok seorang putri, karena tadi pas pertama kali bertemu Eriska seperti ratu iblis dan sekarang menjadi bidadari.
Eriska pun langsung di kerumuni temannya "Wow Eriska kamu cantik banget sekarang, kenapa kamu tidak dari dulu berpenampilan begini, aku suka kamu ka, apakah kamu bersedia menjadi pacar ku"
Salah satu teman laki kalinya langsung terpana dan menyatakan cinta kepada Eriska, dia bukan anak sembarangan, dia anak pemilik pabrik tekstil di daerah central industri di kabupaten.
Eriska pun berkata sambil tersenyum "Apaan sih kamu Dio, aku ini sudah memiliki pacar dan kamu tahu pacar ku ada di sini"
Kemudian mereka menatap Jijik ke arah jagat, di sana Lina pun ikut mencomblangkan Eriska " Ka, aku lebih setuju kamu dengan Fernandio, dari pada kamu bersama si jagat yang miskin ini"
Semua orang menganguk setuju, kemudian Lina melanjutkan "Kamu tahu kan si Dio ini anak dari pengusaha textile, dari pada dia yang tidak memiliki latar belakang yang tidak jelas, meskipun dia menjadi dokter, dia tetap akan menjadi dokter miskin"
"Sudah aku katakan kepada kalian, jangan hina jagat dia itu pacar ku" Eriska berbicara dengan nada tinggi.
Fernandio atau mereka panggil Dio berjalan mendekati jagat dan memegang jaket Hoodie yang di pakai jagat dengan telunjuk dan jempolnya.
Dio seperti memegang kotoran dan memperlihatkan ekspresi jijik "hai Eriska pasti Hoodie ini kamu yang belikan ya, aku tahu dia. mana mungkin bisa beli Hoodie yang mahal seperti ini"
Teman lainnya mencibir "Eriska apa kamu itu bodoh apa, atau benar benar terkena pelet, kamu rela buang uang 5 juta rupiah hanya untuk belikan si miskin ini jaket Hoodie yang lagi viral sekarang"
Eriska pun ingin menbantah tetapi mereka langsung mencibir jagat "Heh jagat, kamu ini jadi lelaki itu harus ngaca dan punya harga diri, jangan mentang mentang Eriska menyukai mu sehingga memanfaatkan dia seenaknya"
Jagat tidak membalas cibiran mereka, dia hanya tersenyum masam, jagat yakin suatu saat kalau mereka tahu siapa dia yang sebenarnya mungkin akan malu, sehingga Jagat membiarkannya saja.
Justru dengan begini jagat tahu orang orang yang berteman karena memandang harta dan teman teman yang tidak membedakan kaya atau miskin.
Tetapi mereka semua yang ada di depan jagat, mereka berteman Karena memandang status dan kekayaan mereka.
Kalau salah satu di antara mereka keluarganya ada yang bangkrut dan jatuh miskin, mungkin mereka akan meninggalkannya.
Mereka terus menghina jagat, sampai orang jagat menjadi pusat perhatian pengunjung mall tersebut.
Tetapi pada akhirnya Lina pun bertanya "Eh mau kemana kalian Ke lantai atas, jangan bilang kalian berdua kesini naik motor butut milik si Jagat ini"
Eriska sedikit kikuk dan dia pun berdehem, ingin rasanya membela jagat supaya tidak lagi menambah hinaan yang di lontarkan oleh mereka.
"A...aku ke lantai atas hanya ingin makan saja, kami berdua datang ke sini memakai mobil milik jagat kok, dan mobil kita di bawah oleh supir pribadinya jagat" ucap Eriska.
Eriska lupa bohongnya sangat kebablasan karena menyebutkan memakai mobil milik jagat dan mobilnya itu di bawa oleh supir, yang berarti jagat itu memiliki supir pribadi.
Di sana Dio memiliki pikiran jahat untuk lebih mempermalukan jagat "Kalau begitu kami ikut, kami juga mau makan siang"
Semua orang menganggukkan kepalanya setuju seperti apa yang di ucapkan oleh Dio.
Mau tidak mau Eriska pun menyetujuinya, walaupun dengan berat hati, karena kebohongannya takut terbongkar.
Tetapi di sana jagat menenangkan Eriska yang sedang gelisah "Tenang saja aku sudah memiliki rencana, kita ikuti saja maunya mereka"
Eriska pun mengangguk dan ikut dengan jagat menuju lantai atas yang dimana di sana banyak yang menjajakan makanan dan minuman.
Jarak antara jagat dan yang lainnya lumayan jauh, karena mereka mengekor dari belakang, di sana jagat sedikit lekuasa dia pun merogoh saku celananya dan mengambil handphone.
Jagat menghubungi nomor yang ada di dalam handphone tersebut, dan tidak lama kemudian telpon di angkat.
"Halo mas jagat ada yang bisa aku bantu" ucap orang di ujung telpon.
"Pak Hadi tolong kirim trio hebat dan jemput aku di Big mall lantai atas, segera" ucap jagat ringan.
Kemudian telpon pun di akhiri dan handphone kembali di masukan kedalam saku celana.
*
Pada pagi hari sebelum jagat menjemput Eriska ke kosan dan mengganti mobilnya dengan motor jadul, terlebih dahulu jagat berpesan kepada pak Hadi sebagai penanggung jawab perusahaan keamanan baru yang di bentuk jagat.
Dia berpesan, kalau dirinya menelpon dan butuh di jemput maka jemput menggunakan mobil pribadi miliknya, dan kebetulan kunci mobil itu di titipkan ke pada pak Hadi.
Sehingga jagat langsung meminta trio hebat untuk menjemputnya di mall tersebut, trio hebat itu mereka adalah orang yang di persiapkan untuk menjadi petarung di arena bawah tanah Minggu depan.
Selain menjadi petarung, trio hebat juga menjadi bawahan langsung jagat yang harus mematuhi segala perintah jagat.
Sengaja Jagat meminta ketiganya, Karena satu orang yang akan di suruh untuk membawa motor jadulnya kembali ke hotel Arssad dan satu menjadi supir dan satunya menjadi pengawal.
Setelah jagat menelpon dia pun sedikit tenang dan melenggang melangkah menaiki tangga berjalan dengan di dampingi Eriska.
Setibanya di lantai atas mereka berdua pun memesan makanan dan minuman untuk makan siang.
Tadinya jagat akan membawa Eriska dan makan di tempat hendar karena sekalian sambil mengobati keluarganya dan tempat usaha.
Karena di ikuti oleh orang orang yang tidak di kehendaki sehingga jagat mengurungkan untuk makan di tempat hendar.
Di sana juga jagat menerima pesanan singkat yang menyebutkan bahwa Elis dan Sofy sudah berada di lokasi.
Jagat pun membalas dengan meminta maaf dan setelah makan selesai dia akan segera ketempat hendar.
Teman temannya Eriska mereka duduk di kursi yang mejanya bersebelahan dengan jagat dan Eriska.
Mereka pun kembali akan mencibir dan mempermalukan jagat, supaya Jagat menyerah dan menjauhi Eriska.
Di sana Lina yang membuka suaranya "Hey Eriska, tadi kamu bilang, Jagat memiliki mobil dan mobilnya di bawa oleh sopir pribadi, berarti jagat itu kaya dong"
Eriska pun tersenyum masam menanggapi Lina "Kalau iya, Kenapa, aku tidak menyangka ya Lin, ternyata kamu itu...."
Eriska tidak melanjutkan bicaranya karena tangannya di pegang oleh jagat dan Jagat menandakan dengan menggelengkan kepalanya.
Dengan berpegang tangan mereka berdua pun nampak mesra yang membuat mereka yang melihatnya menjadi cemburu apalagi Dio.
Dio pun memulai aksinya "jagat kalau benar kamu kaya, berarti kamu bisa mentraktir kami makan dong, ya itu juga kalau kamu mampu membayar semua tagihan makanan yang kita makan"
Semua orang menyeringai sambil menatap jagat dengan tatapan menghina.
Disana jagat tersenyum "oh kalian mau di traktir"
Semua orang menganguk "iya dong, buktikan kalau kamu itu benar kaya seperti apa yang di ucapkan Eriska"
"Apa kalian tidak malu, aku yang dari tadi di hina miskin, dan di kata Katai oleh kalian, tetapi sekarang kalian malah minta traktir, di sini sebenarnya siapa yang miskin sih" ketus jagat
***
*Bersambung
*Author Dukun Muda Mencari Cinta mengucapkan selamat tahun baru 2023.
Semoga di tahun baru ini kita di berikan Rejeki yang melimpah, di berikan kesehatan dan semua hajat kita di ijabah oleh Allah SWT.
Amin.
*Terima Kasih Kepada kakak pembaca yang sudah setia menunggu Update an Author, jangan lupa Like dan Komentarnya, karena dengan Like dan berkomentar menjadikan semangat Author untuk terus Update.