
Bab 92 Keluarkan Saja Sendiri
Elis menjelaskan semua kejadian kepada jagat dan tadi kilasan balik sebagian terlihat oleh Elis, jagat menggendong Elis yang sudah tergeletak di atas lantai dan berganti dengan Sofy.
Sofy pun bertanya dengan wajah selidik "Jawablah pertanyaan Elis, jangan ada yang di tutupi, serta siap wanita yang kamu panggil, Yang bernama Ayu Dias dan Ayu Andara itu"
Jagat pun mengelus rambut mereka dan berkata "itu semua salah ku, aku menyimpan 2 baju hantu di atas meja, yang Elis kira kimono, itu adalah bo'eh hantu Pocong Perawan, dan daster yang sofy pakai itu adalah daster hantu kuntilanak"
Mendengar perkataan dari jagat sofy dan Elis menjadi merinding dan mereka pun memeluk jagat dengan erat.
"Adu ....du...duh, meluknya jangan terlalu erat, aku menjadi engap tahu " ringis jagat..
Mereka berdua pun melonggarkan pelukannya, setelah itu sofy pun berkata "Benarkah itu"
Jagat pun mengangguk "iya, kapan aku pernah berbohong kepada kalian berdua"
"Jadi yang bernama Ayu Dias dan Ayu Andara itu...." Sofy tidak melanjutkan bicaranya.
"Mereka berdua adalah hantu yang aku pelihara, Ayu Dias Hantu Pocong dan Ayu Andara Hantu Kuntilanak, Dan kalian tadi hingga hilang kesadaran karena memakai pakaian hantu mereka" jelas jagat.
"Apa yang aku lakukan setelah memakai pakaian hantu itu, Elis bilang kamu menjadi panik" tanya Sofy.
"Iya, aku memang panik karena kalian berdua menjadi Hantu, Elis menjadi hantu pocong yang memiliki mata hitam dan mengeluarkan taring, sedangkan sofy memiliki mata merah serta rambutnya menjadi panjang" ucap jagat.
Mereka menjadi takut tetapi penasaran, kepada Ayu Dias dan Ayu Andara, mereka hanya mendengar di divisi khusus hanya Arman saja yang bisa memelihara hantu, dan badannya menjadi media untuk leluhurnya merasuki tubuh untuk menyembuhkan orang.
Tetapi ternyata jagat juga memelihara hantu seperti Arman, dan bahkan jagat mengaku memiliki 2 hantu wanita.
Elis penasaran terhadap 2 hantu yang jagat peliharaan "Apa yang kamu lakukan terhadap 2 hantu peliharaan mu"
Jagat terdiam sejenak dan kemudian dia pun berbicara "Aku jadikan mereka bantal dan guling ku, sebelum kalian berdua menjadi bantal dan guling ku"
Sofy pun menempelkan tangannya di jidat jagat "Tidak panas"
Jagat melirik sofy "apa kamu anggap aku orang gila"
Sofy pun menggelengkan kepalanya dan tersenyum "Tidak....! Aku hanya heran saja, tadi kamu bilang aku berubah, mata ku memerah dan rambut ku memanjang. Aku hanya berfikir, aku saja berubah menjadi seram apa lagi mereka, tetapi kamu jadikan mereka bantal dan guling mu"
Elis yang di buka mata batinnya oleh jagat pernah melihat hantu kuntilanak yang berada di rumah sakit, dia memang memiliki mata merah, dengan rambut dan kuku yang panjang, serta wajah yang buruk rupa dan penuh dengan Belatung.
Membayangkan itu Elis menjadi mual dan ingin muntah, tetapi masih bisa dia tahan. "heb...beb..."
"Kenapa kamu" tanya sofy
"Aku membayangkan hantu kuntilanak yang pernah aku lihat di rumah sakit, yang membuat aku mual" jawab Elis.
"Apa seburuk itu" tanya Sofy.
Elis hanya menganggukkan kepalanya.
Sofy yang penasaran karena tidak pernah melihat hantu secara langsung dia meminta jagat untuk mengeluarkan Ayu Dias dan Ayu Andara.
"Aku ingin melihat, seberapa seram hantu yang kamu pelihara" tanya Sofy.
Elis pun mencegah "jangan, karena mereka itu makhluk yang menjijikkan, muka mereka sangat jelek dan di penuhi oleh belatung, pokoknya sangat menjijikkan"
Jagat pun tersenyum melihat Elis yang membenam kan wajahnya ke tubuh dirinya.
Jagat pun bertanya "Apa kamu memiliki kemampuan untuk melihat hantu"
Sofy menggelengkan kepalanya "Aku tidak bisa melihat hantu, kemampuan supernatural ku bukan untuk melihat hantu"
Jagat tersenyum "baiklah kalau begitu, aku akan membuka mata batin mu"
Jagat pun menotok beberapa titik di wajah sofy kemudian dia membacakan mantra dan setelah itu jagat mengecup kening sofy "nah sudah aku lakukan, kamu sudah bisa melihat hantu sekarang"
Sofy malah tersenyum "Apa an sih, kamu cari kesempatan untuk mencium ku"
Jagat pun terpaksa melirik ke arah Elis dan mencium keningnya "Aku adil kan".
Sofy pun bangkit kemudian menengadahkan tangannya "mana ayo keluarkan hantu yang kamu pelihara itu, aku ingin melihatnya"
Jagat pun menunjuk kearah celana jeans "di dompet ku ada 2 kartu Arwah, lihatlah disana mereka berdua aku simpan"
Sofy turun dari atas tempat tidur, dan mengambil celana jeans milik jagat, dia pun menggeradah saku celana jagat.
Sofy merogoh saku celana yang ada dompetnya, kemudian dia mengeluarkan dompet dari saku celana itu.
Sofy pun kembali ke atas tempat tidur dan memberikan dompet itu kepada jagat. "Ini dompet mu, aku tidak bisa membukanya sendiri, karena itu benda privasi mu yang tidak boleh orang lain tahu"
Sofy memiliki batasan meskipun jagat sudah menjadi kekasihnya, tetapi ada barang barang yang harus di jaga keprivasiannya.
Benda yang di anggap privasi dan tidak boleh seorang pun tahu adalah seperti Dompet, Tas pribadi dan handphone.
Ke 3 benda itu tidak boleh sembarangan orang lain pegang dan buka, sehingga sofy memberikan dompet itu kepada jagat.
Jagat tersenyum dan membuka dompetnya, dia mengeluarkan 2 kartu Arwah dari dompet itu dan meletakkannya di atas selimut.
Elis membelalakkan matanya karena pernah melihat kartu tersebut waktu tugas malam bersama jagat.
Elis pun mengambil salah satu kartu Arwah tersebut "Aku pernah melihat kartu yang bergambar wanita cantik ini waktu kita tugas malam, ternyata ini dinamakan kartu Arwah"
Elis pun membaca keterangan yang ada di kartu Arwah tersebut "Ayu Dias, Hantu Pocong Perawan, level bintang 8"
Elis kemudian bertanya kepada jagat "apa benar ini hantu pocong, tetapi tidak seperti hantu pocong, malah seperti Poto anak gadis berusia 17 tahunan"
Sofy pun mengambil kartu Arwah yang tersisa kemudian membaca keterangan "Ayu Andara, hantu kuntilanak, level bintang 6"
Sofy kemudian bertanya kepada jagat "Kata Elis hantu kuntilanak itu sangat menyeramkan, tapi ini seperti gadis polos berusia 17 tahunan"
Jagat tersenyum sambil mengelus rambut mereka berdua dan menjawab mereka berdua dengan satu jawaban "Iya karena aku sudah melepaskan baju hantu mereka, yang tadi kalian berdua pakai"
Sofy orang yang pemberani dan selalu penasaran "Ayo keluarkan, aku mau mengobrol dengan mereka, apakah benar mereka menjadi bantal dan guling mu"
"Keluarkan saja sendiri" jawab jagat.
"Caranya...." Tanya kembali Sofy.
"Alirkan energi tenaga dalam mu sedikit ke kartu tersebut, kartu itu akan membuka segel dengan otomatis, kamu hanya perlu berucap 'Buka segel dan keluarkan' begitu caranya, mudah kan" ucap jagat.
Sofy pun melirik ke arah Elis "Ayo Elis kita lakukan secara bersamaan"
Elis tidak menjawab hanya menganggukkan kepalanya saja, yang bertanda dia setuju.
Elis dan Sofy pun merentangkan tangannya ke arah depan mereka berkonsentrasi dan mengeluarkan energi tenaga dalam yang dia miliki.
Mereka berdua pun berucap secara bersamaan "Segel buka dan keluar lah"
Mereka berdua mengucapkan kalimat yang tadi di ucapkan oleh jagat, setelah itu kepulauan asap keluar dari dalam kartu Arwah tersebut.
Sedikit demi sedikit dan lama kelamaan asap itu berubah menjadi 2 sosok perempuan cantik yang memakai baju tidur Harem yang transparan.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna