Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 191 Kapan Dia Menikah


Bab 191 Kapan Dia Menikah


Ki Antareja tercengang dengan pernyataan dari jagat yang mengatakan bahwa itu bukan batu mustika melainkan kutu caplak yang menempel di kepala ular untuk menghisap darah.


Memang benar, kutu caplak sering ada di hewan liar, seperti ular biawak dan lainnya, bahkan bisa menyerang sapi.


Kutu caplak ini bisa berukuran 10 kali lipat ukuran normal apabila kutu itu sedang menghisap darah.


Beberapa kasus yang sempat masuk televisi bahwa ada ular yang sedang bertapa dan memiliki mustika di kepalanya itu ternyata bohong dan akal akalan paranormal setempat yang ingin meraup keuntungan.


Kebohongan itu terungkap setelah artis terkenal yang sering ada di acara petualang datang ketempat itu.


Artis itu bernama Panji, dia menangkap ular tersebut dan ternyata ular itu sudah di buat cacat oleh para normal tersebut sehingga tidak bisa bergerak.


Hanya kepalanya saja yang bisa bergerak, sehingga ular itu tidak bisa kabur dan di rumorkan sedang bertapa.


Sedangkan benda yang ada di kepala ular tersebut di cabut dan benda itu memiliki kaki dan bisa bergerak.


Memang kutu caplak terlihat seperti batu akik oval berwarna hitam kalu tubuhnya penuh dengan darah yang kutu itu hisap, sehingga orang akan mengira bahwa itu batu mustika.


Setelah jagat menjelaskan panjang lebar, Ki Antareja pun menepuk jidatnya sendiri "Hadeuh aku ke tipu sama anak komunitas ular Ki"


Jagat pun tertawa "Hahaha.... seorang paranormal bisa ketipu penjual ular, apakah kamu tidak mendeteksi terlebih dahulu dengan kemampuan yang kamu miliki, jangan bilang kamu ini paranormal kaleng kaleng"


Jagat menyindir Ki Antareja, tetapi sindiran itu bisa membuat Ki Antareja marah "Enak aja kaleng kaleng, aku sudah berkecimpung di dunia perdukunan sudah sangat lama, hanya saja kali ini aku sedang apes karena memikirkan keuntungan terus"


"Hahaha.... Sudahlah jangan di pikirkan toh hanya kehilangan 500 ribu, itu bukan masalah, nanti kamu juga bisa memiliki keuntungan yang lebih besar dari barang yang aku jual kepada mu" ucap jagat.


"Oh iya kalau begitu mana barang nya ?" Tanya Ki Antareja kembali semangat.


Kemudian jagat balik bertanya karena lupa "eh ngomong ngomong, apa benda apa yang kamu pesan Ki, soalnya ada 2 pembeli"


Kemudian Ki Antareja menjawab "aku di postingan mencari tali pocong perawan, kamu yang menawari ku satu set bo'eh pocong perawan"


Jagat pun menepuk jidatnya "Haduh aku lupa, aku kira Ki Antareja ini yang minat daster kuntilanak"


Mata Ki Antareja langsung berbinar "Apa kamu juga memiliki daster kuntilanak Ki, berapa harganya aku akan beli kalau harganya cocok"


"Tapi maaf, daster kuntilanak itu sudah di beli oleh eyang mawon dari kota T, besok aku akan pergi ke kota T untuk memberikannya" ucap jagat.


"Wah telat aku, kalau tahu kamu memiliki barang-barang bagus, aku akan menyiapkan uang lebih" ucap Ki Antareja


Kemudian jagat menengok ke arah Elis dan Sofy kemudian dia memanggil "Beb, maaf tolong ambilkan tas ransel yang ada di kolong meja"


Sofy pun melihat ras ransel tersebut, kemudian dia berdiri dan berjalan menuju jagat. "Ini Ay..."


Jagat menerima tas ransel yang di berikan oleh sofy "Terima kasih beb"


Dokter Dian pun sedikit heran karena sofy dan Elis sangat dekat dengan jagat, kemudian dokter Dian pun bertanya kepada istrinya.


"Yang kamu tahu tidak, hubungan antara dokter jagat, dokter sofy dan suster Elis" bisik dokter Dian.


"Bukannya kamu teman satu pekerjaan dengan mereka di rumah sakit mas, masa tidak tahu" ucap Farrah.


Dokter Dian pun menggelengkan kepalanya "jujur aku tidak tahu, mereka semua nampak normal normal saja, dan bersikap profesional"


Kemudian Farrah pun berbisik "Kedua nona Bos ini adalah kekasih tuan muda Arya, beberapa Minggu yang lalu bahkan mereka menginap di hotel kelas VVIP, kamar presiden swite yang khusus di pergunakan sebagai tempat istirahat pemilik hotel, bahkan aku pernah melihat tuan muda sedang memeluk mereka berdua di kolam renang dan mencium pipi mereka"


"Hebat bener si jagat ini, selain dia dokter Dian juga sangat kaya dan beruntung mendapatkan wanita cantik seperti sofy dan Elis, aku jadi membayangkan bagai mana kalau dokter Calvin dan dokter Yohanes tahu mengenai hal ini, mungkin mereka berdua akan sangat kecewa" gumam dokter Dian.


Jagat pun membuka tas ransel yang di berikan sofy kepadanya, tanpa di duga mata Ki Antareja memandang tubuh sofy dari atas ke bawah.


Ki Antareja melihat sofy dengan tatapan yang mesum, kemudian dia pun bertanya kepada jagat "Ki, siapa wanita cantik yang memberikan tas ransel tadi"


Jagat menjawab sambil menyeringai "mereka berdua adalah istri ku, yang lainnya adalah teman ku"


Ki Antareja langsung terkejut, dia pun menjadi sangat iri karena jagat memiliki dua orang wanita cantik seperti bidadari menjadi istrinya.


"Kenapa Ki, kamu kaget ya, aku memiliki istri yang cantik" kemudian jagat berbisik "Buat apa kita jadi dukun kalau istri kita jelek, kita bisa menggunakan ilmu pelet kita untuk menggaet cewek cantik seperti mereka, aku yakin istri mu juga cantik"


Mendengar bisikan itu membuat Ki Antareja mengerutkan dahinya, dia memang sudah memiliki istri, tetapi istrinya tidak cantik dan malah terkesan sangat galak.


"Aku tahu kamu Susis Ki, terlihat dari wajah mu yang takut dengan istri, kita itu dukun, akan dengan mudah menaklukkan hati wanita, apalagi kalau kita berniat berpoligami itu akan sangat mudah" bisik jagat.


Di dalam hati Ki Antareja dia mengutuk jagat "Mudah kepala lu, sejak lama kalau aku bisa sudah melakukan poligami, tetapi jujur aku takut melakukannya"


Dokter Dian duduk di kursi dekat dengan jagat walaupun dia beda meja, tetapi setiap ucapan jagat terdengar oleh dokter Dian.


"Apa Elis dan Sofy istri jagat, kapan dia menikah" gumam dokter Dian.


Elis yang melihat jagat mengeluarkan kain putih yang di bungkus dengan plastik langsung menyadari karena aura yang di keluarkan oleh kain putih itu sangat familiar.


Elis pernah traoma dengan memakai kain itu sehingga dia pun berbicara "Mas say, apa itu kain bo'eh pocong perawan milik ayu Dias ?"


Sontak semua orang menatap kearah jagat, gifari pun bergumam "Apa bo'eh pocong perawan...."


Jagat mengangguk "iya ini kain kafan bo'eh pocong perawan, aku akan menjualnya"


Elis pun langsung mengangkat jempolnya "Bagus jual saja, aku kapok, tanpa sengaja memakai kain itu, untung aku tidak berubah menjadi hantu pocong"


Dokter Dian menimpali "Wah aku tidak menyangka kamu juga berbisnis barang mistik seperti ini"


Jagat hanya menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal "hehehe.... ini hanya sampingan, buat tambah tambah saja, Dokter Dian kamu juga seorang praktisi spiritual, kenapa tidak terjun bisnis di bidang ini, lumayan loh hasilnya"


Kemudian Ki Antareja berbicara "Iya benar, Ki jagat sudah sangat terkenal di dunia Maya sebagai seller rekomended, aku beli ini dari dia cuman 150 juta rupiah, tidak mahal, kalau dari orang lain mungkin harganya bisa 2 kali lipat atau lebih"


Mendengar nominal harga semua orang tercengang, karena hanya kain kafan Putih saja yang disebut bo'eh pocong perawan seharga ratusan juta rupiah.


Dan bahkan kata Ki Antareja, harga dari jagat Sangat murah, dan dari orang lain bisa mencapai 2 kali lipat yang jagat tawarkan.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna