Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 190 Batu Mustika Ular


Bab 190 Batu Mustika Ular


Setelah semua selesai mereka pun kembali ke meja makan yang ada di restoran itu, Imas selaku korban sangat terguncang dan merasa takut.


Sekarang Imas memiliki trauma psikis, sehingga dia tidak mau lepas dengan gifari, Imas terus menempel di badan gifari yang membuat dirinya risih.


"Hai nona tenang ya, ini sudah berakhir, dan tidak akan terjadi apapun kepada mu lagi" ucap gifari


Imas menggelengkan kepalanya "Aku takut, aku di ancaman, dia memiliki banyak anak buah aku takut dengan mereka"


Raut ketakutan terlihat, terlihat dari tubuh Imas yang menggigil, kemudian gifari pun berkata "Tenang saja aku akan melindungi mu, jangan khawatir lagi"


Kemudian sofy pun berbicara "Kamu tidak akan di incar oleh pereman, toh mereka takut sama Elis, dia adalah kakak dari bos besar pereman di kota ini, bukan hanya itu, tadi juga Elis yang mengusir para pereman itu dan mengancam mereka"


Elis pun menyenggol sofy "ih apa an sih kamu, malu maluin aku saja"


Kemudian Farrah pun memuji "Wah ternyata nona Bos bukan orang sembarangan ya, aku jadi tidak akan khawatir lagi kalau yang menguasai para pereman di kota ini adalah adiknya Nina Bos"


"Hehehe....itu bukan apa-apa, aku juga baru tahu kemarin lusa, adik ku yang manja menjadi pimpin pereman terminal" jawab Elis.


Kemudian gifari pun bertanya kepada Elis "Apa adik mu bernama Tandi Tandjaya dari keluarga Tandjaya"


Elis mengangguk "ya aku dari keluarga Tandjaya, Memangnya adik ku ada masalah dengan pihak berwajib"


Gifari pun menggelengkan kepalanya "Oh tidak... tidak ada, semenjak dia menguasai pasar dan terminal kami pihak kepolisian sangat terbantu, karena dia kerap kali menangkap pencopet dan jambret yang beraksi di pasar dan terminal lalu menyerahkan nya ke kantor polisi kami"


Elis menghela nafas dan tersenyum "Bagus lah kalau begitu, aku khawatir adik ku malah tersandung kasus, aku juga sudah menasihati supaya dia tidak terlibat urusan yang melanggar Hukum"


Kemudian mereka pun berbincang sambil makan karena makanan sudah di hidangkan oleh para pelayan.


Imas masih menempel dan ikut makan dengan mereka semua, Farrah pun tidak mencegah hal tersebut dan memakluminya.


"Dokter jagat, aku tidak menyangka bahwa kamu pemilik hotel Arssad, aku kira kamu hanya orang biasa, karena aku dengar kamu datang dari kampung" ucap dokter Dian.


"Hahaha.... sebenarnya ini milik Kakek ku, dia yang bekerja keras membangun usaha di bidang penginapan dan hotel, awalnya semua hotel di beri nama hotel Sandjaya, tetapi setelah kelahiran ku hotel berganti nama dengan nama Arssad, itu kepanjangan dari nama ku Arya Sandi Sandjaya" jawab jagat.


Gifari pun ikut berbicara "Kamu memang ya, dari semenjak SMA, tidak pernah terlihat seperti anak orang kaya, kamu selalu merendah dan berpenampilan sederhana"


Jagat pun membalas ucapan gifari "Kamu juga sama, aku bahkan tidak tahu bahwa kamu anak pejabat kepolisian, dan sekarang kamu di panggil oleh polisi lain sebagai kapten"


Semua orang saling memuji satu sama lainnya, perbincangan mereka terhenti sesaat karena ada telpon masuk ke handphone milik jagat.


Jagat pun mengangkat telponnya dan kemudian seorang lelaki berbicara di ujung telpon "Halo Ki, aku sudah ada di hotel Arssad, kamu sekarang di mana ?"


Orang yang menelpon jagat itu adalah seorang paranormal yang hendak berbisnis dengan jagat, orang ini yang akan membeli daster kuntilanak milik dara.


"Oh Ki Antareja, aku ada di resto Ki, masuk aja sini" jawab jagat.


Tidak lama kemudian seseorang muncul dari pintu masuk restoran, dia lelaki paruh baya memakai setelan pangsi hitam dengan ikat kepala.


Penampilan ini seperti jawara dengan batu akik dan gelang etnik yang menghiasi pergelangannya. Dia juga membawa bungkusan seperti sebuah aquarium yang di bungkus Kain sarung yang di ikat.


Jagat pun berdiri "Maaf permisi dulu ada bisnis yang akan aku lakukan"


Jagat pun keluar dari kursi dan menghampiri meja lain di samping meja besar, jagat melambaikan tangannya "Sini Ki Antareja...."


Ki Antareja pun menghampiri jagat dan kemudian berjabat tangan. Ki Antareja tidak menyangka bahwa akun di media sosial yang menjual barang unik adalah anak muda dan kelihatan masih kuliah.


"Ternyata kamu masih muda Ki jagat, aku kira kamu paranormal yang sudah tua" ucap Ki Antareja terus terang.


Jagat pun tersenyum "Hehehe...Ki Antareja bisa aja"


Orang yang ada di meja terkekeh, mendengar percakapan jagat bersama para normal itu.


Kemudian jagat pun bertanya karena penasaran dengan apa yang di bawa Ki Antareja "Hai Ki, kamu membawa apa di dalam sarung ini"


Ki Antareja menjelaskan dengan bangga "Ini loh Ki, aku habisi beli ular king kobra yang memiliki batu mustika di kepalanya, murah sih, aku beli cuman 500 ribu, sudah termasuk kandangnya, ukuran ular ini sekitar 2 meteran"


Ki Antareja pun membuka sarung yang membungkus aquarium gex, dan benar saja, ada ular king kobra yang berwarna hitam di dalam aquarium gex.


Bukan hanya itu terlihat di atas kepalanya ada benda berwarna hitam dan Ki Antareja bilang itu adalah batu mustika ular.


Orang orang penasaran mereka pun beranjak dari tempat duduknya dan mengelilingi meja tempat di mana aquarium gex itu di letakkan.


Melihat semua orang sangat antusias membuat Ki Antareja merasa senang.


"Hehehe.... lihatlah Ki jagat, dengan aku punya ular yang memiliki batu mustika maka aku akan menjadi orang kaya" ucap bangga Ki Antareja.


Jagat malah tersenyum dia pun menepuk pundak Ki Antareja "Ular king kobra sepanjang 2 meteran pasaran harganya paling 300 ribuan, Akuarium Gex size L harganya 100 ribuan, lumayan penjual itu dapat untung sebesar 100 ribuan"


"Memangnya kenapa kalau penjual itu mendapatkan untung 100 ribu, yang penting kan aku bisa untung lebih besar lagi" ucap Ki Antareja.


Dia masih bangga dan sedikit berkhayal bisa mendapatkan uang banyak dari ular yang dia beli, dia akan jadikan ular tersebut tontonan, dan siapa pun yang ingin melihatnya harus membeli karcis atau membayar tiket masuk.


Kebanyakan orang di kota G ini sangat percaya dengan mistik, apa lagi kalau mereka melihat langsung adanya ular yang memiliki mustika seperti ini, maka masyarakat akan berbondong-bondong untuk melihatnya.


Jagat pun berkata "Sekalian kamu beli ular Avocadus Javanicus, atau sanca karung, kalau berniat menjadikan hewan sebagai tontonan"


Ki Antareja sedikit tercengang dengan perkataan dari jagat, karena dia tahu maksud dia membeli ular tersebut yang akan di jadikan ajang tontonan.


Ki Antareja pun bertanya "Memangnya apa keistimewaan ular yang kamu sebutkan Ki ?"


Jagat tersenyum dan menjawab "Kamu bisa mengatakan kepada orang orang bahwa ular itu memiliki wajah seperti anjing bulldog, ekor seperti tikus dan sisit yang bisa menyerap air"


Ki Antareja pun tercengang "Wah, adakah ular yang seperti itu ?"


Jagat mengangguk "Ya ada, aku sering pelihara waktu aku masih kecil, coba saja cek di forum jual beli di aplikasi, pasti ada orang yang menjualnya"


"Apa tadi nama ular nya ?" Tanya Ki Antareja.


"Kalau yang besar di sebut Avocadus Javanicus atau orang kampung bilang sanca karung karena kulitnya mirip seperti karung yang terbuat dari nilon, bahasa keren di komunitas di sebut Elephant trunk, atau ular belalai gajah" jelas jagat.


Di dalam hati Ki Antareja dia memuji jagat, "Meskipun masih muda tetapi wawasannya sangat luas"


Ki Antareja pun kembali bertanya dan menanyakan pendapat dari jagat "Bagai mana menurut mu Ki, dengan ular yang aku bawa ini"


Jagat tersenyum, sebenarnya jagat tidak mau menghancurkan kebanggaan Ki Antareja dengan barang yang dia miliki.


Tetapi jagat tidak mau kalau nanti Ki Antareja di permalukan oleh orang lain, dari pada terlambat, lebih baik jagat memberitahukan tentang ular dan mustika yang ada di kepala ular tersebut.


Kemudian jagat pun berbicara terus terang "Begini Ki, sebenarnya kamu telah tertipu, benda yang ada di kepala ular itu bukanlah mustika ular, melainkan kutu ular yang di sebut caplak, kutu itu menempel di sela kulit ular untuk menghip darah"


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna