
Bab 122 Pekerjaan Ku Paranormal
Hendar berpikir sejenak dan memang benar, dalam beberapa Minggu ini di tempat usahanya banyak kejadian aneh.
Dari banyaknya lalat yang banyak mengisi ruangan, terus bau bau yang tidak sedap dan entah dari mana asalnya, serta karyawan yang sering kesurupan secara bergantian.
Karena kejadian aneh itu juga sekarang pengunjung tempat usahanya sepi dari pembeli dan lebih memilih datang ke toko sebrangnya yang menjual barang yang sama.
Hendar pun menjelaskan hal-hal itu kepada jagat, dan jagat pun mengangguk nganggukan kepalanya.
Setelah mereka mengobrol kemudian ada perawat wanita yang membukakan pintu ruangan periksa ini, dan yang datang untuk menggantikan Arman adalah Lita.
Dia perawat yang pertama kali menjadi partner jagat di rumah sakit ini, yang memeriksa pasien yang bernama pak sudewo yang berasal dari kota T.
Dan sekarang ini yang kedua kalinya Lita menjadi asisten Jagat untuk menangani pasien yang dibilang penyakitnya akibat santet.
"Dokter jagat, ini tas anda dan daun sirih yang anda minta" ucap Lita.
"Terima kasih suster Lita, dan tolong bantu aku untuk melepaskan semua pakaiannya ibu Lia" pinta Jagat.
Hendar yang mendengar perintah jagat kepada suster yang bernama Lita itu tidak protes dan pantas saja, jagat meminta ganti partner dengan perawat wanita, ternyata dia meminta suster itu pun membuka kan pakaian dari istri hendar.
Dan memang itu adalah privasi, seorang pasien, dan kalau yang membukakan pakaian pasien wanita itu laki-laki seperti Arman, mungkin hendar akan menjadi tidak enak hati.
Lita yang mengerjakan tugasnya, sedangkan jagat duduk di kursi dan dia sedang menggambar sebuah pola sihir atau mantra di daun sirih itu.
Jagat sengaja menyuruh Arman supaya membawa tas, dan memang jagat butuh spidol permanen berwarna merah yang ada di dalam tasnya untuk menggambar pola mantra Sihir di daun sirih.
Jagat pun dengan cepat menggambar pola mantra Sihir tersebut di 20 daun sirih tersebut. Setelah itu jagat membawa ke 20 daun sirih itu ke pasien yang sudah di lucuti pakaiannya.
"Maaf ya pak hendar, aku melakukan ini kepada istri bapak" ucap sopan jagat.
"Tidak apa-apa kok pak, ini juga demi kesembuhan istri ku" ucap hendar.
Pasien yang bernama Lia itu hanya mengenakan BH dan CD saja tetapi di selimuti dengan selimut yang tipis, yang memang sudah di sediakan oleh rumah sakit ini.
Jagat pun memerintahkan Lita untuk mengambil nampan yang terbuat dari logam dan alat penjepit.
Kemudian di sana jagat membacakan mantra kemudian menyalurkan tenaga dalam ketubuh Lia yang sedang berbaring.
Setelah itu jagat menempelkan beberapa daun sirih di pundak leher dahi dan area kepala lainnya.
Setelah itu Jagat membuka selimut yang di pake Lia untuk menutupi seluruh tubuhnya, kemudian jagat kembali menempelkan daun sirih kembali.
Jagat menempelkan di bagian dada, perut, bagian otot tangan, pinggul, lutut, kaki dan dekat ***********.
Sambil menempelkan daun sirih itu jagat terus membacakan mantra dan sampai yang terakhir daun sirih itu telah jagat tempelkan.
Kemudian Gambar segel mantra sihir yang sudah jagat buat dengan spidol warna merah menjadi bercahaya, dan berlahan menghilang.
Bukan hanya itu daun sirih yang tadinya segar Sekarang menjadi layu bahkan sampai ada yang langsung mengering.
Lita dan hendar membelalakan matanya melihat kejadian aneh yang di perbuat oleh jagat. Jagat terus menggerakan tangan dan jarinya seperti menggerakan sesuatu dengan menggunakan tenaga dalamnya.
Jagat segera mengambil alat penjepit, alat itu memiliki pegangan seperti gunting tetapi memiliki ujung pipih untuk menjepit.
Biasanya di pakai untuk mencabut benang ketika menjahit luka, dan sekarang alat jepit itu di gunakan oleh jagat.
Jagat pun dengan cepat mencabut sebuah benda yang keluar dari ubun ubun Lia menggunakan alat penjepit itu. Benda itu adalah paku yang cukup besar yang sering di sebut pake Reng.
Setelah itu jagat dengan cepat mencabuti paku paku yang keluar dari tenggorokan dahi dan pundak dengan hati hati.
Seketika Lia pun meringis kesakitan, jagat tidak berhenti begitu saja, jagat terus mencabuti paku yang lainnya di tempat jagat menempelkan daun sirih tadi.
Paku paku itu jagat masukan ke nampan yang di pegang oleh Lita, dan Lita yang melihat itu menganga.
Ini adalah kali kedua Lita melihat kehebatan jagat dalam menangani pasien, dia begitu cekatan dan fokus kepada apa yang sedang dia kerjakan.
Ini semua seperti jagat sedang mengoperasi pasien yang memiliki penyakit berat, jagat pun berkeringat deras, bahkan baju dan jas putih yang dia pakai basah dengan keringat yang dia keluarkan.
Ya pasti karena jagat banyak menggunakan tenaga dalam sehingga kekuatan Fisik dan kekuatan supernaturalnya dikuras, hanya untuk menyembuhkan pasien dari santet.
Semua paku sudah jagat cabut dan dia pun merasa sangat lemas, dan jagat pun ambruk dan terduduk di atas lantai.
"Dokter jagat anda tidak apa-apa" ucap hendar khawatir.
Jagat pun menggelengkan kepalanya "tidak apa-apa pak hendar, tapi maaf aku hanya bisa mengobati istri anda dulu, karena stamina ku sudah habis dan tidak bisa mengobati pak hendar"
Hendar pun menggoyangkan tangannya "tidak apa-apa dok, yang penting istri ku terlebih dahulu, aku masih bisa bergerak bebas dan bisa lain waktu ketika dokter jagat berkunjung ke tempat usaha ku"
Kemudian jagat menoleh kearah Lita yang berdiri mematung "Suster Lita, tolong obati luka Bu Lia seperti standar rumah sakit dan pakai kan kembali pakaiannya"
"I...iya dokter..." Ucap Lita yang tersadar dari lamunannya.
Kemudian jagat menjelaskan "Pak hendar, coba buat istri anda untuk bicara dan bergerak, tetapi jangan di paksakan, karena aku sudah mengeluarkan semua benda yang membuat ibu Lia nampak seperti patung"
"Terima kasih dokter, aku tidak akan melupakan jasa mu ini" ucap hendar.
"Jagat berterima kasih terlebih dahulu, pak hendar, Ingan anda dan tempat usaha anda belum aku obati" ucap Jagat.
"Hahaha, iya aku lupa, tapi aku benar benar berterima kasih, aku bersyukur bisa bertemu dengan dokter muda yang hebat seperti anda, tetapi ngomong ngomong, apakah anda benar seorang dokter atau dukun, soalnya tidak mungkin dukun dan dokter bersatu, yang aku tahu biasanya mereka bertolak belakang" tanya hendar.
Jagat pun tersenyum menyikapi pertanyaan dari hendar yang nampak bingung, karena ada dokter seperti jagat yang melakukan pengobatan seperti paranormal.
"Hahaha...pak hendar boleh sebut aku dokter atau bilang aku Ki jagat, itu tidak masalah karena aku lulusan dari fakultas kedokteran, tetapi aku dari keluarga kuncen sehingga di KTP saja pekerjaan ku itu paranormal" jawab jagat.
Mendengar perkataan dari jagat hendar dan Lita pun tertawa terbahak-bahak.
"Dokter jagat apa benar pekerjaan di KTP mu bertuliskan paranormal" tanya Lita yang tidak percaya.
"Hadeuh suster Lita apa kamu tidak percaya, nih lihat KTP asliku" jagat merogoh saku celananya dan mengeluarkan dompet serta mengambil KTP di dalamnya.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna