Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 317 Hai Jagat Kurang Ajar


Bab 317 Hai Jagat Kurang Ajar


Sorakan Para Bodyguard menggema, sampai jagat yang telah mandi bergegas keluar rumah.


Melihat Elis dan Sofy yang sedang bertarung dengan hebat, jagat pun langsung berteriak "Hentikan latihan kalian, ayo mandi nanti kalian terlambat bekerja"


Segera Elis dan Sofy pun berhenti, dan jagat pun bertepuk tangan "Ayo bubar kembali bekerja"


Para bodyguard yang berkumpul pun langsung membubarkan diri, mereka pun bingung di suruh bekerja, padahal kerja bodyguard hanyalah mengikuti majikannya dan melindunginya saja.


Semua orang sudah bersiap untuk pergi bekerja, Elis dan Sofy sudah siap dengan kontum perawat dan dokter, Eriska sudah siap untuk pergi ke kampus, sedangkan jagat hanya memakai pakaian biasa, dengan kaos murah dan celana jeans sobek.


"Hai sayang, apa kamu tidak berangkat ke rumah sakit, apa ada jadwal kuliah, kalau begitu ayo berangkat bareng dengan ku" ajak Eriska.


Jagat menggelengkan kepalanya "Tidak aku tidak ke kampus atau pun rumah sakit, hari ini aku mau ke hotel Arssad, ada urusan yang harus aku selesaikan"


Elis sedikit kepo sehingga dia bertanya "Mas Say, urusan apa yang menurut mu penting dan harus di selesaikan?"


"Aku akan berdiskusi dengan pak Alex mengenai berkas akuisisi Elephant Land, dan akan menghubungi pengembang untuk memperbaiki semua yang ada di Elephant Land bias cepat bisa beroperasi kembali" jawab jagat.


Kemudian tiba tiba Dias berseru "Ayo sarapan terlebih dahulu sebelum berangkat, nanti sakit loh"


Seruan Dias itu memberhentikan obrolan mereka sehingga mereka pun langsung pergi menuju ruang makan.


Makanan yang di masak oleh Dias sangat lezat sehingga mereka makan sangat lahap dan menghabiskan semua masakan yang ada di meja.


Sebelum berangkat mereka pun berbincang sebentar dan jagat yang membuka obrolan "Perusahaan yang kamu pegang sekarang bergerak di bidang pembuatan alat kesehatan kan ka ?"


Jagat bertanya kepada Eriska dan Eriska pun mengangguk "Iya emangnya kenapa"


"Kalau begitu tolong bawakan aku sebuah kotak yang indah untuk menyimpan 1 pil obat yang sangat berharga dan botol poslen yang menurut indah" pinta jagat.


Mendengar permintaan itu Eriska pun mengerti, Eriska tahu kotak obat itu untuk menyimpan obat kelahiran Kembali yang jagat buat, sedangkan botol poslen Eriska tidak tahu tetapi kalau bentuk yang indah pasti jagat akan memasukan sesuatu yang berharga dan berkhasiat kedalamnya.


Eriska pun tanpa ragu mengiyakan permintaan jagat "Ya Baiklah aku akan bawa beberapa sampel untuk mu, mana yang cocok untuk obat ajaib yang kamu buat"


Kemudian sofy menimpali "Kemasan untuk menyimpan pil kelahiran kembali yang membuat kita cantik begini tentunya harus kemasan terbaik dong"


"Ya tentunya" Timpal Elis.


Eriska pun mengacungkan jari jempolnya "Ya sudah pasti itu, aku tidak akan mengecewakan kalian semua"


Setelah itu mereka pun berangkat secara terpisah, Elis dan Sofy berangkat bekerja ke rumah sakit dengan menggunakan mobil milik jagat.


Tidak mungkin kalau mereka berdua menggunakan mobil RR Phantom untuk bekerja, nanti mereka berdua akan menjadi gunjingan.


Ya karena gaji dokter dan perawat sekitar 120 juta per tahun, mana mungkin mereka bisa membeli mobil semewah itu yang harganya mencapai puluhan milyar rupiah.


Sehingga mereka pun pergi menggunakan mobil milik jagat, berbeda dengan Eriska, dia menggunakan mobil RR Phantom dengan di kawal 2 orang bodyguard.


Eriska tidak akan di pertanyakan kalau ke kampus memakai mobil itu, karena dia anak orang kaya pemilik rumah sakit Wijaya dan sekaligus pemilik universitas Wijaya.


Sehingga wajar saja kalau Eriska menggunakan mobil RR Phantom yang di berikan jagat kepadanya.


Tersisa jagat yang belum berangkat dia pun berpesan kepada Sekar "Nanti pergilah ke Elephant Land bersama Jaya, aku ingin semua hantu yang ada di sana di taklukkan, biarkan jaya yang melakukannya, tetapi jika ada yang tidak bisa jaya kendalikan, baru lah kamu yang turun tangan"


Sekar mengangguk "Baiklah suami ku, nanti aku akan kesana"


Karena Dias dan Dara tidak ada kerjaan mereka pun ingin ikut pergi


"Mas aku ikut dengan Sekar ya" pinta Dias.


"Aku juga ikut ya mas" ucap Dara


Jagat mengangguk "Ya pergilah, nanti akan ada orang yang menyusul kalian untuk memantau di sana, aku masih banyak kerjaan dan pergi dulu"


Jagat mencium kening satu persatu wanitanya lalu kemudian dia pun pergi dengan menggunakan motor jadul yang dia beli dulu.


"Selamat pagi tuan muda" sapa resepsionis.


Jagat pun mengangguk sambil tersenyum dan membalas sapaannya "Selamat pagi Mira"


"Oh iya tuan muda ada orang yang mencari anda, katanya kalau anda datang, anda di suruh ke kamar hotel yang dia sewa" ucap Mira


Jagat sedikit tertegun kemudian bertanya "Siapa yang mencari ku ?"


"Dia tuan Anton Sucipto" jawab Mira


Mendengar nama itu jagat langsung tersenyum dan bergumam "Benar benar kebetulan, tadinya aku akan menelepon bang Adi, tetapi bang Anton ada di sini, ya Sudahlah"


Jagat pun bertanya lagi "Kamar nomor berapa tempat dia menginap aku akan segera kesana"


Mira pun memberi tahu nomor kamar hotel tempat bang Anton menginap, jagat langsung bergegas menuju kamar tersebut.


Tok.... Tok.... Tok.... Tok....


Jagat mengetuk pintu dan terdengar suara dari dalam "iya sebentar"


Kemudian pintu pun terbuka "jagat adik ku, ternyata kamu ke sini juga, tadinya aku akan menelpon mu tetapi aku mengurungkan niatku, ayo kita masuk ke dalam"


Jagat tersenyum dan masuk kedalam, mereka pun mengobrol, bang Anton menanyakan mengenai Gangster beruang hitam dan jagat pun menjelaskan bahwa Gangster beruang hitam miliknya sudah berkembang sangat baik.


Bahkan Gangster rantau yang mengambil alih wilayah mesjid agung sudah di habisi dan sekarang Gangster beruang hitam berjaya lagi di pusat kota di bawah kepemimpinannya.


Bang Anton pun salut dengan kinerja jagat, tidak sia sia Gangster beruang hitam di berikan kepadanya.


Dan bahkan Club' malam pesona milik bang Anton meraih untung yang besar, dan bahkan bang Anton sangat berterima kasih kepada jagat, karena berkat jagat, bang Anton menjadi orang yang berbeda.


Bahkan jagat memberitahukan bang Anton bahwa dia sekarang memiliki club malam sendiri yang berlokasi di bagian Utara pusat kota.


Club malam yang baru saja di ganti namanya kemarin menjadi golden Phoenix, dan jagat juga mengatakan bahwa dirinya perlu bantuan bang Anton.


"Bantuan apa yang Ini aku lakukan untuk mu, aku akan senang hati mengerjakannya" ucap bang Anton.


Jagat tahu bahwa Adi Sucipto kakak dari bang Anton Sucipto ini bergerak di bidang property dan pengembangan sehingga jagat langsung mengemukakan keinginannya.


"Aku ingin bang Anton memperbaiki pasilitas dari Elephant Land, yang baru saja aku akuisisi, lihatlah ke sana dan berapa biaya yang harus aku habiskan untuk perbaikan sampai bisa beroperasi kembali" ucap jagat yang menjelaskan secara detail.


Bang Anton tersenyum dan mengacungkan jari jempolnya "itu mah gampang, baiklah aku dan anak buah ku akan pergi kesana dan menaksir berapa biayanya, kalau sudah Dil, baru aku akan menyuruh anak buah ku untuk mulai bekerja"


Jagat pun mengangguk "Oh iya, beberapa istri ku juga sedang memantau lokasi Elephant Land, kalau begitu bang Anton bisa berurusan dengan dia di lapangan"


Bang Anton sedikit tercengang dengan kata kata jagat, yaitu mengenai beberapa istri ku, tetapi bang Anton pun sudah tahu bahwa jagat banyak di kelilingi wanita cantik, sehingga hal itu sudah tidak aneh lagi.


Obrolan pun di akhiri dan jagat langsung mencari Alex untuk menyerahkan berkas akuisisi Elephant Land.


Dia orang yang paling di percaya oleh kakek badar sehingga jagat tidak ragu menyerahkan semua urusan kepadanya.


Di tempat yang lain, Eriska menepuk bodyguardnya yang sekaligus menjadi supir pribadi "Ayo berbalik, kita ke hotel Arssad terlebih dahulu, ada sesuatu yang harus aku tanyakan kepada jagat, dan aku lupa membawa handphone"


Mobil RR Phantom yang di tumpangi Eriska pun berbalik untuk menuju ke arah hotel Arssad.


Sedangkan di hotel Arssad setelah urusan jagat selesai dengan Alex dia pun keluar dari kantor Alex


Ketika dia melangkah beberapa langkah setelah keluar dari kantor, jagat pun ada yang memanggil.


"Hai jagat kurang ajar, dasar Office Boy tidak tahu diri" teriakan itu terdengar sangat lantang dan keras sehingga semua orang yang ada di sana melirik ke arah orang yang berteriak.


***


* Bersambung