Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 256 Semua Sudah di Prediksi


Bab 256 Semua Sudah di Prediksi


Jagat pun langsung memeluk kembali Eriska dari belakang, jagat merayu Eriska supaya dia tidak marah.


Kemudian jagat bertanya "Kalau orang yang di jodohkan dengan mu itu bukan aku, dan kamu jadi menikah, kamu akan bagai mana ?"


Mendengar pertanyaan seperti itu, Eriska pun terdiam, kemudian dia berfikir keras.


Eriska pun memberikan jawaban yang mencengangkan "Ya terpaksa aku menikah dengan orang itu, tetapi aku akan membuat alasan agar aku tidak melakukan malam pertama dengannya"


"Ya terus...." Timpal jagat.


"Aku akan pura pura memesan makanan lewat Online dan pergi dengan alasan COD an, setelah itu aku akan kabur dan mencari mu, lebih baik aku kabur bersama mu, dari pada aku harus bersama orang yang aku tidak cinta" ucap Eriska.


Kemudian jagat menempelkan tangannya di dahi Eriska "aku kira kamu panas, ternyata suhu tubuh mu normal"


Eriska pun kembali berbalik sambil bertolak pinggang "Hai kamu kira aku ini gila apa ...."


Jagat tersenyum sambil menggelengkan kepalanya "Tidak. Aku tidak menyebut mu gila, tapi apa benar kamu akan melakukan hal itu"


Dengan tanpa ragu Eriska mengangguk "Iya emangnya kenapa"


"Jujur saja, kalau itu terjadi, aku tidak mau membawa lari kamu, ingat pernikahan itu suatu hal yang sakral dan bukan permainan, aku tidak mau membawa lari istri orang meskipun aku sangat mencintainya, apa kata dunia, nanti aku bisa viral dan di hujat netizen" jelas jagat.


Kemudian jagat pun kembali berbicara "kalau itu terjadi, apa kamu tidak berfikir berapa banyak orang yang di rugikan dan di permalukan, bukan hanya keluarga mu yang di buat malu, tetapi juga suami mu yang akan merasa sedih dan merasa di dustai, apa lagi kalau dia tuan muda Arssad yang kaya dan aku menjadi orang biasa.


Mungkin kalau aku ada di posisi itu, dan istri ku menghilang satu hari setelah menikah, aku akan menyuruh orang untuk menangkap mantan pacar mu itu, akan aku siksa dan aku kuliti dia, supaya merasakan bagai mana rasanya kehilangan orang yang di cintai.


Kemarin saja aku kalap ketika mendengar kamu di culik, aku suruh para bodyguard untuk mematahkan kaki Cakra dan membuat wajahnya hancur, sebagai balasan dia telah berani menculik mu, Bahakan kakek badar memecat ayahnya Cakra dan mengeluarkan semua orang yang bermarga Wibowo dari semua cabang Hotel Arssad di seluruh cabang yang ada di provinsi ini"


Mendengar perkataan itu Eriska pun tersentuh "Apa benar kakek badar sampai berbuat seperti itu, dan kamu telah mematahkan kaki si cakra itu"


Jagat pun mengangguk "Ya, kakek badar menganggap bahwa keluarga Wibowo adalah duri di perusahaan Arssad, sedang aku tidak akan membiarkan siapa pun mengambil wanita ku, apalagi menculik dan menyakitinya"


Eriska pun memeluk tubuh jagat "Terima kasih karena telah menghawatirkan aku, dan terima kasih telah menyelamatkan ku"


Tidak terasa jagat berbincang dengan Eriska sampai sore hari, dan pintu kamar pun ada yang mengetuk.


Tok....Tok....Tok....


"Iya masuk...." Teriak jagat.


Pintu itu pun ada yang membuka, ternyata orang yang mengetuk pintu itu Elis dan Sofy.


Mereka pun masuk ke dalam kamar, sofy pun berucap "Syukurlah, Nona Eriska sudah siuman, kemarin kami khawatir karena kamu pingsan dan kata kakek jiwa mu disekap"


Mereka pun menghampiri Eriska dan berpelukan "Terima kasih telah menghawatirkan aku, jangan panggil aku Nona, kita sama sama milik jagat dan sudah menjadi saudara jadi panggil nama saja"


Jagat pun tersenyum melihat mereka semua yang akur dan saling menghawatirkan serta saling mendukung satu sama lainnya.


Kemudian Elis memberitahukan sesuatu kepada jagat "Mas say, tadi banyak pasien yang datang dan mencari mu, Dokter Yohanes dan Dokter Calvin marah, karena kamu belum masuk kerja"


Jagat malah tersenyum "ya pasti mereka berdua marah, karena banyak pasien yang hanya mau di obati oleh ku"


"Iya mas say, aku dan Sofy berusaha menyakinkan mereka bahwa kami berdua bisa mengobati mereka, dan mereka pun berhasil kami yakin kan dan mau kami obati" ucap Elis.


Eriska pun bertanya "Memangnya kalian semua mau kemana nanti malam ?"


Sofy dengan semangat berkata "Kami Akan menghajar orang yang telah mengeluarkan jiwa dari raga mu, kami akan melakukan pertarungan di pertandingan bawah tanah nanti malam"


Eriska pun cemberut dan sedikit merajuk "Apa aku boleh ikut ?"


Jagat langsung berkata dengan tegas "Tidak. Kamu tidak boleh ikut, kamu masih sakit, beristirahat lah setelah pulih, pasti kemana pun kamu akan aku ajak"


Eriska pun menyodorkan jari kelingkingnya "Janji !"


Jagat pun mengkaitkan jari kelingking nya dengan jari kelingking Eriska, mereka seperti anak kecil yang saling mengaitkan jari kelingking untuk melakukan janji yang harus di tempati"


Jagat pun mengangguk "Ya aku janji"


Kemudian setelah melepas tangannya jagat mengeluarkan obat kecil "Minum lah ini, supaya besok pagi badan kamu sudah sehat kembali dan minum air kelapa muda ini sebanyak mungkin"


Eriska mengambil obat kecil dan kemudian menelanya dia juga langsung meminum air kelapa muda yang tadi di berikan oleh Dias.


Tidak lama kemudian Eriska merasa mengantuk dan dia pun terkulai lemas, sofy dan Elis pun membetulkan posisi Eriska untuk berbaring di tengah kasur.


"Ay apa yang tadi kamu berikan ?" Tanya Sofy


"Itu obat pemulih, tetapi memiliki efek samping yaitu yang minum akan ngantuk berat, dan pemulihan akan di lakukan ketika tidur" jawab jagat.


Setelah itu mereka pun keluar dari kamar Eriska dan menuju ruang tengah.


"Bagai mana sekarang keadaan Eriska ?" Tanya kakek badar.


"Sudah mendingan, sekarang dia sedang tidur" jawab jagat.


Kemudian jagat balik bertanya "Bagai mana persiapan nanti malam?"


"Kita sudah sangat siap, Alex dan Hadiansyah sebentar lagi datang dan membawa semua bodyguard, kita hanya akan membawa beberapa orang saja, sisanya tinggal di sini, aku yakin Ki Maja akan menyerang Tampat ini, sehingga akan sangat berguna kalau semua bodyguard berada di sini" jawab kakek badar.


"Bagai mana dengan hotel Arssad ?" Tanya kembali jagat.


"Itu sarana umum, mereka tidak akan berani menyerang hotel, di sana juga banyak petugas keamanan, sehingga aku tidak khawatir kalau mereka menyerang hotel" ucap kakek badar.


Semuanya sudah di prediksi oleh kakek badar, sehingga dia melakukan persiapan khusus, yaitu menyuruh semua bodyguard untuk berjaga di villa ini.


Bukan itu saja, Andi pun tidak tinggal diam, dia memerintahkan beberapa anak buahnya yang kuat, untuk berjaga di villa ini.


Dia juga anak membawa beberapa anak buahnya sebagai petarung nanti di arena bawah tanah.


Setelah diskusi mereka pun beristirahat supaya badan mereka menjadi fit ketika berangkat nanti.


Jagat, Elis dan Sofy pun naik ke lantai dua di mana kamar tidur mereka berada, beberapa jam beristirahat bisa menghilangkan rasa lelah mau pun letih.


***


* Bersambung