
Bab 291 Pengobatan Alternatif
Mereka pun tidak jadi masuk kedalam rumah dan lebih memilih menyambut Eriska.
Eriska pun turun dari mobil dengan di bukan pintunya oleh salah satu bodyguard wanita.
"Hai semua aku kembali...., Coba tebak aku bawa apa ?" Eriska melambaikan tangannnya Dengan senang dan melontarkan teka-teki untuk mereka jawab.
Mereka menggelengkan kepalanya sambil tersenyum, karena mereka juga senang kalau Eriska ada di rumah villa ini.
Karena menurut mereka, lebih banyak orang lebih rame, apalagi kalau nanti jagat kumat, mereka bisa saling membantu.
Terkadang jagat kumat kalau hasratnya tidak tersalurkan, bahkan jagat sanggup menghadapi 4 orang tanpa henti.
Sekarang sudah ada Sekar dan Eriska, mereka tidak akan kewalahan lagi dan ************ mereka tidak akan sakit lagi karena Hujaman jagat.
Kemudian Eriska mengajak mereka untuk membuka bagasi mobil dan ternyata dia membawa banyak barang berupa baju dan kosmetik.
Barang barang itu yang pasti di suka oleh semua wanita, sehingga Eriska membelinya untuk semua orang, dia pun membaginya kepada semua orang.
"Ini buat Elis, ini buat Sofy, Dias, Dara dan Sekar, eh mana si kecil Maya apa dia ada di dalam ?"
Eriska pun menanyakan Maya karena tidak melihatnya, semua orang berdiri mematung dan menggelengkan kepalanya.
Terlihat wajah mereka menunjukkan kesedihan dan Eriska pun kembali bertanya "Eh kenapa dengan kalian ? Maya tidak ada di sini"
Dara menunjuk ke arah gerbang "Barusan Maya di bawa pergi orang tuanya"
Eriska pun tersenyum "Pantas kalian sedih, sayang sekali padahal aku membawakan dia baju dan boneka yang cantik"
Dias pun menghampiri Eriska dan mengambil baju serta boneka yang akan di berikan kepada Maya "Biar aku simpan hadiah mu di kamarnya, nanti kalau dia main ke sini akan aku berikan kepada nya atas nama mu"
Eriska tersenyum "Ya baiklah"
Kemudian mereka pun masuk ke dalam rumah.
Jagat tersenyum senang melihat semua wanitanya akur, biasanya laki laki yang melakukan poligami tidak menyatu rumah kan mereka dan lebih memilih gilir.
Tetapi jagat sengaja membuat mereka ada di rumah ini supaya mereka seperti saudara satu dengan yang lainnya.
Entah pelet apa yang jagat gunakan sehingga mereka bisa akur seperti ini, yang pasti jagat tidak menggunakan pelet apa pun.
Bahkan Elis rela berbagi dengan sofy setelah jagat menerapi sofy dan Eriska dapat menerima Elis dan Sofy dengan lapang dada.
Sedangkan Dias, Dara dan Sekar mereka memang menjalin kontrak darah dengan jagat waktu masih menjadi hantu.
Itu berarti bahwa mereka bisa di katakan budak dan tuan, apa pun yang di inginkan tuanya harus mereka lakukan dan terima.
Tetapi jagat menganggap mereka bukan seperti budak dan tuan tetapi kekasih.
Melihat mereka akur membuat kakek badar dan paman firman merasa iri, bahkan kakek badar ingin cepat cepat Pergi ke kampung cisarati untuk menemui Danastri.
"Hai anak nakal, semua wanita mu sudah kumpul, apa yang hendak kamu lakukan sekarang ?" Tanya kakek badar kepada jagat.
Jagat tersenyum sambil menggaruk kepalanya "Hehehe.... Aku tidak bisa melakukan apa pun, dan itu terserah mereka"
Kemudian jagat baru teringat sesuatu ketika kemarin lusa menyelamatkan dan mengambil jiwa Eriska.
"Oh iya kek, mengenai jiwa yang ada di guci semua ini, kakek saja yang urus ya"
jagat pun mengeluarkan semua guci yang jagat ambil dari gudang Ki Maja kemarin lusa.
"Iya sampai lupa, kalau di biar kan terlalu lama, tubuh mereka akan mati dan jiwa mereka akan berubah menjadi roh hantu" ucap kakek badar.
"Kalau begitu ayo kerjakan sekarang, untuk penyelesaiannya biar kakek yang urus nanti di aula hotel Arssad, panggil semua bodyguard yang bisa melihat mata batin suruh masuk ke dalam"
Semua bodyguard yang memiliki mata batin dan bisa melihat makhluk halus atau hantu pun masuk, ada sekitar 20 orang dari Bodyguard yang tersisa di sana.
Semua orang bodyguard itu adalah master beladiri yang memiliki tenaga dalam tetapi tidak semua orang yang memiliki mata batin yang mendalami ilmu spiritual dan bisa melihat hantu.
Ke 20 orang itu pun di berikan kertas dan pulpen, kemudian tutup Guci di buka.
Wuss....
Semua Arwah atau jiwa yang di kurung Ki Maja keluar dari guci itu, mereka di bagi kedalam beberapa kelompok untuk di tanya di mana alamat mereka dan nomor telepon mereka sendiri atau nomor telepon saudara mereka yang dapat di hubungi.
Setelah selesai para bodyguard itu pun memberikan pesan texs kepada semua keluarga jiwa yang di kurung.
Isi tulisan di dalam texs itu "Kami bisa mengobati pasien yang bernama ...... (Nama jiwa) datang lah ke aula hotel Arssad Besok, waktu kami sampai hari Sabtu ini"
Kemudian texs itu di akhiri dengan kata-kata "Percayalah, (Tuan Besar Sandjaya)
Beberapa jiwa anak kecil yang tidak bisa memberikan kontak telpon, mereka hanya bisa memberikan alamat tempat tinggal mereka dan nama ayah ibu mereka.
Tidak ambil pusing, kakek badar menyuruh beberapa bodyguard untuk mengunjungi keluarga jiwa anak kecil itu untuk pemberitahuan.
Malam itu semuanya sangat sibuk dan keesokan harinya jagat, Elis dan Sofy seperti biasa dia berangkat bekerja.
Sedangkan kakek badar membawa guci itu ke hotel Arssad dengan membawa beberapa bodyguard untuk membantu di sana.
*
Di tempat yang lain, keluarga yang mendapat pesan itu terkejut, antara percaya dan tidak percaya, karena banyak penipuan seperti ini.
Tetapi ada beberapa orang yang percaya dan membawa keluarga mereka ke hotel Arssad.
Sedangkan yang tidak percaya memilih mencari informasi terlebih dahulu.
"Bagai mana ini kakak, ayah satu satunya harapan kita, dan dia sudah berbaring sakit selama satu bulan tanpa sadarkan diri, apakah kita harus percaya dengan pesan singkat ini"
Ucap seorang wanita yang sepertinya anak seorang pasien di rumah sakit.
"Iya Nak, kamu kan wartawan, apa bisa mencari informasi dengan cepat, kebenaran pesan singkat ini" ucap istri pasien.
"Baiklah, kebetulan aku memiliki teman yang bekerja di hotel Arssad, aku akan menghubungi dia untuk memastikan kebenarannya"
Kemudian orang itu menghubungi temannya yang bekerja di hotel Arssad, dan temannya itu mengatakan bahwa Tuan Besar Sandjaya memang sedang membuka pengobatan alternatif di aula hotel Arssad ini.
"Menurut teman ku, tuan besar Sandjaya pemilik hotel Arssad, memang sedang membuka pengobatan alternatif"
"Apa tuan besar Sandjaya itu seorang dokter ?" Tanya istri pasien
"Aku dengar dia seorang paranormal terkenal di kalangan orang kaya"
"Kalau begitu ayo kita bawa ayah ke sana, kita coba keberuntungan kita"
Mereka pun membawa ayah mereka dengan memakai ambulance dan segera tiba di hotel Arssad.
Sudah banyak ambulance yang membawa pasien yang tidak sadarkan diri dan yang paling lama tidak sadarkan diri sudah hampir 1 tahun.
Beberapa awak media pun meliput ini, dan membuat berita di surat kabar, bahkan beritanya menyebar juga di media sosial secara online.
***
* Bersambung