
Bab 192 Kami Memang Istri Mas Say
Mendengar jagat menjual kain kafan bo'eh pocong perawan seharga ratusan juta membuat teman gifari menatap kearah Gifari sambil menganggukan kepalanya.
Entahlah apa yang mereka pikirkan, mungkin yang mereka pikirkan adalah jagat sudah melanggar hukum dengan mendapatkan kain kafan tersebut.
Gifari pun berdiri dan mendekati jagat, kemudian dia merangkul pundak jagat.
"Hai dari mana kamu mendapatkan kain kafan ini, jangan jangan kamu berbuat ilegal dengan membongkar makam yang baru meninggal, kemudian kamu lucuti dan di ambil kain kafannya" ucap gifari.
Jagat pun melepaskan rangkulan gifari sambil menyangkal "Enak saja aku dapat benda ini dengan cara begitu"
Kemudian Ki Antareja pun membela jagat dengan bertambahnya kepada gifari "Mas ini bukan dari orang supernatural kan, makanya tidak tahu bagai mana cara mendapatkan kain kafan bo'eh pocong perawan ini"
Kemudian Ki Antareja pun menjelaskan "Kain kafan ini di peroleh dari hasil penaklukan hantu pocong, sehingga setelah kita menaklukkan hantu pocong tersebut maka kita akan mendapatkan kain kafan ini"
Kemudian jagat pun menimpali "Apa kamu pernah main game MMORVG , atau menonton film petualangan fantasi"
Gifari pun mengangguk "ya pernah, kalau di petualang membunuh salah satu monster maka si monster akan mendapatkan Drop Item dari monster tersebut, bisa berupa inti monster atau benda yang lainnya"
Jagat pun menunjuk dan membenarkan "Nah seperti itulah cara mendapatkan kain kafan bo'eh pocong perawan ini"
Teman gifari pun bertanya dengan tidak percaya "Apa memang benar seperti ini, sepertinya sangat mudah, tetapi kenapa harganya begitu mahal"
Ki Antareja pun mencibir "iya mudah kedengarannya, padahal kenyataannya sangat susah, kita harus bisa menaklukkan khodam seseorang yang mati gentayangan berupa hantu pocong, dan kekuatannya itu sangat hebat, orang biasa bahkan akan kencing di celana kalau melihat hati tersebut, jadi kenapa harga kain kafan ini sangat mahal"
Kemudian Ki Antareja pun mengambil kain kafan tersebut dan di masukan ke dalam tas yang dia bawa, karena uang hasil pembelian sudah di transfer terlebih dahulu sebelumnya.
Kemudian jagat juga mengeluarkan 4 buah toples kecil bekas obat, yang di dalam ada kain putih yang sudah ada gambar lingkaran mantra.
"Bukannya kamu juga mencari benda ini Ki, aku akan jual satu 500 ribu rupiah, ini aku ada 4 buah, kalau kamu beli semua 4 buah ini aku akan kasih bonus 1" jagat pun merogoh satu lagi toples kecil didalam tas.
Di kepala Ki Antareja sudah berdengung, yang mengatakan untung, aku akan dapat untung besar.
"Baik lah aku beli semua" ucap Ki Antareja.
Kemudian dia mengeluarkan uang dari saku celananya sebesar 2 juta rupiah untuk membayar 4 toples kecil ini.
"Apa tidak di periksa terlebih dahulu" ucap jagat.
Ki Antareja pun melambaikan tangan "tidak perlu, aku percaya padamu"
Ki Antareja pun menyerahkan uang tersebut dan mengambil 5 toples kecil dan di masukan ke dalam tas.
"Kalau begitu aku permisi dulu, ada sesuatu yang harus dilakukan" dengan senang hati dia pun pergi dengan membawa kembali ular yang dia kira memiliki mustika di kepalanya.
Gifari pun masih penasaran dengan apa yang di jual oleh jagat "Apa yang terakhir kamu keluarkan"
Tetapi sebelum jagat menjawab, sofy sudah mengeluarkan suara "Ay apa tadi rambutnya Dara"
Dokter Dian pun bertanya "Dokter sofy, siapa dara ? Dan kenapa rambutnya bisa di jual dengan harga 500 ribu rupiah?"
Sofy pun menjawab "Dara ya dara nama aslinya ayu Andara, kami menyebutnya dara, dia hantu kuntilanak yang tinggal di rumah kami"
"Ah aku pusing mendengar tentang spiritual atau hal yang tidak masuk akal, aku akan pulang karena ini sudah sedikit larut malam" ucap gifari yang hendak berangkat pergi.
Kemudian jagat menghentikan gifari "Tunggu !"
Gifari pun berhenti melangkah dan berbalik "Ada apa lagi, eh aku lupa, terima kasih atas traktiran makanya, kapan kapan kita bertemu lagi"
"Enak saja pergi begitu saja, bertahun tahun tidak bertemu tapi malah sudah makan langsung pulang" ucap jagat.
"Sudahlah nanti kita akan bertemu lagi, sekarang aku lagi ada tugas, atasan ku tadi mengirimkan pesan, ada pengawalan orang terkaya di kota ini menuju kota B, aku harus cepat pergi" jawab gifari.
"Kalau begitu ambilah ini untuk kalian berdua, terima kasih sudah datang ke tempat ini dan membantu pihak hotel Arssad menangkap kepala cabang yang melakukan pelecehan" ucap jagat.
Jagat menyerahkan uang hasil penjualan 5 toples kecil kepada gifari tanda terima kasih.
"Baiklah aku tidak akan menolaknya karena ini rejeki, dan rejeki itu tidak boleh di tolak" gifari pun mengambil uang tersebut dan kemudian dia pun pergi.
Jagat pun duduk kembali, dia pun menawarkan makanan dan minuman kepada dokter Dian dan Farrah "kalau masih kurang kalian bisa pesan apa pun, untuk malam ini kalian menginap saja di sini, besok pagi baru pulang"
Kemudian jagat menoleh kearah Farrah "oh iya, kakek ku tadi dalam perjalanan menuju kota B, mungkin dia sudah sampai di hotel pusat, nanti kamu laporkan langsung kejadian ini kepada kakek, dan aku akan bicara kepada kakek untuk memindahkan mu ke divisi lain"
Farrah pun sedikit kaget "Apa tuan besar ada di kota B"
Jagat mengangguk "iya, entah ada acara apa dia datang ke kota B, sepertinya dia ingin jalan jalan "
"Ay, tadi kan kakek bilang dia ingin bernostalgia, di mana dia berjuang keras untuk mendapatkan semua kejayaan yang dia dapat" ucap Sofy.
Sedari tadi dokter Dian ingin bertanya, tetapi dia keburu di sela oleh orang lain dan sekarang saatnya dia bertanya.
"Apa benar suster Elis, dan kamu dokter sofy menikah dengan dokter jagat ?"
Elis dan Sofy tidak menyangkalnya Elis pun menjawab "iya, kami memang istri mas say, memangnya kenapa, apa ada yang aneh"
Dokter Dian menggelengkan kepalanya "Tidak,....aku hanya aneh saja, kalau di rumah sakit kalian seperti biasa saja dan tidak menunjukkan bahwa kalian semua memiliki hubungan khusus"
"Hehehe... Itu karena kami bersikap profesional dalam bekerja" ucap Sofy.
Mereka pun mengobrol sehingga mereka pun semakin dekat, Farrah pun merasa senang karena suaminya bisa dekat dan berteman dengan jagat.
Tidak lama kemudian beberapa pengawal muncul, ada sekitar 4 orang yang memakai kaos hitam ketat yang sedang mengawal 2 orang.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna